NovelToon NovelToon
PERNIKAHAN

PERNIKAHAN

Status: tamat
Genre:Romantis / Nikahkontrak / Nikah Kontrak / Tamat
Popularitas:21.4M
Nilai: 4.7
Nama Author: Clara Sety

Gadis berusia 18 tahun jauh-jauh merantau menuju ke kota besar untuk mewujudkan mimpinya. Impian untuk melanjutkan pendidikannya setinggi-tingginya. Namun saat ia ingin membuka jalan untuk mencapai itu, datang seseorang yang awalnya bersedia untuk membantunya tapi tidak cuma-cuma.

Pernikahan yang diinginkan orang itu, gadis ini menyetujui dan akhirnya mereka berdua jatuh cinta. Persyaratan diawal sudah tidak berguna. Tetapi untuk benar-benar bersatu perjalanan mereka tidak mudah. Banyak rintangan dan tantangan yang dihadapi.

Akankah gadis ini bisa menjalaninya dan mereka berdua bisa bersatu kembali ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Clara Sety, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tujuh belas.

Riri pun sampai di depan pintu kamar Dave. Riri mencoba membuka pintu kamarnya tapi ternyata dikunci dari dalam, mau tidak mau Riri harus menggedor pintu itu sekeras-kerasnya dan berteriak sekencang-kencangnya.

"Sayang? Dave? Bangun! Kamu kan mau nemenin aku ke salon," ucap Riri dengan berteriak.

Dari arah dalam, Dave yang mendengar teriakan itu langsung terbangun dari tidurnya dan menyadari siapa yang berada dibalik pintu itu. Dave terlihat sangat kesal karena waktu tidurnya terganggu.

Diluar kamar, Riri yang sepertinya tidak kelelahan untuk mencoba terus menggedor kamar Dave mendapatkan sebuah panggilan masuk dari sang tunangan tersayangnya itu.

"Halo sayang? Kamu ada di kamar kan? Buka dong pintunya! Cepat siap-siap, keburu sore." ucap Riri menggerutu kesal.

"Maaf! Aku sekarang sedang berada di perjalanan menuju kantor. Ada urusan yang harus ku selesaikan. Kamu ke salon sendiri dulu. Tampil yang cantik. Uangnya aku transfer di rekening kamu," ucap Dave dari panggilan telepon.

"Ih... aku udah ada di depan pintu kamar kamu. Bunda bilang kamu ada di rumah."

"Bunda gak tau kalau aku keluar. Bunda tadi lagi ada di kamarnya," ucap Dave langsung mengakhiri panggilan itu.

Setelah mendapatkan panggilan itu, Riri pun memutuskan untuk pergi ke salon seorang diri. Ia juga tidak lupa untuk berpamitan kepada calon ibu mertuanya itu.

"Bunda, Riri pamit dulu."

"Loh, Dave mana?" tanya Bu Yani merasa terheran karena melihat menantunya sendirian.

"Dave sudah ke kantor Bunda. Katanya ada urusan mendadak."

"Kapan dia berangkat? Bunda aja tidak mengetahuinya."

"Katanya tadi waktu Dave berangkat, Bunda ada di kamar."

"Eh—" ucap Bu Yani yang langsung dipotong oleh Riri

"Ya sudah Bunda, Riri berangkat dulu ke salon keburu sore."

"Hati-hati sayang," ucap Bu Yani dan memeluk calon menantunya itu.

...****************...

Dikamar Dave yang mengetahui kalau Riri sudah pergi pun sangat gembira, ia akhirnya bisa melanjutkan tidurnya lagi tanpa ada pengganggu. Dave kembali melanjutkan tidurnya tapi ada seseorang yang mengetuk pintu kamarnya.

"Dave ini Bunda, bukan Riri yang bisa kamu bohongin."

Dave terkejut dengan suara yang ada di luar pintu kamarnya itu, Dave pun membuka pintu kamarnya dan mempersilahkan bundanya itu untuk masuk. Dave tau kalau ia akan dalam masalah.

"Bunda tahu kamu ada di dalam. Kenapa kamu tidak mau mengantar Riri?" Tanya Bu Yani.

"Em? Itu, anu bunda...," Dave tengah bingung mencari alasan yang logis.

"Apa Dave?"

"Dave itu capek Bun, baru tidur jam lima subuh tadi. Kalau Dave ikut Riri pergi ke salon, Dave pasti gak akan bisa istirahat. Malam nanti Dave juga ada acara," jelas Dave.

"Kenapa kamu tidak bilang terus terang ke Riri? Riri itu tunangan kamu Dave," tanya Bu Yani.

"Riri suka memaksa. Jadi, Dave berpikir percuma saja untuk memberitahu dia," jawab Dave dengan singkat.

"Tapi, gak seharusnya kamu bohong ke dia."

"Bunda? Dave capek berpura-pura seperti ini. Dave gak pernah suka sama Riri. Dave tunangan sama Riri hanya karena Bunda yang memilih. Bukan Riri pilihan Dave," ucap Dave berterus terang.

"Lalu? Siapa pilihan kamu? Riri gadis yang baik, jujur, pekerja keras apa yang kurang dari dia?"

"Dave punya pilihan sendiri. Apa Bunda lebih ingin melihat Dave bahagia dengan pilihan sendiri atau tersiksa dengan pilihan Bunda?"

"Dave?" terlihat air mata mulai ingin menetes dari mata Bu Yani.

"Jangan menangis, Bunda! Dave gak berniat buat Bunda nangis. Dave mengatakan itu hanya karena ingin jujur."

"Baiklah Dave, Bunda sekarang mengerti," ucap Bu Yani lalu pergi meninggalkan Dave sendirian dikamar.

Bersambung...

@clarasetiabudi

1
Febriy Febriy
hahaha sama q juga baca nya D lopmatin terus di skip banyk bngt yg di lompatin udh makez bacanya
Febriy Febriy
iya bening juga bodoh
Febriy Febriy
parah cerita nya
Febriy Febriy
rasain loh dave bodoh bakal nikah sama jalang hancur hidup loh
Febriy Febriy
iya q juga males kalo benar riri hamil anak dave yg bodoh
Febriy Febriy
jangan senang dulu dave bodoh urus tuh nenek lampir riri
Febriy Febriy
iya jangan senang dulu si jalang riri blm di beresin jadi cwok ko ga tegas plin plan bodoh lagi
pink biru
pak CEOnya beda dari yg lain y. . . baik g sombong angkuh judes
Sri Mulia
bahasanya kaku
teudwrdh
ceritanya kemana2 tpi penasaran
Irajemi83@gmail.com. Id
keren cerita
Irajemi83@gmail.com. Id
keren ceritax
Oh Dewi
mampir ah mana tau seru.
Sesusah itu nyari novel yang bagus, terakhir baca novel yang bagus sekitar sebulan yang lalu, itu pun pembacanya dikit banget.
Judulnya (Siapa) Aku Tanpamu, searchnya pakek tanda kurung gini
Oh Dewi: iya mas
total 2 replies
Nda Oom
semangat thor, adakah kelanjutan'y
Tina Agus
akhirx nenek sihir Riri dilempar Dave pling dr hdupx
Tina Agus
pembaca jd baper n smosi kk penulis🙊🙊🙈
Ria
sumpah g ketawa bacanya
Neni Anggraini
debay lucu2 banget sih bikin gemes... k kiara jg cantik.... 😍😍
Neni Anggraini
nangis bombay aq thor.... 😭😭😭😭
Neni Anggraini
smoga bening cepet sadar... dn yg nabrak cpt tertangkap jgn2 pelakunya s riri.... 🙄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!