Agita adalah gadis sederhana yang mandiri, dia bekerja disebuah restoran sebagai waiter. karna dia adalah tulang punggung keluarganya, setiap harinya dia lalui dengan penuh keceriaan dan senyuman.
Angga Hendrawan adalah putra tunggal dari tuan Aji Hendrawan dan Ny.Amelia Amran.
Nyonya Amelia ingin putranya agar segera menikah karna ia ingin memiliki cucu mengingat umurnya dan suaminya tidaklah mudah lagi.
Apakah Angga akan memenuhi kemauan maminya ??
terus ikuti novelku ini
Dan jangan lupa Vote, like, coment dan rate ya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ade Susanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 17
Angga yang melihat tingkah istrinya yang membantah dan keras kepala itu, langsung memegang tangannya dan menariknya. Agita terjatuh dalam pelukan suaminya yang berada di bathup, ia menindih tubuh suaminya, kini wajah mereka berdekatan hanya tersisa beberapa jarak saja. dan tubuh Agita bagian dada nenempel ke dada bidang suaminya.
Angga kini hanya bisa menelan salivanya dengan apa yang terjadi, dia merasakan aneh di bagian dadanya tapi itu tidak mempengaruhi tatapan mereka berdua, Angga mendekatkan wajahnya lebih dekat lagi dan Agita tanpa aba-aba langsung menutup matanya. melihat respon dari istrinya Angga langsung mencium bibir istrinya, awalnya Agita hanya diam tanpa membalas ciuman namun kelembutan Angga mencium bibir Agita membuat ia terbuai dalam ciuman itu, Agita membalas ciuman suaminya itu, Angga. yang merasakan kalau ciumannya di balas oleh istrinya ia pun tersenyum dan terjadilah ciuman panas saat itu, namun tidak sesuai dengan yang ia inginkan sebelum ciuman itu terhenti Angga melanjutkan aksinya dengan tangannya yang mulai nakal ia menyentuh bagian dada istrinya dan memainkannya, awalnya Agita mulai terangsang dengan apa yang di lakukan suaminya namun tiba-tiba Agita tersadarkan apa yang mereka lakukan adalah salah. ia langsung mendorong tubuh suaminya, suaminya kaget dengan sikap istrinya yang tiba-tiba istrinya mendorongnya di saat birahinya mulai memunjak.
"Ada apa dengan dirimu, kenapa kamu mendorongku?" tanya Angga pada istrinya
Agita tidak menjawab ia segera berdiri dan mengambil handuk tidak peduli lagi dengan tubuhnya yang tak memakai sehelai baju saat berdiri di depan suaminya. ia memakai handuk namun hendak keluar dari kamar mandi suaminya menahan dan menarik tangan istrinya. Angga memeluk pinggang milik istrinya.
"apa yang kamu lakukan, lepaskan Aku" teriak Agita pada suaminya
"Apa lepaskan katamu setelah kamu menggodaku"
"siapa yang menggodamu, aku tidak menggodamu lepaskan Angga aku mau pergi"
"tidak akan kulepaskan sebelum kita melanjutkan apa yang terhenti tadi"
kini Angga mendekatkan wajahnya dengan wajah istrinya ia akan mencium bibir istrinya. namun Agita menolaknya ia tidak ingin melakukan hal itu lagi.
"tolong Angga lepaskan, ku mohon.."
"ingat kamu adalah istriku semua bagian darimu ada milikku, dan aku sudah memenuhi semua kebutuhanmu, skarang kamu harus memenuhi semua kebutuhanku sabagai seorang istri".
Agita terdiam mendengar perkataan suaminya.
"iya aku memang istrimu, kamu sudah memenuhi semua kebutuhanku. tapi tidak semua orang memiliki takdir yang baik, semua orang memiliki takdir yang berbeda-beda, dan memiliki garis tangan kehidupan masing-masing yang berbeda dan aku salah satu orang yang berada di takdir itu, Jika ada pilihan lain aku akan memilih pilihan lain, tanpa harus memilih hidupku yang saat ini"
Agita mengatakan semua itu dengan meneteskan air matanya "sebagai istrimu aku akan berusaha memenuhi semuanya, tapi beri aku waktu untuk itu".
Angga yang melihat istrinya menangis karna sikap egoisnya yang ingin memaksanya melakukan sesuatu, ia pun melepaskan pelukan itu dan mengumpat " Siaaallll..."
Agita meninggalkan kamar mandi ia membersihkan tubuhnya di kamar mandi lain.
Angga terlihat kesal dengan apa yang di lakukan istrinya, ia tidak terima dengan sikap istrinya yang menolaknya.
"Lihat saja nanti akan ku buat kamu menginginkannya Agit". ucap Angga dengan tatapan yang dingin dan tersenyum licik.
Angga tidak peduli dengan perasaan istrinya dia hanya menginginkan hak nya itu saja.
Setelah kalian membaca ceritaku mohon dimaklumi jika ada kesalahan dalam penulisannya.🙏🏻 Aku harap kalian menyukai ceritaku ini. 😊😊
dan jangan lupa berikan rate, like dan coment agar aku lebih bersemangat lagi up nya.
terima kasih buat kalian yang masih setia dengan cerita novelku.🤗
ulet keket nemel bukan dibuang mlah dibiarkan
klasik x alasanmu angga
apakah ini seperti itu
dan sang penolong selalu gak terbalaskn cintanya alias kenak tinggal