NovelToon NovelToon
Reinkarnasi Pendekar Naga

Reinkarnasi Pendekar Naga

Status: tamat
Genre:Action / Mengubah Takdir / Epik Petualangan / Tamat
Popularitas:17.5k
Nilai: 5
Nama Author: Agen one

Jian Yi dan para rekannya gugur setelah menantang kekuatan besar Kekaisaran Pusat. Pertempuran itu seharusnya menjadi akhir dari segalanya bagi mereka.

Namun saat kesadaran Jian Yi memudar, sebuah keajaiban terjadi. Berkat campur tangan Raja Naga, mereka diberi kesempatan kedua—sebuah reinkarnasi yang mengubah takdir mereka.

Terlahir kembali di dunia yang sama namun dengan kehidupan baru, Jian Yi menyimpan satu janji dalam hatinya: membalas kehancuran yang dialaminya dan melampaui semua batas kekuatan.

Kali ini, dia tidak akan jatuh lagi.
Tapi di dunia yang dipenuhi kultivator kuat, sekte kuno, dan kekaisaran yang menguasai segalanya …

Mampukah Jian Yi benar-benar bangkit, menuntut balas, dan mencapai puncak kekuatan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agen one, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 16: Dalang utama

Udara di Lembah Terlarang mendidih. Kedatangan Jian Yi dan Lu Feng mengubah atmosfer dari keputusasaan menjadi medan pembantaian yang sesungguhnya.

Tanpa menunggu aba-aba, kedua monster kecil itu melesat, memecah kesunyian malam dengan denting logam dan ledakan energi.

​Tiga pendekar bertopeng di Ranah Pendekar Ahli itu segera membentuk formasi pertahanan, namun mereka meremehkan apa yang ada di hadapan mereka.

Jian Yi bergerak dengan Langkah Bayangan Surga, tubuhnya seolah terbagi menjadi tiga proyeksi yang menyerang secara bersamaan.

​Lu Feng menghantam pria bertopeng pertama dengan Tinju Penghancur Bintang.

Meskipun secara ranah Lu Feng berada di bawahnya, kepadatan Qi merahnya mampu mengimbangi tekanan energi lawan.

​DUAR! DUAR!

​Lembah itu berguncang. Jian Yi menusukkan pedang tipisnya dengan teknik Tarian Angin Kehampaan.

Setiap tusukannya mengincar celah terkecil di zirah lawan.

Salah satu pria bertopeng mencoba menebas kepala Jian Yi, namun Jian Yi melentingkan tubuhnya di udara, berputar 360 derajat, dan menebas leher lawan hingga darah menyembur membasahi rumput hitam.

​Di sisi lain, Lu Feng melakukan pertarungan brutal. Ia membiarkan lengannya tergores demi mendaratkan satu pukulan telak ke jantung lawan kedua.

Suara tulang rusuk yang hancur terdengar jelas. Hanya dalam waktu singkat, dua dari tiga pendekar ahli itu tewas mengenaskan.

​Namun, saat pedang Jian Yi hendak memenggal kepala pria terakhir, sebuah tekanan energi yang luar biasa besar jatuh dari langit seolah gunung raksasa menghantam bumi.

​BUMMM!

​Lantai tanah lembah itu ambles sedalam satu meter. Jian Yi dan Lu Feng terlempar ke belakang, bergulingan di tanah hingga menabrak batang pohon. Dari balik kabut hitam, dua sosok berjalan dengan langkah perlahan.

​Wei Bo, pemimpin keluarga Wei, berdiri dengan aura Pendekar Master (Ranah ke-4) yang meluap-luap.

Di sampingnya, Wei Yan berdiri dengan wajah yang cacat akibat luka kemarin, namun matanya memancarkan kegilaan dan kepuasan yang luar biasa.

​"Jadi, ini tikus-tikus kecil yang berani menghina keluargaku?" suara Wei Bo berat dan penuh racun.

​Lu Feng bangkit dengan sisa tenaganya, matanya merah. "Tua bangka ... kau harusnya malu mengusik anak-anak!" Ia melesat maju, mengumpulkan seluruh sisa Qi-nya ke dalam tinju terakhirnya.

​Wei Bo hanya mendengus. Tanpa menggerakkan kaki, ia mengayunkan jubahnya. Gelombang energi hitam menghantam Lu Feng dengan kekuatan absolut.

​KRAKK!

​Tubuh Lu Feng terlempar melintasi lembah, menabrak pohon besar hingga pohon itu tumbang.

Lu Feng tergeletak tak bergerak, dadanya melesak ke dalam, darah mengalir deras dari mulutnya. Ia sekarat.

​Jian Yi melihat saudaranya tumbang, lalu melirik A-Lang yang sudah pingsan bersimbah darah di bawah pohon, dan ibunya yang terus menangis dalam diam.

Kemarahan yang belum pernah ia rasakan sejak reinkarnasi kini mulai membakar jiwanya.

​"Jian Yi, Jian Yi ..." Wei Yan berjalan mendekat, menendang tubuh A-Lang yang pingsan. "Lihatlah dirimu sekarang. Di mana keangkuhanmu kemarin? Aku akan memotong jari-jarimu satu per satu di depan ayahmu nanti."

​Wei Bo bergerak secepat kilat. Sebelum Jian Yi bisa bereaksi sepenuhnya dengan tubuh kecilnya, sebuah telapak tangan menghantam perut Jian Yi.

​BLARR!

​Jian Yi memuntahkan darah segar. Ia merasa organ dalamnya bergeser.

Wei Bo mencengkeram leher Jian Yi, mengangkat tubuh delapan tahun itu ke udara.

Tekanan Qi Wei Bo menghancurkan pembuluh darah di lengan Jian Yi, membuatnya terluka sangat parah.

​Meskipun lehernya dicekik dan tubuhnya hancur, Jian Yi tidak mengeluarkan suara rintihan sedikit pun. Ia menatap langsung ke mata Wei Bo. Tidak ada rasa takut. Tidak ada keputusasaan.

​Yang ada di mata Jian Yi hanyalah kegelapan yang tak berdasar.

​"Kau ..." suara Jian Yi serak, namun setiap katanya membawa getaran kematian. " ... Telah membuat kesalahan terbesar dalam hidupmu, Wei Bo."

​Wei Bo sedikit merinding. Ia tidak mengerti mengapa seorang bocah yang sekarat bisa memberinya rasa takut yang begitu nyata. "Kau masih berani bicara?! Mati kau!"

​Tangan Wei Bo mulai bersinar dengan energi pembunuh, siap untuk meremukkan leher Jian Yi.

Di saat kritis itu, Qi di dalam Dantian Jian Yi yang berbentuk bola emas mulai berputar dengan kecepatan yang gila.

Ia siap mempertaruhkan seluruh esensi jiwanya untuk melakukan satu teknik terlarang yang bisa menghancurkan seluruh lembah ini, bahkan jika itu harus mengorbankan tubuh barunya.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

​𝗝𝗔𝗡𝗚𝗔𝗡 𝗟𝗨𝗣𝗔 𝗧𝗜𝗡𝗚𝗚𝗔𝗟𝗞𝗔𝗡 𝗝𝗘𝗝𝗔𝗞 𝗗𝗘𝗡𝗚𝗔𝗡 𝗟𝗜𝗞𝗘 ... 𝗛𝗘𝗛𝗘🏁

1
Nanik S
Lanjut terus
Agen One
UP nya santai dulu ya🙏
Agen One
😅
Agen One
🍗
Agen One
🔥🙏
Agen One
🙏
Agen One
👍🙏
Agen One
🚹🙏
Agen One
🤭🙏
Agen One
🙏
Agen One
/Smile/
Agen One
🙏
Agen One
😅
Agen One
🔥🍗
Agen One
👍🍗
Agen One
🚹🍗
Agen One
🍗
Agen One
🤭/Smile/
Agen One
😅🙏
Agen One
🔥🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!