NovelToon NovelToon
Menyingkirkan Gundik Suamiku

Menyingkirkan Gundik Suamiku

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cinta Terlarang / Obsesi / Pelakor jahat
Popularitas:6.6k
Nilai: 5
Nama Author: kikoaiko

Di balik senyumnya yang lembut dan rumah tangga yang terlihat harmonis, Kiandra menyimpan luka yang tak kasat mata. Lima tahun menikah, pengorbanan dan cintanya pada Adam Mahendra, suaminya, seakan tak berarti.

Nadira, wanita manipulatif yang datang dengan sejuta topeng manis dan ambisi untuk merebut apa yang bukan miliknya.

Awalnya Kiandra memilih diam, berharap badai akan berlalu. Namun ketika suaminya mulai berubah, ketika rumah yang dibangunnya dengan cinta hampir runtuh oleh kebohongan, Kiandra sadar diam bukan lagi pilihan.

Dengan hati yang patah namun tekad yang utuh, Kiandra memulai perjuangannya. Bukan hanya melawan Gundik yang licik, tapi juga melawan rasa sakit yang suaminya berikan.

Di tengah air mata dan pengkhianatan, ia menemukan kekuatan baru dalam dirinya. Harga diri, dan cinta yang layak di perjuangkan.

Kiandra kembali membangun karirnya, membuat gundik suaminya semakin tidak setara dalam segala hal.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kikoaiko, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 16

Adam dan Nayla seakan terperangkap dalam dunia yang hanya berisi mereka berdua. Hari-hari mereka berlalu tanpa jarak, tanpa jeda emosi. Setiap sentuhan selalu berujung pada hubungan intim yang sangat memabukkan, seolah mereka sedang menikmati masa bulan madu yang tak berkesudahan.

Pagi itu, uap hangat masih menggantung di udara kamar mandi ketika mereka melangkah keluar. Rambut Nayla masih sedikit basah, kulitnya memancarkan kesegaran, sementara Adam mengibas handuknya sambil tersenyum kecil. Ada kebahagiaan yang mereka rasakan berdua, sebuah kebersamaan yang tidak akan di ketahui oleh orang lain.

Adam mengambil pakaiannya lebih dulu, lalu memakainya satu persatu. “Kamu mau membeli apa lagi?” tanyanya ringan, seolah sudah hafal betul kebiasaan Nayla yang tak pernah puas berjalan dari satu toko ke toko lain.

Hari ini pun sama, Nayla kembali mengajaknya keluar, menikmati kota Berlin dengan mata berbinar dan daftar belanja yang entah kapan habisnya.

“Aku ingin membeli oleh-oleh untuk Mama dan teman-temanku,” jawab Nayla sambil mengenakan pakaiannya.

Nada suaranya lembut dan terdengar manja, membuat laki-laki manapun pasti lulus saat mendengarnya. Ia selalu pandai membungkus keinginannya dengan alasan yang terdengar manis, dan Adam jarang, bahkan hampir tak pernah menolaknya.

Setelah berpakaian rapi, Nayla berdiri di depan cermin. Ia mulai memoles wajahnya dengan rapi, gerakan tangannya cekatan, ritual yang sudah biasa dia lakukan sehari-hari. Sebagai seorang model, dia di wajibkan pandai dalam merias dan menjaga penampilannya.

Adam memperhatikannya dari belakang, menikmati pantulan wajah wanita itu dari cermin. wajahnya cantik, dan penuh pesona yang entah bagaimana selalu berhasil menariknya lebih dekat.

“Baiklah, Kamu bisa membeli semua yang kamu mau.” ” ucap Adam akhirnya, sambil melangkah mendekat dan memeluk Nayla dari belakang. Pelukannya hangat, menenangkan, dan terasa begitu nyaman.

Mata Nayla bertemu dengan mata Adam melalui pantulan cermin. Bibirnya tersenyum bukan sekadar rasa senang, melainkan kepuasan yang sulit disembunyikan. “Terima kasih, sayang,” ucapnya pelan.

Dalam hatinya, ada perasaan menang menjadi wanita yang diistimewakan, yang setiap keinginannya selalu dikabulkan tanpa banyak tanya.

Ia tahu posisinya, tahu batas yang seharusnya ada. Namun di saat-saat seperti ini, saat Adam berdiri begitu dekat dengannya dan dunia seakan menyempit hanya untuk mereka berdua, Nayla memilih mengabaikan semua keraguan. Ia menikmati perannya, menikmati perhatian dan kemewahan yang mengalir begitu saja, meski di balik kilau itu, ada bayang-bayang yang suatu hari bisa menuntut balasan.

Namun untuk saat ini, Nayla memilih percaya pada pelukan di belakangnya dan janji-janji tak terucap yang terasa begitu nyata. Mereka pun bersiap keluar, meninggalkan kamar hotel yang menjadi saksi rahasia mereka. Mereka tidak tahu jika sebentar lagi ada badai yang akan menghantam mereka.

Dari kejauhan Jaret mengikuti langkah mereka kemanapun mereka pergi. Laki-laki itu sebenarnya jijik melihat kebersamaan mereka, hanya saja dia melakukan ini semata mata untuk membantu Kiandra.

"Mereka memang tidak tahu malu" kesal Jaret ketika melihat Adam dan Nayla berciuman di tengah jalan sambil tertawa, seakan apa yang mereka lakukan itu lucu.

Nayla menarik tangan Adam masuk kedalam salah satu toko pakaian terkenal. Nayla memilih beberapa potong pakaian.

"Sayang aku mau ini semua" ucap Nayla manja.

"Ambil lah baby, aku akan membayarnya untukmu" ucap Adam.

Cup.

Nayla tersenyum dan mengecup bibir Adam, "Kamu memang terbaik sayang" ucap Nayla.

Lalu wanita itu membawa barang belanjaannya ke kasir. Adam mengeluarkan salah satu kartunya untuk membayar belanjaan Nayla.

Kasir pun menggesek kartu tersebut, namun keningnya mengkerut ketika kartu itu tidak bisa di gunakan.

"Another card please"

"What happend" tanya Adam.

"Your card cannot be used"

Adam bingung, kemudian dia memberikan kartunya yang lain. Dan setelah di gesek ternyata sama saja, lagi-lagi kartunya tidak bisa di gunakan.

Adam akhirnya mengeluarkan kartunya yang terakhir, dan ternyata saldonya tidak cukup.

"Sebenarnya ada apa? Kenapa semua kartuku tidak bisa di gunakan" gumam Adam bertanya tanya.

"Kenapa sayang?" tanya Nayla.

"Kartunya tidak bisa di gunakan baby. Pakai kartumu dulu nanti aku ganti" kata Adam.

Nayla mengangguk, dia terpaksa menggunakan kartu miliknya. Dia tidak mungkin pergi begitu saja membatalkan semua barang belanjaannya, yang ada dia malu dengan pengunjung lain.

Setelah selesai mereka pergi meninggalkan toko tersebut.

"Kita kembali ke hotel" ajak Adam.

Mereka berdua tidak mungkin pergi jalan-jalan tanpa kartu miliknya.

Nayla mengangguk setuju, dia juga tidak mau menghabiskan semua uangnya untuk berbelanja.

"Kenapa kartumu kena blokir? Kamu tidak mungkin kan salah memasukkan pinnya" tanya Nayla aneh.

"Aku juga tidak tahu, aku akan menanyakan hal ini ke Pandu. Selama ini dia yang mengurus semua rekeningku" ucap Adam.

Setibanya di kamr hotel, Adam langsung menghubungi assistennya. Tidak sampai lima menit panggilannya langsung di jawab oleh Pandu.

"Halo tuan"

"Apa-apaan ini Pandu? Kenapa kau memblokir semua rekening milikku" amuk Adam.

Terdengar helaan nafas berat dari sebrang telpon, Saat ini Pandu berada di posisi yang sulit. "Bukan saya yang melakukannya tuan. Tapi ini permintaan nyonya Kiandra"

Deg.....

Jantung Adam berdegub kencang, tubuhnya mematung berusaha mencerna ucapan asistennya barusan.

Untuk apa istrinya melakukan semua ini, apa mungkin dia sudah mengetahui perselingkuhannya dengan Nayla? Ataua ada maksud yang lain.

"Tolong jelaskan, kenapa dia bisa melakukan ini Pandu" desak Adam.

"Anda tanyakan langsung aja pada nyonya Kiandra, tuan" ucap pandu dan segera mengakhiri panggilannya.

Adam menghembuskan nafasnya kasar, kenapa semua terjadi begitu tiba-tiba. Tanpa berpikir panjang, dia akhirnya segera menghubungi istrinya.

******

Kiandra saat ini sedang berada di sebuah salon mewah di pusat kota, duduk sendirian di depan cermin besar dengan lampu-lampu terang yang memantulkan bayangannya. Rambut panjangnya terurai, sebagian sudah dijepit oleh penata rambut yang sejak tadi sibuk merapikannya.

Putranya ia titipkan pada orang tuanya, keputusan yang sengaja diambil agar hari ini ia bisa benar-benar sendiri, tanpa distraksi, tanpa harus berpura-pura kuat di hadapan anaknya.

Sejak beberapa menit lalu, suara dering ponsel terus berulang, memecah suasana tenang yang semestinya menenangkan. Getarannya terasa nyaring di telinganya, seolah memaksa untuk di angkat. Kiandra melirik ke arah tas tangannya yang tergeletak di samping kursi. Dengan gerakan lambat, ia mengambil ponsel itu dan menatap layar.

Nama Adam terpampang jelas di sana.

Sudut bibir Kiandra terangkat membentuk senyum tipis. Tak ada lagi debar, tak ada lagi rasa rindu seperti dulu. Hanya ada perasaan hambar yang sulit ia jelaskan, seakan jarak emosional di antara mereka telah terbangun begitu tinggi.

Tanpa ragu, ia mematikan layar ponsel dan memasukkannya kembali ke dalam tas. Tidak ada niat sedikit pun untuk mengangkat panggilan itu.

Baginya, keheningan saat ini jauh lebih berharga dibandingkan mendengar suara suaminya yang hanya akan menambah beban di hatinya. Kiandra kembali menatap pantulan dirinya di cermin, menarik napas pelan, seolah sedang menguatkan diri untuk langkah-langkah besar yang akan ia ambil setelah hari ini.

1
Arka Zaidan
bagus ceritanya ka
Dini Anggraini
Mama ina coret adam dari ahli waris dan ambil semua barang di nayla pelakor dan usir adam dari perusahaan dan rumah itu apa selingkuhannya masih mau bila adam miskin gak punya apapun yang di banggakan. 👍👍😍😍😍
pink blossoms
ini kowh ga lanjut2 pdhal seru lho thor
Sunarmi Narmi
lnjutt thor
Sunarmi Narmi
Fi blokir Adam...ngapain cuma dimatikan...🥴🥴
Sunarmi Narmi
Demi moment ini kita memang hrs berjuang bertahan Kiandra....Semangat hempaskan pelakor 💪💪💪💪
Sunarmi Narmi
Kiadra..klo kmu pngen menang permainan Ranjangmu hrs lebih binal dri pelakor..toh suami SAH..aman ngak usah malu " Gass kan....sampai menttok dn milik suamimu kebas dn kenyang ...ngak ada wktu melirik yg lain🤣🤣🤣
Sunarmi Narmi
Perjuangan yg amat berat bagi seorang berstatus istri dan seorang ibu..klo demi ego jelas males buat kembali sama suami..tpi klo demi anak dn keluarga hrs jdi prioritas..disitulah kdang kita merasa berat buat memilih..rata" EGO yg dominan..baca kisah ini jujur jiwa dn hatiku tersentuh Thor....pokoke karyamu is the best 👍👍👍👍♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️
Sunarmi Narmi
Kata" tulisanya keren Thor...mengena di hati dn bermakna dlm...👍👍👍👍
louis
dasar gundik tak tahu malu dan tidak ada akhlak
louis
dasar laki2 bejat. lihatlah karma akan menimpamu karena telah mengkhianati istrimu.
Sunarmi Narmi
Blm mau Coment karena cerita ino terlalu bagus..cuma satu kata untukmu Thor LANJUTKAN💪💪💪💪
Isabela Devi
laki laki gitu buat dia menyesal seumur hidup aja thor, apa lagi ga menghargai wanita gitu
Isabela Devi
lanjut thor, buat laki laki itu jadi gembel aja thor
Bunda Kevin
Lanjut
Sunarmi Narmi
Wah keren karyamu Thor..kita di sini bila berhadapan dgn pelakor balasnya hrs elegan,cantik dn kontrol emosi....berat jg ya...lanjut thor 💪💪💪💪😘😘😘😘😘😘😘😘😘🤔♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!