NovelToon NovelToon
Dia Pemegang Kendali Hidupku

Dia Pemegang Kendali Hidupku

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Crazy Rich/Konglomerat / Sistem
Popularitas:715
Nilai: 5
Nama Author: MegaHerdian

Cerita ini menceritakan seorang gadis yang mengalami peristiwa yang sangat tragis, karena kecelakaan yang dialami nya, dia harus duduk di kursi roda sebagai penyangga hidupnya, entah lelaki mana yang masih mau menerima nya sekarang, dokter mengatakan semuanya sementara, namun ini sudah hampir lima tahun da dirinya masih duduk di kursi roda. Entahlah, hidupnya mungkin akan berakhir seperti itu selamanya, namun di saat detik detik terakhir dalam hal terpuruk nya. Dia datang, seolah membawa harapan yang selama ini dia inginkan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MegaHerdian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 11

Pandangan Layla mendadak kabur. Saat melihat Teo berdiri tegak di hadapannya dengan menyandang status sebagai anak konglomerat pemilik proyek raksasa ini, bayang-bayang hitam seolah menutup matanya. Layla mengira dirinya akan pingsan, namun yang terjadi justru sebaliknya.

Keseimbangan nya hilang dan tubuhnya terjatuh dari kursi rodanya, terhempas ke lantai ruang rapat yang dingin.

Benturan itu keras, tetapi Layla sama sekali tidak mengeluh. Alih-alih pingsan atau menangis kesakitan, ia justru diam membeku di lantai seperti patung. Pikirannya lumpuh total oleh kombinasi rasa syok, malu, dan hantaman fakta kemarin dan masa lalu yang tiba-tiba muncul di depannya. Matanya terbuka lebar, namun tatapannya kosong, tidak bereaksi terhadap apapun di sekitarnya.

Ruangan yang tadinya formal seketika berubah menjadi kekacauan, tim Layla yang lain berhamburan mendekat, menggeser kursi untuk memberikan ruang udara.

Mr.Zhang berteriak dalam bahasa mandarin, memerintahkan sekretarisnya untuk segera memanggil tim medis gedung untuk segera memberikan pertolongan.

Di tengah kepanikan itu, sesosok bayangan tinggi mendekat dengan cepat. Teo menerobos kerumunan tim yang begitu panik. Berbeda dengan Teo, wajah tenangnya yang bak profesional itu hanya diam dan dingin tidak menunjukkan sedikitpun ekspresi, karena Teo tau Layla sebenarnya malu.

“Kau belum berubah sedikit pun, kau ingin aku melakukan ini kan?” Suaranya pelan namun mampu di dengar semua orang.

Semua orang di ruangan itu menahan napas saat mendengar ucapan Teo, menyadari bahwa hubungan antara sang project director baru dan arsitek utama mereka tahu lebih dalam daripada sekadar hubungan profesional.

Suasana di ruang medis gedung pencakar langit itu mendadak sunyi setelah tim dokter menyatakan kondisi fisik Layla stabil, rasa syok nya perlahan mereda, namun kelegaan itu langsung lenyap begitu pintu ruang medis di buka dengan kasar membuat semua orang menoleh ke arah suara.

Semua orang sudah berhambur keluar, menyisakan Teo dan Layla di dalamnya.

“Drama yang bagus di ruang rapat tadi, Layla” ucap Teo meremehkan. Sambil berjalan santai mendekati tempat Layla berbaring.

Teo melihat tangan di dada “ Jatuh dari kursi roda? Benar-benar cara yang ekstrim untuk menarik perhatian ku” ucapnya tak percaya.

Layla mengepalkan tangannya kuat-kuat , amarahnya mulai membakar rasa syoknya.

“Kenapa kamu ada di sini Teo? Dan kenapa kamu menggunakan kekuasaan ayahmu untuk menyeret tim ku sampai jauh ke sini”

Teo tertawa kecil, suara yang terdengar begitu memuakkan di telinga Layla.

“Kau pikir aku merekomendasikan mu karena aku peduli? Jangan naif Layla!” Bisik Teo sambil mencondongkan tubuhnya ke arah Layla dengan tatapan dingin.

“Proyek ini sengaja di buat dengan tingkat kesulitan tinggi dan anggaran raksasa agar resikonya fatal. Ayahku ingin melihatku memimpin memimpin proyek sukses, dan aku butuh ‘alat’ yang bisa bekerja keras”

“Aku tau kau arsitek yang berbakat yang bodoh dan gila kerja, aku memanfaatkan mu agar aku bisa mendapatkan pujian dari ayahku tanpa perlu bersusah payah” terang Teo santai.

Layla terengah-engah, tidak menyangka bahwa sifat bajingan Teo justru semakin menjadi jadi lebih dari sebelumnya.

“Tapi ingat satu hal” lanjut Teo sambil mengetuk pembatas brankar dengan jarinya.

“Di proyek ini, aku adalah bosmu. Setiap detail desain interior dan struktur harus melewati persetujuan ku”

“Dan aku tidak akan mempermudah jalanmu! Kalau kau atau timmu membuat satu saja kesalahan kecil, aku tidak akan segan memutus kontrak, menuntut perusahaan mu atas kerugian miliaran yuan, dan memastikan nama kalian berdua di blaclist dari dunia arsitektur internasional “ Terang nya panjang lebar penuh tuntutan dan ancaman.

Tepat saat itu Bimo datang membuka pintu ruang medis dengan wajah tegang, dia sempat mendengar kalimat terakhir Teo dan langsung menatap pria kaya itu dengan pandangan menantang, siap melindungi Layla walaupun keterbatasan ini sudah bisa di pastikan dia kalah dalam segala hal.

Teo hanya melirik Bimo sekilas dengan tatapan merendahkan, lalu merapikan jasnya.

“Persiapkan diri kalian untuk revisi besar besok pagi. Selamat datang di Cina Layla, ku harap kau betah di negara kecil yang ku buat ini” ucap Teo ketus sebelum melangkah pergi meninggalkan ruangan.

Rahang Bimo mengeras, tangannya mengepal kuat saat Teo melangkah keluar dari ruang medis dengan senyuman sinis.

Namun. Sebelum Bimo melontarkan kata-kata makian yang sudah siap dengan segala konsekuensi nya, Teo mendadak berhenti di ambang pintu. Pria itu berbalik perlahan, menatap Bimo yang duduk di kursi roda dengan pandangan merendahkan.

“keluar” titah Teo dingin kepada Bimo.

“Bukannya kau sudah mau pergi?!” Tanya Bimo tak kalah ketus.

“Aku mendadak ingat ada urusan pribadi dengan sang arsitek utama kalian. hanya dua orang!. sekarang “

“Aku tidak akan meninggalkan Layla dengan bajingan seperti mu!” Desis Bimo.

“Bimo.. tolong, keluar sebentar. Aku tidak apa-apa “ bisik Layla dengan suara bergetar mencoba meyakinkan Bimo bahwa Layla baik-baik saja.

Layla tau, jika Bimo semakin keras kepada dan mulai melawan, Teo punya kuasa penuh untuk menghancurkan karir Bimo dalam hitungan detik.

Dengan berat hati dan tatapan penuh peringatan pada Teo, Bimo akhirnya melenggang keluar dengan kursi roda nya, menyisakan keheningan yang mencekam di dalam ruangan.

Begitu pintu tertutup rapat, atmosfer ruangan langsung kembali berubah menjadi aneh.

Teo berjalan perlahan kembali mendekati Layla “Jadi…” Teo kembali membuka suara, nadanya mendadak berubah menjadi sangat tajam dan menuntut.

“Bagaimana dengan dua bulan, Layla? Kau tidak melupakan tentang itu kan?”

Layla yang sedari tadi hanya diam mulai merasa khawatir, dia mencengkeram erat sisi kasur hingga buku buku jarinya memutih, tenggorokan terasa kering sampai dia tidak bisa bersuara.

“Itu keputusan sepihak “ kata Layla pelan.

“Kau melakukan hal senonoh terhadapku dan mendesakku untuk membuat pilihan yang tidak bisa ku pilih “ Layla mulai berani menyerah entah dari mana keberanian ini berasal.

“Sedari dulu kau memang tidak punya pilihan Layla” bisik Teo, sekarang Teo duduk di tepi kasur dekat dengan Layla. Suaranya terdengar rendah namun penuh penekanan yang mengerikan.

“Kau pikir kenapa aku menyetujui revisi desainmu dan Bimo di tuang rapat tadi? Bukan karena desain kalian bagus! Tapi aku ingin memastikan kau tetap berada di genggamanku, di negaraku, di bawah kuasa ku”

“Ingkari janji dua bulanmu sekali lagi!, maka besok pagi, aku akan memastikan Bimo dan seluruh timmu di tangkap atas tuduhan sabotase kontrak konstruksi! Aku bisa melakukannya dengan satu jentikan dari”

“A-apa..” Layla terpaku, napasnya memburu. Dia merasakan sesak yang begitu luar biasa di dadanya, lelaki di hadapannya ini benar-benar telah berubah menjadi monster yang kejam, menyusahkan dan sangat mengerikan.

1
Dadan Herdy
ceritanya seruu
Paw_chan🐾
keren nih
writternim: Aww maaacih… jangan lupa selalu komen ya karena ceritanya luar biasa bikin pusing😂😂
total 1 replies
Wulansari MU
keren banget cerita nya.. lanjutkan
Wulansari MU
ini tanggung banget lagi marah malah salah nulis jadi akua
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!