NovelToon NovelToon
TAKDIR YANG KU UBAH

TAKDIR YANG KU UBAH

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Fantasi / Anak Genius
Popularitas:14.6k
Nilai: 5
Nama Author: Respati

Seorang perwira muda sekaligus Dokter militer tang terkenal dengan kejeniusannya dari Negara C , yang bernama Li Guang Yue, meninggal saat kembali dari tugas . karena Pesawat yang dia tumpangi meledak setelah beberapa saat mengudara .
Namun ternyata Dewa masih menyayanginya dia yang sudah mengira Rohnya berada di Alam keabadian, ternyata bereinkarnasi di dalam tubuh gadis lembut Cantik namun lemah , Putri dari Jendral Feng yang memiliki nama hampir sama dengannya. Gadis itu bernama Guang Manyue . gadis yang hidupnya menderita dan di abaikan keluarga kandungnya karena ulah Putri Palsu . Dan akhirnya mati di tangan gadis palsu tersebut.
Kehidupan mereka Tertukar karena ulah seseorang yang mengincar harta keluarga Jendral. Dan ingin kehidupan bayi kecil tersebut kelak akan menderita selama hidupnya . Mereka melakukan itu karena Dendam pada sang ibu juga keserakahan di dalam hati mereka . Ingin memiliki harta yang bukan milik mereka. penasaran...? kita baca Yuk...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Respati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BERTEMU TUAN MUDA PERTAMA DAN KETIGA.

Mendengar ucapan sang Nona, Ansi terlihat kaget sesaat . Dia tak mengerti maksud sang Nona. Namun beberapa saat kemudian Dia tahu siapa yang di maksud sang Nona. tak lama terdengar suaranya.

"Maksud Nona Dua pelayan yang ada di pojok taman tadi..?" tanya Ansi. Dia sempat melihat saat sang Nona berhenti dan melihat dua pelayan yang berdiri di pojok taman yang sedang memperhatikan mereka.

"Iya...kau tahu siapa mereka..?" jawab Guang Manyue.

"Saya tidak tahu Nona..dari kediaman mana mereka tinggal .. " jawab Ansi.

"Cari tahu siapa mereka An... " ucap Guang Manyue.

"Baik Nona.. hamba akan mencari tahu siapa mereka.." Keduanya terus melangkah menuju rumah utama.

Ketika mereka berdua sampai di rumah utama, seorang pelayan menyambut kedatangan mereka, dan membawa Guang Manyue masuk kedalam rumah dan langsung menuju ruang makan. Ketika merek masuk kedalam rumah dan berjalan menuju Ruang Makan, Manyue melihat kalau rumah utama sang Jendral ternyata sangat mewah. Tapi di bandingkan dengan Rumah kecil di dalam Dunia kecilnya, Masih lebih mewah Rumah kecilnya.

"Waah... Kehidupan sang Jendral memang sangat kaya.. Tapi mungkin kehidupan para pembesar kerajaan di jaman ini memang semewah ini.. " Ucap Guang Manyue sambil melangkah kedalam ruang makan.

Saat Mereka sampai di ruang makan, Guang Manyue melihat kalau Ibu dan ketiga Putranya serta si gadis kesayangan sudah berada di meja makan. Dan Ketika Guang Manyue melangkah masuk kedalam ruangan tersebut, , Dia bisa melihat kilatan kebencian dan tatapan membunuh di mata Feng Li Nan. Namun itu hanya sekilas saja , tak lama cahaya kebencian dan niat membunuh di mata gadis itu hilang dan kembali terlihat tenang.

(Benar-benar gadis yang pandai berakting. Sudah jelas aku melihat kilatan kebencian dan niat membunuh di matanya. Tapi dengan begitu cepat mata itu terlihat kembali tenang dan lembut . Benar- benar gadis licik. Tapi aku penasaran, apa yang sudah dia persiapkan untuk membuatku mendapatkan masalah hari ini. Fitnah apalagi yang akan dia berikan padaku.. Dan hukuman apa yang akan di berikan Ibu dan ketiga Kakaknya padaku . Apakah mereka akan mengusirku..? Itu memang aku tunggu. aku bisa dengan muda keluar atau pergi dari Kediaman Sang Jendral .. Ayo Feng Li Nan.. Aku tunggu niat licik mu . Semoga kau tidak mengecewakan aku) ucap Guang Manyue dalam hati .

Dan suara itu di dengar jelas oleh keempat keluarganya. Tentu saja tuan muda pertama dan ketiga yang belum pernah mendengar suara hati Guang Manyue kaget bukan main . Tapi karena mereka sudah di beritahu oleh Ibu dan Adik keempatnya, mereka hanya tertegun dan tak percaya sambil menatap Guang Manyue yang berjalan dengan sikap tenang dan percaya diri kearah mereka. Namun mereka sedikit heran saat mereka melihat cadar putih menutupi sebagian wajah Guang Manyue .

" Selam Nyonya Besar, para tuan muda . Dan Nona Muda..." Terdengar suara lembut Guang Manyue menyapa mereka dengan sikap tenang . Dan tentu saja suara itu persis sama dengan suara yang di dengar oleh Keempat orang tersebut. Membuat mereka saling berpandangan .

( Ternyata benar- benar suara dia..)" Ucap hati sang Kakak pertama dan ketiga .

"Nak.. Kenapa kau masih memanggil Ibu seperti itu, aku ini ibumu..ibu kandungku, panggil Ibu seperti kakak- kakakmu..Duduklah Yue'er... " Ucap sang ibu lembut.

" Trimakasih Nyonya.. Tapi saya lebih suka memanggil kalian seperti itu. Bukankah Kalian sendiri yang memintaku memanggil kalian seperti itu, Kalian berkata semua itu untuk menjaga perasaan Putri atau adik kalian Nona muda Feng Li Nan. Malah Tuan muda keempat mengatakan kalau saya tidak pantas memanggil kalian dengan panggilan ibu dan Kakak . kalimat itu sangat menjijikkan kalau keluar dari mulut saya..." Ucap Guang Manyue sambil menatap mereka satu persatu. Seketika mereka terdiam mendengar ucapan Guang Manyue. Mereka merasakan hati mereka tercabik saat Guang Manyue mengingatkan kata- kata tersebut.

"Dan juga.. apakah ada masalah yang telah saya lakukan hingga Nyonya besar memanggil saya datang ke Rumah utama ini ..? " Tanya Guang Manyue tetap berdiri di dekat meja . Dia tak ingin berada di tempat itu lebih lama . Dia tak ingin membuat masalah dan ingin segera keluar dari ruang makan tersebut. Tentu saja ucapan Manyue membuat kaget ibu dan sang Kakak.

" Apakah kau berfikir kami memanggilmu karena kau memiliki kesalahan..? " Ucap kakak pertamanya.

(Hehehe.. Pertanyaan yang bagus, bukankah kalian memanggilku kemari hanya untuk menghukum ku saat adik kesayangan kalian memfitnah ku dengan semua kesalahan yang tak pernah aku lakukan..? kenapa masih bertanya..?) ucap Manyue dalam hati. Ucapan Manyue kembali membuat ketiga kakaknya dan sang ibu kaget saat mendengar isi hati Guang Manyue .

" Bukankah memang begitu..? Apakah kalian pernah memanggilku kalau bukan untuk memarahiku atau menghukumku..? " Ucap Guang Manyue dengan tatapan dingin .

Seketika keempat orang di depannya terdiam . Manyue menatap satu persatu orang didepannya. Dan tatapannya berakhir pada Putra pertama yang berwajah sangat tampan, lembut, berwibawa . Dengan pakaian seorang Menteri, dia terlihat sangat gagah dan dewasa. Melihat pakaian yang dia kenakan, Li Guan Yue tahu kalau Pria ini adalah Putra pertama Jendral Feng. Atau kakak pertama Guang Manyue.

( Inikah Putra pertama sang Jendral..Tuan Muda tampan Yang akhirnya mendapatkan hukuman mati dari Kaisar karena jebakan dan fitnah dari Mentri Hong ..? . Kasihan sekali. Harus mati muda hanya karena cinta seorang gadis . Mentri Hong tega memfitnah dan menjebak Tuan pertama karena marah dan sakit hati saat lamarannya di tolak oleh Tuan muda pertama. Demi cinta sang Putri yang tergila- gila pada kakak pertama, Dia dengan perasaan bangga datang untuk melamar Tuan pertama . Namun sayang sekali, lamarannya di tolak oleh kakak pertama yang membuat Mentri Hong Malu dan marah. Dan karena perasaan marah dan malu tersebut membuat Mentri Hong membuat jebakan pada Tuan muda pertama. Dan usahanya berhasil hingga akhirnya Tuan muda pertama mendapatkan hukuman mati. Tapi mereka tak ada yang pernah tahu , kalau keberhasilan Mentri Hong menjebak Tuan Pertama , karena mendapatkan bantuan dari Adik kesayangannya Feng Li Nan. surat tuduhan yang ada di ruang kerja Tuan Pertama, Feng Li Nan lah yang menaruhnya. gadis itu dengan muda masuk kedalam ruang kerja sang Kakak. Aah.. Kasihan sekali nasib Tuan Muda pertama , Dia mati karena ulah sang adik. lalu bagaimana aku akan mengatakan semua itu pada Dia ..? haruskah aku langsung mengatakan itu padanya..? Ya Dewa.. Apakah aku sudah menjadi bodoh.. Mana mungkin Dia akan percaya padaku . Bisa- bisa aku di anggap pembuat fitnah untuk adik kesayangannya. dan akhirnya aku akan mendapat hukuman dari mereka. Ck.. merepotkan . kenapa aku harus berjanji sih.. Andai tidak ada janji itu, pasti aku akan membiarkan saja mereka mati satu demi satu. Apa urusanku..Tapi tunggu.. seingatku Bukankah tuan pertama tidak mau melihat wanita lain gara - gara kekasih masa kecilnya kan..? Ooo...benar.. Dia terlalu mencintai Nona Li Mai sekaligus sakit hati. Dia berfikir Nona Li Mai telah mengkhianati Dia. Dia berfikir kalau wanita itu pergi bersama Pria lain . semua itu gara- gara surat yang dia Terima dari seseorang . Dia tidak tahu kalau surat itu dari adik kesayangannya yang memfitnah orang yang sangat Dia sayangi. Sungguh malang nasib semua orang di Rumah Jendral Feng Ini ..Tuan pertama kena tipu Adik kesayangannya soal ajak menjemput. Masalah itu sebenarnya cuma tipuan adik kesayangannya hanya karena tidak ingin kasih sayang Tuan pertama di rebut oleh Nona Li Mai. Dan sampai Dia mati pun Dia tidak tahu kebenaran yang sesungguhnya. Sebenarnya saat ini kekasih masa kecilnya bersembunyi demi bisa hidup aman dari gangguan wanita keji itu . Wanita cantik itu bersembunyi dan menjauh darinya gara- gara ancaman dari si penipu Feng Li Nan . Dia tidak tahu saja kalau sang adik berusaha membunuh Kekasihnya . Untung saja Nona Li Mai selamat dan dapat meloloskan diri dari para pembunuh bayaran yang di kirim Feng Li Nan. Ck.. Kasihan sekali, keluarga ini di tipu habis- habisan oleh Wanita yang sangat mereka sayangi itu . Untung saja Nona Li Mai lolos dari pembunuhan itu dan pergi jauh menghindar dari gadis jahat itu. Kalau tidak, Dia benar - benar pergi dari Dunia ini. Sedangkan kakak pertama tidak tahu kalau dia telah di tipu oleh sang adik yang sangat dia sayangi dan dia manjakan. Benar- benar hidup menderita karena kebaikan yang sia-sia . Wajah tampan, otak pintar tapi muda di bodohi oleh adik yang tak tahu diri. akhirnya mati karena fitnah dan jebakan . Benar- benar membuat ku mendapat pelajaran yang berharga..) ucapan suara hati Guang Manyue membuat Kakak dan sang Ibu kaget bukan main. ada kemarahan di hati Tuan Muda pertama. kalau semua itu suatu kebenaran, maka betapa menderitanya gadis yang dia Cintai. Tapi sebelum mereka hilang rasa kaget mereka, mereka mendengar kembali ucapan hati Manyue .

(Dan Putra ketiga ini. Wajahnya tampan kekar dan terlihat berwibawa..juga akan mati karena Li Nan . Sebenarnya aku salut dan bangga dengan keturunan keluarga Feng ini. Bagaimana bisa mereka mendapat kan keturunan yang berwajah sempurna. Tak ada satupun Putra Jendral Feng yang jelek. Semuanya benar-benar sempurna. Termasuk aku he he he. Mereka tidak tahu kalau aku telah berubah menjadi sangat cantik .. Aku memakai cadar ini untuk menyembunyikan wajahku. Aku tidak ingin gara- gara kecantikanku, Feng Li Nan akan membuat masalah denganku . Ck menyebalkan. Tapi yang aku herankan kenapa mereka harus mati muda dan semua itu hanya gara- gara wanita yang sangat mereka sayangi itu . Dan kematian Putra ketiga Feng Sao Yang ini , dia mati hanya karena menolak cinta Putri Mentri Wang Ho Si yang bernama Wang Yu Ran. gadis cantik yang tergila-gila padanya.

Dan sampai ajal datang, Tuan Muda ketiga dan keluarga Jendral tidak pernah tahu kalau pembunuhan yang terjadi pada Putra ketiga mereka atas kiriman Nona Wang Yu Ran. Dan siasat pembunuhan itu otak sebenarnya adalah adik atau Putri kesayangan mereka sendiri . Demi mendapatkan simpatik keluarga Mentri Wang dan mendapatkan Cinta Pangeran kedua, serta mendukung Rencana kedua orang tua kandungnya , Dia mengorbankan Tuan Muda ketiga mati ditangan gadis itu . Apakah mereka lupa kalau mereka berdua bertemu karena ulah sang adik. Karena Li Nan tahu kalau Putri Wang Yu Ran tergila-gila pada Kakak ketiga . Maka dia sengaja memperkenalkan Nona Wang Yu Dan pada Tuan Muda ketiga . Tapi karena mendapat penolakan cinta sampai dia kali dari Tuan Muda ketiga, gadis itu sangat marah dan ingin menghabisi Tuan Muda Sai Yang. gadis itu berfikir, daripada tidak memiliki, lebih baik di habisi. dan itu dia lakukan. Dia mengirimkan pembunuh bayaran saat Tuan Muda kedua pergi menjalankan tugas dari Putra Mahkota. dan keinginannya berhasil, Tuan muda kedua mati di tangan para pembunuh bayaran yang menyamar menjadi perampokan yang menghadang jalan tuan muda ketiga . Namun keluarga Jendral Feng tidak pernah tahu, kalau perampok itu adalah pembunuh bayaran yang di kirim Nona Wang. dan juga mereka tidak tahu, kalau Pembunuh bayaran yang menghadang dan membunuh tuan ke tiga adalah pembunuh bayaran yang di sarankan oleh adik kesayangannya. kepergian tuan muda ketiga dalam menjalankan tugas, juga mendapatkan bocoran dari Si adik kesayangan mereka. Kasihan sekali, sampai dia mati, dia Juga tidak pernah tahu kalau semua itu ulah si adik kesayangannya. Ya Dewa... Apakah semua itu karena karma yang mereka Terima karena menganiaya Putri atau adik kandung mereka..? Atau kebodohan yang mereka buat sendiri hingga nyawa terenggut dari mereka . Memelihara ular yang Akhirnya membunuh seluruh keluarga . Kasihan sekali, Dan rasanya aku tak sanggup hidup bersama mereka . Tapi sayang sekali. Aku baru bisa pergi saat salah satu dari mereka menyuruhku pergi dari rumah ini. Tapi perkiraanku muda membuat mereka marah dan mengusirku, ternyata sulit juga melakukannya. Kemarin aku bisa membuat Tuan ke empat marah dan semakin membenciku . Lalu apakah sekarang aku bisa membuat salah satu dari mereka marah padaku. Dan langsung mengusirku..? Sial...kenapa harus menunggu mereka mengusir ku sih ..)" Seru Guang Manyue dalam hati. Tentu saja ucapan hati Guang Manyue kembali di dengar keempat orang di depannya. Membuat mereka kaget bukan main.

Keempatnya saling berpandangan. wajah mereka berempat pucat pasi mendengar semua ucapan Guang Manyue. Tanpa sadar kakak pertama dan kakak ketiga mengepalkan tangannya. Kakak pertama yang ingin berdiri dan bertanya pada Guang Manyue soal Kekasih masa kecilnya , tertahan oleh tangan sang Ibu yang tahu akan niat sang Putra . Dia mencegah Putranya bertanya agar tidak terbongkar kalau mereka mendengar ucapan hati Guang Manyue . Dan karena itu dia segera berkata .

"Maafkan kami Yue'er.. Ini ibu yang salah.. Kami sadar sikap kami sangat salah padamu, Ibu tahu kalau Kata- kata yang kami ucapkan dahulu telah menyakitimu, semua perlakuan kami memang sangat keterlaluan . Kami sibuk dengan pekerjaan kami, Tolong maafkan kami ya.. Kami janji tidak akan mengulangi lagi. Dan kami sadar selama ini kami banyak mengabaikan mu, hingga membuatmu menderita dan terluka . " Ucap Nyonya Lu dengan wajah sedih. Dia benar- benar sakit hati mengingat perlakuannya pada Sang Putri.

"( Ha ha ha..baru sadar kalau salah..? Apa.. kalian sibuk..? Alasan yang tak masuk akal.. Para pelayan pun semua pada tahu kalau kalian sangat membenciku dan mengabaikan aku demi menjaga perasaan Putri kesayangan kalian . Dan mereka juga pada tahu kalau kalian hanya menyayangi Feng Li Nan, di hati kalian hanya ada satu Putri yaitu Feng Li Nan. Dan sekarang, ibu baru mengatakan bersalah setelah membuat aku begitu menderita di rumah ini selama lebih dari dua tahun .. Apakah kalian sadar kalau perbuatan kalian yang selalu membela Feng Li Nan dan mengabaikan dan menghukum aku sering membuat Guang Manyue ini berada di ujung kematian .? Jadi jangan membuat aku ingin tertawa mendengar alasan konyol itu.) ucap hati Guang Manyue.

"Benar juga.. Kalian pada sibuk hingga lupa ada aku di rumah ini. Kalian pada sibuk memberikan cinta kalian pada Putri kesayangan kalian hingga lupa kalau putri kandung Rumah Jendral ini adalah aku . dan tempat yang sekarang di tempati Feng Li Nan, seharusnya itu tempatku. Maaf jika aku salah kata . Lalu ada masalah apa hingga kalian memanggilku. Kalau tidak ada, lebih baik aku kembali ke kediaman ku. Sepertinya aku tidak pantas duduk dengan keluarga besar Jendral Feng Ji Dan . " Ucap Man Yue dingin . dia segera berbalik dan ingin segera pergi dari ruangan itu. Namun langkahnya terhenti saat Feng Li Nan berkata dengan suara lembut .

" Tunggu adik Yueyue... Ibu maafkan adik . Dia mungkin masih marah karena ibu selalu membelaku. Ini semua salahku. Aku yang selalu membuat marah adik Yueyue. Yue'er...Ibu hanya ingin kau berkumpul makan bersama kami. Ibu hanya ingin kita lebih dekat satu sama lain . walaupun kau sering menghina dan melukaiku, aku sudah memaafkan kamu kok..Kalau memang kau tidak menginginkan aku di sini, lebih baik aku yang pergi . Benar katamu kau Putri kandung keluarga ini . Kaulah yang seharusnya berhak tinggal di sini.. Aku bersalah, Maafkan aku, seharusnya aku tahu diri dan pergi dari rumah ini..." Ucap Li Nan dengan wajah di buat sedih.

( Dasar munafik, kau seolah membelaku, menyalahkan diri sendiri . dan lagi- lagi mengatakan aku menghina dan melukai dia. apakah aku sanggup melakukan itu, bukanlah Dia seorang kultivator tingkat empat, dan puluhan pelayan ada di dekatnya, apa mungkin aku bisa melukaiku dia...Dasar gadis munafik. Dia sengaja mengatakan itu sebenarnya memperuncing dan menambah kebencian mereka padaku. Dengan ucapanmu itu, kau ingin mengatakan kalau aku ini wanita egois sombong dan tak tahu diri . dasar wanita licik. ternyata ini fitnah yang ingin kau buat untukku..) umpat Guang Manyue di dalam hati. Guang Manyue yang ingin pergi membalikkan tubuhnya kembali dan menatap wajah gadis itu dengan tenang. Tatapan dinginnya menatap Feng Li Nan dengan tatapan acuh. .

"Begitu ya...? jadi aku kembali melukaiku dan menghinamu..? benarkah itu..? tapi apakah kau lupa, bukanlah kau Kultivator tingkat dasar level empat. sedangkan aku gadis biasa yang tidak bisa ber kultivasi. . ? bukankah itu aneh jika aku bisa menyakitimu. lagi pula puluhan pelayanan ada di dekatmu, mungkinkah mereka tidak membantumu jika aku menghina atau menyakitimu...? Kalau memang begitu maafkan aku . Aku yang rendah ini meminta maaf padamu . Kau tidak pernah salah, aku yang salah telah datang kerumah ini . hingga me. buatmu sering memfitnah ku. sepertinya aku memang tidak pantas menjadi salah satu anggota keluarga Jendral Feng Ji Dan . aku selalu membuat masalah denganmu . selalu membuatmu marah. Kalau begitu, bagaimana kalau kau meminta ibu mengusir ku saja..atau lebih baik aku sekalian pamit saja pada kalian...." Ucap Guang Manyue dengan wajah tenang. ,

"JANGAN...! " Terdengar suara ibu dan ketiga kakaknya berseru bersamaan. Suara mereka sampai membuat Manyue dan Li Nan kaget. Bagaimana bisa mereka membiarkan adik mereka pergi. setelah mendengar ucapan Hati Guang Manyue, mereka segera sadar apa yang terjadi sebenarnya. mereka baru sadar kalau Feng Li Nan seorang Kultivator tingkat empat. dan apa yang di katakan nya tadi , memang suatu kebenaran yang nyata.

" Siapa bilang kau boleh pergi.. Kau itu Putri Kami... " Ucap sang ibu dengan wajah pucat .

"Benar kata ibu Yau'er . Kau tidak boleh pergi dari rumah ini. kami memanggilmu hanya ingin makan bersamamu. Bagaimanapun juga, kau adalah Putri Jendral Feng . Kau darah daging Keluarga Feng . Di dalam tubuhmu mengalir darah Feng seperti darah kami... " Ucap si Putra pertama

Tentu saja ucapan Sang ibu dan tuan muda pertama membuat Guang Manyue kaget bukan main.

( Hey.. apa yang terjadi...Apakah pagi ini mereka pada salah makan obat, apakah kepala mereka terbentur bersamaan ? Mengapa mereka berempat tidak memarahiku . Bukankah seharusnya mereka semakin marah dan membenciku ? Atau.. Apakah aku kurang memprovokasi mereka...?) Ucap Guang Manyue dalam hati.

Bukan hanya Guang Manyue yang kaget dan heran, Li Nan Pun terkejut mendengar ucapan ibu dan sang Kakak pertama. Dia sampai terduduk kaku di kursinya dengan mulut terbuka. Biasanya setelah dia bersikap seolah tertindas oleh Guang Manyue , mereka semua akan berusaha menyenangkan dan menghibur dia. Mereka tak perduli dengan perasaan Guang Manyue. Mereka malah akan memarahi gadis itu. Tapi kenapa hari ini reaksi mereka seperti itu . Mereka malah mencegah gadis sialan itu pergi.

(Brengsek..gadis itu ingin membongkar perbuatanku, sejak kapan dia berani berkata demikian di depan mereka...apakah Dia sudah tidak takut lagi pada ibu dan Kakak...lagi pula apa yang terjadi pada mereka. mengapa mereka bersikap lain pada si Brengsek itu ..? Mengapa mereka bersikap baik pada gadis sialan itu. Dan apa maksud ucapan mereka tadi..?Sial.. apakah mereka mulai menyukai Manyue..? Tidak, ini tidak boleh terjadi. Mereka harus semakin membenci wanita sialan itu. Jangan sampai wanita jalang itu merusak semua rencana kami. Dia harus pergi dari rumah ini ..)" Ucap Feng Li Nan dalam hati setelah hilang kekagetannya . Dia menatap Manyue dengan penuh kebencian.

" Benar kata ibu dan kakak pertama Yue' er... kau adalah adik kami. Maafkan kami.. Selama ini kami salah padamu . Seharusnya kami melindungi mu dan menyayangimu . Bukan malah membuatmu selalu menderita. .." Ucap Putra ketiga Feng Sao Yang dengan wajah menyesal.

(Tidak, dia tidak boleh pergi. Sepertinya dia bisa melihat masa depan keluarga kami. Kalau memang benar apa yang dia katakan, pasti dia tahu cara menyelamatkan kami. Seharusnya kami memang memperhatikan dan menyayangi Dia. Kami salah telah mempercayai gadis jahat itu. . Dan jika benar apa yang terjadi nanti, kami harus mewaspadai Dia..) kata dalam hati Putra ketiga Feng Sao Yang.

"Benar apa yang di katakan kakak dan ibu, Yue'er.. Kau tidak boleh pergi. Ini rumahmu, Keluarga ini adalah keluarga kandung mu. Mana bisa kau pergi dari rumah ini. Maafkan kakak, maafkan kata- kata kakak yang telah menyakitimu. Kakak Janji tidak akan terulang lagi..."ucap Putra keempat yang kini mulai merasa ketakutan jika semua yang di katakan Manyue dalam hatinya benar adanya .

Mendengar ucapan mereka tentu saja Guang Manyue semakin ternganga . sikapnya yang tertegun dengan mata terbuka lebar, terlihat sangat lucu di mata ibu dan keempat saudaranya . Untung saja dia memakai cadar . kalau tidak, pasti mereka akan melihat mulut Guang Manyue terbuka lebar karena kaget dan tak percaya . Yang Mereka lihat hanya mata besar Nan indah milik Guang Manyue berkedip-kedip dengan lucu menggemaskan .

(Ya Dewa.. Ternyata mata adik perempuan ku sangat indah.. Lihat itu.. Melihat dia seperti itu sungguh sangat menggemaskan. Ingin rasanya aku mencubit pipinya) seru Putra keempat Feng Bay Yan saat melihat Guang Manyue .

(Di balik cadar itu, aku yakin wajah itu sangat cantik, melihat matanya saja membuat hati jadi senang) kata hati Putra ketiga Feng Sao Yang.

(Adikku.. Apakah perlakuan kami selama ini sangat menyakitkan, mendengar ucapan kami seperti itu, sampai membuatmu kaget.. Maafkan kami Yue'er) kata hati Putra Pertama Feng Hao Yu .

"Maafkan ibu Putriku.. Maafkan aku yang selama ini mengabaikan kamu. Melihatmu seperti ini, membuat hati ibu sakit. Ibu tak pernah menyadari sikap ibu ternyata membuatmu menderita. ) kata hati Nyonya Lu.

(Ada apa ini.. Kenapa sikap mereka berubah. Kalau seperti ini, mana bisa aku pergi dari rumah ini. Tidak, aku harus berusaha membuat mereka marah dan segera mengusir ku dari rumah ini.) ucap hati Guang Manyue sambil menatap mereka bergantian dengan tatapan tak percaya .

(Brengsek mengapa bisa jadi begini.. Apa yang terjadi dengan mereka. Apa yang di lakukan wanita sialan ini pada keluarga bodoh ini. semua Ini tidak boleh terjadi. Mereka tidak boleh menyukai gadis itu. Aku harus mencegahnya. Aku harus membuat mereka semakin membenci Anak sialan itu..!) teriak Feng Li Nan dalam hati.

"Bukan, bukan seperti yang kau fikirkan. aku tidak mengatakan kalau kau menyakiti dan melukaimu, kau salah mengartikan kata- kataku..." ucap Feng Li Nan dengan wajah terlihat sedih.

"Begitu Ya..?lalu apa maksudmu...?" tanya Guang Manyue.

(Sialan...kenapa gadis sialan ini sekarang berani berdebat. apa yang terjadi sebenarnya..) ucap Feng Li Nan dalam hati .

"Benar apa yang di katakan ibu dan ketiga kakak , adik Yueyue..Kau adalah Putri dan adik kandung mereka. Aku yang salah, aku yang membuatmu merasa menderita. Maafkan aku . Mungkin sebaiknya aku pergi dari rumah ini. Bukankah itu yang seharusnya terjadi . Mungkin dengan kepergianku kau akan memaafkan mereka. " Ucap Feng Li Nan dengan wajah sedih. Walaupun dalam hati dia merasa sangat marah atas perubahan yang terjadi pada ke empat anggota keluarga Feng yang terlihat mulai menyukai Guang Manyue. Dia menduga dengan ucapan nya tadi, pasti mereka akan marah pada Guang Manyue. Karena setiap dia berkata akan pergi dari rumah ini, mereka akan segera berlomba-lomba membujuk dia.

( Ha ha ha.. Feng Li Nan sayang.. Kau tahu tidak, kau telah membantu ku. Sikapmu yang seperti ini pasti membuat mereka kecewa dan marah padaku. Pasti mereka akan kembali membenciku dan akan memarahiku. terutama kakak keempat yang paling sayang padamu. Dia pasti akan memarahi ku dengan kata-kata kasarnya. Seperti...Kau itu picik sekali .. Kau itu pencemburu, dan egois.. Kau sengaja melukai hati Nan'er karena kau cemburu dengan kasih sayang yang kami berikan pada Nan'er kan..? Dasar gadis desa yang tak tahu diri. Dan bla bla bla... Segudang kata-kata kasar pasti akan dia ucapkan padaku . Kalimat yang aku tunggu pasti dia ucapkan. Pergi kau.. Pergi kau dari rumah ini.. Ha ha ha ayo Tuan Muda Bay Yan... Ayo cepat kau ucapkan kata- kata itu .. Pasti di dalam hati kalian semua sudah mengucapkan sumpah serapah padaku ..Cepat usir aku.. Dan lihat itu, jika kalian tidak cepat memarahiku, atau bahkan mengusir ku , pasti sebentar lagi wanita kesayangan kalian akan berpura-pura pingsan. Ha ha ha.. Dasar licik..) ucap Guang Manyue dalam hati . Dan kembali mereka berempat terkejut dan terdiam.

Dan benar saja, karena melihat mereka diam saja dan tidak memarahi Guang Manyue, tak lama tiba- tiba Li Nan jatuh kesamping tak sadar kan diri. Melihat semua itu, kembali keempat keluarga tersebut kaget bukan main . Mereka tertegun dengan apa yang terlihat di depan mata mereka. Apa yang di katakan hati Manyue ternyata benar adanya. Mereka saling berpandangan dengan tatapan tak percaya .

(Nah benar kan.. Kenapa kalian masih terdiam dan tidak menolong dia.. Bisa- bisa dia akan menderita leher kaku dan tubuh sakit karena kelamaan di lantai ..) kembali terdengar suara Guang Manyue yang berkata dalam hati , Membuat mereka tersadar dari rasa terkejut mereka .

" "Pelayan...! " Seru sang Ibu tanpa berdiri dari duduknya.

" Kami Nyonya besar... " Dua pelayan datang menghadap.

" Bawa Nona kalian kembali ke kamarnya dan juga panggil tabib.." Ucap nyonya Lu dengan wajah terlihat kesal.

"Baik Nyonya..Ucap mereka berdua hampir bersamaan. Dengan di bantu dua pelayan lagi, akhirnya Feng Li Nan di bawa pergi kerumah tinggalnya. Setelah kepergian Feng Li Nan, nyonya Lu di bantu ketiga Putranya meminta Guang Manyue duduk untuk makan bersama , . Dengan enggan dan perasaan heran, Guang Manyue akhirnya mau makan bersama mereka. Setelah makan Guang Manyue segera pamit untuk kembali ketempat

Udahan dulu ya.. aku lanjut pada episode selanjutnya.

Bersambung.

1
@Mita🥰
semoga kakak ketiga tidak pulang
Iyus Iyus
hari ini satu tor
Sekar
ok💪💪💪thor
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Bales lagi tuh tabokin sampe ga keliatan matana 😏
Lily Nurindah Sari
akhirnya setelah sekian purnama nongol lagi.. semangat thor🙏🙏🙏
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Nemu apa kira2 didalem hutan
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Tuman dicuekin 😅 mang enak
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Othor gada gambar Manyeu kah 😃 penasaran tau sama perubahan naaa /Whimper/
@Mita🥰
wiiiih ..kira" dapat hewan kontrak gak ya🤭🤭🤭
Erna Fkpg
wah panen banyak😅
Erna Fkpg
karya baru semoga lebih bagus dan seru kaya ceritanya sebelumnya
Erna Fkpg
wah bisa tambah kuat lima elemen minyue dengan ada lima pohon warna💪💪💪
@Mita🥰
ayo manyue bagi" buah nya buat para saudara mu
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
😃 Molotot ga tuh mata na si Li Nan
Jungkookie🐰
kukira jodohnya bakal putra mahkota setelah ngga jadi sama Pangeran anaknya si selir eh ternyata kayaknya jodohnya malah jendral agung adik kaisar malahan wkwk
Respati: bingung... author juga bingung 😄🤭
total 1 replies
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Waah 😅 Manyeu jadi incaran duo pangeran
Dwi Setyaningrum
jd bayangin cantiknya Guang manyue itu kyk apa ya🤔 mgkn bidadari kalah cantik kali ya🤔hmm ga bisa dibayangin deh..🤭
Respati: jangan di bayangin neng 🤭🤭
total 1 replies
@Mita🥰
wih mantap tuh si minyue
Erna Fkpg
selalu kutunggu dengan semangat 😘😘😘
Iyus Iyus
tiga mawar sama vote tor
Respati: Trimakasih.. 🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!