NovelToon NovelToon
Di Ujung Penantian

Di Ujung Penantian

Status: tamat
Genre:Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu / Keluarga & Kasih Sayang / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Tamat
Popularitas:537.7k
Nilai: 4.6
Nama Author: Mei-Yin

Amara Khaira Shaza tidak pernah menyangka perilaku buruknya di masa lalu menjadikan calon suaminya membatalkan rencana pernikahan yang telah disusun rapi. Calon suaminya membatalkannya sepihak tanpa memberinya penjelasan yang gamblang.

Amara patah hati, dia terluka oleh seseorang yang begitu dipercaya. Rasa frustasi dan keterpurukan yang dirasakan membuatnya selalu mengurung diri dan menjauh dari semua orang. Hingga akhirnya dia dikirim oleh kedua orang tuanya datang ke pesantren untuk melupakan segalanya dan belajar ikhlas untuk apa yang telah terjadi dalam hidupnya.

Ketika Amara menyerahkan seluruh cinta dan hidupnya hanya pada Allah, Allah datangkan seseorang yang baik untuk menjadi jodohnya.

Namun, godaan kembali datang saat Amara kembali di hadapkan pada kenyataan bahwa suaminya juga memiliki masa lalu yang kelam.

Akankah kehidupan Amara akan menemukan titik bahagia atau harus kembali menerima cobaan yang lebih dahsyat?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mei-Yin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dilamar?

Selepas bertemu dengan teman-temannya, Amara menuju restoran milik sang ibunda tercinta yang ada di dekat Jalan Pahlawan. Salah satu restoran masakan jawa dengan berbagai penuh pilihan dengan model prasmanan.

Restorannya tak pernah sepi pengunjung, hampir setiap hari selalu ramai. Sudah memiliki tiga cabang yang ada di daerah Surabaya barat, Surabaya selatan dan Sidoarjo.

Amara memilih sekalian makan siang di sana. Setelah mengambil beberapa menu makanan juga minuman, dia duduk di sudut paling ujung dekat dengan kaca.

“Hei, Mara!” ujar seseorang mengejutkan wanita cantik itu. Dia mendongak untuk melihat siapa yang tengah menyapanya. “Assalamu’alaikum.”

“Wa’alaikum salam.”

“Kapan pulang ke Surabaya? Aku baru dengar dari Nisa kamu ada di Lamongan.”

“Iya, baru pulang kemarin. Tapi lusa aku harus kembali lagi.”

“Boleh aku duduk?” Pria itu tersenyum menunjuk kursi di depan Amara.

“Silakan.” Amara mempersilakan, lagipula ini tempat terbuka dan banyak orang di sekitarnya. Mereka tidak benar-benar berduaan.

“Mara, ada yang ingin aku bicarakan,” kata pria itu dengan serius.

“Apa?” Amara menatap teman sekolahnya itu sekilas.

“Aku turut prihatin dengan apa yang telah terjadi padamu. Mungkin kamu masih butuh banyak waktu untuk menyembuhkan lukamu, aku paham, tapi izinkan aku mengutarakan niatku. Bagaimana keputusannya aku serahkan semuanya kembali padamu.”

Suasana meja mereka tampak begitu serius. Amara jadi sedikit waspada dengan apa yang akan dikatakan pria di depannya.

Meskipun mereka telah lama saling mengenal, tetapi tentang hati dan pikiran, tidak ada yang mengetahuinya kecuali Allah.

Amara memilih mendengarkan. Dia memasang telinga dan menyimak dengan fokus.

“Aku ingin melamar kamu kepada kedua orang tuamu jika diizinkan, Mara. Sudah lama aku menyukaimu, entah sejak kapan perasaan itu berkembang menjadi sebuah cinta dalam hati. Aku tahu ini terlalu tiba-tiba, tapi aku hanya ingin mengutarakan niat baik ini supaya tidak menjadi penyesalan di kemudian hari.”

Amara mematung untuk beberapa saat. Dia melepaskan pegangan pada sendok dan garpu yang ada di tangannya. Menarik napas dalam dan mengembuskannya secara perlahan.

Benar-benar kejutan untuknya.

Sejak kapan seorang Bilal Hasby jatuh hati padanya? Dia tidak pernah menunjukkan tanda-tanda seseorang yang menyukai.

“Mara!”

Wanita cantik itu tersadar dari lamunannya. Dia menatap pria di depannya singkat sebelum akhirnya menundukkan pandangan.

Jujur untuk saat ini Amara belum ada pemikiran untuk menikah, apalagi menjalani hubungan.

“Maaf, Bilal. Untuk saat ini aku gak berniat menikah atau apa pun lebih dulu. Aku masih ingin belajar memperdalam ilmu agama dan menjadi muslimah yang baik. Terima kasih atas kejujurannya,” jawab Amara lembut dan berusaha memilih kosa kata yang baik agar tidak menyakiti lawan bicaranya.

“Aku bisa menunggu, Mara.”

“Cinta itu alami bisa datang kapan saja dan kepada siapa saja, tanpa bisa dipaksa. Aku memang bukan wanita yang baik, tapi jika memang kita berjodoh maka akan ada jalan yang mendekatkan kita. Jika memang tidak, mintalah Allah untuk menghapus perasaanmu.” Amara menarik napas pelan lalu melanjutkan, “Semoga kejujuran ini gak menyakiti dirimu.”

Bilal mengangguk dengan wajah kecewa. “Gak apa, Mara. Aku senang kamu sudah jujur menjawab pertanyaan dariku. Insya Allah jika memang jodoh semoga ada jalan yang terbaik.”

Jodoh itu misteri. Siapa dan kapan datangnya adalah rahasia.

To Be Continue ....

1
Arya Al-Qomari@AJK
Harris dan keluarganya merasa suci seolah gk punya dosa. orang² yg begini nih yang pada akhirnya tenggelam lebih dulu
Sri Darmayanti
sedih
Dede Bleher
Ajaran ibuku,saurna walaupun kamu bandel tapi jangan pernah serahkan kesucian mu pada pria yg bukan suami mu!
krna kesucian itu kehormatan kluarga.
pun begitu,teman temanku walaupun mereka minum Alkohol dan pernah ke Club malam, mereka masih bersih.
mereka tahu hanya suami yg berhak atas dirinya.
jd tk pernah bablas dlm pacaran!
Rima baharudin
ya allah amara......... jangan bilang gitu org tua mu sedang berusaha membuat mu bangkit kembali, lupakan haris dengan cara mengikhlaskan nya
neng ade
happy ending utk Amara Akram dan kedua putri nya yg satu blm dikasih nama kah . ??
neng ade
sejak awal kedatangan nya di rumah itu niat nya memang ingin menggoda Akram agar mau menikahi diri nya ..
neng ade
syukurlah akhir nya Amara udah sembuh dan bisa berjalan normal lagi .
neng ade
apa tuh hadiah nya .. bikin pemasaran nih. ..
neng ade
ternyata Adnan kenal dngn sopir. mobil itu yg bernama Lukman .. siapa sisik yg bernama Lukman itu
neng ade
itu yg nabrak Mara orang suruhan nya Claudia
neng ade
detektif Adi kah itu yg datang. ??
neng ade
semangat dan sukses selalu utk mu thor 🙏❤❤❤
neng ade
jngn sampai Claudia berhasil kabur
neng ade
jngn ada yg tergiur dngn uang suap yg Claudia kasih
neng ade
obsesi mu akan menghancurkan diri mu sendiri Claudia ..
neng ade
bayi yg tak berdosa itu harus kena imbas nya atas skandal yg melibatkan Akram
neng ade
Luar biasa
neng ade
semoga semua nya cepat selesai ..
detektif Adi harapan ku ada pada mu
neng ade
licik nya ..
neng ade
jadi gregetan juga sm Claudia.. dia ternyata udah hamil dan sengaja menjebak Akram agar bisa menutupi kehamilan nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!