NovelToon NovelToon
DEWA PEDANG TANPA TANDING

DEWA PEDANG TANPA TANDING

Status: sedang berlangsung
Genre:Kelahiran kembali menjadi kuat / Spiritual / Reinkarnasi / Fantasi Timur
Popularitas:96.5k
Nilai: 5
Nama Author: Otna Forever

Su Yun pernah menjalani hidup penuh kegagalan, kehilangan, dan penyesalan. Ketika takdir memberinya kesempatan kembali ke masa lalu, ia bersumpah tidak akan mengulangi kesalahan yang sama.

Berbekal pengalaman dari kehidupan sebelumnya dan warisan misterius Seni Pedang Tanpa Batas, Su Yun menapaki kembali jalan kultivasi. Demi melindungi orang-orang yang berharga baginya, ia harus menghadapi para genius, sekte besar, Binatang Roh, hingga musuh yang jauh melampaui kekuatannya.

Kali ini, Su Yun tidak akan tunduk pada takdir.

Dengan pedang di tangannya, ia akan merebut kembali semua yang pernah hilang—dan membuka jalan menuju puncak dunia kultivasi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Otna Forever, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 16 — Kristal Surgawi

“Empat Tetua Badai!”

Zhang Da Qiang menerobos masuk ke kamar rekan-rekannya dengan wajah penuh kegembiraan.

“Bala bantuan sudah datang!”

Hampir bersamaan dengan itu, suara pedang berdenting mengguncang seluruh markas Sekte Iblis.

Denting!

Denting!

Langit di atas Lembah Bulan Sabit dipenuhi cahaya.

Hampir seratus kultivator berdiri di atas pedang terbang, mengenakan jubah dan zirah khas Sekte Pedang Abadi.

Energi pedang mengelilingi tubuh mereka.

Empat sosok berdiri paling depan.

Aura yang dipancarkan keempatnya membuat udara di sekitar lembah terasa berat.

Sekte Iblis yang sebelumnya tenang mendadak kacau.

“Musuh menyerang!”

“Aktifkan formasi!”

“Panggil Pemimpin Sekte!”

“Semua murid bersiap bertempur!”

Ratusan anggota berhamburan keluar membawa senjata.

Di tengah kekacauan itu, Su Yun berdiri tersembunyi di bawah bayangan bangunan.

Tatapannya tertuju ke langit.

Ia melihat seorang murid Sekte Pedang Abadi berdiri di atas pedang yang melayang tanpa bantuan apa pun.

“Jadi itu teknik mengendarai pedang?”

Suara Master Pedang Tanpa Batas tiba-tiba terdengar dalam pikirannya.

“Hmph.”

Nada lelaki tua itu penuh penghinaan.

“Jangan samakan permainan mereka dengan Seni Pedang Tanpa Batas.”

Su Yun mengangkat alis.

“Senior sudah bangun?”

“Hanya sebentar.”

Master Pedang Tanpa Batas mendengus.

“Mereka sekadar menyalurkan Energi Pedang Roh untuk menopang tubuh dan pedang. Kelihatannya mengesankan bagi orang biasa.”

“Namun dibandingkan Seni Pedang Tanpa Batas?”

“Tidak layak dibandingkan.”

Su Yun tersenyum tipis.

Ia tidak membantah.

Suatu hari nanti, ia akan membuktikannya sendiri.

Boom!

Ledakan besar mengguncang markas.

Salah satu Tetua Badai mengangkat tangannya.

Energi pedang raksasa berbentuk bulan sabit terbentuk di udara.

“Formasi murahan.”

Tangannya menebas.

Wusss!

Energi pedang turun.

Bang!

Lapisan pertahanan Sekte Iblis langsung bergetar hebat.

Retakan menjalar.

Sesaat kemudian—

BOOM!

Formasi itu hancur.

Energi pedang yang tersisa menghantam tanah hingga membentuk kawah besar.

Para anggota Sekte Iblis langsung memucat.

Satu serangan.

Hanya satu serangan sudah menghancurkan pertahanan mereka.

Inilah perbedaan kekuatan.

Su Yun mengamati beberapa detik lagi.

Kemudian berbalik.

“Sudah waktunya.”

Ia tidak datang ke sini untuk menonton pertarungan.

Tujuannya berada di tempat lain.

Di kediaman Pemimpin Sekte Iblis, keadaan masih jauh lebih tenang.

Sang pemimpin sedang bersama istrinya ketika seorang murid menerobos masuk dengan panik.

“Pemimpin!”

Pria bertubuh besar itu langsung menoleh dengan wajah gelap.

“Apa?”

“Musuh menyerang!”

Murid itu terengah-engah.

“Banyak ahli! Sekte Pedang Abadi sudah memasuki lembah!”

Pemimpin Sekte Iblis berdiri.

“Berapa banyak?”

“Hampir seratus!”

Wajah lelaki itu berubah.

Namun ia segera mendengus.

“Hanya seratus orang membuat kalian panik seperti tikus?”

Ia buru-buru mengenakan jubah.

“Kerahkan semua murid!”

“Ya!”

“Dan aktifkan seluruh formasi pertahanan!”

Pemimpin Sekte melangkah menuju pintu.

“Aku ingin melihat siapa yang berani menghancurkan tempatku.”

Tak lama kemudian, ia menghilang.

Murid yang membawa kabar masih berdiri dengan kepala tertunduk.

Istri Pemimpin Sekte memandangnya.

“Apa lagi?”

Tidak ada jawaban.

Beberapa detik kemudian—

murid tersebut mengangkat kepala.

Kepanikan di wajahnya menghilang.

Tatapan yang tersisa hanyalah ketenangan.

Su Yun.

Ia telah menunggu momen ini sejak kemarin.

Seluruh markas sedang kacau.

Pemimpin Sekte terpancing keluar.

Dan tempat ini hanya menyisakan satu orang.

Su Yun tidak membuang waktu.

Ia langsung menuju meja besar di samping ranjang.

Satu laci dibuka.

Kosong.

Laci kedua.

Beberapa pil.

Ketiga.

Koin roh.

Keempat.

Mata Su Yun berhenti.

Sebuah kotak kecil berada di dalam.

Walaupun tertutup, energi aneh sudah terasa dari dalamnya.

“Ketemu.”

Su Yun membukanya.

Di dalam terdapat kristal sebesar dua ruas jari.

Warnanya bening kebiruan.

Namun di bagian dalam, aliran cahaya emas bergerak perlahan seolah hidup.

Energi yang dipancarkannya membuat inti spiritual Su Yun bergetar.

Kristal Surgawi.

Harta yang membuat begitu banyak kultivator datang ke Lembah Bulan Sabit.

Harta yang digunakan Sekte Iblis sebagai umpan.

Dan sekarang—

ada di tangannya.

Su Yun langsung memasukkannya ke Cincin Penyimpanan.

“Hei!”

Suara perempuan terdengar tajam.

Su Yun menoleh.

Istri Pemimpin Sekte sudah berdiri.

Wajahnya penuh kemarahan.

“Kau berani mencuri harta suamiku?”

Su Yun tidak menjawab.

Ia langsung bergerak menuju pintu.

“Berhenti!”

Perempuan itu menyerang.

Aura kuat meledak dari tubuhnya.

Jauh lebih kuat daripada Su Yun.

Satu pukulan telapak tangan melesat.

Jika terkena langsung, tubuh Su Yun mungkin akan hancur.

Ia segera mengeluarkan gulungan Seni Pedang Tanpa Batas.

“Senior!”

“Hah?”

Master Pedang Tanpa Batas baru sempat merespons ketika Su Yun mengangkat gulungan tersebut di depannya.

“Apa yang kau—”

Boom!

Serangan perempuan itu menghantam gulungan.

Cahaya emas langsung meledak.

Sebuah bayangan tangan tua muncul dari perkamen.

“Dasar bocah!”

Suara Master Pedang Tanpa Batas terdengar kesal.

Namun serangannya sudah terjadi.

Telapak tangan bayangan bergerak.

Wusss!

Energi pedang tak terlihat menyapu ruangan.

Perempuan itu bahkan tidak sempat mundur.

Sret!

Sret!

Sret!

Puluhan luka muncul di tubuhnya.

“Argh!”

Ia terpental.

Tubuhnya menghantam lantai.

Darah mengalir.

Su Yun sendiri terkejut.

Master Pedang Tanpa Batas jelas jauh lebih kuat daripada yang selama ini diperlihatkannya.

Bahkan dalam bentuk sisa jiwa.

“Senior...”

“Pergi!”

Suara lelaki tua terdengar lemah.

“Serangan tadi menghabiskan banyak energiku!”

Su Yun tidak membantah.

Ia menatap perempuan yang masih mencoba bangkit.

“Terima kasih.”

Kemudian berbalik.

Tanpa ragu ia menerobos jendela.

Brak!

Tubuhnya mendarat di halaman.

Su Yun langsung berlari.

Sekarang harta sudah didapat.

Tidak ada alasan tinggal lebih lama.

Di sisi lain markas, Pemimpin Sekte Iblis sedang berhadapan langsung dengan empat Tetua Badai.

“Kalian Sekte Pedang Abadi!”

Ia menunjuk langit.

“Aku tidak pernah mengusik kalian secara terbuka!”

“Kenapa sekarang menyerang tempatku?”

Salah satu Tetua Badai menatapnya dingin.

“Kau membunuh kultivator.”

“Menangkap murid kami.”

“Memanfaatkan Lembah Bulan Sabit untuk menjebak orang.”

“Dan masih bertanya kenapa kami datang?”

Pemimpin Sekte Iblis tertawa.

“Jangan berpura-pura suci!”

Ia mencibir.

“Kalian datang demi Kristal Surgawi, bukan?”

Ekspresi beberapa tetua berubah tipis.

Namun hanya sesaat.

“Tidak perlu banyak bicara.”

Salah satu Tetua Badai mengangkat pedang.

“Musnahkan sekte ini.”

“Jangan biarkan seorang pun melarikan diri!”

“Baik!”

Puluhan murid Sekte Pedang Abadi langsung turun dari langit.

Pertempuran pecah.

Energi pedang memenuhi udara.

Ledakan terdengar di mana-mana.

Pemimpin Sekte Iblis tertawa seperti orang gila.

“Bagus!”

“Datanglah!”

Energi hitam membungkus tubuhnya.

“Hari ini kalian semua akan menjadi bahan untuk Seni Iblis Tertinggiku!”

Namun baru saja ia hendak menyerang—

ekspresinya membeku.

Ia merasakan sesuatu.

Kristal Surgawi.

Hubungan samar yang biasa ia rasakan...

hilang.

“Apa?”

Wajahnya berubah.

Tanpa memperhatikan musuh, ia langsung berbalik.

“Pemimpin!”

Beberapa murid terkejut.

Ia tidak menjawab.

Tubuhnya melesat menuju kediaman pribadi.

Sebuah firasat buruk memenuhi hatinya.

Beberapa saat kemudian—

Bang!

Pintu kamarnya terbuka.

“Istriku!”

Perempuan itu tergeletak di lantai.

Tubuhnya dipenuhi luka.

Namun perhatian Pemimpin Sekte tidak bertahan lama di sana.

Ia langsung menuju laci.

Membukanya.

Kosong.

Kotak kecil itu masih ada.

Tetapi isinya—

hilang.

Wajah Pemimpin Sekte berubah pucat.

Tangannya gemetar.

“Tidak...”

Ia membuka kotak itu sekali lagi.

Tetap kosong.

Kristal Surgawi.

Harta terbesarnya.

Hilang.

“SIAPA?!”

Raungan kemarahan mengguncang seluruh bangunan.

“SIAPA YANG MENGAMBIL KRISTAL SURGAWIKU?!”

Sementara itu, beberapa bangunan dari sana—

Su Yun berlari di tengah kekacauan.

Cincin Penyimpanan di jarinya terasa sedikit hangat.

Di dalamnya tersimpan harta yang selama bertahun-tahun membuat begitu banyak orang kehilangan nyawa.

Su Yun tidak menoleh.

Ia justru tersenyum tipis.

“Terima kasih sudah menjaganya selama ini.”

Ledakan kembali mengguncang Sekte Iblis.

“Sekarang...”

Su Yun mempercepat langkah menuju jalur keluar yang telah dipelajarinya sehari sebelumnya.

“...Kristal Surgawi menjadi milikku.”

......................

Bersambung...

1
Agus Setiawan
semoga su yun cepat matiiiii😁😁😁
Agus Setiawan
su yun pendekar goblok...kebanyakan coklii😃😃😃
Agus Setiawan
dewa pedang tanpa batas apaan...🤪🤪🤪
Agus Setiawan
udah su yun bunuh aja...pendekar tolol😄😄😄
Okta Oktafianto
keren
Otna Forever: mksh bosku 🙏
total 1 replies
Okta Oktafianto
alurnya kerennnn
Otna Forever: mksh bosku 🙏 jangan lupa baca karyaku yang lain PENGUASA DEWA NAGA
total 1 replies
Eko🍤
bantaaaaaaaiiiiii bantaaaaaaaiiiiii bantaaaaaaaiiiiii
Eko🍤
🤣🤣malah di peras Nasib sial murid dalam👍🤣🤣
Eko🍤
mantap Thor lanjut 👍👍
Widianto Dalang
alur terlalu lambat. ud bab 100 lebih, masih seputar keluarga saja. blm ada peningkatan sama sekali
Eko🍤
apakah akan terjadi bentrok🤣🤣👍
will
wah stres gk tuh su yun? 😁👍
Nusra Perdana
tahap ke 6, tahap ke 7..?? namanya apa cok😡😡
Nusra Perdana
tahap ke enam apa..?? emang gak ada namanya Thor
Nusra Perdana
nyebutin kekuatan mereka kok hanya tingkat 5, tingkat 6,8 10..apa gak ada nama ranahnya..?
Nusra Perdana
awal yg bagus..coba kita baca terus😄
Eko🍤
bagus lariiii terus🤣🤣👍
Eko🍤
julukan sampah nya melekat terus 🤣🤣
Eko🍤
hehehehe...salah pilih lawan.. bantaaaaaaaiiiiii 🤣🤣👍
Eko🍤
hahahahaha...waktu nya panen 🤣👍🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!