NovelToon NovelToon
HANCURNYA KEPERCAYAAN

HANCURNYA KEPERCAYAAN

Status: tamat
Genre:Komedi / Tamat
Popularitas:1.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: wulandari05

(REVISI)

Cerita ini mengisahkan seorang Wanita pintar,cantik dan sexy yang bernama Hara Pramaswari
Hara memiliki teman baru yaitu pria terpopuler dikampusnya,laki-laki ini menyukai Hara tapi kedekatan mereka membuat sahabat Hara membencinya,karena sahabat Hara juga menyukai laki-laki ini.

Pengusaha tampan dan kaya yang digandrungi banyak wanita,ialah Alexander Pranata pewaris pranata grup,pertemuannya dengan Hara sangat singkat,sampai akhirnya Alex memutuskan untuk menikahinya,akan ada banyak ujian yang akan dilalui mereka berdua,akankah mereka sanggup bertahan atau memilih untuk berpisah..?

Ingin tahu cerita selengkapnya silahkan dibaca😁mari kumpul dulu jangan jaga jarak di antara kita😆

JANGAN LUPA LIKE,VOTE DAN KOMEN ===
😘😘

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon wulandari05, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tersipu

Matahari mulai muncul dengan malu-malu, pagi ini menunjukkan pukul 04.00 gadis cantik ini sudah bangun dan baru selesai menjalankan kewajibannya, sebelum memasak Hara mencuci baju dulu, dia tidak memiliki mesin cuci Hara hanya mengandalkan tangannya, walau seperti itu tidak membuat tangan Hara kasar karena dia selalu rajin merawat dirinya.

Selesai menjemur pakaiannya, Hara menuju dapur untuk memasak, hari ini Hara hanya masak nasi goreng sisa nasi kemarin di tambah telur mata sapi.

Setelah semua pekerjaan selesai Hara pun mandi dan bersiap untuk bekerja, hari ini Hara memakai span selutut berwarna hitam di padu padankan dengan atasan blezer coklat dengan dalaman berwarna hitam sangat pas di badan Hara.

Hara hanya memakai make up tipis dengan rambut terurai, Hara tidak lupa mengabari Rangga bahwa ia mulai bekerja di perusahaan Pranata Grup, sebenarnya Rangga ingin Hara bekerja dikantor Papanya saja tapi apalah daya Rangga tidak punya hak untuk meminta Hara bekerja bersamanya.

Waktu menunjukkan pukul 06.30, Hara segera berangkat, dia tidak ingin telat dihari pertamanya seperti biasa Hara berangkat memakai motor matik miliknya.

Saat sampai Hara memakirkan motornya tidak sengaja dirinya bertemu dengan Febby(masih ingat Febby kan..?wanita yang kocak dan humoris😁)

Hara segera berlari menyusul Febby berjalan masuk menuju lobby.

"Feb tunggu." panggil Hara.

Langkah Febby terhenti saat mendengar seseorang memanggil namanya.

"Seperti tidak asing suaranya" pikir Febby, dia pun menoleh kebelakang sesaat ia kaget tapi setelahnya mereka berpelukan.

"Hara loe apa kabar, bagaimana keadaan ibu..?maaf gue gak sempet jengguk."ucap Febby tidak enak hati.

"Ngak masalah, gue ngerti loe sibuk." ucap Hara sudah tidak canggung lagi memanggil Mita seperti itu.

"Apa Ibu Ana sudah sehat..?" tanya Febby lagi.

Hara menunduk matanya mulai menggenang tapi ia tahan untuk tidak menangis.

"Nanti aja gue critain pas makan siang, kita masuk takut telat ini hari pertama gue." jawab Hara.

Mereka berjalan bersama dan terpisah karena ruangan Hara berada dilantai 23, Hara menjadi pusat perhatian bagi para senior laki-laki ia segera memasuki lift menuju ruangannya, lift pun terbuka Hara bergegas takut bosnya sudah datang duluan, Hara membuka ruangan yang ternyata masih kosong jam menunjukkan pukul 06.45 menit kurang 15 menit lagi jam kerja dimulai.

Hara yang kemarin sudah di tunjukkan ruangannya dan sudah di beritahu apa saja tugas-tugasnya faham apa yang harus dikerjakan, dia pun duduk di meja kerjanya mulai mengecek jadwal CEO untuk hari ini.

Disaat Hara sibuk dengan pekerjaannya ternyata CEO sudah berdiri di hadapannya bersama Reno.

"Rajin sekali, milik siapa sih?" ucap Alex membuat Hara terkejut.

Hara mendonggak dan memberi hormat kepada atasannya.

"Selamat pagi Pak." ucap Hara formal.

Reno menahan tawanya saat Hara mengacuhkan Bosnya, Alex yang melihat Reno mengejeknya menatap tajam pada Reno, Reno pun menunduk tidak berani menertawakan bosnya lagi.

Alex mendekat pada Hara membisikkan sesuatu di telingga wanitanya.

"Jangan terlalu formal sayang jika tidak ada orang lain." bisik Alex.

Alex meninggalkan Hara dan masuk keruangannya bersama Reno.

"Dasar.." monolog Hara tersenyum, dia geli sendiri melihat kelakuan kekasihnya.

Beberapa menit Reno pun keluar dia menghampiri Hara.

"Selamat bekerja Ra, jika ada yang tidak kamu mengerti bisa tanyakan pada saya, itu ruangan saya."ucap Reno menunjuk ruangannya yang berada di sebelah ruangan Alex.

"Baik Pak." ucap Hara tersenyum.

Reno membalasnya dengan tersenyum pula dan pergi meninggalkan Hara menuju ruangannya.

Saat Hara mengecek berkas-berkasnya, telpon kantor khusus untuk CEO berdering.

"Halo Pak ada yang bisa saya bantu..?" tanya Hara.

"Masuklah keruangan saya." pinta Alex.

"Baik.." setelahnya Hara menutup telpon dan bergegas keruangan CEO sebelum masuk ia mengetuk pintu terlebih dahulu.

'Tok tok..'

"Masuk.." suruh Alex.

Hara masuk dan menutup kembali pintunya, tanpa Hara ketahui Alex menekan tombol kunci otomatis.

"Ada apa Pak memanggil saya..?" tanya Hara sopan.

Hara bisa menjaga sikap dan bisa menempatkan dirinya, ia memang profesional dalam hal kerjaan.

"Kangen .." jawab Alex memandang Hara sayang.

"Jangan gombal disini, ini kantor Kak nanti ada yang dengar." ucap Hara malu.

Alex berdiri menghampiri kekasihnya, ia terus melangkah sementara Hara berjalan mundur sampai tidak ada jarak lagi di antara mereka.

"Cantik, milik siapa." goda Alex.

"Kak ini kantor nanti ada." belum selesai ucapan Hara Alex membungkam mulut kekasihnya dengan bibirnya.

Hara ingin mendorong tubuh Alex tapi tubuhnya menolak dia sangat menikmati pagutan itu tidak lama Hara membalas pagutan Alex meskipun terasa kaku, membuat Alex semakin menggebu melahap habis bibir kekasihnya, setelah Alex puas dia pun menyudahinya.

"Kakak nakal ih, ini kantor nanti ada yang lihat." ucap Hara.

"Tapi kamu suka kan?" tanya Alex membuat pipi Hara merona.

"Gak akan sayang ruangan ini kedap suara, pintu juga sudah Kakak kunci." ucap Alex lagi.

"Jangan di ulangi ya Kak." ucap Hara memanyunkan bibirnya.

"Iya sayang iya, ya udah jangan manyun gitu Kakak jadi gemas nih pengen cium lagi." ucap Alex.

"Bos mesum, udah ah serius yuk." ucap Hara tersenyum.

"Tadi Pak Alex memanggil saya kesini ada perlu apa?" tanya Hara formal.

Alex tersenyum, "Kamu sudah cek apa saja jadwal saya hari ini..? " tanya Alex kembali ke meja kerjanya.

"Hari ini tidak ada meeting atau pertemuan penting Pak, hanya ada beberapa berkas yang harus Bapak cek dan tanda tangani." jawab Hara.

"Baiklah kembalilah ketempatmu dan terima kasih untuk yang tadi." ucap Alex tersenyum menatap Hara.

Hara tersipu malu, ia segera keluar tidak ingin ada orang yang melihatnya berada diruangan CEO, Alex juga mulai mengerjakan pekerjaannya dengan tumpukan berkas yang siap dia kerjakan.

Tak terasa jam makan siang pun tiba Hara yang sudah membereskan meja kerjanya bergegas untuk turun tapi ditahan oleh Alex.

"Mau makan siang denganku..?" tanya Alex.

Hara menggeleng iya tak ingin dijadikan bahan untuk bergosip, Hara pun mencari alasan agar kekasih tampannya itu mengerti.

"Aku udah janjian Kak sama Febby teman ku dulu waktu aku masih magang, kita udah lama ngak ketemu, boleh kan?" ucap Hara.

"Tentu boleh, ya sudah jaga mata jaga hati ya." ucap Alex meninggalkan Hara disusul Reno, Reno yang mendengar itu hanya geleng-geleng.

Alex memasuki lift khusus petinggi perusahaan bersama Reno, sedangkan Hara memasuki lift khusus karyawan, Hara menuju kantin sedangkan Alex dan Reno makan diluar kantor.

Sampai dikantin Hara melihat kiri kanan mencari keberadaan Febby, lagi-lagi ia menjadi pusat perhatian disana, tidak hanya cowok cewek pun juga.

Febby melihat Hara kebinggungan melambaikan tangannya, Hara pun mendekat dia terkejut ternyata disana juga ada Leon.

"Leon, kok kalian bisa satu meja..?" tanya Hara.

"Wah wah gitu ya loe, mentang-mentang cakep semua cowok good looking loe kenal." ucap Febby nerocos.

"Iya Ra ternyata aku sama Febby satu divisi." jawab Leon tersenyum, ia menatap Hara tanpa berkedip.

"Udah loe natapnya ntar mata loe loncat lagi." ucap Febby menyuruh Hara untuk duduk, Leon yang ke gep Febby sangat malu dia mengalihkan wajahnya, mereka pun memesan makanan masing-masing.

Makanan habis tak tersisa sementara waktu masih kurang setengah jam, Hara pun pamit sebentar untuk melaksanakan sholat dzuhur, setelahnya Hara kembali ke kantin dan bercerita masalah ibunya pada Febby, sesekali Febby bercanda gurau untuk menghibur sahabatnya itu, Leon yang mendengar cerita Hara merasa ibah dan bersimpati kepadanya.

Tanpa mereka sadari, ada yang sedang menatap mereka dengan pandangan tidak suka.

______________________________

HAYO SIAPA YANG LAGI LIATIN MEREKA

TETEP SETIA BACA KARYAKU YA JANGAN

LUPA UNTUK DUKUNGAN KALIAN😘

______________________________

1
Desi Belitong
aduh malas baca nya bdoh
Fay
q kasi vote deh thor
Fay
mampir baca thor...👍
Elida Setyo Handayani
bukan nya hara jago karate, sabuk hitam penghargaan banyak kok di gituin dion nggak ngelawan...
Snowi Chan: namanya jg novel kalo tokoh utama ga bego ya ga seru
total 1 replies
Sri Wahyuni
kmu prcya az hara sm suami klau mmang s rangga niat nya ga bner sm kmu knp hrs milih kmu yg janda
Sri Wahyuni
jago bela diri bisa klah sm d goyang ranjang
Dilah Mutezz
perjelas hubungan mu dngan hara lex...
lgian sii vera udh d bilang udh slesai masih ajj ngejar",,
Dilah Mutezz
aq kirain siapa yg liat dngan ttapan lain ternyata bos mesumnya 🤭🤭
mega keyna
bener kan,apa jawabnya hara. mana mungkin,,, punya otak di gunain sis hara,,, jgn jd perempun bodoh terus2an,laki2 ngk mkn ada rasa kl dia dkt dgn perempuan trs2an,,, logika aja shi,,,
mega keyna
ngk ush pd sok romantis kalian,gedek bacanya malah,,, yg laki jg tolol ngk pernah ngungkapin perasaannya,yg ceweknya apa lg lebih tolol bin bodoh,udh di ksh tau tbtg kebenarannya jg msh mau sm laki model alek,dan ngk sadar jg tntg kebaikan rangga,org normal itu udh langsung faham,tp ngk tau jg shi kl sm hara kan dia emang bodoh shi,,,,
mega keyna
ngk tau ya aku benci bgt sm perempuan kaya hara,sok kuat sgla,ktanya jago karate kan,,,, emang manusia munafix ya kayak hara ini,,,, ngapain ngk ngelawan,apa mau cari surganya suami,ngk ush sok alim,manusia ngk ada yg kuat kalo udh di perlaku kan kayak km,bukan brti km hebat dan kuat,tp km BODOH.
mega keyna
ya memang hanya kata bodoh yg bisa buat hara,selamat ya hara atas kebodohan mu,,, makan tu cinta,,,
mega keyna
alex2,,,, itu shi namanya bukan cinta,kl cinta ngk mkn ada wanita lain,hara jg terlalu polos,ngk bisa lihat gelagat yg aneh sm alex,,,
cocoms
febby lucu, klu ngomong suka bener
Yanti Sarpin
kalau bikin cerita, dipikirkan dulu gimana alurnya. mosok sabuk hitam dilecehkan ngga bisa ngelawan.
Kerimpak Kaca Luya
Yg aku hairan ni,lelaki kalau ada masalah rumahtangga memang tidak jauh dari pub,hotel,wanita dan minum😔😔kenapa ya dikit² kalau ada masalah kesitulah tempat mereka lari....sebenarnya tempat yg mereka datangi itu sebenarnyalah yg mendatangkan masalah paling besar nantinya....bukan utk menyelesaikan masalah,menambahkan masalah adalah...bodoh punya org...cuba kalau rey berbincang dan sama² datang ke hospital utk cek...kan senang..
Novidiansari Pesawik
bengak si hara...jd esmosi bacanya...
Novidiansari Pesawik
lolo nian hara ini La tau laki galak nyikso msh galak diem b...bengak nian lawan dikit oi jgn jd betino lolo
Kerimpak Kaca Luya
Apa rey ingat buat anak macam buat kuih donat,bikin terus jadi gitu....ingat bersabar itu separuh daripada iman rey😔😔😔
Kerimpak Kaca Luya
Kamu jangan macam² lion takut nanti karma menimpa kerana menjadi pemain wanita...cuba tengok veta yg mati kerana kecelakaan....kerana masiatnya...tolong insaf ya lion.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!