NovelToon NovelToon
Selingkuhan CEO

Selingkuhan CEO

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Mafia / Aliansi Pernikahan / Persaingan Mafia
Popularitas:737
Nilai: 5
Nama Author: Sabana01

Natalie terpaksa bekerja pada Ares demi memenuhi kebutuhan ekonominya, termasuk bekerja di club malam dan kemudian menjadi asisten pribadinya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sabana01, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 16: Ratu di Kerajaan Bayangan

Enam Bulan Kemudian: Penguasaan Mutlak

Enam bulan berlalu sejak malam berdarah di gudang. Konsekuensinya mutlak: Tuan Leo dan jaringannya hancur, dikaitkan dengan perdagangan ilegal tingkat tinggi dan kekerasan. Dengan Sastrawan dan pesaing utama dilumpuhkan, kerajaan Ares menjadi tak tertandingi.

Natalie secara resmi menjabat sebagai Chief Strategist and Personal Advisor Ares. Gelarnya kini sesuai dengan kekuasaan yang ia pegang. Dunia luar masih berspekulasi—apakah dia kekasih, fixer, atau otak di balik kesuksesan Ares yang mendadak? Tidak ada yang tahu pasti.

Hubungan mereka berkembang, intens dan rahasia, seperti fondasi dari kekuasaan Ares. Mereka masih mempertahankan batas di hadapan publik, tetapi di belakang pintu, mereka adalah mitra yang setara.

Pengakuan Publik yang Tenang

Suatu malam, Ares dan Natalie menghadiri acara gala amal yang sangat penting, sebuah acara yang dirancang untuk mengukuhkan posisi Ares sebagai tokoh yang tak tersentuh di kota.

Natalie mengenakan gaun sutra berwarna emerald yang menawan, tidak mencolok, tetapi menarik perhatian. Kali ini, ia tidak menyamar sebagai Elena Kinski. Ia adalah Natalie, di sisi Ares, di hadapan semua orang.

Saat mereka berjalan di karpet merah, para wartawan meneriaki pertanyaan tentang pembatalan pertunangan dengan Claudia.

Ares berhenti. Ia merangkul pinggang Natalie, menariknya sangat dekat.

"Kami datang malam ini untuk fokus pada amal," kata Ares, suaranya tenang dan tegas. "Namun, saya akan menjawab satu pertanyaan tentang kehidupan pribadi saya."

Ia menatap lurus ke kamera. "Ada banyak spekulasi tentang Nona Claudia Sastrawan. Saya ingin menjelaskan: Pertunangan itu adalah kesalahan bisnis. Saya telah mencari partner yang tidak akan mengkhianati kepercayaan saya."

Ares menoleh, tatapannya beralih dari kamera ke Natalie. Tatapan itu dalam, penuh pengakuan publik yang diam.

"Saya beruntung telah menemukan Nona Natalie. Dia adalah mitra bisnis paling cerdas, paling loyal, dan paling berharga yang pernah saya miliki. Dia telah membuktikan loyalitasnya di hadapan bahaya, dan dia adalah satu-satunya yang memegang kepercayaan penuh saya."

Ares tidak menyebutkan cinta, ciuman, atau bahaya di gudang. Tetapi ia menyebut kepercayaan dan loyalitas—kata-kata yang lebih kuat daripada janji pernikahan di dunia mereka.

Natalie tersenyum tipis, menerima sorotan itu dengan ketenangan yang dia pelajari dari Ares. Dunia kini tahu: Natalie adalah wanita di balik kekuasaan itu.

Malam di Penthouse

Setelah acara itu, mereka kembali ke penthouse. Natalie melepas berlian pinjamannya dan gaun emerald-nya, merasa kelelahan sekaligus puas.

Ares berdiri di balkon, mengenakan jubah mandi, tampak seperti penguasa yang puas.

"Kau berhasil," kata Ares, berbalik. "Mereka semua percaya. Aku tidak pernah perlu bersembunyi lagi tentang siapa yang ada di sisiku."

"Anda memberikan pernyataan yang kuat, Tuan," kata Natalie, tersenyum.

"Ares," koreksinya dengan lembut. "Hanya Ares, di sini."

Ares berjalan ke Natalie, mengambil tangannya, dan mencium telapak tangannya.

"Kau ingat malam di Eclipse, Natalie? Ketika kau adalah pelayan yang diganggu Adrian?"

Natalie mengangguk.

"Aku menyelamatkanmu malam itu. Tapi kau," Ares menarik Natalie ke pelukannya, memeluknya erat. "Kau menyelamatkan aku dari diriku sendiri. Kau menyelamatkan kerajaanku dari pengkhianatan, dan kau mengajarkanku bahwa kelemahan bisa menjadi kekuatan terbesar, asalkan kelemahan itu adalah kau."

Natalie mendongak, matanya bertemu dengan Ares. "Dan apa status saya sekarang, Tuan Ar—maksud saya, Ares? Setelah semua bahaya itu?"

Ares tersenyum, senyum yang kini lebih lembut, kurang kejam. "Kau bukan asisten, Natalie. Kau bukan kekasih rahasia. Kau bukan juga Ratu yang duduk di singgasana berlian. Kau adalah Bayanganku. Kau adalah yang paling dekat denganku, yang paling penting. Kau berdiri di sampingku, bukan di depanku atau di belakangku."

Ia menciumnya, ciuman yang kini penuh dengan rasa kepemilikan dan koneksi yang mendalam, sebuah janji bahwa mereka akan menghadapi semua ancaman bersama-sama.

Natalie membalas ciuman itu, menerima takdirnya. Ia telah menemukan tempatnya. Bukan sebagai wanita yang mencari kebebasan dari kegelapan, tetapi sebagai wanita yang memeluk kegelapan, di samping pria yang menguasainya.

Natalie, si mantan pelayan bar, kini memegang rahasia, hati, dan kendali atas raja kegelapan.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!