NovelToon NovelToon
Return To You

Return To You

Status: sedang berlangsung
Genre:Angst / Wanita Karir
Popularitas:4.3k
Nilai: 5
Nama Author: Daeena

Delapan tahun merajut kasih, hubungan Zacheriyya Tengiz dan Evander Vale-Knight hancur lebur dalam satu malam akibat pengkhianatan yang tak termaafkan.

Alih-alih menyesal, Evander justru menyebut tindakan kejamnya sebagai pembalasan ego yang setimpal atas kesalahan masa lalu.

Terluka dan murka, Zacheriyya pergi dengan sumpah tidak akan pernah memaafkan pria itu sampai ia mati.

Dua tahun berlalu dalam pelarian, takdir dengan kejam mempertemukan mereka kembali.

Rasa cinta yang dulu membara kini telah sepenuhnya bermutasi menjadi kebencian yang dingin dan mematikan. Pertemuan tak terduga ini seketika menyulut kembali sumbu dendam lama dan perang ego yang sengit di antara keduanya.

Mereka kini berdiri berseberangan sebagai dua mantan kekasih yang saling membenci setengah mati, siap saling menjatuhkan lewat tatapan tajam dan kata-kata berbisa.

Di tengah pusaran benci dan luka lama yang kembali menganga, siapakah yang akan hancur terlebih dahulu dalam permainan rasa yang berbahaya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daeena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#31

Tak terasa seminggu telah berlalu sejak insiden malam di koridor asrama pelatih.

Minggu ini, Instruktur Zacheriyya memegang kendali penuh atas jalannya pelatihan EOD warga sipil. Tanpa campur tangan dari Mayor maupun Instruktur Hendrick, seluruh skenario dan disiplin lapangan berada mutlak di bawah arahannya.

Pagi ini, udara di area latihan taktis terbuka terasa dingin dan menyengat. Zacheriyya mengumpulkan seluruh peserta untuk memperdalam materi kepanikan massal.

Fokus pelatihan hari ini adalah membangun ketahanan mental dan refleks mandiri—memastikan para peserta tidak kehilangan akal sehat jika suatu saat bencana terjadi dan saluran darurat 911 sama sekali tidak bisa dihubungi.

Namun, ada yang berbeda dengan Zacheriyya pagi ini.

Raut wajah wanita itu tampak teramat lelah. Kantung mata tipis membingkai bagian bawah matanya yang biasanya tajam.

Alih-alih memberikan instruksi dengan nada dingin seperti biasa, sejak apel pagi tadi Zacheriyya terus-menerus meluapkan amarahnya. Kesalahan sekecil apa pun dari para peserta langsung disemprot habis-habisan dengan teguran keras yang membikin nyali ciut.

Bagi peserta sipil lainnya, pemandangan instruktur yang sedang ngamuk ini mungkin dianggap sebagai bentuk pendisiplinan ketat yang baru. Namun, bagi seorang Evander Vale-Knight yang berdiri di barisan depan... ini adalah pemandangan neraka.

Evander yang berdiri tegap hanya bisa menelan ludahnya perlahan. Ia tahu betul tanda-tanda ini.

Wajah pucat, gestur tubuh yang kaku, dan emosi meluap-luap tanpa alasan yang jelas... kekasihnya sedang memasuki hari pertama menstruasi.

Matilah aku... batin Evander meratap pasrah dalam hati.

Pria Knight itu berusaha keras menjaga sikap. Ia berdiri setegap mungkin, tidak melirik kanan-kiri, dan bertekad untuk tidak membuat kesalahan sekecil apa pun yang bisa memancing amarah Zacheriyya meledak.

Namun sayang sekali, nasib buruk justru menghampirinya.

Saat sesi peragaan pelepasan kabel klip simulasi, jemari Evander meleset sedikit karena permukaan alat yang licin. Bunyi klik kecil yang salah terdengar di udara.

Mata tajam Zacheriyya langsung mengunci sosok Evander seketika.

"Peserta Evander!" panggil Zacheriyya dengan nada suara membentak yang sangat ketus, melangkah mendekat dengan lipatan tangan di dada. "Fokusmu ada di mana?! Kesalahan amatir seperti itu bisa meledakkan satu blok bangunan jika ini peledak sungguhan!"

Evander mengambil napas dalam-dalam, menahan senyumannya. "Siap, maafkan saya, Instruktur."

"Tidak ada maaf di lapangan!" tembak Zacheriyya tanpa ampun. Ia mengambil kesempatan ini sepenuhnya untuk meluapkan kekesalan dan rasa nyeri perutnya pada sang kekasih.

"Turun sekarang! Push-up lima puluh kali!"

Seluruh barisan peserta langsung menahan napas serentak.

Lima puluh kali?!

Sejak pagi tadi, peserta lain yang melakukan kesalahan yang sama hanya dijatuhi hukuman push-up sepuluh hingga dua puluh kali saja. Hukuman lima puluh kali jelas sangat tidak adil dan berat.

Evander sempat tertegun sejenak. Ia ingin protes secara refleks. Namun, begitu matanya menatap iris Zacheriyya yang berkilat tajam dan penuh ketegangan akibat bad mood menstruasi, Evander langsung mengerti. Kekasih cantiknya ini sedang tidak bisa diajak kompromi.

Tanpa sepatah kata protes, Evander melangkah ke depan barisan, menjatuhkan tubuhnya ke tanah berkerikil, dan langsung memulai posisi push-up dengan gerakan yang sangat sempurna.

"Satu! Dua! Tiga!..." hitung Evander dengan suara lantang dan tegap.

Instruktur Hendrick yang berdiri tak jauh di bawah naungan tenda pengawas terkekeh pelan. Ia melangkah mendekati area push-up Evander sembari membawa papan nilai, lalu mulai menggoda peserta yang paling mencolok itu.

"Kau terlihat sangat terbiasa berolahraga, Peserta Evander," ujar Hendrick bersedekap dada, menggelengkan kepala melihat ritme naik-turun Evander yang begitu stabil tanpa napas terengah-engah. "Terlihat sekali badanmu sangat ringan saat melakukan push-up di tanah seperti ini."

Evander yang sedang berada di hitungan ke-duapuluh lima mendongak tipis, mengusap peluh di dahinya, lalu menjawab dengan nada bicara yang penuh percaya diri dan candaan tersembunyi.

"Ini gaya paling saya suka, Instruktur Hendrick," sahut Evander lantang, matanya mengerling tipis ke arah Zacheriyya yang berdiri kaku di depannya. "Saya bahkan bisa melakukan hal ini sampai seratus kali tanpa henti."

Di barisan belakang, Lucas dan Daniel yang berdiri berdampingan berusaha keras menahan tawa setengah mati.

Setelah insiden malam di koridor asrama seminggu yang lalu, mereka berdua kini menganggap diri mereka sebagai saksi kunci dari rahasia besar "suami-istri" tersebut.

Lucas menyenggol paha Daniel dengan sikutnya, lalu berbisik amat pelan di balik barisan.

"Tiap hari, Brother! Encong pinggang kita kalau begitu!" bisik Daniel dengan muka menahan geli yang amat sangat. "Evander memang benar-benar tidak ada capek-capeknya. Pantas saja badannya sering terlatih di bawah, di atas juga sanggup."

"Ssst! Jaga mulutmu, Daniel! Nanti Instruktur Zacheriyya mendengar!" balas Lucas gemes, matanya membelalak panik sembari terus melirik pasangan rahasia itu.

Demi Tuhan, Lucas merasa sangat gemas dan gemetar sendiri melihat tingkah laku sepasang kekasih yang bertingkah seolah-olah tidak ada hubungan apa-apa di depan publik ini.

Sementara itu di barisan wanita, Svea dan Alessia yang tidak tahu-menahu soal adegan malam di koridor asrama hanya bisa tertawa kecil melihat kecerobohan Evander. Bagi mereka, Evander hanyalah seorang peserta yang gemar memancing kemarahan sang mantan kekasih yang dingin.

"Dia memang sengaja mencari gara-gara dengan Zacheriyya," bisik Svea pada Alessia sembari tersenyum geli.

Di sisi lain, Zacheriyya yang mendengar jawaban percaya diri Evander soal "gaya favorit" dan "seratus kali" makin menyipitkan matanya.

Wajahnya memerah tipis—antara rasa malu akan sindiran implisit Evander dan rasa jengkel akibat nyeri menstruasinya.

"Oh, begitu?" tanggap Zacheriyya dingin, melangkah tepat hingga berdiri di depan kepala Evander yang sedang push-up. "Kalau begitu, tambah lima puluh kali lagi! Total seratus kali, Peserta Evander!"

Namun, bukannya ciut atau mengeluh karena hukumannya dilipatgandakan, kegilaan Evander justru makin menjadi-jadi.

Di hitungan ke-empat puluh, bukannya menatap tanah, Evander sengaja menurunkan tubuhnya lebih rendah, merapatkan dadanya ke tanah, lalu mendongakkan kepalanya tepat ke arah atas—menatap lurus ke arah Zacheriyya yang berdiri tepat di hadapannya.

Di depan mata sang instruktur, Evander memasang raut wajah yang dibuat-buat senikmat mungkin—alis terangkat tipis, bibir sedikit terbuka, dan hembusan napas yang diatur berat—persis seperti raut wajah kenikmatannya di atas ranjang saat berada di dalam tubuh Zacheriyya!

Napas Zacheriyya tersendat seketika!

Gila! Pria ini benar-benar tidak kenal tempat!

Sebelum raut wajah mesum Evander disadari oleh peserta lain atau Instruktur Hendrick, Zacheriyya dengan cepat memutarkan tubuhnya dan...

PLAK!

Zacheriyya melayangkan tendangan ringan—atau lebih tepatnya pukulan menggunakan ujung sepatu boots militernya—tepat menyenggol bokong Evander yang sedang terangkat di udara!

"Fokus pada tanah, Peserta Evander!" tegur Zacheriyya keras dengan muka memerah padam, menyembunyikan kepanikannya.

PFHHHHH...HA-HA-HA

Gara-gara aksi pemukulan bokong spontan itu, seluruh barisan peserta—mulai dari para pria hingga peserta wanita—Seketika pecah dalam gelak tawa ngakak yang luar biasa!

Suasana latihan yang tadinya tegang dan mencekam mendadak cair secara drastis. Bahkan Instruktur Hendrick sampai terkekeh-kekeh memegangi perutnya melihat kekonyolan tersebut.

Evander yang bokongnya baru saja ditepuk sepatu boots Zacheriyya hanya menyunggingkan senyuman miring yang teramat puas di atas tanah. Ia kembali melanjutkan push-up-nya dengan riang gembira.

Setelah sesi fisik dan teori siang hari selesai, Zacheriyya kembali mengambil alih barisan saat matahari mulai terbenam di ufuk barat.

"Dengar semuanya!" seru Zacheriyya dengan nada tegas, suaranya menggema di tengah lapangan yang mulai diselimuti kegelapan sore. "Sore hingga malam nanti, kita akan melakukan simulasi percobaan lapangan tingkat lanjut. Kita akan menuju area lembah taktis di mana beberapa jenis bahan peledak dan simulasi bom rakitan sudah ditanam di lokasi terisolasi."

Seluruh peserta mendengarkan dengan seksama.

"Tugas kalian adalah melatih diri dalam situasi darurat—bagaimana mendeteksi, menandai, dan mengamankan area sebelum bantuan dari pihak berwajib atau tim EOD utama tiba," lanjut Zacheriyya. "Skenario ini membutuhkan ketelitian penuh, dan karena medan yang jauh dari markas utama..."

Zacheriyya jeda sejenak, melirik ke arah para peserta.

"...kita akan menginap di tenda lapangan malam ini hingga besok pagi."

Sorak-sorai gumaman penat sekaligus penasaran langsung menjalar di antara para peserta. Menginap di medan latihan luar ruang berarti simulasi ini akan berjalan realistis selama dua puluh empat jam penuh.

Lucas, yang berdiri di barisan tengah, melirik ke arah Evander dan Zacheriyya secara bergantian dengan pandangan mata yang gemes bukan main. Pria itu menepuk jidatnya pelan sembari menggelengkan kepala.

Menginap di tenda lapangan? Di bawah langit malam bersama istri rahasianya yang sedang menstruasi? pikir Lucas dengan senyuman jahat yang ditahannya rapat-rapt.

Demi Tuhan, Lucas benar-benar tidak sabar ingin melihat kegilaan drama macam apa lagi yang akan diciptakan oleh pasangan pura-pura "asing" itu di dalam kegelapan perkemahan nanti malam!

1
Mei TResna Rahmatika
sedihh bangett part ini😭
Rosdianah 🌷: huhuhu🥲
total 1 replies
Hennyy exo
kurang banget🤭🤭

omg evander aku padamu😘😘
Rosdianah 🌷: heheh anak author 🤣
total 1 replies
Hennyy exo
sangat suka dengan alurnya dan penulisannya juga bagus mudah dipagami
Rosdianah 🌷: ma'aciww kak🫶🥰
total 1 replies
Hennyy exo
pliss thor sehari upnya 4 atau 6 bab ya🤭
Rosdianah 🌷: heheh nggak janji ya kak🤭
total 1 replies
Hennyy exo
wow makn menanyang thor babnya
Hennyy exo
sumpah thor alurnya makin bagus banget😍
Rosdianah 🌷: Ma'aciww kak sudah stay baca🫶
total 1 replies
Hennyy exo
baca di bab ini.kaya orang gila🤣🤣🤣
gemes deh ama merka berdua
Hennyy exo
di bab ini suka banget ma alurnya
nayla tsaqif
Apa kbr Gabriella margareth,,?? 🤭
Rosdianah 🌷: tunggu kak🤭🤣
total 1 replies
Bonny Liberty
emang minus kayanya ini laki,yang bengkokin siapa,yang lurusin siapa/NosePick/berasa yang paling ...banget deh/Hammer/
Rosdianah 🌷: perlu digampar 🤣
total 1 replies
Mita Paramita
yaudah sih Evander bilang jujur aja ke Cherry kalo masih suka dan gak punya hubungan sama Gabriela 🤨 balikan lagi nih pasangan serasi 😍
Rosdianah 🌷: hihi🤣
total 1 replies
nayla tsaqif
Ati2 cherry,, awas kena PHP,, jangan gmpang luluh,, 😌
Bonny Liberty
denger dulu dong omongan si E,biar jelas /Shy/ suka banget sok pintar 🏏
Rosdianah 🌷: hihihi🤭
total 1 replies
nayla tsaqif
Buat misi penyelamatan lg thor,,, mungkin bom di sekolah ponakan evan,, 🤭 q suka tokoh heroik, 🤣
Rosdianah 🌷: Ok Kakak🫶
total 1 replies
Mita Paramita
baru jelas nih alur ceritanya 🫡 ternyata wanita hamil itu Gabriela dan Evander blom nikah 🤣🤣🤣
Rosdianah 🌷: kwkwkw🤭 Semoga suka ya Kak🫶
total 1 replies
Mita Paramita
😍😍😍 The vale knight series lover
Rosdianah 🌷: uhuuuuuiii 🥳
total 1 replies
Bonny Liberty
maaf kisanak, bukan pecahan kaca tapi ranjau darat yang kena bayangan dirimu aja bisa meledak.../Grievance/
Rosdianah 🌷: kwkwkw🤣
total 1 replies
Bonny Liberty
kata cintanya murahan, ga sadar diri,harusnya kamu tau kurang mu apa,hubungan toxic jadinya kan,dah gitu kehilangan real love gara..gara EGO LAKI,dia ga mikir apa cewe juga punya
Rosdianah 🌷: Semoga suka cerita Baru nya kak🫶
total 1 replies
Bonny Liberty
salah satu masalah dunia EGO LAKI..LAKI../Smug/
Rosdianah 🌷: huhuhu 🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!