NovelToon NovelToon
SISTEM KEBERUNTUNGAN NOVA

SISTEM KEBERUNTUNGAN NOVA

Status: sedang berlangsung
Genre:Duniahiburan
Popularitas:165.7k
Nilai: 5
Nama Author: Tirta_Rahayu

Nova lisma, gadis desa yang tiba-tiba mendapat sistem keberuntungan, tentu saja terkejut. namun, dia langsung memanfaatkan semuanya. dan dia yang mengupayakan untuk kuliah, benar-benar memanfaatkan sistem tersebut.
dia mengumpulkan modal dari hadiah sistem, dan kemudian perlahan membuka usahanya sendiri.
sementara, setelah dirinya mendapatkan sistem, dia pun jadi melupakan kebiasaannya yang selalu menempel pada seorang laki-laki yang merupakan seniornya. Julian.
lalu bagaimanakah selanjutnya ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tirta_Rahayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

16. pikiran yang masuk akal

sementara di posisi Nova sendiri. lagi-lagi dia dikejutkan dengan suara sistem.

Ting

"tuan rumah telah terdeteksi mengirimkan uang dan telah diterima oleh orang tua, dari tuan rumah. tuan rumah berhak mendapatkan cashback dan bonus. cash back senilai 500 juta, dan mendapatkan bonus kemampuan ilmu bela diri tingkat dasar." dan saat itu juga, Nova merasa kalau dirinya mulai menguasai jurus-jurus ilmu bela diri tingkat dasar.

bahkan, di dalam kamarnya dia sampai mempraktekkan gerakan-gerakan tersebut. dan melihat gerakan-gerakan itu, dia langsung tersenyum senang.

"wah!! kekuatan ilmu bela diri ini benar-benar bermanfaat.!! kalau seperti ini, aku tidak perlu khawatir lagi kalau pergi kemana-mana. dengan ilmu bela diri seperti ini, aku bisa melindungi diriku sendiri." ucapnya dengan bangga. bahkan, m-bankingnya kembali membunyikan notifikasi uang masuk 500 juta di sana.

Nova yang melihat itu lagi-lagi tersenyum dengan riang gembira. setelah itu, dia yang memang biasa bangun pagi, apalagi jam 09.00 nanti harus masuk kuliah, pun langsung bergegas untuk mandi dan membersihkan tubuhnya.

udah butuh waktu lama, dia pun selesai mandi. dan dia juga langsung mengenakan pakaian biasa. Karena berhubung, waktu masih menunjukkan pukul 06.30 pagi. Dia yang saat ini baru selesai mandi dan berganti pakaian, langsung mendapatkan panggilan telepon dari nomor handphone yang ia kirimkan untuk kedua orang tuanya.

Dan melihat panggilan masuk itu, dengan cepat dia menyambar handphonenya serta menerima panggilan tersebut.

"assalamualaikum.." mereka melakukan video call. sehingga wajah kedua orang tuanya dapat terlihat dengan sempurna.

"waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh!" jawab mereka bertiga dengan serentak. Nova yang mendengar itu mulai menajamkan penglihatannya.

"oh ada abang juga di sana? gimana kabar keluarga di kampung bang ? sehat?" tanya Nova.

"Alhamdulillah dek.. kami semua dalam keadaan sehat walafiat." mendengar itu, Nova pun kembali melebarkan senyumnya.

"syukur alhamdulillah kalau begitu bang."

"oh ya dek.. bapak dan Ibu sudah membaca suratmu. kamu ingin kami membuka buku rekening, dan juga membayar hutang.?" tanyanya. Nova yang mendengar itu menanggukan kepalanya.

"Iya bang.. tanya bapak dan Ibu yang buka rekening. Abang sama bang Irfan juga harus buka. dan jangan lupa kirimkan nomor rekeningnya pada Nova. oh ya bang, sebaiknya hari ini Abang dan bapak langsung berangkat saja ke kota kabupaten. lebih cepat lebih baik. nanti, sampai di kota kabupaten, Nova akan kirimkan uang kembali. di sana, Abang sama bapak beli motor dan juga handphone untuk Abang juga." tuturnya. Iqbal yang mendengar itu kembali mengerutkan keningnya.

"nggak usah dek!! kalau seandainya kamu punya uang banyak, kamu simpan uang itu dengan baik untuk biaya sekolahmu. karena abang tidak yakin, bisa mendapatkan uang dengan cepat untuk mengirimkannya kepadamu." tutur Iqbal. Nova yang mendengar itu tersenyum.

"Abang tenang aja.. kalau abang tidak mau menggunakan uang Nova, Abang beli saja satu motor dan dititipkan ke rumah bapak. nanti kalau ada keadaan darurat dan mendesak, kalau mau ke Puskesmas atau mau berbelanja ke pasar, Abang nggak perlu susah lagi minjam motor orang. cukup isi bensin aja, itu sudah jauh lebih baik." tuturnya.

Iqbal yang mendengar itu termenung sejenak.

"memangnya uang kamu cukup nak ? sebentar apa yang dikatakan Abang kamu. kalau seandainya kamu punya uang, kamu hematlah dan simpan untuk biaya sekolah." tutur Ibu Isma lagi. Nova yang mendengar itu Tersenyum Lagi.

"ibu dan bapak tenang saja."

"mm.. baiklah kalau begitu dek.. kalau begitu, siap-siap dulu ya. aku sama bapak tidak jadi pergi ke ladang untuk membantu Pak RT. nanti Abang akan sampaikan kepada Pak RT. kami akan ke kota kabupaten dengan segera." ucap Iqbal.

"baiklah kalau begitu bang, aku tunggu kabar baiknya."

"baiklah kalau begitu dek. Abang tutup dulu panggilannya ya. assalamualaikum."ucap Iqbal yang tampak terburu-buru itu.

"Iya bang waalaikumsalam." dengan cepat Iqbal pun menutup panggilan tersebut. dia terdiam sejenak sebelum akhirnya menoleh ke arah kedua orang tuanya.

"Aku memikirkan sesuatu Bu. tidak apa-apa kalau Nova mengirimkan uangnya. nanti uang itu kita bantu simpan aja, nanti kalau diminta oleh Nova, kita punya uang cadangan. tidak perlu membeli apa-apa. tabungkan saja itu untuknya. karena kalau kita tolak, Nova pasti akan sedih." tutur Iqbal kepada kedua orang tuanya.

"kalau uangnya yang 10 juta ini, sisihkan satu juta untuk kita bawa ke kota kabupaten. sementara 9 jutanya ini, akan kita gunakan untuk membayar hutang kepada tetangga. bagaimana ? Apakah bapak sama Ibu setuju ?" tanya Iqbal. mendengar penuturan anak pertama mereka yang cukup masuk akal, langsung membuat Pak Rusman dan Ibu Isma mengangguk kepala.

"iya iya.. bapak setuju dengan ide kamu nak. nggak papa kita buka saja rekening sesuai dengan permintaannya. tapi uang itu kita simpankan untuk dia. dan kita gunakan sedikit untuk melunasi semua hutang-hutang kita. bapak rasa, 9 juta ini masih belum cukup." mendengar itu, Iqbal pun menganggukkan kepalanya.

memang, hutang kedua orang tua mereka tidak seberapa. tetapi yang banyak minjam adalah Iqbal dan Irfan. dan semua uang itu tentu saja sedang mereka cicil. uang yang mereka pinjam mereka kirimkan kepada adik perempuan mereka. siapa lagi kalau bukan Nova.

"baguslah kalau begitu Pak! kalau begitu, bapak sampaikan dulu sama Pak RT. kalau hari ini kita tunda dulu untuk membantu membersihkan kebun Pak RT. sementara aku, Aku ingin bertemu dengan Ardi dulu. mudah-mudahan dia mau meminjamkan sepeda motornya " tutur Iqbal.

Ardi sendiri adalah teman baik Iqbal semasa sekolah. Ardi sekarang sudah sukses dan mencari seorang guru yang mengajar aktif di sekolah SMP. sementara dirinya, karena kekurangan biaya, dia tak bisa menggapai cita-citanya. Dia hanya bisa mengubur cita-cita itu sedalam-dalamnya.

"baiklah kalau begitu nak. oh ya Bu, tolong simpan 9 jutanya dan sisihkan satu jutanya untuk kami bawa ke kota kabupaten. sekalian KTP sama kartu keluarganya juga disiapkan ya Bu. jangan lupa handphone-nya juga. handphonenya bermanfaat, agar kami bisa menghubungi Nova nanti." tutur pak Rusman

sementara Iqbal tadi sudah berpamitan kepada kedua orang tuanya. berharap dia masih bisa menyusul Ardi. biasanya, Ardi akan berangkat pagi hari dan masuk bersama dengan anak-anak Didik mereka. Karena itulah, dia tidak ingin ketinggalan.

"baiklah begitu Pak. nanti akan Ibu siapkan." setelah itu pak Rusman pun langsung bergerak pergi ke rumah Pak RT untuk menyampaikan hal yang harus disampaikan.

dan begitu pula dengan Iqbal. dia tak langsung pulang ke rumah, melainkan langsung ke rumah Ardi.

1
aria
pendekatan yang baik.
Memyr 67
𝗍𝗋𝗂𝗆𝖺 𝗄𝖺𝗌𝗂𝗁 𝗌𝗎𝖽𝖺𝗁 𝗎𝗉. 𝗌𝗎𝖽𝖺𝗁 𝖺𝗄𝗎 𝗍𝗎𝗇𝗀𝗀𝗎 𝗁𝖾𝗁𝖾 😄
Mince Tamince
sangat menghibur
aria
Bima sudah mulai bucin, dan itu bagus.
Memyr 67
𝖻𝖺𝗀𝗎𝗌. 𝗍𝗎𝖽𝗎𝗁𝖺𝗇 𝗍𝖺𝗇𝗉𝖺 𝖻𝗎𝗄𝗍𝗂, 𝖻𝗂𝗌𝖺 𝗆𝖾𝗇𝗀𝖺𝗋𝖺𝗁 𝗉𝖺𝖽𝖺 𝗉𝖾𝗆𝖻𝗎𝗇𝗎𝗁𝖺𝗇. 𝗃𝗂𝗄𝖺 𝗒𝗀 𝖽𝗂𝗍𝗎𝖽𝗎𝗁 𝗍𝗂𝖽𝖺𝗄 𝖻𝖾𝗋𝗌𝖺𝗅𝖺𝗁, 𝗍𝖺𝗉𝗂 𝗁𝖺𝗋𝗎𝗌 𝗆𝖾𝗇𝖺𝗇𝗀𝗀𝗎𝗇𝗀 𝗄𝖾𝗌𝖺𝗅𝖺𝗁𝖺𝗇 𝗒𝗀 𝗍𝗂𝖽𝖺𝗄 𝖿𝗂𝖺 𝗅𝖺𝗄𝗎𝗄𝖺𝗇, 𝗍𝖾𝗋𝗎𝗌 𝖽𝖾𝗉𝖾𝗌𝗂 𝖽𝖺𝗇 𝖻𝗎𝗇𝗎𝗁 𝖽𝗂𝗋𝗂. 𝗆𝖾𝗆𝖺𝗇𝗀 𝗁𝖺𝗋𝗎𝗌 𝗍𝖾𝗀𝖺𝗌 𝗂𝗍𝗎 𝗉𝖾𝗇𝖾𝗀𝖺𝗄𝖺𝗇 𝗎𝗇𝖽𝖺𝗇𝗀 𝗎𝗇𝖽𝖺𝗇𝗀 𝗉𝖾𝗇𝖼𝖾𝗆𝖺𝗋𝖺𝗇 𝗇𝖺𝗆𝖺 𝖻𝖺𝗂𝗄. 𝗃𝖺𝗇𝗀𝖺𝗇 𝖼𝗎𝗆𝖺 𝖽𝗂 𝖺𝗍𝖺𝗌 𝗄𝖾𝗋𝗍𝖺𝗌, 𝗇𝗁𝖺𝖽𝖾𝗆 𝗇𝗀𝖺𝖽𝖾𝗆𝗂𝗇 𝗍𝗈𝗄, 𝗉𝗁𝗉
Nhi E
pengen juga punya sistem kayak nova 😭😭😭😭😭
Memyr 67
𝗍𝗒𝗉𝗈𝗇𝗒𝖺 𝖻𝖺𝗇𝗒𝖺𝗄 𝖻𝖺𝗇𝗀𝖾𝖽. 𝗍𝖺𝗉𝗂 𝗆𝖺𝗌𝗂𝗁 𝖻𝗂𝗌𝖺 𝖽𝗂𝗂𝗄𝗎𝗍𝗂 𝗌𝗂𝗁. 𝗄𝖺𝗅𝖺𝗎 𝗌𝗎𝖽𝖺𝗁 𝗆𝖾𝗆𝖻𝗂𝗇𝗀𝗎𝗇𝗀𝗅𝖺𝗇 𝖺𝗄𝗎 𝖻𝖺𝖻𝖺𝗒
Dewiendahsetiowati
semakin benci deh tetangga julid
Memyr 67
𝗌𝗂𝖺𝗉𝖺 𝗋𝖾𝗌𝗍𝗂?
Memyr 67
𝖭𝖮𝖭𝖠𝖪𝖳𝖨𝖥𝖪𝖠𝖭 𝗒𝖾𝗌?
Toyaaa
mksh thor udah up klo bisa setiap hri doubel ya thor
fadlun Molotolo
cerita nya bagus👍👍👍
fadlun Molotolo
sangat bagus
Ds Phone
tak bolih lupa lah tu
Afifah Fauziyah Hanum Sahar
maaf ya....saya cukup banyak baca novel sistem....dan novel sistem itu kebanyakan versi luar negri...dan baru kali nie saya baca versi dalam negri ...bagus kok Thor.... semangat ya...jgn pantang menyerah...
Ds Phone
dia menang bermurah hati
Ds Phone
cemburu lah tu
Ds Phone
dia tengah taget nov
Ds Phone
dia tak ingat rupa nya
Ds Phone
berkerja sama
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!