NovelToon NovelToon
Janjiku Kepadamu Anindya

Janjiku Kepadamu Anindya

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Komedi
Popularitas:42.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: Muhammad Ridho

(Sedang Tahap Revisi)

Terkadang Cinta itu bisa merubah segalanya, Keras nya batu akan melunak.
Terpaan dingin akan menghangat.
Ketika kita bertemu dengannya.

Seperti Aku melihat wajahnya saat hari pertama sekolah, Aku-lah Gilang Sanjaya berharap mewujudkan cinta kepada dia Anindya.

Halangan dan Rintangan akan daku hadapi untuk menikahi dia, ketika waktu itu telah tiba.

☪. Cerita Cinta Remaja bernuansa Islami

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Muhammad Ridho, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Arti Lukisan

Sesampainya di rumah, aku langsung memanaskan sebentar lauk yang di berikan Anin, agar tidak basi esoknya. Dan memasuki semua nya kedalam lemari makan.

Setelah itu aku langsung membersihkan diri sebelum tidur, dan menyiapkan keperluan sekolah untuk besok.

______________________________________________

Hembusan angin menyapa aku yang sedang termenung menikmati pemandangan di luar kelas. Setiap pagi aku memang suka menyendiri di sudut luar kelas sambil ngemil cokelat, sampai bel masuk berbunyi.

"Selamat pagi anak-anak." ucap guru itu memasuki kelas.

"Selamat pagi buk."

Aku pun langsung memimpin do'a seperti biasanya, agar pelajaran hari ini berjalan dengan lancar dan semua ilmu yang di dapat menjadi berkah.

Mata pelajaran kali ini, adalah mata pelajaran yang paling aku sukai. Sebuah mata pelajaran yang membuat dunia ini berwarna, ya apalagi kalau bukan seni dan budaya. Tanpa seni dan budaya ini, aku rasa dunia akan membosankan.

"Baik anak-anak, hari ini kita akan memulai materi tentang seni lukis."

"Kalian sudah bawa kan buku gambarnya dan peralatan lukisnya?" tanya bu guru.

"Sudah semua buk." jawab kami semua.

Ibu guru itu pun menjelaskan apa itu seni lukis, dan jenis-jenis nya. Setelah menjelaskan materi seni lukis, bu guru langsung memberikan tugas melukis.

"Anak-anak, sekarang ibu memberikan tugas kepada kalian. Kalian harus membuat satu buah lukisan dalam waktu 30 menit."

"Tema nya apa buk? tanya ku.

" Temanya bebas, kalian boleh melukis apapun."

"Baik buk."

Sekarang aku mulai berpikir, lukisan apa yang akan ku buat. melirik kiri dan kanan untuk mencari objek lukis, karena aku ingin melukis wajah seseorang. Ku lihat Anin sedang sibuk membuat lukisan bunga.

"Hmm.. apakah aku lukis wajah Anin aja ya." pikir ku.

Langsung ku keluarkan semua pensil yang mempunyai beragam ukuran dan ketebalan, temen sebangku ku melihat dan sedikit heran, untuk apa pensil sebanyak itu.

"Lang... lu banyak amat dah bawa pensilnya?"

"Lah.. kalau mau melukis itu, kita wajib mempunyai berbagai macam jenis pensil." jawabku.

"Emang ada bedanya ya?" tanyanya lagi.

"Iya beda lah, nih lihat ketebalan pensilnya." kataku sedikit membuat garis di buku gambar, untuk menunjukan ketebalan pensil yang ku maksud.

"Iya ya beda, baru tau aku sumpah dah."

"Hahaha ya iyalah, lu kan gak hobi melukis." ucapku tertawa dan melanjuti membuat sketsa awal wajah Anin dengan pensil ukuran HB.

Setelah selesai membuat sketsa awal, aku langsung melanjutkan menebalkan beberapa bagian dan menghaluskan nya dengan tissu. Ketika sedang asik menebalkan warna pensil, Ibu Guru menghampiri ku dan memuji lukisan ku yang belum selesai.

"Wah.. alang lukisannya bagus, itu kamu melukis wajah siapa?" tanya nya.

"I-ini saya melukis wajahnya Anindya buk." ucap ku sedikit malu.

"Anindya rupanya, kirain ibu. Hahahah." ucapnya tertawa, aku tau apa maksud buk guru itu. Itu adalah sebuah kode, agar aku mau melukis wajahnya dengan gratis.

Setelah itu, ibu guru mulai berkeliling untuk melihat yang lain melukis apa saja. Ketika di meja Anin, Ibu guru itu langsung memberitahu kan kepada Anin, bahwa aku sedang melukis wajahnya. Anin pun terkejut, dan dia mulai penasaran apakah lukisan yang aku buat itu bagus. Anin mulai perlahan mendekati aku dari belakang, dan melihat hasil lukisan ku yang belum selesai.

"Wah.. aku di lukis rupanya." ucapnya memuji dan membuat ku kaget setengah mati, aku langsung menutupi lukisan itu dengan badanku.

"Ih.. kok di tutup gitu sih. Aku mau lihat hasilnya."

"Nanti aja ya ya, jangan sekarang." ucapku kepada Anin. saat itu aku sangat malu, karena Anin mengetahui bahwa aku mencoba melukis wajahnya.

"Iya deh, nanti kalau dah jadi. Aku mau lihat ya." ucap nya tersenyum manis, yang membuat aku makin bersemangat melukis wajahnya.

Setelah Anin kembali ke mejanya, aku langsung melanjuti melukis sampai lukisan itu selesai.

"Baik anak-anak, waktu kalian sudah habis. Ayo kumpulkan semuanya." ucapnya.

"Baik, buk."

Kami semua mulai maju ke depan untuk mengumpulkan lukisan yang telah kami buat. Setelah itu buk guru pun mulai menilai semua lukisan yang telah kami buat, hasil nilai itu tak di tuliskan di buku gambar kami, tapi di buku nilai yang telah di siapkan sebelumnya. Setelah selesai menilai, Ibu Indah memanggil kami satu persatu untuk kedepan dan menjelaskan arti dari lukisan yang kami buat.

Yang pertama di panggil adalah Anindya, dia pun langsung menjelaskan lukisan karyanya tentang sebuah makna bunga di kehidupan dunia, Disitu terlihat ada bunga yang mekar indah, dan ada pula yang layu karena tidak terkena matahari. Lukisan Anin itu sebenarnya tidak terlalu bagus, tapi arti makna nya itu yang membuat semua orang di kelas berdecak kagum. Arti makna lukisannya adalah tentang seorang umat manusia yang dekat dan jauh dari Agama. Bunga yang memekar indah itu, menandakan seorang manusia yang dekat dengan Tuhannya. Anin menjelaskan bahwa jika manusia dekat dengan Tuhan, dia akan merasakan kebahagian dan kedamaian dalam hidupnya. Dan bunga yang layu, menjelaskan tentang seorang manusia yang jauh dari Tuhannya, yang suka berbuat dosa dan kejahatan. Dia perlahan akan layu seperti bunga itu, dan mati dalam keadaan sengsara.

Semua orang bertepuk tangan, karena mendengar penjelasan arti makna lukisannya.

Termasuk ibu Indah yang langsung memberikan tambahan nilai 9 dalam buku nilainya. Anin pun di persilahkan kembali ketempat duduknya, dan di lanjuti dengan yang lain. banyak arti makna yang bagus-bagus, ada yang lucu, ada yang sedih, ada yang senang, dan ada juga abstrak.

Setelah beberapa orang yang di panggil, akhirnya giliran ku lah untuk maju dan menjalaskan. Aku sedikit gugup karena aku tidak tau apa yang akan ku jelaskan ke mereka.

"Nih lang lukisan mu, ayo sekarang kamu jelaskan arti maknanya." ucap Ibu indah sambil memberikan buku gambarku yang masih tertutup.

Dengan perlahan ku buka buku gambar ku, untuk menunjukan hasil karya lukisan kepada mereka. Ketika ku perlihatkan, semua orang berdecak kagum dan bertepuk tangan sambil bersiul-siul karena melihat lukisan ku seperti nyata.

"Woah... lukisan lu lang bagus banget." ucap beberapa dari mereka.

"Iya bagus tu, nin lu jadi objek lukisnya."

"Cieee...." teriak semua membuat aku dan Anin langsung tersipu malu.

"Sudah sudah semuanya, Alang mau menjelaskan dulu arti makna lukisan nya." Ucap Bu Indah menenangkan suasana yang heboh.

Aku pun mulai menjelaskan arti makna lukisan yang aku buat ini. Awalnya aku bingung, apa yang harus aku jelaskan kepada mereka. Tapi karena aku melihat wajah Anin tersenyum indah, aku mulai mendapatkan ide yang cemerlang.

Ku jelas kepada semua tentang arti makna lukisan itu. Bahwa lukisan ini menunjukkan seorang wanita biasa yang memiliki wujud seperti bidadari surga dengan segala kesederhanaan nya. Suasana makin meriah dan panas karena mendengar penjelasan ku ini, ku lihat wajah Anin memerah seperti Kepiting rebus. Anin tersenyum malu dan salah tingkah karena sorakan mereka.

( Hai Hai semua 👋👋😄, maaf ya karena lama up nya. karena kemarin sedang sibuk belajar dan mengembangkan konsep untuk novel santuy ini, semoga kalian suka di eps kali ini. Jangan lupa tersenyum ❤ )

1
Dhina ♑
halo Gilang
Zolovelypeony: halo kak, yuk mampir juga baca cerita aku, judulnya Camelia Rahma: Kamulah Jodohku 🤗🍁
total 1 replies
Bu Fit
ikutan dong makan. bakso mercon nya

😁😁

#FWC#
Bu Fit
jadi deg deg kan aku thor
#FWC#
Bu Fit
sadis amat thor, beruang Wkwkwk

#FWC#
Bu Fit
aamiin moga terkabul ya doa mu
#FWC#
Bu Fit
so sweet rencanaya, moga lancar
#FWC#
Bu Fit
kesel ya kalau yg jawab OP nya bukan orangnya . semangat ya thor jan ikutan kesal.

#FWC#
Bu Fit
boleh ikutan nggak thor, aku juga mau jadi pendekar
😀😀😀
#FWC#
Bu Fit
jan ikutan galau ya thor
😁😁😁
#FWC#
hanifatulhsn_
semangat kaakkk☺😊 ceritanya bagus, keren.
Sept September
jempollll
Sept September
like ya
Sept September
semangat kakakkkk 🤗 pengunjung setia 😂
G.
lanjut thor
Mei Pertiwi
lucu
annidya
Next thorrr
Raihan Ramadhan Nasution
lanjut dho
Zahra
lagi
annidya
Lah ak masih smp
annidya
Kyk ngerasain ada di dalam ceritanya apa karena namaku annidya ya😆
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!