Seorang gadis cantik bernama Freya Oktavia. gadis cantik yang memiliki sifat tidak bisa diam, usil, Kepo. Tiba-tiba jiwanya bertransmigrasi menjadi pemeran figuran, seorang istri pertama mafia dingin, kejam dan berkuasa bernama kay leroy. Sang figuran dinikahi kay leroy, karena kesalahan informasi. Kay leroy yang mencinta kekasihnya bernama ivana pemeran utama wanita, akhirnya menikahinya dan menjadikannya istri kedua. pernikahan keduanya membuat kay seakan-akan tidak perduli kepada istri pertamanya, yang tak lain seorang figuran bernama freya.
Bagaimana kah kisah freya, menggantikan jiwa figuran istri pertama yang memiliki nama sama, wajah yang sama dengannya, memiliki sifat pendiam dan suka berpakaian norak. Penasaran kan teman-teman ayo baca novel ku😁😉
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon namice, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Alex Sangat Posesif
Alex duduk di kursinya dengan gestur yang tampak santai, namun matanya yang tajam tidak tidak lepas dari interaksi di meja makan itu. Saat para sabatnya mulai melontarkan godaan dan candaan ringan kepada kekasihnya, suasana hangat di restauran itu seolah berubah menjadi dingin di sekitarnya.
"Freya, kamu sudah cantik di tambah hebat sekali, jarang loh wanita bisa balapan motor." Ucap Xander sengaja membuat alex marah.
Freya hanya tersenyum tipis, dia tahu para sahabat alex sengaja menggoda alex. Begitu juga bella. Dia ingin tertawa melihat freya mati kutu di posesif alex, tetapi dia tahan.
Leon tersenyum kecil melihat wajah alex yang terlihat menahan amarahnya. "Benar kata mu xander, Freya bukan hanya cantik loh, hebat dan menggemaskan." Sambung victor tersenyum tipis, memanas-manasi alex, dia duduk menatap wajah freya.
Rahang alex mengeras, setiap kali para sahabatnya mencari perhatian kekasih. Dia melingkarkan tangannya di sandaran kursi freya, sebuah klaim bisu yang menandai wilayah. Sorot matanya memberikan peringatan keras yang dimengerti oleh para sahabatnya. Bahwa Freya kekasihnya, miliknya dan jangan melangkah terlalu jauh.
Alex sesekali menarik kursi freya agar lebih dekat dan sedikit lebih rapat darinya. Memastikan bahwa meskipun dunia sekitarnya berisik, kekasihnya freya tetap berada di penuh di jangkauannya.
Para sahabatnya tersenyum tipis dan geleng-geleng kepala melihat tingkah alex.
Tetapi Asher masih ingin usil dengan alex yang dia tahu sahabatnya itu sangat dingin, ingin tahu seberapa posesifnya dia dengan freya wanita yang di klaim kekasih. "Freya, kamu benar-benar sangat cantik sekali ya? Aku jadi--." Ucapan asher terhenti melihat tatapan sangat tajam alex kepadanya.
Tiba-tiba alex melingkarkan tangannya di pinggang freya, dan mengangkat tubuh freya dalam satu gerakan mantap ke atas pangkuannya.
Freya ter-pekik kecil, matanya mem-belalak terkejut dengan wajah merona merah. Akibat tindakan mendadak dari alex dan intim di ruang publik.
Alex tidak memperdulikan wajah para sahabatnya yang mencemoohnya pria posesif. Dia justru mempererat pelukannya melingkar tangannya yang kokoh di perut freya, seolah sedang memagari miliknya yang paling berharga.
"Kak, malu, banyak orang turunkan aku." Ucap freya dengan wajah bersemu merah.
"Kita ada di ruang dining room sayang, hanya ada kita dan mereka sahabat-sahabat aku, kamu anggap saja mereka angin." Jawabnya dengan melemparkan tatapan dingin kepada para sahabatnya.
Para sahabatnya yang mengerti akhirnya berdiri. "Ya sudah bos, kami pergi dulu, dan bella ikut kami yuk. Kami ingin membeli hadiah. Sepertinya kamu bisa memilihkan hadiah untuk kami." Ucap leon dengan nada santainya.
Bella yang mengerti tatapan tajam alex, akhirnya mau tidak mau mengikuti para sahabat alex.
Freya memicingkan matanya curiga. "Jika kalian ajak saudaraku, jaga dia. Jika lecet secuil saja, aku akan memberikan perhitungan kepada kalian." Jawabnya dengan nada dingin.
Alex tersenyum kecil melihat keberanian sang kekasih yang terlihat tambah imut dan juga menggemaskan. "Sayang, rasanya aku ingin sekali mengurung mu di kasur besar ku." Batinnya berbisik penuh keinginan.
Leon dan yang lainnya tersenyum kecil dan kagum, melihat freya yang terlihat dingin demi seorang pelayan dan menganggap pelayan sebagai saudaranya. "Iya bu bos." Jawabnya tersenyum tipis.
Mereka pun pergi. "Kak, aku ingin turun. Aku ingin duduk sendiri." Ucapnya dengan nada santainya.
Alex tersenyum menyeringai. "Boleh, coba saja turun. Jika kamu bisa turun dari pangkuan ku. Aku berikan hadiah tambahan sebuah motor sport. tetapi jika tidak bisa, maka bibir mu aku cium dan lumat sampai puas, sayang." Jawabnya dengan nada santainya.
Mata freya langsung berbinar mendengar kata motor, tanpa pikir panjang dia menyanggupi tantang itu."Oke." Jawabnya dengan penuh percaya diri.
"Aku yakin bisa kok, hanya menyingkirkan tangannya, itu mah gampang." batin Freya penuh percaya diri.
Sedangkan di perusahaan kay. Oscar yang masuk ke ruangan bos-nya, tetapi tidak melihat keberadaan bosnya malah mendengar desahan kesakitan dari dalam kamar istirahat milik kay yang terbuka sedikit. Oscar menghela napas berat. "Bos, kamu tambah tidak akan pernah bisa lepas darinya bos. Kamu telah terperangkap jauh dengannya. Mungkin untukmu itu hukuman dan balasan untuknya, tetapi untuknya sebuah hadiah. Hingga dia tidak akan pernah bisa lepas darimu." Gumamnya berbisik kesal.
Oscar sangat kecewa dengan kay, dulu kay adalah pria kejam dan dingin. Mafia di takuti, tetapi pertemuannya dengan ivana merubah dirinya seratus delapan puluh derajat. Semuanya yang ingin menasehatinya tentang ivana yang tidak untuknya, di tentangnya hingga kakek nenek yang sangat menyayanginya. "Jika suatu hari nanti kamu menyesal, maka itu sudah menjadi karma mu bos, dan saat itu mungkin kau pun tidak bisa membantumu." Bisik-nya dengan nada dingin dan keluar dari ruangan kay dengan perasaan kecewa.
Sedangkan freya sudah lelah mencoba melepaskan dan melonggarkan kuncian lengan kokoh alex, tetapi lengan alex tidak bergeming sama sekali. Usahanya sia-sia.
Senyuman tipis terukir di bibir alex, dia menatap freya penuh arti. "Bagaiman sayang, hmmm?" bisik-nya pelan suaranya sedikit serak di telinga freya, dan mengulumnya membuat freya bergidik ngeri.
Karena pergerakan freya hasrat Alex juga bangkit dan juga alex mininya bangkit. "Shit, alex mini bangkit. Hanya padamu saja sayang dan begitu cepat bangkit." Batinnya berbisik. "Aku akan menikahi mu secepatnya sayang, setelah perceraian mu. Karena aku takut tidak bisa menahan hasrat dan gairahku jika bersamamu. Tetapi aku akan menjaga kesucian mu sampai kita menikah, aku sudah melancarkan perceraian mu sayang dan aku yakin, dia telah menandatangani nya." Batinnya berbisik menahan hasratnya.
Freya akhirnya menyerah. "Kak." Panggil freya pelan menyadarkan lamunan alex. "Kak, aku menyerah, tetapi bisa tidak kamu tidak mencium ku?" Ucapnya menatap alex lekat.
Alex memicingkan matanya. "Kenapa hmmm, itu sesuai perjanjian sayang tidak bisa di ganggu gugat. Kenapa, hmmm?" Tanyanya dengan nada penasarannya mengelus bibir freya lembut.
Wajah freya bersemu merah. "Karena aku belum pernah berciuman kak." Jawabnya pelan dan terdengar gugup.
Alex tersenyum lebar. "Kalau begitu aku yang akan menjadi yang pertama memiliki bibir mu dan juga menjadi pria yang yang terakhir memiliki dan merasakan bibirmu. Karena setalah ini, kamu akan menjadi milikku sepenuhnya." Bisik-nya dengan suara sangat serak. Menahan rasa gemas dan hasratnya yang tergoda wajah freya dan harum tubuh freya. "Aku tidak akan menyentuh mu sampai kamu resmi bercerai, tetapi untuk mencicipi mu, itu hak ku sayang, aku tidak suka jika kamu menolak ku." Ucapnya dengan nada sangat mutlak.
Deg..
Alex langsung mencium bibir freya dengan sangat lembut namun penuh kuasa dan posesif. Bibirnya menyesap bibir freya penuh tuntunan dalam. "Balas ciuman ku sayang." Bisik-nya di sela ciumannya. Akhirnya freya membalas ciumannya, membuat ciuman alex tambah penuh hasrat, karena alex tahu freya belum pernah berciuman dan juga di sentuh pria sama sepertinya. Ciuman sekarang bersama freya adalah ciuman pertamanya. tetapi alex belajar sebagai seorang pria dia pastinya ingin berkuasa terhadap tubuh istrinya nantinya.
"Aneh, katanya alex tidak pernah tersentuh wanita? tetapi ciumannya sangat ahli bagaikan sang casanova? Apa Alex belajar ya?? Atau semua berita itu bohong?" Batin Freya bersisik penuh tanya.
ditunggu undangan married nya ya alex & freya /Chuckle/
si kay(maaf kalau salah nama) bakal tau kapan ya' kalau udah cerai sama fl Badas kita. jadi berkhayal taunya pas diajak married sama alex seru tuh, si kay malah dateng ke pesta pernikahan nya bareng si cabe (kan katanya kalau ada acara pesta atau apa yang diajak si cabe) 🤭
nah ini aku selama ini kalo baca tuh susah inget nama, gara gara re read aku berusaha hafalin nih namanya
ini typo ga sih kak? harusnya alex, jadinya axel. lumayan banyak typo nama axel nya kak, ada apa dengan axel? 🤭🙏