NovelToon NovelToon
Married With Duda

Married With Duda

Status: tamat
Genre:Duda / Cinta Terlarang
Popularitas:43M
Nilai: 4.9
Nama Author: Nidia

Sarah tidak menyangka jika ia akan di pertemukan dengan seorang duda yang memiliki 2 putra lucu, imut, dan tampan. Tentu saja ketampanan itu berasal dari ayahnya. Namun sayang Dia berjanji tidak ingin menjalin hubungan apalagi menikah setelah istrinya mengkhianatinya. Namun saat bertemu Sarah ia melanggar janjinya itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nidia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 34: Ingin cucu

"Dad, itu...itu ...sebenarnya".

"Ahh sudahlah yang penting Aku juga ingin Sarah jadi menantu ku" ucap David memotong pembicaraan Devano.

"Kapan kalian akan menikah? mommy sudah tidak sabar ingin menimang cucu perempuan" tanya Elisabeth.

Aku terkejut mendengar perkataan ibu Devano.

"Jika daddy menikah dengan mommy Sarah, apa itu artinya mommy Sarah akan jadi mommy kami selamanya grandma? dan tidak ada lagi pria lain yang dekat dengan mommy" ujar Darren.

"Tentu saja" jawab Elisabeth .

"Dad, ayo dong segera menikah dengan mommy" ucap Darren pada Devano.

"Ia nanti daddy akan menikahi mommy Sarah". Jawaban Devano sontak membuat ku melotot ke arahnya namun Dia hanya memasang senyum smirk nya pada ku.

Siang harinya Aku dan mommy Elisabeth memasak makan siang untuk kami. Aku memanggilnya mom karena beliau memaksa ku dengan alasan Aku menantunya. Setelah selesai kami menyiapkannya di meja makan dan memanggil yang lainnya untuk bergabung. Kami menikmati makan siang dengan mengobrol santai.

"Apa kamu tinggal dengan orang tua mu nak Sarah" ucap David.

"Saya tinggal sendirian. Orang tua saya sudah lama meninggal dad".

"Maaf nak, daddy bukan bermaksud membuat mu bersedih".

"Tidak apa-apa kok dad" ucap ku. Mommy Sarah merangkul ku dari samping dan mengusap lengan ku.

"Sekarang kamu tidak sendirian lagi, ada mommy dan daddy yang jadi orang tua mu sekarang".

"Terima kasih mom" ucap ku.

**************************************************

Aku pulang ke rumah diantar oleh Devano. Saat ini kami sedang berada di dalam mobil.

"Maaf kalau semalam kami membuat kencan mu dengan Alex batal, Aku sudah mencoba memberi pengertian pada Damien namun tetap saja Dia menginginkan mu datang. Aku terpaksa berbohong padanya kalau Aku sudah meminta mu untuk datang agar anak itu mau meminum obatnya. Tapi Dia akan minum obat kalau kamu sudah datang. Aku juga tidak tahu kalau Darren ternyata menghubungi mu" ucapnya pada ku.

"Untung saja Darren menelepon ku. Kalau tidak kamu akan selalu membentaknya dan bisa saja kamu akan memukulnya karena kamu emosi. Anak-anak itu tidak suka dibohongi, jangan mengatakan sesuatu kalau kamu tidak bisa memenuhinya. Untung saja pecahan gelas itu tidak mengenai anak-anak, kalau tidak aku akan membawa mereka ke rumah ku saja. Aku tidak akan membiarkan mereka tinggal dengan orang yang emosian seperti mu. Aku menyayangi mereka. Meskipun bukan Aku yang melahirkan mereka tapi Aku sudah menganggap mereka darah daging ku sendiri".

"Hei..jadi kamu menganggap ku orang yang emosian. Aku juga belum pernah se marah itu sebelumnya. Itu semua karena Aku cembu..." ucapan Devano terhenti. Hampir saja ia mengatakan kalau Ia sebelumnya sudah marah karena cemburu Sarah pergi bersama Alex ditambah lagi Damien yang susah dibujuk. Akhirnya emosinya semakin naik.

"Ah sudah lah. Terserah kamu saja" ucap Devano.

Setelah beberapa menit, akhirnya kami sampai di depan rumah ku.

"Terima kasih" ucap ku ketus lalu membuka pintu mobil dan menutupnya. Devano lalu menurunkan kaca mobilnya.

"Aku akan menjemput mu besok pagi bersama anak-anak" ucapnya pada ku hingga aku berbalik dan melihat me arahnya.

"Aku bisa sendiri tidak perlu menjemput ku" ujar ku.

"Aku tidak suka penolakan Sarah, Aku pergi dulu". Devano langsung pergi meninggalkan Sarah.

1
matchariee??
kurang asik
matchariee??
.
Anonymous
Plis lahh baru baca kurang srek aja gitu.. maaf nihh, author nya pernah belajar b.indo kan ya? Trus pasti ada yg namanya sudut pandang nahh kalau dlm penulisan haruanya dikasih keterangan. Ini gw baca cuma sampe chapter 2 aja udh ga nyaman seolah” ini pov outhornya berdasarkan real life karna ada kata “aku”. Kalau mungkin memang bgi sebagian org ga masalah tpi bagi yg udh bnyk baca karya/cerita org pasti ga nyaman. Mohon di koreksi ya thor.
Eka Sari Agustina
👍👍👍👍
Alaric Zikri
Luar biasa
oma lina katarina
seneng baca nya dari susah hingga senang nya , bagus ceritanya Thor
oma lina katarina
keluarga harmonis 👍👍
Aries suratman Suratman
Author emang suka bikin yang baca ceritanya jadi jengkel dan Emosi, dikasih tahu tapi...tak direspon 🤦💆
Aries suratman Suratman
Kalo sampai episode:10 Masih pakai bahasa Seolah cerita kehidupan pribadi author(Berarti Author ngga butuh kritik dan saran)👏👏👏🤷
Aries suratman Suratman
Intinya kalo ceritanya masih kaya cerita kehidupan pribadinya Author
yang baca ceritanya jadi kurang nyaman dan terasa kurang pas
Aries suratman Suratman
Baca ceritanya kurang nyaman, Seolah-olah Sedang Menceritakan kisah pribadi Author, Harusnya Author itu belajar dari pengalaman yang udah ada (Novel itu ceritanya dunia hallu imajinasi, bukan cerita kehidupan pribadi)🙆💆💆💆👍✌️
chtiana 75
Luar biasa
Nisa Sugiarti
Lumayan
Muji Erawati
Luar biasa
Muji Erawati
q sukak ceritanya
M Yustina
tanda kasih syg seorang lbu ..... D nanti Damian/Smile/
Ryan Jacob
semangat Thor nulisnya
Dini Dadi
Luar biasa
faraakila
tiba-tiba pov devano
faraakila
katanya orang kaya tapi gak ada kamar tamu 😏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!