NovelToon NovelToon
Transmigrasi Si Remaja Berisik: Pangeran Dingin Bisa Dengar Suara Hatiku!

Transmigrasi Si Remaja Berisik: Pangeran Dingin Bisa Dengar Suara Hatiku!

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi / Cinta Istana/Kuno / Fantasi
Popularitas:3.1k
Nilai: 5
Nama Author: heldahell

Xie Yufei (17 tahun), remaja Gen-Z yang hobi julid, tewas tersedak boba dan bertransmigrasi ke zaman kuno menjadi Nona Muda yang lemah lembut.

Demi bertahan hidup, Yufei berakting super anggun dan polos. Namun, dia tidak tahu kalau suara hatinya yang sangat berisik dan penuh istilah modern bisa terdengar jelas oleh Pangeran Mo Cheng yang kejam, kakak kandungnya, dan pelayan setianya!

Kekacauan dimulai saat Yufei membungkuk takzim, sementara isi kepalanya sibuk mengomel: (Buset, ini Pangeran mukanya ditekuk mulu kayak belum bayar kontrakan. Ganteng sih spek drakor, tapi auranya psikopat banget!)

Mendengar itu, sang Pangeran dingin seketika tersedak teh. Di saat Yufei merasa akting polosnya sempurna, orang-orang di sekitarnya justru sedang berjuang setengah mati menahan tawa mendengar isi kepalanya yang super kocak!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon heldahell, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 18: Kaum mageran masuk hutan dan lusion anti nyamuk pusaka

Mendengar pengumuman Xie Jian tentang Perburuan Agung Musim Gugur di Hutan Terlarang, Xie Yufei masih mempertahankan posisi duduknya yang sangat anggun. Saputangannya dipegang dengan presisi keanggunan putri menteri. Namun, di dalam kepalanya, jeritan histeris kaum mageran pencinta kasur langsung meledak layaknya kembang api tahun baru:

(HEH! Ini namanya eksploitasi tenaga kerja tingkat dewa! Kemarin disuruh ke ruang interogasi angker, terus lembur semalaman di perjamuan sampai kaki mau copot, sekarang malah disuruh outbound ke hutan rimba?! Hutan Terlarang lagi namanya! Dari namanya aja udah kelihatan kalau isinya hewan buas, jurang, sama nyamuk hutan segede lalat rumah! Wah, fix ini Perdana Menteri Lin sengaja mau bikin gue jadi santapan macan atau umpan nyamuk malaria!)

Pangeran Mo Cheng yang duduk di hadapannya langsung menatap Yufei dengan pandangan penuh simpati, walau wajah luarnya tetap datar. Outbound? Nyamuk malaria? Istilah-istilah aneh itu lagi-lagi melintas, tetapi pangeran langsung fokus pada poin "nyamuk hutan" dan rasa takut Yufei. Sebagai ketua Aliansi Tiga Pendengar Rahasia, dia harus memastikan keselamatan "kode curangnya" ini.

"Nona Xie, kau tidak perlu cemas," ucap Pangeran Mo Cheng dengan suara berat yang menenangkan. "Sebagai penasihatku, kau akan berada di dalam tenda utama bersamaku dan dikawal ketat oleh pasukan khusus. Perdana Menteri Lin tidak akan bisa menyentuhmu."

Yufei membungkuk anggun, memasang wajah terharu penuh drama. "Hamba berterima kasih atas perlindungan Yang Mulia Pangeran."

Namun, di dalam hatinya, Yufei justru sudah mulai menyusun rencana pertahanan hidup darurat ala anak IPA:

(Oke, kalau Mas Jenderal jamin keamanan dari pembunuh bayaran, berarti tugas gue tinggal ngelindungin kulit glowing gue dari serangan nyamuk hutan dan serangga purba. Hutan rimba zaman kuno pasti nyamuknya gak ngotak. Mumpung belum berangkat, gue musti suruh Xiao Mei nyari sereh wangi, daun mint, sama minyak kelapa murni. Gue bakal racik losion anti-nyamuk herbal sendiri pakai prinsip ekstraksi kimia sederhana! Biar musuh sibuk pakai zirah besi, gue pake zirah aroma sereh!)

Mendengar frasa "sereh wangi" dan "losion anti-nyamuk", Pangeran Mo Cheng diam-diam mencatatnya di dalam hati. Sesaat setelah Yufei dan Xie Jian pamit untuk bersiap-siap, sang pangeran langsung memanggil kasim pribadinya.

"Cari minyak ekstrak sereh wangi terbaik di gudang istana dan kumpulkan daun mint segar sebanyak-banyaknya. Kirimkan ke paviliun Nona Xie dalam waktu satu jam," perintah Pangeran Mo Cheng tanpa ragu.

Dua jam kemudian, di paviliunnya, Yufei dibuat melongo melihat Xiao Mei datang membawa satu keranjang penuh bahan-bahan yang baru saja dia batin. Di luar Yufei tampak bingung, sementara di dalam hatinya dia kembali curiga:

(Loh?! Kok kebetulan kosmik ini terjadi lagi?! Gue baru aja mikirin sereh sama mint, kenapa tiba-tiba kiriman dari gudang Pangeran langsung dateng seteliti ini?! Apa Mas Jenderal punya indra keenam khusus urusan logistik? Tapi ya sudahlah, mari kita racik ramuan pengusir nyamuk pusaka ini!)

Dengan bantuan Xiao Mei yang sudah diwanti-wanti oleh aliansi untuk selalu membantu tanpa banyak tanya, Yufei berhasil mengekstrak minyak sereh wangi tersebut dan mencampurnya hingga menjadi losion pelindung kulit.

Akhir pekan pun tiba. Rombongan kerajaan bergerak menuju Hutan Terlarang. Area perkemahan didirikan dengan sangat megah. Karena statusnya sebagai Penasihat Rahasia, tenda Yufei diletakkan tepat di sebelah tenda Pangeran Mo Cheng.

Malam pertama di hutan rimba, suasana sangat sunyi dan dingin. Yufei duduk di dalam tendanya setelah mengolesi seluruh tubuhnya dengan losion sereh buatannya. Baunya yang semerbak bahkan tercium sampai ke tenda Pangeran Mo Cheng di sebelahnya, membuat para pengawal pribadi kebingungan kenapa area tenda utama mendadak wangi seperti kebun sereh.

Namun, kedamaian itu tidak bertahan lama. Memasuki hari kedua perburuan, tepat saat matahari mulai tenggelam, sebuah terompet tanda bahaya dari arah luar hutan mendadak ditiup dengan sangat keras.

TUUUUTTTTT!

Suara gemuruh langkah kaki yang sangat masif terdengar bergetar dari kejauhan. Xie Jian langsung menerobos masuk ke area tenda utama dengan wajah panik. "Melapor Yang Mulia Pangeran! Gawat! Entah bagaimana caranya, ratusan babi hutan bermata merah yang mengamuk mendadak digiring oleh pihak tak dikenal menuju tepat ke arah perkemahan kita!"

Yufei yang sedang duduk manis langsung melompat berdiri di luar dengan wajah pucat, sementara di dalam hatinya dia langsung menjerit histeris berkapasitas maksimal:

(MAMAAAKKK!!! Babi hutan bermata merah?! Ini mah bukan berburu normal, ini namanya tawuran massal sama hewan buas! Wah, fiks ini ulah Perdana Menteri Lin yang sengaja pake taktik animal stampede buat ngeratain perkemahan kita! Mas Jenderal, selamatin gue, Gue belum nikah, belum ngerasain kaya raya seumur hidup!)

Pangeran Mo Cheng langsung berdiri, meraih pedangnya dengan gagah. Dia melirik Yufei yang ketakutan, lalu menatap Xie Jian. "Aliansi, jalankan rencana pertahanan!" ucap Pangeran dengan kode rahasia mereka.

1
paijo londo
🤣🤣🤣🤣🤣🤦🤦🤦🤦kocak....kocak
paijo londo
🤭🤭🤭yeee pangeran mo Cheng salah tingkah tuh
Siskasuryaningsih
bagus thor, tapi jangan terlalu lebay iya thor, mcam novel mu yg lalu
heldahell: novelku yg mana ya kak? apa udah ku hapus ya?
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!