NovelToon NovelToon
Sistem Pilihan

Sistem Pilihan

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Fantasi / Harem
Popularitas:16.6k
Nilai: 5
Nama Author: Irfan Sajilie

Kris selalu di bully disekolahnya karena tak hanya lemah dan anak panti tapi juga memiliki wajah dibawah rata-rata. Suatu hari ia mendapatkan sistem pilihan, dia harus memilih satu dari dua pilihan setiap harinya. Mampukah Kris menjadi orang kuat dan kaya raya seperti impiannya dengan adanya sistem ditubuhnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Irfan Sajilie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 28. Situasi macam apa ini?

Satu jam terlewati dan saat ini mereka sudah memasuki sebuah restoran sebab perut Alan dan Kris sudah keroncongan.

Saat mereka berenam mau diantarkan keruang pribadi yang dipesan Kris, tiba-tiba terdengar sebuah panggilan.

''KRISSSS''

Semua orang menoleh dan seketika membuat Kris membeku ditempat sebab yang memanggilnya adalah Jasmine dan Mika.

'kenapa mereka ada disini' batin Kris panik.

Disaat Kris panik maka Alan menatap penuh kasihan pada orang yang sudah ia anggap saudara sedangkan Luna dan Desi menatap kedua gadis yang tengah berjalan kearah mereka dengan berbagai ekspresi.

''kalian mau makan disini juga? kebetulan sekali?'' tanya Mika berbohong sebab mereka memang mengikuti Kris sejak mereka keluar dari vila namun baru sekarang memiliki kesempatan untuk menyapa.

Sebenarnya mereka berdua sangat iri saat melihat Luna dan Desi mendapatkan apartemen mewah dari Kris namun mereka tak dapat berbuat apa-apa ataupun melarangnya sebab Luna dan Desi adalah kekasih Kris.

''hmmm kami mau makan disini'' jawab Kris tak bersemangat dan hal itu diketahui oleh semua orang.

Jasmine dan Mika sebenarnya tau bahwa Kris tak nyaman dengan kehadiran mereka namun mereka menemuinya karena ada urusan penting, lebih tepatnya mereka ada urusan dengan kedua pacar Kris.

''Kris apa kami boleh meminjam kedua pacarmu sebentar" pinta Mika

''TIDAK BOLEH'' seketika Kris berteriak.

Luna dan Desi tersenyum puas mendengar jawaban Kris, mereka sangat tau kalau Kris takut mereka marah padanya.

''kami akan pergi sebentar dengan mereka, kamu dan yang lainnya masuklah dulu'' ucap Luna dan mendapat gelengan kuat dari Kris.

''masuklah lebih dulu dan pesankan makanan enak untuk kami, kami hanya sebentar dan akan baik-baik saja'' sahut Desi lalu mendorong Kris untuk memasuki ruang pribadi.

''tapi....'' Kris tak mau masuk namun segera ditarik Alan dan Mira.

Setelah melihat pintu ruang pribadi tertutup, barulah senyum Luna dan Desi sirna.

''mau bicara dimana?" tanya Luna tanpa basa-basi.

''keruang sebelah'' ajak Mika lalu mereka berempat menuju ruang sebelah.

Didalam ruang pribadi Kris, Kris nampak tak tenang dan hal itu membuat Alan dan Mira hampir meledakkan tawa.

''kamu kenapa sih?'' tanya Ridho yang tak tau apa-apa.

''dua gadis yang baru datang tadi menyukai Kris kak, kakak pasti bisa menebak apa yang akan mereka bicarakan'' jawab Alan.

''aduuhhhh bagaimana kalau mereka berantem terus jambak-jambakan'' lirih Kris semakin khawatir, ia sangat khawatir kalau kedua kekasihnya terluka.

''kemungkinan mereka jambak-jambakan 90%'' ucap ridho hingga membuat Kris semakin tak karuan.

''KAKKKK''

''hehehe pesanlah dulu, aku yakin mereka baik-baik saja. Mereka tak akan melakukan hal yang merugikan mereka sendiri apalagi ini adalah tempat umum'' kekeh Ridho lalu menenangkan Kris sambil menyodorkan buku menu.

Meskipun sudah mendapat kalimat penenang dari Ridho namun tak membuat Kris menjadi tenang, tanpa melihat buku menu ia segera berkata pada pelayan.

''pesan semua makanan terenak disini''

CEKLEK

Tiba-tiba pintu ruang pribadi yang dipesan Kris terbuka lalu masuklah keempat wanita yang sejak tadi membuat Kris tak karuan.

''sayang-sayangku apa kalian baik-baik saja?'' tanya Kris meraih tangan Lina dan Desi.

''heiii Kris, kamu kira kami apaan hah sampai melukai mereka?'' tanya mika ketus, ia tak suka dengan perhatian berlebih dari Kris untuk kedua pacarnya apalagi tuduhan Kris yang terlalu berlebihan.

''ya siapa tau, elo kan sangat petantang petenteng sedangkan kedua pacar gue lemah lembut'' jawab Kris hingga membuat Mika geram dan marah.

''KRIIIISSSSSS'' Teriak Mika ingin menerjang Kris namun segera ditahan Jasmine.

''Mika ingat tujuan kita kesini dan tujuan kita sudah separuh berhasil, elo mau perjuangan kita yang sudah susah payah kita dapatin hilang karena membuat Kris kesal?'' tanya Jasmine dengan berbisik.

''huffttttt'' Mika menarik nafasnya dengan dalam lalu menghembuskannya setelah tersadar dengan perkataan Jasmine.

''kami tak apa-apa sayang, ayo kita duduk dan makan'' jawab Luna lalu segera duduk bersama Desi, Jasmine dan Mika.

''kenapa kalian juga ikutan duduk?'' tanya Kris sedikit ketus pada Jasmine dan Mika.

''mereka akan makan bersama kita, tak apa-apakan sayang?'' tanya Desi.

Kris terdiam sejenak namun setelahnya mengangguk dengan sebuah kalimat yang cukup pedas.

''boleh saja asalkan mereka tak membuat ulah''

''aku bukan pembuat onar ya'' bantah Mika.

''benarkah? kok gue nggak percaya tuh'' ucap Kris sambil mengangkat kedua bahunya hingga kembali menyulut amarah Mika yang bersumbu pendek.

''sabarlah Mika, dia melakukan itu karena tak mau membuat Luna dan Desi marah'' Jasmine kembali menenangkan Mika.

Akhirnya semua orang duduk dengan tenang lalu pintu ruang pribadi kembali terbuka dan masuklah para pelayan yang membawa banyak hidangan.

''aku tak menyangka kalau memesan semua makanan terenak akan sebanyak ini'' lirih Ridho takjub sebab ia mengira masakannya hanya sedikit dan ternyata meja mereka hampir penuh.

''aku dan Alan makannya banyak kak jadi kami selalu memesan banyak makanan, makanlah sepuasnya kak nanti kita tambah lagi kalau tak cukup'' jawab Kris dan diangguki Alan.

Kris beberapa kali meletakkan makanan kedalam piring Luna dan Desi hingga membuat keduanya senang sedangkan Jasmine dan Mika malah cemburu dan iri.

'bertahanlah Mika, kamu pasti juga akan mengalami hal seperti itu dalam waktu dekat' batin Mika menghibur dirinya.

'bersabarlah Jasmine, kedepannya hal seperti ini akan sering terjadi sebab dirimu sendiri yang memilihnya' batin Jasmine juga menghibur dirinya.

''sebenarnya apa yang kalian bicarakan?'' tanya Kris disela-sela makannya pada kedua kekasihnya.

''ohhh tadi kami membicarakan dirimu dan masa depan kita'' jawab Desi.

''diriku dan masa depan kita, maksudnya?'' bingung Kris.

''mereka mau menjadi kekasihmu juga'' jawab Luna.

''aku tidak menyukai mereka sayang-sayangku dan tak mau menjadikan mereka kekasihku jadi jangan marah ya'' ucap Kris cepat.

''kami tau'' jawab Desi.

''lalu kenapa kalian tak mengusir mereka dan malahan memperbolehkan mereka makan bersama kita, bukankah mereka saingan kalian?'' tanya Kris tak mengerti dengan apa yang dilakukan kedua pacarnya.

Tak hanya Kris yang tak mengerti, Ridho dan Alan juga tak mengerti kecuali Mira yang sudah tau apa yang sedang dilakukan Luna dan Desi.

''itu karena kami tak mau kamu tersiksa. Kami tau tak bisa memuaskanmu dalam urusan ranjang jadi kami ingin mencari gadis lainnya untuk membantumu. Daripada kamu selingkuh maupun jajan diluar, lebih baik kami yang menentukan siapa wanita yang akan membantu kami. Mencari para wanita yang mau saling berbagi'' jelas Luna dan diagguki Desi.

Kris, Ridho dan Alan terbelalak. Kalau Kris dan Alan, mereka terbelalak dengan apa yang dilakukan Luna dan Desi sedangkan Ridho terbelalak karena tak menyangka kalau Kris masih belum puas dengan dua wanita.

''Kris kamu seorang maniak?'' tuding ridho.

''bukan kak'' geleng Kris.

''Kris bukan maniak kak, hanya saja ia terlalu kuat kalau dalam urusan ranjang'' jawab Desi dengan menunduk malu sebab hal privasi seperti itu malah terbongkar didepan banyak orang.

''kamu tidur dengan mereka berdua namun masih belum puas juga?'' tanya Ridho tak habis pikir dengan kekuatan Kris.

''hehehe aku juga tak tau kak'' kekeh Kris sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal sama sekali.

''jadi sayang maukah kamu menerima mereka menjadi kekasihmu yang ketiga dan keempat?'' tanya Luna hingga membuat Kris menoleh pada Jasmine dan Mika.

Bisa ia lihat kalau keduanya tengah menatapnya dengan penuh permohonan.

'situasi macam apa ini?' batin Kris tak menyangka akan mengalami hal seperti ini.

1
dennisad
👍👍👍
Melly Bucek
lanjutttt
Diana Lely
betul perasaan 175 jt thor
Djumadi Dudung
jadi sedih bacanya
blueberry
lah aku pikir 175jt
kafafal muhammad
up nya💪
kafafal muhammad
semangat
Ardi Provision
sudah mulai ngelantur dan berlebihan thor, kembali bijak dan pintar lah buat si mc, kalau mau belanja buat aja mc belanja seperti beli emas lebih enak cerita nya
Ardi Provision
ide seperti ini kurang sedap thor lebih baik cari ide yang lebih baik lagi
Ardi Provision
walaupun mc dapat untung tapi dikuras sampai 500 juta sama cewek baru kenal itu namanya goblok
Pakde
lanjut thor 🙏🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!