NovelToon NovelToon
Sistem Gacha: Jaminan 100%

Sistem Gacha: Jaminan 100%

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Sistem / Mengubah Takdir
Popularitas:2.8k
Nilai: 5
Nama Author: UrLeonard

Tak memiliki apa pun selain namanya, Kenzo bertahan hidup di dunia yang kejam. Bagi orang lain, mimpi adalah sesuatu yang bisa dikejar. Baginya, mimpi hanyalah kemewahan yang selalu direnggut oleh kenyataan.

Hingga suatu hari, sebuah antarmuka emas muncul di hadapannya.

Sistem Gacha.

Jaminan 100%.

Setiap putaran selalu menghadiahkan sesuatu yang nyata. Kemampuan, artefak, teknik, bahkan kekuatan yang sanggup mengubah takdir. Dengan sistem itu, Kenzo tak lagi sekadar bermimpi. Ia akan menapaki jalan menuju puncak dan menyingkirkan siapa pun yang berani menghalangi langkahnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon UrLeonard, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 15

Asap tipis mengepul lambat dari puing-puing beton yang hancur.

Bau menyengat dari belerang dan sisa besi terbakar berbaur menjadi satu. Udara di dalam fasilitas bawah tanah itu terasa sangat pengap.

Kenzo berdiri tegak di tengah kekacauan tersebut. Dada gadis itu naik turun, mengatur napasnya yang masih memburu tidak teratur.

Perlahan, ia menurunkan pistol taktis miliknya. Jemari tangannya yang kokoh tampak sedikit gemetar karena kelelahan yang luar biasa.

Ketegangan yang menguasai fisiknya sejak tadi kini mulai memudar. Rasa nyeri dari tulang pergelangan tangannya yang cedera kembali terasa menusuk.

Namun, senyum tipis terukir di wajahnya. Ia berhasil memenangkan pertarungan melelahkan ini.

Seluruh anggota dari faksi hitam yang menguasai Sektor B kini telah dilumpuhkan tanpa sisa.

"Azzy," panggil Kenzo dengan suara parau yang lirih.

Sesosok gadis dengan jubah hitam kelam muncul dari balik bayangan pilar beton yang telah retak parah.

Wajah pelayannya itu tampak sangat pucat di bawah temaram cahaya. Sepasang matanya menunjukkan rasa bosan yang tidak disembunyikan.

'Kenapa dia selalu terlihat tidak bersemangat setelah pertarungan selesai,' batin Kenzo menggelengkan kepala.

"Sudah selesai, Kenzo? Kita pulang?" tanya sang penguasa hampa dengan suara riang, kontras dengan ekspresi wajahnya yang datar.

"Ya. Kita harus segera pergi dari sini," jawab Kenzo seraya menyarungkan kembali pistolnya ke balik jaket.

Ia tidak ingin berurusan dengan pasukan keamanan kota atau pemburu bayaran dari faksi lain yang mungkin akan segera berdatangan.

Azzy hanya mendengus pelan lalu menjentikkan jemarinya yang lentik ke udara.

Seketika itu juga, ruang di sekitar tubuh mereka tampak meliuk samar.

Kedua sosok itu melangkah mundur dan langsung melebur bersama kegelapan lorong stasiun bawah tanah yang sunyi.

Mereka menghilang tanpa meninggalkan jejak kaki sedikit pun di atas lantai beton berdebu itu.

Sementara itu, di sebuah tempat yang sangat kontras dengan kumuhnya Sektor B.

Pada ruangan luas di lantai paling atas sebuah gedung pencakar langit, keheningan terasa begitu dingin dan kaku.

Seorang pria paruh baya dengan setelan jas mewah duduk bersandar pada kursi kulitnya yang empuk.

Ia memutar gelas kaca berisi minuman anggur merah di genggamannya. Matanya yang tajam menatap lurus ke depan.

Sebuah layar besar di dinding ruangan itu sedang menampilkan rekaman ulang dari kamera tersembunyi yang terpasang di Sektor B.

Tampilan gambar tersebut memperlihatkan bagaimana sebuah pintu baja raksasa setebal lemari besi menguap begitu saja ke udara kosong.

Tidak hanya itu, senjata api milik para penjaga juga lenyap dalam sekejap tanpa menyisakan apa pun di tangan mereka.

Sosok Kenzo yang bergerak sangat cepat dengan baju usangnya terekam dengan sangat jelas di layar tersebut.

Atas perintah rahasia, kamera pengawas itu memang dipasang untuk mengawasi setiap transaksi gelap di sana.

Di belakang kursi pria berjas itu, berdiri seorang wanita muda dengan pakaian rapi yang menjabat sebagai asisten pribadinya.

Wajah asisten itu tampak pucat pasi saat melihat rekaman pertarungan sepihak tersebut.

"Tuan," suara wanita itu terdengar gemetar. "Apakah ini ulah dari kelompok musuh? Orang itu memiliki kemampuan manipulasi ruang tingkat tinggi?"

Pria berjas itu tidak segera menjawab. Ia menekan tombol pada alat pengendali di tangannya untuk menghentikan gambar.

Layar monitor besar itu kini menampilkan wajah Kenzo dengan sangat dekat.

"Tidak ada sisa gelombang kekuatan yang terdeteksi saat benda-benda itu menghilang," ujar pria itu dengan nada dingin yang sarat rasa penasaran.

Ia menyesap sedikit minuman anggurnya sebelum kembali berbicara.

"Ini bukan sihir ruang, bukan juga manipulasi partikel. Ini adalah sebuah kejanggalan . Sumber kekuatan baru yang belum pernah tercatat."

"Lalu, gadis dalam rekaman ini? Namanya tidak ada dalam daftar orang berkekuatan khusus di seluruh wilayah ini," lapor sang asisten cepat.

Pria berjas itu meletakkan gelasnya ke atas meja kaca hingga menimbulkan bunyi ketukan kecil yang memecah kesunyian.

"Kelompok rendahan di bawah tanah itu memang pantas musnah karena kecerobohan mereka sendiri," ucapnya dengan raut wajah tanpa emosi.

"Namun, keberadaan gadis misterius ini beserta kekuatannya ... adalah hal berbahaya yang tidak boleh diabaikan begitu saja."

Ia mengetuk-ngetukan jarinya ke atas meja secara teratur.

"Cari tahu identitas aslinya. Lacak setiap langkahnya dan cari tahu siapa saja yang berhubungan dengannya. Aku ingin laporannya besok pagi."

"Baik, Tuan. Segera saya laksanakan," jawab asisten itu sembari membungkuk hormat sebelum melangkah mundur meninggalkan ruangan.

Gerimis tipis mulai membasahi permukaan beton di atas atap sebuah apartemen kumuh di pinggir kota.

Kenzo berdiri mematung di sana, membiarkan tetesan air hujan yang dingin membasahi rambut dan pakaiannya yang kotor.

Angin malam berembus kencang, namun ia tidak merasakan dingin sama sekali. Dadanya dipenuhi oleh kepuasan yang luar biasa.

Ia bukan lagi seorang anak panti asuhan lemah yang selalu ditindas dan dibuang oleh dunia yang kejam ini.

Di bawah temaram cahaya lampu jalan, bayangannya di lantai tampak bergoyang secara tidak wajar, seolah menyembunyikan kekuatan raksasa.

Kenzo memejamkan mata sejenak, lalu memanggil sebuah antarmuka rahasia di dalam benaknya.

Seketika, sebuah kotak pesan bercahaya emas yang sangat terang muncul di hadapan pandangannya.

[Sistem Aktif.]

[Fungsi Utama: Gacha dan Penyimpanan Tak Terbatas.]

[Jaminan 100% (Pengaturan Ulang Harian dalam 4 Jam).]

Kenzo tersenyum lebar menatap deretan teks emas yang melayang di depannya.

Ini barulah awal dari perjalanannya untuk merangkak naik menuju puncak tertinggi.

1
Hadi Hadi
up up🤭🤭
Hadi Hadi
lanjut
Hadi Hadi
semangat
Hadi Hadi
bunuh
penggemar_Uangkecil?!
👍👍
penggemar_Uangkecil?!
👍👍
penggemar_Uangkecil?!
👍
penggemar_Uangkecil?!
👍👍
Hadi Hadi
mantap😄😄
Hadi Hadi
mantap💪💪
Hadi Hadi
bantai💪💪💪
Hadi Hadi
up up💪
Yui
aku tunggu insectnya kak/Determined//Determined//Determined/
Ironside: Tidak ada hal seperti itu Kak /Scare/
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!