NovelToon NovelToon
THE CHEF’S RECHARGE: Protecting The Oracle

THE CHEF’S RECHARGE: Protecting The Oracle

Status: sedang berlangsung
Genre:BTS / Dunia Masa Depan / Mata Batin
Popularitas:1.3k
Nilai: 5
Nama Author: Sabana01

​"Sentuhan kakak-kakakku adalah napasku, tapi sentuhannya... adalah hidupku."
​Shine terlahir dengan mata yang bisa melihat melampaui waktu. Namun, setiap penglihatan tentang masa lalu yang kelam dan masa depan yang berdarah menuntut bayaran mahal: energi hidupnya. Ia rapuh, tersiksa, dan bergantung pada pelukan dua kakak laki-lakinya yang posesif, Jin dan Suga.
​Hingga ia melangkah masuk ke restoran Euphoria.
​Jeon Jungkook adalah koki jenius yang selalu memimpikan gadis yang sama selama bertahun-tahun. Saat mereka bersentuhan, Shine menyadari satu hal: Jungkook bukan sekadar manusia, dia adalah 'baterai' abadi yang bisa memulihkan kekuatannya secara instan.


Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sabana01, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 16 Jimin’s Masterplan

Pagi itu, suasana di meja makan kediaman Kim tidak lagi hanya dipenuhi oleh aroma masakan Jungkook yang menggugah selera, tapi juga oleh aroma balas dendam yang dingin dan terukur. Jika Jin adalah pedang yang menghantam dari depan, dan Suga adalah pisau bedah yang bekerja di balik layar, maka Jimin adalah racun yang bekerja secara sistematis melalui aliran darah ekonomi.

Jimin duduk di kursi tengah dengan tablet di tangannya. Berbeda dengan biasanya di mana ia tampil ceria dan menggoda, kali ini auranya benar-benar menunjukkan statusnya sebagai salah satu pewaris utama kerajaan bisnis Kim. Ia tidak mengenakan jas, hanya kemeja sutra hitam dengan dua kancing atas terbuka, memperlihatkan sisi elegan yang mematikan.

"Bagaimana?" suara Jin terdengar berat. Ia masih merasa kesal karena kejadian di gudang sekolah semalam, namun fokusnya kini teralihkan pada penghancuran Tuan Min.

Jimin menyesap kopi hitamnya, lalu menggeser layar tablet ke arah kakaknya. "Ayah Min-hee pikir dia bisa menutupi skandal anaknya dengan menyuap pihak sekolah dan kepolisian setempat. Tapi dia lupa satu hal: seluruh pemasukan utama perusahaannya, Min-Tech, bergantung pada kontrak logistik dengan grup kita."

Jimin tersenyum—sebuah senyum yang tidak mencapai matanya. "Aku baru saja menginstruksikan departemen pengadaan untuk membatalkan semua kontrak berjalan dengan alasan 'pelanggaran kode etik mitra'. Dalam satu jam ke depan, nilai saham mereka akan terjun bebas."

Shine masuk ke ruang makan dengan langkah yang jauh lebih stabil. Kehadiran Jungkook di sampingnya—yang membawakan nampan buah segar—memberikan efek ketenangan yang nyata. Namun, begitu Shine mendengar nama "Min-Tech", langkahnya terhenti.

"Jimin Oppa..." panggil Shine pelan.

Jimin segera mengubah ekspresinya. Ia berdiri dan menarikkan kursi untuk adiknya. "Duduklah, Shine. Kau tidak perlu memikirkan ini lagi. Biarkan kakak-kakakmu yang menangani pria kotor itu."

"Tapi Tuan Min bukan hanya soal uang," sahut Shine, suaranya terdengar jernih. "Dia memiliki data-data sensitif tentang beberapa pejabat lain. Jika dia merasa terdesak, dia akan meledakkan segalanya, termasuk melibatkan sekolah Jimin Oppa."

Jungkook meletakkan piring di depan Shine, lalu menatap Jimin. "Shine benar, Hyung. Pria seperti dia adalah tikus yang terpojok. Dia akan menggigit siapa pun di dekatnya."

Jimin menatap Jungkook sebentar. Ada sisa-sisa ketidaksukaan karena insiden "ciuman energi" semalam, tapi ia mengakui insting pelindung Jungkook sangat tajam. "Itulah sebabnya aku tidak hanya menyerang sahamnya, Jungkook."

Jimin mengetuk layar tabletnya lagi. "Aku sudah menghubungi para pemegang saham minoritas Min-Tech. Aku menawarkan mereka buyback dengan harga premium melalui perusahaan cangkang kita. Dalam waktu 24 jam, Tuan Min tidak akan lagi memiliki hak suara di perusahaannya sendiri. Dia akan diusir dari kantornya sendiri oleh satpam yang biasanya membukakan pintu untuknya."

"Dan soal perundungan Hana?" tanya Shine.

"Itu bagian favoritku," Jimin menyeringai kecil. "Aku sudah memerintahkan tim media kita untuk menyebarkan rekaman CCTV sekolah yang 'tidak sengaja' bocor—versi yang sudah kita bersihkan agar wajahmu tidak terlihat, Shine. Publik akan melihat Min-hee menyiksa Hana. Karir politik ayahnya akan berakhir sebelum matahari terbenam hari ini."

Tiba-tiba, suara langkah kaki terburu-buru terdengar. RM masuk dengan wajah serius.

"Tuan Jimin, Tuan Jin. Tuan Min ada di depan gerbang. Dia mengamuk dan menuntut untuk bertemu dengan siapa pun yang bertanggung jawab atas pemutusan kontrak pagi ini," lapor RM.

Jin hendak berdiri dengan kemarahan yang meluap, namun Jimin mengangkat tangannya, menahan kakaknya.

"Biar aku saja, Hyung. Aku yang memulai skakmat ini, aku yang harus melihat wajahnya saat dia jatuh," ucap Jimin tenang.

Jungkook segera berdiri di samping Shine, secara otomatis melindungi gadis itu jika terjadi keributan. "Aku ikut."

Jimin menatap Jungkook, lalu mengangguk kecil. "Bawa 'bateraimu', Shine. Aku ingin pria itu melihat bahwa koki yang dia remehkan kemarin adalah orang yang akan menutup pintu masa depannya."

Di depan gerbang mewah keluarga Kim, Tuan Min berteriak-teriak seperti orang kesurupan. Wajahnya yang biasanya angkuh kini kusam, dasinya miring, dan matanya merah karena panik.

"Kim Jimin! Keluar kau! Kau tidak bisa melakukan ini padaku! Kita punya kontrak hukum!" teriaknya.

Pintu gerbang terbuka perlahan. Jimin keluar dengan langkah santai, tangannya dimasukkan ke saku celana. Di belakangnya, Jungkook berdiri tegak dengan tangan bersedekap, memberikan tatapan predator yang membuat bulu kuduk berdiri.

"Tuan Min," sapa Jimin dengan nada bicara yang sangat sopan namun menusuk. "Kontrak hukum kita punya klausul tentang 'citra publik'. Menyiksa anak orang lain dan melakukan KDRT pada anak sendiri bukanlah citra yang diinginkan grup kami."

Tuan Min membeku. Wajahnya berubah pucat. "Bagaimana... bagaimana kau tahu soal itu?"

"Adikku punya mata yang bisa melihat apa yang kau sembunyikan di balik jas mahalmu itu," jawab Jimin dingin. "Dan koki di sampingku ini... dia punya tangan yang sangat gatal untuk menghajarmu jika aku memberikan izin."

Jungkook maju satu langkah. Tekanan aura yang ia keluarkan begitu kuat hingga Tuan Min mundur dua langkah. "Kemarin kau merasa hebat saat melihat anakmu menyiksa Hana. Sekarang, rasakan bagaimana rasanya menjadi yang paling lemah di dunia ini."

Jimin mengeluarkan ponselnya dan menunjukkan sebuah notifikasi berita yang baru saja meledak. 'Skandal KDRT Pejabat Min Terungkap: Bukti Rekaman dan Saksi Mata Bermunculan'.

"Itu akhir darimu, Tuan Min," ucap Jimin pelan. "Rumahmu akan disita, asetmu dibekukan, dan Min-hee... dia akan masuk ke pusat rehabilitasi remaja. Kau tidak akan punya apa-apa lagi."

Pria itu jatuh terduduk di atas aspal. Kekuasaannya hancur dalam hitungan jam hanya karena ia menyentuh orang yang salah.

Saat kembali ke dalam rumah, Jimin menghela napas panjang. Ia menoleh ke arah Jungkook. "Jungkook, soal semalam... di gudang..."

Jungkook berhenti melangkah. Ia menatap Jimin dengan tulus. "Aku benar-benar melakukannya untuk menyelamatkannya, Hyung. Tidak ada niat lain."

Jimin menepuk bahu Jungkook—sebuah tanda pengakuan yang jarang ia berikan pada orang luar. "Aku tahu. Tapi jika kau melakukannya lagi tanpa alasan medis yang mendesak, aku sendiri yang akan memboikot restoranmu. Mengerti?"

Jungkook terkekeh kecil. "Mengerti, Jimin-Hyung."

Di dalam, Shine menunggu mereka dengan senyum lega. Keadilan mulai ditegakkan. Bukan dengan kekerasan fisik yang merusak, melainkan dengan strategi yang matang. Namun, Shine tahu, setiap kali satu kegelapan padam, kegelapan lain yang lebih besar sedang menunggu di balik bayang-bayang masa lalunya sendiri yang belum terpecahkan.

...****************...

1
Berlian Nusantara dan Dinda Saraswati
army v nya jadi apa, JHope sama jimin blm kluar y
sabana: v jadi sepupunya shine, belum pada keluar lagi🤭. semoga berkenan
total 1 replies
sabana
ini fanfiction tentang BTS ya tapi fokus pada Jungkook semoga suka
sabana: mungkin fokusnya lebih ke Jungkook🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!