NovelToon NovelToon
Cinta Satu Malam Bersama Mafia

Cinta Satu Malam Bersama Mafia

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Contest / Tamat
Popularitas:8.9M
Nilai: 4.8
Nama Author: Yayuk Triatmaja

Alvonso adalah seorang Mafia dan juga CEO terkenal dingin dan kejam. Sangat tampan digilai banyak wanita tapi Alvonso tidak pernah tertarik terhadap wanita manapun.

Laras seorang mahasiswi tingkat akhir, cerdas, cantik dan baik hati.

Laras bersama teman - temannya mengadakan acara perpisahan di hotel di kota Surabaya. Akibat ulah teman kampusnya Laras bertemu dengan Alvonso dan kehilangan apa yang dijaganya selama ini

Suatu ketika mereka dipertemukan kembali tapi berdua tidak mengenalnya sampai pada suatu saat 3 anak kembarnya di culik terbukalah rahasia yang disimpan Laras selama ini

Apakah Alvonso dan Laras bisa bersatu atau masing - masing sudah menikah dengan pasangannya.

Simak novel ke 2 saya. Terima kasih.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yayuk Triatmaja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

5 Tahun Kemudian

Anak - anak Laras sudah besar kini mereka berumur lima tahun, karena pengasuhnya sudah tidak bekerja lagi maka anak - anaknya tinggal dirumah mengurus dirinya sendiri mereka hidup mandiri walau tidak ada pengasuh tidak pernah merepotkan Mommy dan 2 tantenya berangkat sekolah diantar kadang Laras/ Clarisa dan terkadang Maria.

Dua sahabat saling membantu tanpa pernah mengeluh mengurus tiga ponakan yang ganteng dan cantik.

Alvonso, Alvian dan Alviana ikut Bunda yuk ke butik pulang dari sekolah tanya Clarisa

Boleh Bun, nanti makan di restoran ya sama makan es cream ya

Ok

Clarisa berangkat mengantar anak - anaknya Laras ke sekolah kemudian berangkat ke butik. Mereka bertiga sudah mempunyai masing - masing mobil.

Laras seperti biasa berangkat ke kantor, Laras tetap memakai kacamata tebal dan berpenampilan culun tapi pakaiannya yang lebar berubah oas dibadan kelihatan lebih seksi dan montok karena dulu menutupi karena kehamilannya, bukannya malu, Laras malas mendengarkan orang yang bergosip. Hanya para bosnyalah yang tahu dan Laras meminta dan memohon ke bosnya untuk tidak mengatakan ke bawahannya.

Awalnya para bosnya terkejut tapi selama tidak mengganggu atau merugikan merekapun menyetujuinya. Bahkan sekretaris mereka tidak ada yang tahu, ketika ditanya oleh karyawan kantor Laras beralasan bekerja di pusat padahal cuti melahirkan. Itupun atas usulan Alvonso bosnya karena waktu itu Laras mengundurkan diri tapi karena kinerjanya bagus Laras dipertahankan.

Alvonso berjalan melewati ruangan Laras dan Laraspun menyapa. Alvonso masuk bersama sekretaris.

Waktu tidak terasa sudah siang, Alvonso dan Ronald keluar dari ruangannya dan mengajak makan bersama tapi Laras menolak secara halus karena sudah ada janji sama sahabatnya Maria. Maria minta dibuatkan program baru oleh Laras.

******

Alvonso dan Ronald duduk diruangan vvip sambil menunggu dr. Kennath

Dokter Kennath berjalan melewati toko es cream tidak sengaja mendengarkan tiga anak kecil menangis. Dokter itupun berhenti mereka dimarahi oleh seorang pengunjung.

Ada apa ini?

Tiga anak ini menjatuhkan es cream anak saya, saya marahin dan saya tanyain ibunya eh malah nangis

Aduh Ibu cuman es cream aja sampai segitunya ini saya ganti

Doter Kennath pun memberikan selembar uang dan agar pergi meninggalkan mereka karena ditunggu oleh sahabatnya tapi tiba - tiba ketiga anak tersebut memeluk kakinya.

Paman, terima kasih

Dokter Kennath pun berlutut menyesuaikan ketiga anak tersebut dan memperhatikan ketiganya

deg

deg

deg

deg

( kenapa muka mereka mirip sahabatku, apakah mereka anaknya Alvonso kalau iya masa anaknya 3 katanya Alvonso hanya berbuat satu orang bingung dokter Kennath )

Sama - sama, mau ikut Om tidak? nanti om beliin es cream dan ayam goreng

Mereka saling berbisik kemudian menyetujuinya. Dokter Kennath menggendong Alviana. Sedangkan Alvonso dan Alvian mengikuti laki - laki tersebut.

Sampai ditempat tujuan Alvonso dan Ronald bingung dan dahinya berkerut melihat sahabatnya membawa tiga anak kecil.

Bro, mereka siapa? kamu nyulik anak orang? tanya Alvonso

Al dan kamu Ron coba tebak dan perhatikan ketiga bocah ini mirip siapa?

Alvonso dan Ronald melihat seksama tiga anak tersebut kemudian Alvonso dan Ronald saling memandang dan terkejut

Kok mirip tuan? hanya bedanya tiga anak ini versi tuan Alvonso junior dan tuan versi senior

Iya kok mirip aku ya Alvonso memandangi mereka bertiga

Kakak kok wajah kalian mirip paman? kata Alviana

Kamu juga mirip dik mirip paman? jawab mereka serempak

Siapa nama kalian dan yang mana kakak pertama,kedua dan ketiga wajah dan umur kalian sepertinya sama ? tanya Alvonso

Saya Alvonso anak pertama, yang ini adik saya nomer dua Alvian dan yang ini adik saya nomer tiga namanya Alviana kalau paman

Nama Paman.... Alvonso tidak melanjutkan perkataannya karena bunyi suara handphone.

Ada suara telephone berbunyi milik Alvonso junior. Alvonso pun mengangkatnya ternyata Bundanya telephone dan lagi mencari mencari mereka bertiga.

Maaf paman - paman kami bertiga pulang dulu Bunda telephone mencari kita bertiga lain kali sambung lagi, bye paman - paman

Mereka bertiga keluar dari ruangan sampai bengong tanpa sadar sudah tidak ada ke tiga anak itu.

Alvonso tersadar dan langsung lari mengejarnya tapi tidak ketemu. Merekapun kembali ke restoran dan mulai mengobrol.

Tuan , apakah itu anak - anak tuan?

Bisa jadi bro, coba kamu Ronald cek di cctv mall

Ronaldpun mengutak atik cctv mall. Alvonso menahan kesal melihat ketiga anak tersebut dimarahi oleh seorang ibu - ibu

Ronald hentikan sebentar cctv nya, Kennath bisa jelaskan kenapa anak ini menangis

Oh ini ketika tadi aku jalan menuju ke restoran aku mendengar ketiga anak ini menangis aku samperin kata ibu itu memarahi ketiga anak tersebut menjatuhkan es cream anaknya aku kesal sekali sama ibu ngoceh mirip nenek sihir pengen kuselotip itu mulut aku kasih aja uangnya 100,000 diam deh terus aku pergi kakiku dipegang oleh mereka dan mengatakan terima kasih terus aku bawa kesini deh jelas dr Kennath

Ronald bikin keluarga ibu itu miskin biar dia merasakan gimana enaknya di cemooh oleh orang lain kata Alvonso denga tatapan amarah.

Ronaldpun menelephone anak buahnya untuk menghancurkan keluarga ibu itu. Kemudian Ronal melanjutkan menonton kamera cctv.

Ronald coba kamu selidiki butik itu menyamarlah menjadi pembelu aku ingin tahu apakah ibunya sama seperti foto ini Alvonso memberikan foto Laras ke Ronald. Aku berangkat ke kantor dulu. Bro aku pergi dulu ya? pamit Alvonso ke dr. Kennath

Baik Al, aku juga mau pergi ke rumah sakit milikku yang di sini, sudah lama tidak melihatnya

Mereka bertiga berpisah menuju arah yang berbeda

1
Risna Tanjung
yaaa,,, padahal itu yg buat smangat bcnya thor 😔🤭
Triguna Ponsel
ini peling kelakuan tio klu tdk mantan clarisa tu🤬
Majotiku
mantaaaap
Karsa Sanjaya
kenapa gk pake darah saja tes DNA nya kan dh pada tau kecuali yg sembunyi sembunyi baru pake rambut
dah banyak yg cerita seperti ini tpi Lum ada yg menjelaskannya
bahkan bukanya lewat darah bisa lebih cepat dripada rambut
Yundari Gayosa
Luar biasa
🔵Ney Maniez
waduh
🔵Ney Maniez
baik bgt
🔵Ney Maniez
mampir
Yayuk Triatmaja: terima kasih banyak
total 1 replies
Hamliah Lia
aku suka cerita mafia
Dewi Oktavia
mesra x,,,,kapan suami seperti itu😂
Dewi Oktavia
bisa jadi seperti itu,,, yang sabar y Abng ganteng 🤣
Dewi Oktavia
sadis x ortu y,,, kenapa tak di Taru di yayasan atau kurang mampu atau jangan - jangan dari hasil hubungan gelap
Dewi Oktavia
wih,,,,jahat sumpah
Dewi Oktavia
klo mau tanya cara y yang baik atuh,, jangan begitu...
Dewi Oktavia
jangan menangis dan jangan menyesal cukup sabar
Dewi Oktavia
sedih x
Dewi Oktavia
mulai mengerti cerita y
Dewi Oktavia
mulai seru nampak y
Dewi Oktavia
kasihan x,,Maria tak jadi nikah hanya karena kawan dan cinta bertepuk sebelah tangan 😜
Dewi Oktavia
Laras jangan memanfaatkan sahabat untuk mengikuti u,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!