NovelToon NovelToon
Jangan Pisahkan Aku Dan Anakku

Jangan Pisahkan Aku Dan Anakku

Status: sedang berlangsung
Genre:Single Mom / Cinta Terlarang / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Beda Usia / Ayah Darurat
Popularitas:6.3k
Nilai: 5
Nama Author: R-kha

Arini tak menyadari jika dirinya telah menjalin hubungan dengan laki laki beristri dan saat Arini tau jika laki laki yang iya cintai dan yang telah menghamilinya merupakan pria beristri Arini pun memilih untuk pergi dan menjauh.

Terlebih saat tau dirinya hanya akan di jadikan alat untuk bisa memberikan keturunan untuk istri laki laki itu Arini pun memutuskan merahasiakan semuanya dan itu juga yang menjadi landasan untuk Arini memilih pergi dari laki laki yang sudah menipunya habis habisan.


" kamu boleh pergi dari ku tapi jangan pernah bawa anak ku karena aku menginginkan anak itu " ucap laki laki yang dengan sengaja menghamili Arini demi bisa memiliki anak.

Apakah Arini bisa benar benar lepas dari laki laki itu atau kah Arini harus benar benar memberikan anak yang selama ini iya rahasiakan dan sembunyikan demi bisa lepas dari laki laki yang ternyata masih memiliki istri yang sah ?

Dan bagaimana sebenarnya hubungan laki laki yang menghamili Arini dengan istri sahnya ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon R-kha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hilang

Semakin di pikirkan semakin membuat hatinya merasa sakit akibat pengkhianatan dan kebohongan Malika istrinya selama bertahun tahun hingga membuat Galuh memilih untuk kembali pergi dari rumah yang lebih dari sepuluh tahun iya tempati bersama Malika.

" kamu mau kemana mas ?" tanya Malika saat Galuh mengambil jaket kulit miliknya.

" mas butuh waktu untuk menenangkan diri " ucap Galuh sambil berlalu pergi Malika.

" tapi kamu mau kemana ? "

" ini sudah sore mas " ucap Malika yang tak ingin Galuh menemui Arini disaat hatinya sedang rapuh.

Tapi Galuh tetap memilih pergi tanpa memperdulikan ucapan Malika seolah ingin menunjukkan kekecewaan dan amarah yang Galuh rasakan saat ini.

Hingga tak terasa mobil yang Galuh kemudikan sejak tadi mengarah ke arah rumah Arini dan Ghina gadis kecil yang iya yakini sebagai anaknya.

" kenapa tuhan membawaku ke rumah Arini " ucap Galuh saat menyadari dirinya berada di depan rumah kontrakan Arini.

" itu Ghina ?" tanya Galuh pada dirinya sendiri saat melihat Ghina yang keluar dari rumah seorang diri dan dengan cepat Galuh turun untuk menghampiri Ghina yang sepertinya hendak pergi ke toko yang tak jauh dari rumah kontrakan Arini.

" Ghina " panggil Galuh sambil menghampiri Ghina yang kini hanya berjarak beberapa langkah dari dirinya.

" om ?"

" apa om mau ke temu bunda lagi ?" tanya Ghina sambil melihat ke arah pintu rumahnya yang terbuka sedikit.

" Ghina mau kemana ?" tanya Galuh yang malah menjawab pertanyaan dengan pertanyaan.

" Ghina mau jajan ke sana " tunjuk Ghina pada sebuah warung yang tak jauh dari posisi mereka saat ini.

" boleh om antar tapi kita jajan di alifmart mau karena ada beberapa yang juga ingin om beli" tanya Galuh yang ingin menghabiskan waktu sedikit lebih lama dengan Ghina..

" Ghina bilang bunda dulu ya " ucap Ghina yang tak ingin Arini sampai khawatir.

" nanti om yang bilang " ucap Galuh sambil mengulurkan tangannya ke arah Ghina yang mana awalnya Ghina ragu untuk menyambut uluran tangan Galuh tapi karena Ghina sudah beberapa kali bertemu dengan Galuh dan Ghina bisa merasakan kasih sayang yang tulus dari Galuh hingga membuat Ghina dengan mudah ikut bersama dengan Galuh.

Betapa sangat bahagianya hati Galuh seolah beban dan amarah yang sejak tadi terus berperang di hati dan pikirannya perlahan berangsur hilang hanya dengan sentuhan jari jemari mungil Ghina putrinya.

" Ghina mau jajan apa ?" tanya Galuh yang hanya ingin mendengar celotehan dari mulut mungil Ghina.

" mau beli es krim " ucap Ghina sambil menunjukan uang kertas lima ribu ke arah Galuh.

" nanti disana, apapun yang Ghina mau dan Ghina inginkan selama ini boleh Ghina ambil nanti om yang bayar " ucap Galuh seolah ingin menebus tanggung jawab yang selama ini iya lalaikan tanpa iya sadari.

" tapi nanti uang om habis !" tanya Ghina polos.

" kenapa ?"

" apa bundamu tak mengizinkan jika kamu Ghina jajan banyak ?" tanya Galuh yang bisa melihat keraguan di wajah Ghina untuk menceritakan sesuatu pada dirinya.

" bunda " Ghina kembali terdiam saat mengingat ucapan Arini saat dirinya meminta membeli lebih banyak jajanan pada Arini Arini selalu beralasan jika uang nya tak akan cukup.

" baiklah jika Ghina tak ingin mengatakan apapun, tapi uang om tak akan habis jika hanya untuk membeli jajanan yang Ghina inginkan jadi Ghina ambil apa yang Ghina mau, ok " ucap Galuh yang kembali merasa bersalah saat anak yang iya harapkan selama ini malah hidup dalam keterbatasan.

Jika saat ini Galuh sedang pergi bersama dengan Ghina untuk menebus waktu yang hilang lain halnya dengan Arini yang di buat khawatir saat Ghina tak kunjung kembali setelah pergi jajan ke warung yang tak jauh dari rumah mereka.

" kenapa Ghina belum pulang " ucap Arini sambil berjalan ke warung yang Ghina biasa datangi jika ingin membeli es krim.

" bude apa tadi Ghina beli es krim disini ?" tanya Arini saat tak melihat Ghina di warung yang baru saja iya datangi.

" tidak ada, hari ini bude belum lihat Ghina " ucap bude Arum pada Arini.

" jika bukan jajan ke sini lalu Ghina jajan kemana ?" tanya Arini yang kembali mencari Ghina bahkan Arini memperhatikan sandal anak yang ada di depan pagar rumah tetangga yang ada di sekitar rumah kontrakan tapi hingga jarak yang cukup jauh dari rumahnya Arini masih belum bisa menemukan Ghina putrinya.

" kamu dimana sayang ?" tanya Arini yang kini mulai panik dan berpikir hal yang tidak tidak pada Ghina putri kecilnya.

" apa mungkin Ghina pergi ke toko menyusul Puspa ?" tanya Arini sambil mencoba menghubungi Puspa dan sangat berharap jika Ghina memang ada di sana.

" ayo Puspa angkat " ucap Arini yang sudah semakin panik ditambah hatinya yang mulai tak tenang memikirkan kemungkinan buruk yang bisa saja terjadi pada Ghina putrinya.

" halo Rin, ada apa ?" tanya Puspa saat mengangkat sambungan telepon dari sahabatnya.

" apa Ghina ada di sana ?" tanya Arini dengan suara yang terdengar sangat panik.

" bukankah Ghina pulang dengan mu ?" tanya Puspa yang juga ikut panik saat tau jika Arini sedang mencari Ghina.

" dia tidak ada di rumah, aku sudah mencari ke setiap rumah yang ada di sekitar rumah kita tapi Ghina tidak ada " ucap Arini di selingi suara Isak yang bisa Puspa pastikan jika saat ini Arini sedang benar benar kalut dan panik.

" kamu tenang aku segera pulang " ucap Puspa yang langsung menutup sambungan teleponnya dan bergegas menutup toko nya demi untuk mencari Ghina yang sudah iya anggap seperti putrinya sendiri.

" apa mungkin om Galuh yang mengambil Ghina dari Arini ?" tanya Puspa sambil membereskan toko miliknya.

" tapi bagaimana aku bisa menanyakan pada om Galuh jika aku tak memiliki nomor handphone nya ?" tanya Puspa masih pada dirinya sendiri.

" sudah lah lebih baik aku pulang dan berharap Ghina sudah kembali dan tak terjadi hal yang tak diinginkan pada Ghina " ucap Puspa yang akan selalu berharap jika Ghina selalu dalam keadaan sehat dan baik baik saja.

" kamu dimana sayang ?"

" Ghina kamu dimana ?"

" Ghina ..."

" apa mba liat anak perempuan sekecil ini lewat sini ?" tanya Arini pada seorang wanita yang iya temui di jalan tapi wanita itu hanya menggeleng.

" terima kasih " ucap Arini sambil mencoba tegar dan terus melanjutkan pencarian.

" apa mungkin Ghina sudah pulang ?" tanya Arini yang kini bergegas kembali ke rumah kontrakan miliknya berharap Ghina sudah kembali ke rumah.

Arini dan Puspa pun sampai di rumah dalam waktu yang bersamaan tapi rumah kontrakan mereka masih sepi yang artinya Ghina memang belum kembali.

" dimana Ghina Puspa ?" tanya Arini yang kini sudah tak bisa lagi membendung air matanya di pelukan sahabatnya.

" tenang lah dan yakinlah jika Ghina pasti akan baik baik saja dan Ghina pasti akan kembali " ucap Puspa sambil menghapus air mata yang juga sudah menganak sungai tapi iya harus kuat demi Arini yang saat ini sedang butuh dukungan dari dirinya.

" apa mungkin om Galuh yang mengambil Ghina ?" tanya Puspa memikirkan kemungkinan yang bisa saja terjadi pada Ghina.

" jangan berkata seperti itu " ucap Arini yang tak bisa membayangkan jika Ghina benar benar di ambil dari sisinya.

" jangan pisahkan aku dengan anakku " ucap Arini yang malah terkulai tak sadarkan diri di teras rumah kontrakan mereka.

" Rin... Arini... Kamu kenapa ?"

" tolong... "

✍️✍️✍️ Apa yang terjadi pada Arini dan kemana Galuh membawa Ghina pergi ? Apa benar Galuh membawa Ghina pergi dan ingin memisahkan Ghina dari Arini ?

Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi update nya

Jangan lupa like dan tinggalkan jejak biar R-kha lebih semangat lagi update nya

Love you moreee 😘 😘 😘

1
Retno Harningsih
lanjut
𝕸𝖆𝖗𝖞𝖆𝖒🌹🌹💐💐
ayo jelaskan yang sebenarnya Galuh..
𝕸𝖆𝖗𝖞𝖆𝖒🌹🌹💐💐
Ayo pulang Ghina..mama kamu pingsan
𝕸𝖆𝖗𝖞𝖆𝖒🌹🌹💐💐
sebaiknya mereka mengetahuinya 😡😡
𝕸𝖆𝖗𝖞𝖆𝖒🌹🌹💐💐: biar si kacang kedelai tahu rasa..
total 1 replies
𝕸𝖆𝖗𝖞𝖆𝖒🌹🌹💐💐
kamu nanyaaaa...
𝕸𝖆𝖗𝖞𝖆𝖒🌹🌹💐💐
semoga kebohongan si kacang kedelai bisa terungkap...
Jar Waty
lanjut thor
𝕸𝖆𝖗𝖞𝖆𝖒🌹🌹💐💐
ih si kacang kedelai main gaplok aja
𝕸𝖆𝖗𝖞𝖆𝖒🌹🌹💐💐
Awas saja kamu Galuh kalau mau merebut Ghina dari Arini ...
𝕸𝖆𝖗𝖞𝖆𝖒🌹🌹💐💐
oh ternyata si Malika kacang kedelai itu tidak mau hamil,kirain punya penyakit..dasar
𝕸𝖆𝖗𝖞𝖆𝖒🌹🌹💐💐
baguss
R-kha: terima kasih kak atas supportnya 🙏🙏🙏
total 1 replies
𝕸𝖆𝖗𝖞𝖆𝖒🌹🌹💐💐
jangan sampai Galuh tahu kalau Arini punya anak dari nya..
𝕸𝖆𝖗𝖞𝖆𝖒🌹🌹💐💐
Galuh😡😡
𝕸𝖆𝖗𝖞𝖆𝖒🌹🌹💐💐
semoga Arini tidak hamil...
𝕸𝖆𝖗𝖞𝖆𝖒🌹🌹💐💐
Galuh kalau mau punya anak dan menyenangkan istrimu,bisa dengan megadopsi dari panti asuhan bukan dengan menipu wanita lain😡
𝕸𝖆𝖗𝖞𝖆𝖒🌹🌹💐💐
egois banget ih si Galuh
Gadiscantik27
Malam, kak^^ boleh support balik ke karya aku?/Pray//Smirk/
R-kha
terima kasih atas revisinya
𝕸𝖆𝖗𝖞𝖆𝖒🌹🌹💐💐
atau my beloved wife
𝕸𝖆𝖗𝖞𝖆𝖒🌹🌹💐💐
maaf ya kakak author,mungkin yang pas namanya my lovely wife
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!