NovelToon NovelToon
Galaksi

Galaksi

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Tamat
Popularitas:1.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: blackblue_re

Galaksi si cowok super galak yang menjadi dambaan para kaum hawa SMA Bhakty Jaya. Tampan, tubuh semampai, hobi menyakiti hati Orzie, dan satu lagi, otak encer gak main-main yang membuat namanya terkenal di mana-mana sebagai siswa paling pintar di kalangan guru-guru.

Saat ratusan hati bertekuk lutut di hadapannya, tidak bagi Orzie. Si cewek berpenampilan super sengak dengan title 'Rembes Style'!

Menjadi babu Galaksi udah biasa. Tapi uangnya habis diporotin cowok itu, yah, si roh jahat–sebutannya pada Galaksi.

Geng Legion yang membawa mereka dalam pusaran maut terpaksa merampas nyawa salah satu sahabat Gamaliel, kembaran Galaksi. Hingga dalam keterpurukan itu, Orzie datang membawa harapan. Perhatiannya membuat Gamaliel egois dan melakukan segala cara merebut Orzie dari jeratan Galaksi!

Galaksi started!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon blackblue_re, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 16 | Terlibat Masalah

"Oh... Yaudah, ntar pas pulang ngumpul di base camp yah?" seru Leon berjalan menuju ke lapangan bergabung dengan rombongan anak kelas satu.

"Lo mulai masalah lagi?"

Sekarang Galaksi menatap adiknya sinis, Gamaliel hanya bisa menggaruk kepalanya kikuk. "Anak-anak pada emosi gara-gara si Reza kena bacok sampe masuk rumah sakit. Hari ini kita harus balikin, Gal. Lo gak kasihan sama Reza?"

"Kalo kasihan yah elo jenguk! Bukan mulai tawuran lagi!" maki Galaksi mulai marah-marah. Orzie jadi kelimpungan sendiri, mau melerai jadi gak enak mau duduk pun gak sedap.

Galau... Galau.

"Harga diri sekolah kita udah diinjak-injak sama mereka, dan lo masih bisa santai?! Lo gak liat tuh anak sampe koma di rumah sakit?"

"Gue gak akan ngijinin lo tawuran lagi."

"Gue gak butuh ijin lo!" umpat Gamaliel seraya melampirkan tas di bahu bidangnya, lalu meninggalkan mereka yang kini jadi bingung sendiri.

"Gam, kayaknya hari ini jangan dulu deh... Suasananya masih panas juga, lagian pasti polisi lagi jaga-jaga di depan SMA Taruna."

"Lo kalo takut yah bilang! Kalo gak mau ikut sekalian aja besok pake rok! Gue gak mau tahu, hari ini gue harus balas perbuatan mereka!" tegas Gamaliel seperti biasanya. Langkahnya terhenti menatap nyalang ke arah mereka.

Sifat teguh pendirian dan keras kepala memang menjadi bagian dari Gamaliel, tidak ada kekalahan dalam bertempur. Solidaritas mendarah daging dalam dirinya. Gamaliel gak segan-segan untuk membunuh orang lain jika temannya dilukai.

"Papa bakal lebih marah lagi. Lo masih keras kepala juga?"

"Percuma! Lagian Papa juga bakal nyanjungin elo mulu, gue apaan! Biar gini aja Gal, elo menang akademik dan gue menang jadi anak tengik."

"Gam," panggil Galaksi mencoba sabar menghadapi Gamaliel. Sifat kerasnya melebihi dirinya sendiri, dia memang harus berkali-kali mengalah agar adiknya menurut.

"Sekali aja nurut, bisa aja lo mati pas tawuran. Dan Mama bakal kecewa berat kalo itu sampai terjadi."

Dibilang begitu mendadak Gamaliel bungkam, Mamanya adalah sosok yang gak pernah memarahinya walau seburuk apapun tindak -tanduknya. Ia selalu mengerti perasaan Gamaliel lebih dari siapa pun.

"Tapi..." ucapannya terhenti sejenak, sudut bibirnya melengkung membentuk senyuman tipis. "Kalo Mama yang ada di posisi gue, dia gak akan segan untuk membela teman-temannya. Mama pasti ngerti apa yang gue rasain."

Mendengarnya Galaksi hanya bisa mengembuskan napas berat, "Oke, oke. Lo tawuran aja terus sampe tewas di tengah jalan. Ntar mayat lo gue kasihin ke Mama biar dia nangis-nangis," kesal Galaksi dengan nada tidak suka.

"Yah janganlah! Gue gak akan mati sekonyol itu, Gal."

"Hoaam..." Orzie menguap lebar saking malasnya, dengan tangan meregang ke atas membuat Gamaliel sewot sendiri.

"Sempetnya nih tuyul molor orang lagi panas-panasnya," gumam Gamaliel dengan wajah kesal.

"Tuyul ndasmu!"

"Sebodo amat teung," jawab cowok itu kembali duduk di kursi panjang.

"Gue ikut kali ini," cetus Galaksi langsung membuat Gamaliel menyembur air mineral yang lagi diminumnya.

"H-HAH??!"

"Orzie juga ikut."

Sekarang Orzie ikut terkejut, "What the---?"

"Gak! Gak usah Gal! Bahaya oy!"

"Kalo bahaya ngapain lo tawuran?" Galaksi menjawab sengit.

"Elo berdua gak pernah tawuran woy, mana tau ganasnya kehidupan anak jalanan kayak kita!" timpal Doni ikutan panik. Soalnya Galaksi membawa anak cewek dan dia bisa jadi bulan-bulanan musuh saat tawuran.

"Yaudah lo pada gak usah tawuran!"

"Gak bisa!"

Keduanya sama-sama ngotot, aura semakin memberat aja ketika gak ada lagi yang berbicara. Orzie tahu kalau Gamaliel sama sekali gak bisa mengalah dari abangnya itu.

"Udah, udah, gue ikut aja lah. Paling tinggi jadi penonton alay deh!"

"Eeh lo kira kita topeng monyet?"

"Udah berubah yak?"

Geplak!

"Asem lo!" sungut Gamaliel.

"Iya kek muka lo! Asem, kusut, buluk lagi udah kayak keset welcome tau gak?" hina Orzie langsung membuat cowok berambut cokelat itu melotot ganas.

"Ngomong gak usah besar-besar, Ji! Napas lo bau azab!"

"Hahahhaha!!"

"Yeuh, gue tampol girang lo Gam!"

"Haha anjir ngakak dong gue ashu!" tawa Afif meledak.

"Oke, ntar ngumpul di base camp. Gue ke ruang OSIS dulu," kata Galaksi cuek bebek. Orzie jadi bingung sendiri mau ngapain.

"Yah mukanya kehilangan dong bung!" celutuk Mahesa meledek Orzie yang kini berubah sewot.

"Bukannya kehilangan, gue malah ditinggalin sama cowok dekil and the buluq kek elo-elo pada!" tunjuk Orzie pada mereka berurutan.

"Jadi gue ntar ngapain?"

"Bantu lahirin anak babi aja di hutan, sayang tuh babinya gak ada bidan," balas Gamaliel membuat cewek itu memasang wajah jengkel.

"Pasti elo Gam yang ngebuntingin tuh babi!"

"Kek gue kagak ada kerjaan aja lo!" sewot Gamaliel sambil menyulut api rokoknya.

"Kerjaan lo paling jadi tukang panjat tiang listrik Gam!" Orzie membalas sengit yang dihadiahi wajah sewot Gamaliel.

"Nih cewek beneran pengen gue gulung, untung lo gebetan abang gue."

"Hidih bulu gue merinding kali jadi gebetan roh jahat!"

"Kalo dia roh jahat elo mimi perinya, awokwowkok!!"

"Pip, besok lo beliin pil tambah darah buat si Gama. Keknya sel darah merahnya udah berubah semua jadi sel hemogoblogin."

"Hahahhaha!"

"Ah, asem lo Ji! Lama-lama gue lipet masukin tas lagi lo!"

"Emang gue kertas HVS apa?!"

"Kan sodaraan ama lo," jawab Gamaliel sambil menyeringai ngejek, Orzie langsung sewot abis. Tanpa menjawab ucapan cowok itu lagi. Hingga di sampingnya Doni kembali memulai perkara.

"Muka lo Ji! Berseri-seri udah kek orang baru liatin Limbad mandi kembang!"

Orzie memberi tatapan sinis hingga Doni langsung cengengesan.

"Cengengesan aja teros sampe gusi lo karatan," cibirnya kesal. Gamaliel terdiam membuat yang lainnya penasaran, cowok itu angkat bicara, "Gue khawatir sama Galaksi dan elo, Ji," ujarnya murung.

Aura sekitar mereka menjadi semakin berat.

"Gue bakal jagain Galaksi supaya gak kena, jadi lo bisa fokus Gam!" seru Orzie bersemangat. Gamaliel terdiam beberapa detik.

Cewek itu... Seperti Mamanya.

Saat semua orang menyalahkannya, dia malah mendukung.

Gamaliel tersenyum singkat ke arahnya, "Gak salah abang gue mau di dekat elo."

"Hah? Maksudnya dia hobi nyusahin gue?"

Cowok itu tersenyum lebar, "Dia pasti punya alasan Ji. Galaksi bukan orang sembarangan."

"Sembarangan menjadikan gue anak tirinya, atau jadiin gue mangsanya. Arrrggh gue jadi pengen cepet lulus dari ini sekolah! Penjara! Ini penjara buatan roh jahat, pasti!"

Mereka hanya tercengang lalu tertawa melihat ekspresi susah Orzie. "Seneng lu... Ngelihat gue susah emang jadi objek paling indah ketimbang liatin sempak ketiup angin!"

"Hahhaha!!!"

Dan mereka selalu bahagia ketika Orzie terbawa dengan kehidupan keras anak jalanan. Entah kenapa, Orzie selalu mendukung walaupun di sisi lain banyak yang melarang.

Cara pandangnya berbeda, itu yang membuat Gamaliel semakin respect padanya. Walaupun dirinya tahu, jalan yang mereka pilih memang benar-benar salah.

<><><><>

Makan bang?

1
strawberry milk
Thor serem amat ih tawuran mulu. mana si guntur parah bgt kelakuannya hih amit amit
strawberry milk
ngatain orzie pembunuh, elo yg nyuruh orzie ikutan tawuran woy roh jahat, kagak sadar diri Lo. harusnya salahin diri Lo sendiri kampret
Nuna Zayba
Udah berapa tahun tamat baca galaksi sampe udah 2023 galaksi ke 2 gak ada lanjutannya.
ada yg tau ga sih authornya pindah kemana?
putra adeeva
Nangis gw njiir wlu ngilu bca nya ya
putra adeeva
Anyiinggg ngakak so hard gw 🤣🤣
ZahraMarzia
maraton bacanya, sempat pusing sama tulisan nya, tapi ga mau berhenti bacanya, ujung-ujungnya mewek 😭😭😭
semangat terus Thor, sukses selalu di tunggu karya-karyanya 🥰🥰🥰🥰
ZahraMarzia
❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️ ceritanya sama author nya 🥰🥰🥰
ZahraMarzia
❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️ author nya
ZahraMarzia
hadir thor, 🥰❤️❤️
Nur Devan
keren😎
Deddy Agung
keren abiss
Nur Lita
Kecewa
Nuna Zayba
Udah mau masuk 2023 masih menanti sequel galaksi huhuhu. kapan up nya y thor
Oca.thjpg_: ho'oh. moga 2023 dapet notip up galaksi 2
total 1 replies
Eva Feb
kalo mau beli versi novelnya beli dimana ya?
💞💞Amirah Shafa Alhusna💞💞
Ceritanya keren 👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
Aku Aku
candaannya oji hanya tinggal kenangan😢😢😭
AlmawfkA _
ahh rela ga tidur seharian malah saddddd
Ruri
impikanlh
Ga da boo biar aestetik✨
gw nungguin lu Thor , dari bayi Ampe bangkotan
Selva Ardiani Irawan
Dua2nya Aja haha
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!