NovelToon NovelToon
Hush, My Love

Hush, My Love

Status: tamat
Genre:Konflik etika / Percintaan Konglomerat / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:4.6k
Nilai: 5
Nama Author: Daeena

Di mata dunia, Michael Brown atau Kay adalah pewaris tunggal Brown Group yang angkuh dan bad boy penggila balap liar. Namun, di balik gelar playboy palsunya, Kay menyimpan rahasia: ia telah lama memperhatikan Paris Desmon, gadis pendiam yang menjadi satu-satunya ketenangan di tengah kepalsuan sekolah elit mereka.
Dunia Kay terguncang saat ia mengetahui bahwa sahabatnya, Luciano Russo, menjadikan Paris sebagai objek eksperimen emosional demi memuaskan rasa penasaran liar Max. Kay terpaksa menyaksikan dari bayang-bayang saat Luciano berbohong telah meniduri Paris hanya demi gengsi, sementara Paris sendiri tetap tulus mencintai Luciano tanpa tahu dirinya sedang dipermainkan.
Terjebak dalam kode etik persahabatan dan rasa sesak melihat gadis yang ia kagumi dirusak secara mental, Kay menghadapi pilihan sulit: Tetap diam sebagai penonton yang dingin, atau menghancurkan reputasi "Tiga Pilar" demi menyelamatkan Paris dari kehancuran yang direncanakan sahabatnya sendiri?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daeena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#30

Suasana aula pesta kelulusan semakin larut, namun bagi tiga pria yang duduk di sudut bar eksklusif itu, waktu seolah membeku dalam ketegangan yang berbeda. Luciano akhirnya memutuskan untuk melepaskan diri sejenak dari kerumunan, bergabung dengan Kay dan Max yang sudah lebih dulu tenggelam dalam dunianya masing-masing.

Luciano menarik kursi tinggi, duduk di antara dua sahabatnya. Ia meraih sebuah gelas berisi cairan bening dengan kadar alkohol rendah. Ia adalah pria yang memuja kontrol; mabuk adalah anomali yang tidak akan ia biarkan terjadi, terutama di malam sepenting ini. Berbeda dengan Max, si gila yang entah bagaimana berhasil menyelundupkan botol koleksi pribadi dari gudang anggur mansion mewahnya, kini sedang meracau tentang ketidakadilan dunia yang ia ciptakan sendiri.

Luciano menyesap minumannya, matanya lurus menatap ke arah lantai dansa, tepat ke arah Paris yang sedang tertawa lepas bersama Delaney. Namun, meskipun matanya menangkap citra Paris, pikirannya adalah medan perang.

Aku mencintai Paris. Hanya Paris, batin Luciano, sebuah mantra yang terus ia rapalkan untuk mengusir hantu yang tiba-tiba bangkit kembali.

Sejak pertemuan di parkiran waktu itu, sosok Rebecca Smith seolah menolak untuk pergi. Wajah angkuh namun manis milik gadis itu terus berkelebat, merusak fokus algoritma di otaknya. Kata-kata Rebecca dari masa lalu mendadak berputar seperti kaset rusak yang tersangkut di bagian yang paling menyakitkan.

"Aku mencintaimu, Luciano. Aku mencintaimu selalu."

Suara nyaring itu, yang dulu sering ia anggap sebagai kebisingan yang mengganggu, kini bergema dengan nada yang berbeda.

Luciano berusaha membasuh memori itu dengan air dingin, namun ingatan itu justru menampilkan gambar yang lebih tajam. Ia teringat bagaimana Rebecca selalu berlari menghampirinya di parkiran High School dulu, rambut pirangnya berkibar, mengabaikan tatapan sinis orang-orang hanya untuk berada di dekatnya.

Ia teringat momen di tribun renang. Saat itu, Rebecca berdiri di atas podium, mengangkat pialanya tinggi-tinggi dengan mata yang mencari-cari keberadaan Luciano di kerumunan. Ada rasa bangga yang meledak di dada Luciano saat itu—rasa bangga yang selama ini ia sangkal sebagai sekadar "apresiasi antar teman".

"Sial," umpat Luciano sangat lirih, hampir tenggelam oleh musik jazz yang mengalun. Ia kembali menyesap minumannya, berusaha meyakinkan dirinya bahwa ia mencintai Paris karena Paris adalah ketenangan, sementara Rebecca adalah kekacauan. Namun, terkadang, manusia lebih merindukan kekacauan yang membuat mereka merasa hidup daripada ketenangan yang membuat mereka mati rasa.

Di samping Luciano, Kay duduk seperti patung marmer yang retak. Ia tidak meracau seperti Max, namun badai di kepalanya jauh lebih menghancurkan. Pikirannya tidak pada masa lalu, melainkan pada rasa panas yang masih tertinggal di bibirnya—bekas ciuman yang ia curi dari Paris beberapa jam yang lalu.

Kay menatap Luciano dari sudut matanya. Ia merasakan gelombang rasa bersalah yang memuakkan, namun di sisi lain, ada rasa puas yang gelap. Ia telah menyentuh apa yang selama ini dianggap Luciano sebagai miliknya.

Apa mereka sebahagia itu saat melewati malam panas? Pertanyaan itu kembali menghantam Kay. Ia membayangkan Paris yang tertawa di sana—apakah tawa itu adalah tawa yang sama saat ia berada di pelukan Luciano? Ataukah tawa itu hanyalah topeng untuk menutupi kenyataan bahwa Luciano hanyalah pria dingin yang tidak tahu cara memperlakukan wanita sehangat dirinya?

"Kau terlihat sangat serius, Lucian," suara Max tiba-tiba memecah keheningan di antara mereka.

Max menyandarkan kepalanya di meja bar, wajahnya merah padam karena alkohol mahal. "Apa kau sedang menghitung berapa banyak sel di otak Paris, atau kau sedang memikirkan si perenang agresif itu?"

Luciano tidak menoleh. "Jangan bicara sampah, Max."

"Hahaha! Aku tahu tatapan itu," Max meracau, suaranya mulai tidak jelas. "Rebecca itu... dia itu seperti kafein murni. Paris... Paris itu seperti teh chamomile. Kau butuh kafein untuk tetap terjaga, kawan. Tapi kau butuh teh untuk tidur. Masalahnya, kau benci tidur, bukan?"

Kay mendengus mendengar perumpamaan mabuk Max. "Tutup mulutmu, Max. Kau sudah terlalu banyak minum."

"Dan kau, Kay Brown..." Max menunjuk wajah Kay dengan jari yang gemetar. "Kau diam saja tapi matamu... matamu seperti ingin memangsa kekasih sahabatmu sendiri. Kita ini... kita ini bertiga memang pilar yang busuk, ya?"

Perkataan Max membuat suasana di meja itu seketika membeku. Kay menegang, sementara Luciano akhirnya mengalihkan pandangannya dari Paris untuk menatap Max dengan dingin.

Di kejauhan, Paris merasa ada sepasang mata—atau mungkin lebih—yang sedang memperhatikannya. Ia mencoba tertawa bersama Delaney, menceritakan rencana mereka untuk musim panas, namun hatinya tidak di sana. Ia merasa seolah-olah ia sedang membawa beban rahasia yang beratnya ribuan ton.

Setiap kali ia melihat ke arah bar dan mendapati Kay sedang menatapnya, Paris merasa ingin menghilang. Ciuman itu adalah noda yang ia benci, namun ia tidak bisa menghapusnya dari ingatannya. Ia melihat Luciano yang tampak begitu tenang di sana, tidak tahu bahwa pilar-pilarnya sedang goyah karena nafsu dan masa lalu.

Luciano kembali menatap Paris. Di bawah cahaya lampu pesta yang berkelap-kelip, Paris tampak seperti malaikat yang salah tempat. Luciano menarik napas panjang, mencoba mematikan semua suara Rebecca di kepalanya. Ia akan selalu meyakinkan dirinya bahwa dia hanya mencintai Paris.

Dia harus. Karena jika dia mengakui bahwa Rebecca masih memiliki ruang di hatinya, maka seluruh dunia yang ia bangun dengan logika dan ketenangan akan hancur berantakan.

"Aku hanya mencintai Paris," bisik Luciano pada gelasnya, sebuah janji yang terdengar seperti sebuah permohonan agar hatinya tidak berkhianat.

Namun, di New York, janji sering kali hanyalah kata-kata yang menunggu untuk dikhianati oleh takdir. Dan malam itu, di bawah kemegahan pesta kelulusan, ketiga pilar itu menyadari bahwa masa dewasa mereka dimulai dengan kebohongan, obsesi, dan kerinduan yang tidak pada tempatnya.

🌷🌷🌷🌷

Happy reading dear 🥰

1
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Pria Sejati hrs sperti ini, cukup 1, Selamanya 👍👍👍
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱: Cama², Ade ❤️🤗😘
total 2 replies
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Yeee, Akhirx, Resmi Smua, Bareng 🥳🥳🥳
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Ikut happy utk 2 pasangan ini ❤️🤗😘
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Skrng, Mreka berdua, manis mlulu, auto diabetes ini 🤭🤭🤭
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Kini saatnya Arthur yg berjuang utk Cinta ny 🙈🙈🙈
ros 🍂: Nah benar Kak 🤭😍
total 1 replies
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Kn adem klo liat gini ❤️🤗😘 ... Apa otw dresmikn aja y, biar gk kburu 🙈🙈🙈
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Mommy Paris, itu Putra mu udh 'nakal' 🙈🙈🙈
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱: Cama², Ade ❤️🤗😘 ... Lnjt Arthur 🤭👍🥳
total 6 replies
Sany Indah
berharap Paris sama Kay meski bermulut pedas tp cintanya ke Paris tulus
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
hi hi licik demi honey, gk pa² deh 🤭🤭🤭
ros 🍂: Hahaha🤣🥰
total 3 replies
winpar
sdih bgt kisah mereka😥
winpar
Thor ceritanya bikin mewekkkk😥😥
lnjut Thor yg bnyk yh 🥰😍
ros 🍂: Ashiaapp 🤭🥰
total 1 replies
Sany Indah
ceritanya menarik
ros 🍂: ma'aciww 🥰
total 1 replies
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Klo Jodoh, pasti ada jalan ny 😔😔😔
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱: Iya, Ade ❤️🤗😘
total 2 replies
winpar
akhirnya nana bertemu jg 🥰😍
winpar
thot knp hri ini upnya dikit bgt. pdhl ceritanya seru bgt?
ros 🍂: Maaf ya kak, Sedang kurang sehat, hehehe🙏
total 1 replies
winpar
smngt thorrrr💪💪💪💪 ceritamu selalu bgus
ros 🍂: ma'aciww kak🥰
total 1 replies
winpar
waw bgmnakh klnjutanya????
winpar
selalu happy akhir ceritanya 😍🥰
ros 🍂: iya kak 🥰🥰🥰
total 1 replies
winpar
ceritanya bgus bangettt😍🥰
ros 🍂: ma'aciww kak 🥰
total 1 replies
winpar
mkin seru
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!