Hallo guys ini novel pertama aku, maaf kalo banyak typo
Novel ini menceritakan
Seorang anak perempuan berusia 13tahun yang menyaksikan pertengakaran kedua orang tuanya, karena sang ayah mempunyai istri dan anak selain momy dan dirinya.
anak itu bernama RANIA PUTRI HERMAWAN, anak dari pengusaha sukses nomor1 se Asia HERMAWAN COMPANY.
7tahun kemudian
Rania berganti nama menjadi RANIA PUTRI REGANINDRA dan menjadi ceo di REGANINDRA GROUP perusahaan nomor 2 di dunia menggantikan sang kakek, selain itu ia juga ceo di RPR COMPANY yang di dirikannya sendiri tanpa sepengetahuan momy, nenek, dan kakeknya dan menjadi leader misterius mafia terkejam nomor 1 didunia GOLD DRAGON.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dewi ayu candra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
empat belas
" Kenapa kalian berbuat seperti itu ha?? Apa salah mereka pada kalian? Mereka selama ini tidak pernah mengganggu kehidupan kalian" bentak Reno
" Itu karena kau selama ini masih tetap memikirkan mereka mas, kau berkata mencintaiku dan ingin hidup bersamaku dan anak kita. Tapi kenapa kau selalu memikirkan mereka? Aku mengetahuinya karena kau selama ini selalu mengigaukan nama mereka saat kau tidur" teriak Nilam
" Diam!" ucap Rania dengan nada tinggi
" Sandi siksa mereka sampai tak berdaya, setelah itu bawa Mila ketempat pel**uran, biarkan dia dipuaskan disana setelah itu buang dia ketempat terpencil agar tak bisa lagi ke tempat manapun..dan buat mereka kehilangan hartanya, ” perintah Rania dengan tegas
Rania meninggalkan markas Gold Dragon menuju Reganindra Group
Skip ruangan CEO Reganindra Group
Tut tut
" Masuk ruangan ku sekarang" perintah Rania tegas
TOK TOK
" Permisi nona, ada yang bisa saya bantu?" tanya Maya sopan
" Aku mau istirahat, jangan sampai ada yang menggangguku, kalau ada yang mencari bilang gak ada" perintah Rania menuju ruang pribadinya
' semenjak tante meninggal, Rania jadi lebih dingin' batin Maya melihat sahabatnya yang semakin lama semakin tidak tersentuh
Ruang Pribadi
Rania merebahkan tubuhnya lelah dan memejamkan matanya sampai terlelap
Tuk tuk tuk
Ceklek
Suara langkah kaki masuk kedalam ruang pribadi Rania, ia Daniell dia masuk secara paksa padahal sudah di beritahu bahwa Rania sedang tidak ada di tempat.
" Honey, apakah kau selelah itu" gumam Daniell mengelus rambut Rania
Rania yang merasakan ada yang mengelus rambutnya menjadi terbangun, membuka matanya mengerjap melihat seseorang yang ada disampingnya
" Daniell kenapa kau bisa ada disini?" tanya Rania
" Aku mencemaskanmu honey, kata bibi tadi pagi kau belum makan” ucap Daniell menarik pinggang Rania dan memasukkannya ke dalam dekapan
" Daniell kenapa kau berlebihan sekali? Aku itu bukan siapa-siapa mu" ucap Rania berusaha melepaskan pelukan Daniell
" Honey aku mencintaimu, kau tau itu" ucap Daniell
" Tapi aku tidak mencintaimu" ucap Rania mengalihkan pandangannya agar dia tidak ketahuan berbohong
Daniell melepaskan pelukannya dan memandang wajah Rania
" Honey tatap mataku, katakan kalau kau tidak mencintaiku" mengarahkan wajah Rania berhadapan
Cukup lama mereka berhadapan, Rania memberanikan diri untuk mengucapkannya bahwa dia tidak mencintai Daniell. Ia takut Daniell akan meninggalkannya kalau dia tau Rania adalah Leader mafia terkejam di dunia.
" A...aku tidak mencintaimu Daniell" ucap Rania terbata-bata
" Benarkah? Tapi kenapa kau terbata bata seperti itu mengucapkannya?" tanya Daniell memicingkan matanya
" Aku tak pantas untuk mu" berlari keluar kamar, tapi sebelum itu tangannya sudah di cekal Daniell dan di peluk dari belakang
" Kata siapa kau tak pantas untukku honey?" bisik Daniell ke telinga Rania
" Masih banyak wanita di luar sana yang lebih baik dariku Daniell, kau belum mengetahui siapa diriku sebenarnya" ucap Rania
" Aku tidak peduli siapa dirimu honey, yang kutahu kau adalah gadis yang ku cintai, kau baik dan kau yang selama ini aku inginkan untuk mendampingiku” ucap Daniell meyakinkan
" Tapi Daniell ..." sebelum selesai bicara Daniell sudah memotongnya
" Honey aku mencintaimu, aku tidak bisa menjanjikan apapun tapi aku akan berusaha membuatmu selalu bahagia" ucap Daniell
DEG DEG DEG
Mereka saling memandang setelah itu Daniell mencium bibir ranum Rania dengan lembut,, membuat Rania nyaman dan membuka mulutnya membalas ciuman Daniell,, mereka saling bertukar saliva dan ********** dengan rasa penuh cinta.
" Honey aku mencintaimu" ucap Daniell di sela ciumannya
" Aku juga mencintaimu Daniell" ujar Rania
Mereka melepas ciumannya dan saling memandang
" Terimakasih honey,,aku sangat bahagia kau mau menerimaku" ucap Daniell
" Sudah ayo kita pergi, aku sudah sangaat lapar karena belum makan" ucap Rania
" Oh iya aku lupa honey, ayo kita pergi" Daniell
Mereka berdua keluar ruangan dengan tangan Daniell merangkul pinggang Rania posesif, membuat semua karyawannya bingung dan takjup, karena bosnya terkenal dingin dengan wajah datarnya yang tidak pernah terlihat membawa dan menggandeng seorang lelaki ke perusahaannya sebelumnya.
" Wah itu bos sama siapa ya, kok tumben banget gandengan sama laki-laki dan tidak marah? Apa pacarnya ya" ucap pegawai 1
" Wah bos hebat banget ya dapet cowok ganteng, pengusaha lagi” ucap pegawai 2
Dan masih banyak lagi
Dalam mobil
" Honey nanti malam bisakah kita pergi bersama, aku ingin mengenalkanmu pada seseorang" ucap Daniell
" Siapa Daniell" tanya Rania
" Sudah ikut saja honey, oke..nanti malam aku akan menjemputmu" paksa Daniell
" Hmm, kau selalu memaksa" jengah Rania
Skip Malam hari
Daniell menunggu Rania di ruang tamu bersama grandpa dan grandma, mereka sudah mengetahui bahwa Rania dengan dirinya sedang menjalin hubungan, dan grandpa grandma mendukung penuh semua keputusan Rania
Tidak lama turunlah wanita cantik dari tangga, Rania memakai maxi dress dengan detail brokat yang penuh dengan potongan kerah V, ia terlihat sangat cantik dengan rambut di ikat
Daniell melongo melihat Rania sangat cantik dan terlihat anggun.
TAK TAK TAK
Suara high heels menggema di Ruang tamu membuat Daniell tersadar dari keterkagumannya
" Kenapa kau memandangku seperti itu Daniell, lihat air liurmu mau menetes" ucap Rania menggoda Daniell
" Heh, kau sangat cantik honey, tak apa aku mengagumimu" ucap Daniell
Blushh
Rania yang mendengar ucapan Daniell langsung memerah malu
" Huh, kau jangan menggodaku" ucap Rania memalingkan wajahnya malu
" Jangan malu nak, itu menandakan Daniell sangat mencintaimu" Ucap grandma
" Jadi teringat dulu kau selalu malu jika ku goda" ucap grandpa memandang grandma dan mereka semua tertawa bersama, kecuali nenek yang sudah malu
" Ah, kau selalu saja menggodaku Sam" ucap grandma
.
.
Terimakasih
jangan lupa like dan komennya
maaf kalau ceritanya kurang berkenan
ayo like dan komennya🙏
semangat berkarya💪
Sukses thor
Emang bener ya, kalo makin tua tu makin kek anak kecil