NovelToon NovelToon
Terjerat Cinta Pria Matang

Terjerat Cinta Pria Matang

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Patahhati / Duda / Tamat
Popularitas:1M
Nilai: 5
Nama Author: Bubu.id

SQUEL TERNYATA AKU ORANG KETIGA

Kisah tentang ketulusan ....
Dan sungguh setelah kesulitan terdapat kemudahan.

Sebuah peristiwa nahas mempertemukan dua sosok terpaut usia 20 tahun.

Keduanya patah hati dan merana sebab kehilangan orang tercinta. Hingga kekosongan itu saling melengkapi ...

Kebersamaan perlahan menumbuhkan benih-benih cinta itu ...
Rasa yang sekian lama seolah mati, kini memiliki tempat berlabuh.

Mampu kah hubungan itu mudah ditempuh?

"Setiap melihatmu aku seakan sedang melihat Dia ... Dan darimu aku kembali tau ada ekspresi wajah bernama senyum dan ada sebuah rasa bersama bahagia ...." (Dimas)

"Siapa sebetulnya pemilih wajah ini? Apakah ia begitu berarti untuk Om?" (Shofie)

Selain kisah kedua tokoh di atas, kisah anak-anak Dimas juga akan ditampilkan di sini❤❤

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bubu.id, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

NURA

"Aku senang kamu turun!"

Shofi menjauhkan kepalanya saat sebuah suara berbisik padanya, ia menoleh dan tertegun.

"Omm ... mengagetkan aku saja!" Dimas tersenyum.

"Sedang apa Qii?"

"Ia pulas, jadi aku turun dan berfikir membantu bik Imas di dapur."

"Oke, good! Terima kasih, aku senang kamu berbaur dengan keluargaku!"

"Om, tunggu!"

"Apa lagi? Maaf aku tidak bisa menemanimu, aku harus menjamu calon besanku!" Sebelah alis itu terangkat.

Shofi menggelengkan kepalanya. "Aku hanya ingin bertanya, apa putra Om itu ada? Jujur aku agak takut kalau ada dia!"

"Sepertinya doamu terkabul, ia sedang terkendala macet dan kini masih di perjalanan!"

"Maaf tapi aku tidak suka berdoa buruk!"

"Aku bercanda! Tenang saja, Dirga hanya keras di mulut, lagipula hadirmu di sini juga karena ingin membantu acara kakaknya!" Shofi mengangguk.

"Aku pergi dulu!"

Mereka berpisah dan Shofi menuju dapur setelahnya. Dalam perjalanan ia bersisipan dengan seorang pria yang tampak kaget menatapnya. Ia berhenti dan berbalik menghentikan langkah Shofi.

"Tunggu!"

"Iya?"

"Ka-mu si-apa?" Seorang pria yang di masa lalu pernah begitu dekat dengan pemilik wajah itu dibuat kaget melihat tampilan wajah yang jelas pemiliknya telah tiada itu. Ia menatap lekat Shofi.

"A-ku----" Shofi yang risih dengan tatapan itu tampak sulit melontar kata.

"Kenapa terbata? Kenapa kamu memiliki wajah Lyra? Siapa kamu sebetulnya? Jelas Lyra tak memiliki adik dan saudara dengan wajah ini!"

"Ayah di sini?"

"Luna."

"Tan-te Ly-ra?" Jemari itu mencengkram kuat lengan ayahnya. Takut karena yang ia tau tante Lyranya telah meninggal.

"Ma-af ... a-ku bukan Lyra. Permisi!" Shofi dengan cepat menuju dapur, ia merasa aneh dengan pria barusan. Namun segera enyahkan fikir itu.

Pria itu yang adalah Firgie, pembaca Takdir Cinta Lyra tentu tau ya ... Firgie yang kini menjadi ipar Dimas adalah mantan kekasih Lyra. Ia kaget melihat wajah Lyra, sosok yang sejatinya selalu ada di hatinya sejak dulu, namun diketahui telah tiada kini ia melihat lagi wajah itu di hadapannya.

Ia mengikuti langkah sang putri ke ruang tamu tapi otaknya bergejolak. "Aku harus menanyakan Dimas soal ini!" batin Firgie.

Dengan cekatan Shofi membantu menata menu ke meja. Bik Imas senang, kehadiran wanita yang memiliki wajah yang mirip istri majikannya dan terpampang di figura-figura rumah tersebut tak risih berkutik di dapur membantunya. Hingga setelah aktivitas mereka selesai, wanita paruh baya itu, memberanikan diri melontar tanya.

"Mbak Shofi sebetulnya siapanya Bapak? Apa mbak kekasihnya Bapak?" Kalimat lugas itu tampak aneh di telinga Shofi. "Kekasih?" Dan seketika desiran itu muncul mendengar kata itu.

"Astagfirulloh, tidak Shofi. Jangan terbawa rasa apa pun. Lagipula kamu tau betul Om Dimas itu hanya mencintai istrinya, tidak mungkin semua yang dilontarkan bik Imas terjadi. Ingat pula jarak usia kalian sangat jauh, ada 4 anak dewasa pula ia miliki. Semua tidak mungkin!! Jangan biarkan otakmu berfikir macam-macam. Tapi walau telah matang, Om Dimas memang tampan ... ia juga baik. Ahhh Shofi ... SUDAH!"

"Mbak ... mbak Shofi kenapa? Maaf kalau ucapan saya lancang! Tolong jangan laporkan ke Bapak, Mbak ...."

"Ehh ... gpp Bik! Tentu tidak! Sudah siap semua, 'kan? Saya permisi ke kamar tamu ya Bik. Agar tidak banyak orang di dapur juga!"

Perut Diyara tiba-tiba mulas, ia yang menggendong Nura bingung. Ingin ke depan tapi ia sudah tak tahan, meminta tolong bik Imas ia terlihat sedang sibuk. Terpaksa ia menuju ke depan ingin mengembalikan Nura pada Fura, namun sekelebat ia melihat bayangan Shofi masuk ke kamar tamu. Berhubung letak kamar tamu lebih dekat, akhirnya ia menuju kamar itu.

"Mbakk ...," panggilnya di muka kamar.

Pintu itu terbuka. "Naya, heii lucu sekali, anak siapa ini?" Tanpa aba-aba Diyara meletakkan tubuh Nura ke tangan Shofi.

"Tolong jaga Nura sebentar ya, Mbak. Aku tidak tahan ingin ke toilet!" Raga itu seketika menghilang.

Shofi begitu terpana dengan wajah cantik dan menggemaskan Nura. Ia membaringkan Nura ke ranjang dan mengajak berceloteh bayi itu, Nura yang senang ocehannya ditanggapi terus berceloteh dengan bahasa yang hanya dipahaminya sendiri.

Shofi menciumi wajah dan dada Nura membuat ia kegelian dan terus tertawa, hingga ia seketika teringat Zidna, bayi yang ia lahirkan dulu, seketika matanya basah. Andai Zidna masih ada ia takkan merana seperti sekarang, setidaknya ia memiliki putri bersamanya. Tapi ia berfikir lagi ... kalau Zidna masih ada, ia pasti akan ikut dalam mobil itu dan hal lebih buruk akan lebih menimpanya. Ia pun meyakini satu hal.

"Yaa ... rencana-Nya tentu yang terbaik. Mengapa kebahagiaan belum berpihak padaku. Apa hidupku akan selamanya seperti ini? Saat hati ini mulai terketuk, aku justru hanya sebagai bayangan wanita lain. Bagaimanapun aku harus menjauh dari Om Dimas. Kondisi ini tidak baik. Kami tinggal bersama juga tidak baik sebetulnya. Dua minggu lagi ... ya, dua minggu lagi aku akan memperoleh gaji pertamaku dan aku akan pergi. Tapi itu cukup lama. Atau aku minta bantuan mas Aldo? Tapi aku tak ingin seolah memeberi harapan pada lelaki itu ... apa yang harus kuperbuat?"

Jemari kecil terus memukul-mukul wajah Shofi menyadarkan ia dari lamunnya.

"Hai Sayang ... maaf ya ibu tidak menanggapimu!" Shofi menatap lekat wajah Nura dan kembali menciuminya.

"Ibu ... manis sekali panggilan itu, memiliki anak pasti membahagiakan. Kenapa aku jadi begitu ingin memiliki raga kecil seperti ini, kamu cantik sekali, Nak ... anak siapa kamu? Pasti mereka bahagia memilikimu!"

Pintu terbuka, Diyara muncul di sana. "Maaf ya Mbak, aku tiba-tiba merepotkan Mbak! Sini cantik Nuraaa ...!" Raga kecil itu masuk dalam dekapan Diyara kembali.

"Itu anak siapa, Nay? Sangat menggemaskan!"

"Anak adiknya calon suami Kak Mayra. Iya cantik, aku juga suka, Mbak. Anti gemess deh ...! Aku bawa Nura pada ibunya dulu ya Mbak, takut ibunya khawatir!"

"Oh iyaa."

"Oh ya Mbak, ada mas Aldo di dapur. Ia mencari mbak Shofi!"

"Ohh ...."

\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=

 ⛅Bagi reader yang tidak membaca dari novel orang ketiga, sebagai pemberitahuan Shofi sebelumnya adalah istri kedua Syafiq, ia hadir di tengah rumah tangga Fura dan Syafiq.

⛅Dan yang ingin tau kisah Diyara yang terpisah dengan Dimas dan Lyra sewaktu kecil dan bagaimana mereka bertemu kembali ada di novel "MY HANDSOME DAD". Oleh karenanya Diyara memiliki nama lain Kanaya dan ia juga memiliki keluarga lain di Surabaya. (Yanda Bumi dan Manda Khal)

⛅Happy reading😘

1
Dewa Rana
mantan suami shofie banyak
Dewa Rana
Semoga Dimas yg terakhir buat Shofie
Dewa Rana
Luar biasa
Dewa Rana
mestinya Sofie punya rumah, kan sebelum nikah dia wanita karir, dokter lagi
Dewa Rana
mestinya setelah ganti wajah, sofi juga ganti nama dan identitas
Batriani
Luar biasa
Surati
bagus
Jessica
Luar biasa
Mirfa Linda
dari yg pertama sampai yg ketiga knp buruk terus nasib shofii Thor...selalu jadi yg kedua dihati suaminya
mentari: karena sofie penggambaran wanita bodoh,tipe2 pelakor .orang nikah kayak mau beli cireng..satset ngga jelas . asal jabat tangan, ijab sah.. pdhl ada pacaran atau kalo mau mode syar'i ya taaruf.. masa dimana kita mengenal calon dan keluarganya..
total 1 replies
Mirfa Linda
malang betul nasib shofii...
makanya jadi orang jgn lemah gitu
Najwa Sahida Lukman Hakim
setelah terjebak dengan 2 orang munafik sekarang terjebak dalam wajah orang yang sudah meninggal ,sabar ya sof semoga ada bahagia untuk mu kelak
Ummi Lestari
sukaaaa
Bundanya Pandu Pharamadina
masih nyimak, alurnya belum paham👍❤
Aliya Jazila
aku juga agak bingung baca nya
EndRu
berat juga jadi ayafiq
EndRu
maklum juga klo Dirga begitu. karena sang anak sangat mencintai bundanya
EndRu
biarin Syafiq tersiksa. rasain
EndRu
suasananya mencekam banget.
EndRu
beneran nyesek lagi inget penderitaan Shofi karena Syafiq
EndRu
pria matang yang manis.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!