NovelToon NovelToon
SELIR SANG AKTOR

SELIR SANG AKTOR

Status: tamat
Genre:Poligami / Tamat
Popularitas:241.2k
Nilai: 4.9
Nama Author: Ayumi

Scarlet adalah gadis yatim piatu yang kuliah sambil berkerja. Pada suatu hari dia kesandung masalah memecahkan Guci antik dan disuruh mengganti dengan uang seratus juta tunai.

Dalam kebingunannya akhirnya Scarlet ke Club malam dan menjual kegadisannya dengan pemilik Club. Karena merasa terhina Scarlet tidak mau menerima uang dari pemuda itu.

Tapi pemuda yang bernama David itu malah jatuh cinta kepada Scarlet, dan mulai membantu keuangan Scarlet secara diam-diam.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayumi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

DI JAMBRET

Scarlet mengambil ponselnya saat dia mau memesan Taxi, tiba-tiba seseorang merampas ponselnya. Dia menjerit tidak berdaya.

"Ponselku!!" teriak Scarlet membuat pengguna jalan berhenti.

"Ada apa nona?" tanya Iwan tiba-tiba sudah ada disampingnya. Scarlet bingung Iwan tiba-tiba sudah ada di sampingnya.

"Ponselku bang dijambret orang." sahut Scarlet sangat marah.

"Menepi dulu nona atau nona masuk kembali ke dalam Kampus, jalanan jadi macet."

"Ada apa Scar?" seorang laki-laki mendekati Scarlet dengan tergopoh-gopoh.

"Pak, ponsel saya di jambret orang. Apa bapak bisa mengantar saya pergi memburu pemjambret itu."

"Mari saya antar." kata pria itu menarik tangan Scarlet.

"Nona, tunggu dulu ....." kata Iwan menahan Scarlet.

"Iwan minggir, aku mau pergi."

"Pak lepaskan istri saya." sebuah suara membuat Scarlet kaku. Pak dosen berbalik dan memandang David yang menghampirinya.

"Kapan kamu menikah Scar?" tanya Pak dosen melepaskan pegangannya Scsrlet terdiam.

"Ada urusan apa dengan istri saya Pak." tanya David menyeringai.

"Tidak!!" sahut Pak dosen dengan muka pucat.

Scarlet terpaksa diam karena banyak orang di sekelilingnya saat ini. Dia tidak mau membuat keributan dan membantah ucapan David yang mengaku sebagai suaminya.

David lalu menarik tangan Scarlet dengan kasar menuju mobilnya. Iwan hanya bisa kasihan melihat Scarlet. Dia sangat mengenal bosnya dan hafal sepak terjang bosnya. David adalah anak seorang konglomerat yang sangat dimanja oleh kedua orang tuanya. Dia juga seorang pembisnis dan seorang Aktor laga yang sedang naik daun.

Dalam mengarungi masa remajanya David sering bersentuhan dengan wanita cantik dan minuman keras. Tapi belum pernah dia punya pacar baru kenal langsung berakhir di ranjang. Biasanya percintaannya lama dan semua pacarnya menganut pergaulan bebas. Dan tidak satupun yang hamil. Itu yang membuat heran.

"David, jaga bicaramu, yang tadi itu dosen pembimbingku." kata Scarlet setelah berada di mobil.

"Jadi itu selingkuhanmu? demi dia kamu menolak panggilanku."

"Apa urusanmu, aku bukan istrimu."

David tidak menyahut dia memacu mobilnya, walaupun saat ini dia tidak berani ngebut. Hatinya tergores mendengar Scarlet membela dosen sialan itu.

"Turunkan aku dari mobilmu, aku bisa pulang sendiri. Ketahuilah aku tidak pernah silau oleh dirimu, hartamu, apapun yang melekat pada dirimu."

"Mulutmu adalah harimaumu, kamu akan menyesal atas ucapanmu. Terimalah hukumanmu segera." kata David menghentikan mobilnya, dia sudah sampai di rumahnya.

Scarlet tidak tahu berada dimana, dia bertahan tudak mau turun dari mobil.

"Turun atau aku seret kamu keluar."

"Bunuh saja aku sekalian." ketus suara Scarlet. Dia sangat benci kepada David yang memaksakan kehendaknya.

Scarlet terpaksa turun dari mobil ketika melihat wajah David yang sangat marah. David menggandeng tangan Scarlet membawanya masuk ke dalam.

"Jangan kamu berulah di depan pembantu, setidaknya hormati aku sebagai musuhmu."

"Mat malam Tuan dan Nona, kami siap melayani anda." sapa bu Maruti kepala pelayan.

"Kenalkan ini nyonya Scarlet, kalian harus melayaninya layaknya seperti kalian melayaniku. Mulai sekarang dia akan tinggal disini bersamaku." kata David memandang semua pembantunya yang berbaris dengan kepala menunduk.

"Baik Tuan." jawab mereka berbarengan. David lalu mengajak Scarlet masuk ke ruang dalam.

Rumah ini besar, mewah dan elegan. bathin Scarlet. Lebih mewah dari aparterment yang dia pernah diajak oleh David. Tapi Scarlet tidak akan membanggakan apapun yang berada disitu, walaupun dia sangat kagum akan interiornya.

David merasa kecewa ketika tidak ada ucapan kagum dari mulut Scarlet Dia tidak seperti wanita lain yang memuji berlebihan. David merasa kesal, ratusan juta dia habiskan untuk mengubah semuanya, tapi Scarlet hanya melewatinya saja.

"Untuk apa kamu membawa aku kesini dan memproklamirkan diriku sebagai nyonya rumah?"

David tidak menjawab, dia menarik Scarlet masuk ke kamar, mendorong tubuh mulus itu ke ranjang. David menindih tubuh itu sampai Scarlet sulit bergerak karena berat.

"Bangun, kenapa kamu menindihku. berat tahu."

"Lama-lama akan menjadi ringan." sahut David mulai beraksi, dia mencium kening Scarlet, kemudian turun perlahan. Scarlet meronta tidak suka. David mencengkram pundak Scarlet saat wanita itu mengamuk.

"Semakin kamu mengamuk aku akan semakin senang." bisik David mulai menyesap bibir Scarlet dengan gairah yang memuncak. Dia sangat terpukau ketika melihat ciptaan yang terhindah terpampang di depannya. David menerkam tubuh Scarlet yang berusaha berkelit, dia tidak rela peluang ini terbuang sia-sia.

Scarlet pasrah tidak berdaya, David bukanlsh tandingannya, dia begitu kuat biarpun Scarlet memberontak. Dia menyesali dirinya pernah bertemu dengan David, seandainya waktu bisa diundur, dia memilih menghuni penjara daripada menjadi obyek pelampiasan David.

David menyiksanya tanpa batas dan bertubi-tubi, sampai Scarlet lemas kepayahan dan tertidur pulas. David menyeringai puas memandangi tubuh Scarlet, ada rasa asing yang menyusup ke bilik hatinya, yang tidak tahu dia akan maknanya.

Setelah membersihkan diri David naik ke ranjang bergabung kedalam selimut dan memeluk Scarlet dari belakang. Scarlet bergumam tidak jelas dan berbalik menyusup kedada David. Ada rasa superior dan David bangga Scarlet membutuhkannya dalam tidur lelapnya.

David duluan bangun, membiarkan Scarlet meneruskan tidurnya. Dia tahu Scarlet capek meladeninya, tampa jeda yang panjang. Hari ini David harus pergi karena shooting iklan.

Semenjak Scarlet masuk ke dalam kehidupannya, David hanya mau shooting iklan saja. David tidak mau waktunya bersama Scarlet tersita. Dia shooting bukan karena uang, itu hanya desakan mamanya.

David keluar dari kamar sudah rapi, dia mau sarapan sendiri.

"Pagi Tuan David, sarapannya sudah tersedia, apakah nyonya tidak ikut sarapan bersama Tuan atau saya bawakan ke dalam." tanya Kedasih sopan.

"Nyonya masih tidur, nanti bawakan sarapannya ke dalam. Layani nyonya kalau dia perlu sesuatu." titah David.

"Baik Tuan."

Kedasih mengantar David sampai ke mobil, seharusnya itu tugas Agus tapi Kedasih selalu menyempatkan diri merebut peluang itu dari tangan Agus. Dapat melayani Tuan David membuat Kedasih bahagia, selama bekerja disini Kedasih telah jatuh cinta bulat-bulat kepada Tuan David dia berharap suatu hari cintanya akan terbalas.

Setelah David pergi, Kedasih masuk ke kamar Tuan David dan mendapati nyonya Scarlet masih tidur. Dia kesal melihat Scarlet enak-enakan tidur, hatinya panas dimakan cemburu.

"Nyonya sudah siang apa anda tidak mandi, atau pergi bekerja ke Toko." kata Kedasih membangunkan Scarlet

tangannya iseng membuka selimut Scarlet dan menyentuh tubuh mulus Scarlet. Dia kaget merasakan tubuh Scarlet yang panas.

"Nyonya anda demam, lebih baik anda membersihkan diri setelah itu ke Klinik." kata Kedasih mencoba membantu Scarlet bangun.

Kedasih menghubungi Tuan David dan mengatakan bahwa nyonya dalam keadaan sakit. Mendapat laporan itu David memerintahkan Iwan membawanya ke Rumah Sakit.

Scarlet bersandar di kepala ranjang dengan kepala pusing. Kedasih membantu memakaikan Scarlet baju. Dia iri melihat tubuh Scarlet yang kuning langsat dan sempurna.

*****

1
like
Kecewa
like
Buruk
Fay
Luar biasa
Fay
Lumayan
delete account
gara-gara kamu jadinya/Grievance/
delete account
daripada senyam-senyum Mulu trs sudah dimasukkan obat ke dalam minuman
delete account
cie tetap di waspadai tapi kira-kira apakah Iwan bisa atasi/Doubt/
delete account
jadi gimana tu apakah ada yang menolong?
delete account
dimasukkan ke dalam obat /Doubt/
delete account
🤣🤣/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
delete account
diancam kepolisian karena sifat buruk
delete account
benar tu pelan-pelan saja tidak perlu buru-buru
delete account
Kok pengen nya cepat banget
delete account
seharusnya lebih hati-hati
delete account
Wahaha kasihan baru dapat kerja sudah dimaki-maki
delete account
hadir
delete account
banyak sekali pesanan buat apa
🎎 Lestari Handayani 🌹
semangat terus. lanjut ceritanya
Arya suryadi🐞
🥰🥰🥰👌👌👌
ayumi: 🍬🍭🍬🍭🍭🍬
total 1 replies
🦋⃟ℛ⭐ʀᴀᴅɪsʏᴀ⭐🦋ᴬ∙ᴴ࿐
TOP LABEL⭐⭐⭐⭐⭐

SEMOGA MAKIN SUKSES KARYA NYA

GOOD JOB👍👍👍
ayumi: tq kk udh mampir
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!