NovelToon NovelToon
Bercinta Satu Malam Dengan CEO Dingin

Bercinta Satu Malam Dengan CEO Dingin

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / CEO / One Night Stand / Hamil di luar nikah / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Office Romance
Popularitas:33.4k
Nilai: 5
Nama Author: Kimmy75

Tidak terbayang kehidupan Elina yang tadinya biasa-biasa saja berubah dalam sekejap mata. Hari dimana ia mendapatkan kabar dari sang kekasih berselingkuh dan berhubungan intim dengan kekasih gelapnya.

Detik itu juga Elina bersumpah perasaan dan juga cintanya ia akan kubur sedalam dalamnya. Baik itu mantan pacarnya atau pria lain semuanya sama brengsek dimata gadis itu.

Namun naasnya malam itu saat ia bertemu dengan pria bernama Damian Aditama Sanjaya janji itu ia ingkari sendiri. Karena insiden itu seorang anak lahir ke dunia.

Bagaimanakah kelanjutan hidup Elina selanjutnya??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kimmy75, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 16 Mobil mogok

"Tuan Damian maaf membuat tuan menunggu lama tadi di jalan sedang macet karna ada perbaikan jalan," ujar Elina selepas memasuki ruangan kerja Damian.

Lelaki didepan sana nampak mendengus.

"Kamu nggak bisa dateng jam 5 saya ganti jam kerja kamu tapi sekarang kenapa terlambat lagi," lirih Damian yang notabenenya paling tidak suka orang terlambat.

Elina melirik arlojinya jarum jam menunjukkan pukul setengah delapan. Astaga dia sangat terlambat. Padahal dari rumah dia yakin akan sampai tepat waktu. Gadis itu menggaruk kepala yang tidak gatal.

"Seperti yang anda tahu, saya bukan karyawan yang tepat bagi tuan jadi sebaiknya anda mencari pengganti saya saja," saran Elina pura-pura bersedih tapi didalam hatinya sedang bersorak gembira.

Gadis itu sengaja berbohong karena tujuan untuk menjauhi Damian dengan cara melakukan apapun yang tidak disukai lelaki itu. Ia akan lakukan secara perlahan namun pasti rencananya berhasil. Karna sekarang saja Damian nampak berwajah masam. Berarti dia berhasil membuatnya jengkel. Sebentar lagi pria itu pasti akan memecatnya. Pikirannya.

Elina tampak menyiapkan dirinya dia perlu bereaksi seperti apa haruskah dia menangis… oh tidak itu sangat berlebihan.

"Hmm," dehamnya seraya telunjuk mengarah ke nampan yang tidak jauh dari mereka.

Elina masih bingung maksud Damian dia tetap terdiam.

"Apa yang kamu tunggu berikan air itu padaku," ujarnya.

"A-baik tuan," balas Elina terbata-bata dengan segara mengambil segelas air putih dan diberikan pada Damian.

"Jadi bagaimana tuan? Saya bakal dipecat ya." Elina tidak sabar mendengar jawaban dari pria itu.

Damian mengangkat sebelah alisnya. Kemudian satu jentik kan mendarat ke dahi Elina.

"Buat apa saya melakukan itu sudahlah jangan buat saya pusing," gerutunya. "Hari ini ada klain penting karena Gery tidak ada jadi kamu yang akan menggantikan dia ikut bersamaku," sambungnya spontan saja menarik tangan Elina.

Sebelum menghindari cekalan itu si empu lebih duluan menatapnya tajam. Alhasil Elina tidak dapat menolak lagi dia pasrah dibawa pergi ke dalam mobil.

***

Beberapa saat kemudian mobil BMW Damian tiba-tiba mogok ditengah jalan. Saat dicek rupanya bensin mobil itu lupa diisi. Hari ini begitu sial sekali bagi Damian. Apesnya lagi di sekitar tempat itu jauh dari pemukiman warga. Tidak itu saja jaringan disana juga hilang. Mana bisa ia mengabari kliennya karna ia mengalami kendala begini.

"Sialan! Bisa-bisanya aku teledor begini," umatnya yang melampiaskan kekesalannya dengan menendang mobilnya sendiri.

Sementara itu Elina yang baru turun menghampiri pria itu yang sejak tadi bergerutu seorang diri.

"Kenapa dia terus marah-marah?" gumam Elina.

"Mobilnya kenapa tuan?"

"Kehabisan bensin."

"Lah kok bisa tuan jadi kita pulangnya pake apa?"

Pria bersetelan rapi itu menghela nafas gusar dan mencekal dasinya hingga terlihat tak teratur.

"Entahlah disini juga nggak ada jaringan. Kita tunggu aja kalau ada kendaraan lewat kita minta tumpangan," pungkasnya lalu mencari tempat agar dia bisa duduki disusul Elina yang ikut duduk bersamanya dan menunggu kendaraan lewat di sekitar sana.

Butuh berjam-jam mereka menunggu namun satupun kendaraan tidak ada yang lewat. Damian terus menerus mengeluh pria itu tak henti-hentinya berdecak sana-sini. Elina yang mulai kesal gara-gara tingkah Damian yang dia anggap terlalu berlebihan. Memutuskan memarahi pria itu.

"Taun anda bisa tenang tidak kita memang lelah menunggu tapi percayalah pasti akan ada yang lewat," lontarnya yang sedari tadi ingin menegur si Damian.

Setelah dimarahi Damian bagai orang lain dia tidak lagi berdecak justru menjadi pendiam. Elina mencuri pandang kearah Damian. Gadis itu terkadang heran sifat asli Damian yang kadang-kadang jadi pemarah atau seperti kemarin perhatian padanya. Aneh bukan.

*

*

*

Angin menerpa rambut hitam gelap Elina. Sejuknya malam disana. Membuat dua insan tersebut kedinginan. Sampai malam hari mereka masih tetap berada disana. Kalau Damian tahu jalan yang diambil seperti ini sejak awal dia tidak akan mengambil jalur tersebut.

Damian memutuskan berjalan kaki. Mungkin dengan begini mereka dapat menemukan rumah warga atau bertemu pejalan kaki disana.

"Tuan Damian, lihat disana ada pondok bagaimana kalau kita istirahat dulu." Elina menyadari adanya rumah pondok didekat mereka.

Damian menoleh dan mengangguk. Ketika mereka berjalan kearah pondok tersebut, tiba-tiba hujan lebat menghujani mereka. Saat sudah berada di pondok tatapan Damian tertuju pada Elina yang meniup punggung tangan dan menyapukan ke badannya. Damian tampak melepaskan setelan navy dan memakaikan nya kepada Elina.

Gadis itu seketika tertegun sejenak lalu malu-malu berterimakasih dengan suara pelan.

Dalam gelapnya malam dan hujan yang semakin deras. Mereka berdua hanya bisa tetap di pondok itu.

"Saya tidak menyangka akan mengalami hal seperti ini dua kali bersama mu Elina." Damian memecahkan keheningan diantara mereka.

"Dengan saya?" pekiknya.

"Kamu masih ingin pura-pura tak tahu," decak Damian kesal.

"Bagiku masa lalu hanyalah cerita lama yang tak perlu diulang kembali," terangnya.

Terus terang saja mati rasa sejak lama sudah melekat di dirinya walaupun dia sempat tertarik dengan Vanno yang punya hati nurani menolongnya. Tapi tetap saja rasa kagum tidaklah sama dengan memiliki perasaan terhadap orang lain. Menerima seseorang di hidupnya sungguh berat untuknya. Kalaupun Damian punya rasa padanya dia akan menolak bagaimana pun caranya.

BERSAMBUNG…

VISUAL KARINA

1
Asta
Luar biasa
Adinda
demian kalau cinta sama Elina ceraikan saja lili dan tes DNA anak lili itu biar kamu tahu
Adinda
kenapa demian gak cerai aja sama lili kasihan elina dan anaknya tidak ada status sedangkan anak lili bukan anak kandungnya
Ripah Ajha
the best
KimMy
makasih 😚😚
Miyura Akari
omaagaattt ceritanya bagus bangettttt 🤧🫶
Red Moon
/Scowl/
Red Moon
Mereka mesra bgt ya😙
afifah aefa 🇲🇾💜🇵🇸
Luar biasa
Gabutz
lanjut
tia
lanjut thor makin seru ceritany
tia
lanjut thor update udah lama gk update
KimMy: maaf kak aku jg sibuk dgn pekerjaan rmh🙏

saya usahain buat up setiap hari 🥺
total 1 replies
tia
lanjut thor bagus cerita nyaa
KimMy: SDH kak 🙏🥺
total 1 replies
Mommy_JJ
lnjt dong Thor🙏😆
Mommy_JJ
bagus banget aku suka dengan ceritanya
KimMy: mksh dukungannya Mommy chan ☺️
total 1 replies
Mommy_JJ
cucok🤭
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ👑
aku mampir thor 👍
ninggalin jejak dulu ❤️
Tít láo
Selesai baca, aku langsung dapet mood bagus. Terima kasih thor!
ʀɪᴢᴀʟ Wibu
Gak bisa berhenti baca
acc_.xm
Aku merasa terseret ke dalam cerita ini, tak bisa berhenti membaca.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!