NovelToon NovelToon
Nadila Dan Si Kembar

Nadila Dan Si Kembar

Status: sedang berlangsung
Genre:Anak Kembar / Lari Saat Hamil / Nikahmuda
Popularitas:3.4k
Nilai: 5
Nama Author: Mia Putry

seorang gadis belia yang harus menjalani kehidupan dengan berbagai ujian yang berat

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mia Putry, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

chapter 15

" akhirnya Dila dapat kerja juga. Alhamdulillah nak, ini semua adalah berkah . " Ucap Nadila setelah menerima telpon dari Jhon.

Nadila bahagia karena sebentar lagi akan mulai bekerja . Jadi dia tidak akan susah untuk biaya persalinan nanti.

Lain halnya dengan mami Masayu.  Masayu tidak sabar untuk segera bertemu dengan Nadila. Bahkan Masayu begitu antusias menyiapkan beberapa barang untuk Nadila esok hari.

Lain juga dengan papi Wirya.  Wirya begitu bahagia . Akhirnya tak lama lagi dia kan memiliki cucu.

' akhirnya aku akan punya cucu juga ' monolog Wirya Senjaya dalam hati. Sambil senyum senyum sendiri membayangkan bagaimana rasanya jika nanti punya cucu.

' akh bahagia nya nanti. Cucuku akan memanggil ku dengan sebutan kakek. ' Wirya terus menerus membayangkan akan kehadiran cucunya nanti.

Tapi beda dengan Jhon . Keluarga Senjaya begitu antusias dengan hadirnya cucu mereka nanti. Lain lagi dengannya. Kesibukan Jhon bertambah dua kali lipat dari sebelumnya.

Jhon melakukan semua perintah dari majikan nya dengan sedikit mengeluh.

"  hufttt , tuan besar yang akan punya cucu saya yang repot kesana kemari. Untung saja bonusnya besar. Kalau tidak pasti saya sudah tolak. " Gerutu Jhon sambil menenteng tas belanja yang berisi keperluan bayi. Dan segala pernak pernik untuk ibu habis hamil.

Maka disini lah Jhon berada . Didepan rumah Tinggal Nadila.

Tok tok tok tok.

" Tunggu sebentar., " Teriak Nadila dari dalam. " Pasti itu Jhon. " Lanjut Nadila lagi.

Pintu terbuka.

Cek lek

Namun bukan Jhon yang muncul tapi tumpukan kotak  sampai sampai Jhon tertutup terhalang oleh tumpukan kotak tersebut.

Nadila heran dengan apa yang dilihatnya saat ini.

" Kok banyak sekali barang disini. ? ?" Nadila pun membuka pintu dengan luas, agar dapat melihat semua paket tersebut.

Dan tak lama Jhon muncul dengan membawa beberapa kotak lagi. Entah apa isinya.

" Lho Jhon, ini apa. Kok banyak sekali kotak barang disini " tanya Nadila, dia merasa bingung .

" Oh ini untuk Nadila . Sengaja saya belikan. Kebetulan saya habis gajian. " Kata Jhon sedikit berbohong.

" Tapi ini kebanyakan Jhon. Dila nanti tidak bisa ganti. Uang dari mana coba Jhon. ?" Ucapnya sambil melihat lihat kotak kotak tersebut. Nadila merasa tidak enak . Terus menerus merepotkan Jhon.

" Bahkan selama Dila disini Jhon juga yang menanggung semua kebutuhan Dila , gimana cara ganti nya Jhon.?" Ucapnya lagi.

" Tenang saja , Ini Jhon kasi gratis. Jangan dipikirkan. Nadila kan sekarang jadi adik saya. Anggap saja ini pemberian dari kakak Nadila ok. Kalau Nadila tidak terima saya akan sedih. Dan saya akan sangat kecewa. " Ucap jhon sedikit berdramatis.

" Oh baiklah kalau begitu Jhon Dila terima . Tapi ini yang terkahir yah Jhon. Dila tidak mau berutang kepada Jhon nanti. "

Ucap Nadila merasa tidak enak hati.

" Oke, apapun untuk Nadila. " Ucap jhon. Dia menghela nafas perlahan-lahan.

' ah sukurylah dia terima ,kalau tidak bisa bisa tuan besar menghukum saya lagi. Hufft. ' monolog Jhon dalam hati.

" Oh iya mari masuk Jhon. Tapi semua brang ini letakan saja di ruang tamu. Nanti kapan-kapan Dila susun di kamar . " Ucap Nadila sambil melangkah masuk ke dalam.

" Oh tenang saja. Nanti saya bantu sampai selesai. Nadila tidak boleh capek. Nanti Dede bayi nya kenapa-kenapa . "

" Jangan Jhon. Biar nanti Dila saja. "

" Tidak ada penolakan oke. "

" Hmmmm. Terimakasih Jhon. Dila benar benar bersyukur bertemu dengan jhon . Dila jadi merasa punya kakak. "

" Jangan berterima kasih kepada saya Nadila. Ini sudah jadi tugas saya. "

" Maksud Jhon , tugas Gimana yah ?"

" Oh tidak ada maksud apa apa kok Nadila. Oh iya semua kotak ini berisi keperluan bayi. Dan juga keperluan ibu hamil. Semua sudah lengkap. Jadi Nadila tidak perlu susah-susah lagi untuk membeli kebutuhan kalau nanti Nadila melahirkan." Jhon mengalihkan pembicaraan mereka.

" Terimakasih banyak Jhon. Oh iya bagaimana kerjaan yang Jhon katakan tadi waktu di telpon. ?" Tanya Nadila antusias.

" Oh itu. Besok Nadila sudah bisa kerja , saya antar nanti disana. Jangan takut nanti sama bosnya . Baik kok. Dan juga ramah. Pekerjaan juga mudah. Nanti Nadila hanya akan jadi kasir. Tidak akan kerja yang berat. Gajinya juga lumayan. Jadi nanti kalau Nadila kerja Dede bayi nya tidak akan kenapa-kenapa. Karena saya sudah memberi tahukan kondisi Nadila pada bosnya itu. " Ucap jhon panjang lebar.

" Wah bagus dong kalau begitu. Dila jadi semangat kerjaanya, hehehe " Nadila hanya nyengir ketika Jhon memperhatikan Nadila .

' coba kamu bukan wanita yang dilindungi tuan. Mungkin saya sudah akan bertanggung jawab atas apa yang terjadi padamu Dila. Gadis yang baik seperti kamu harus mengalami hal yang tidak sepatutnya kamu alami. ' monolog Jhon dalam hati.

Jhon menggeleng kan kepala nya.

' kalau tuan Ardhana tau pikiran saya. Bisa mampus nanti saya dijadikan sate. Huuuu ' ucap Jhon sambil bergidik membayangkan bagaimana reaksi tuanya atas pikirannya.

" Kenapa geleng-geleng kepala Jhon?" Tanya Nadila . Nadila memperhatikan Jhon diam diam . Nadila heran kenapa Jhon menjadi aneh menurut Nadila.

" Tidak kenapa-kenapa kok Nadila. Saya baik baik saja. Mungkin ini efek terlalu panas jadi pundak saya agak tegang. " Kelit Jhon

************

Di kediaman Yasmin.

Yasmin sekarang berada di ruang rahasia . Tidak ada seorang pun yang tau tempat itu selain orang kepercayaan nya . Dan mendiang suaminya. Bahkan Inggrid sekalipun. Karena ruangan itu tepat berada di sebelah kamar nya. Pintu akses nya juga berada di dalam kamarnya.

" Bagaimana , apa yang kamu dapatkan dari penyelidikan kamu selama ini. ?" Tanya Yasmin pada anak buah kepercayaan nya.

" Semua yang nyonya ingin kan ada didalam map ini. Dan ini juga beberapa rekaman video cctv di sekitar area kejadian. " Ucap sang anak Buah sambil menyodorkan beberapa map dan juga flashdisk kepada Yasmin.

" Saya harap nyonya tidak akan syok dengan semua ini. " Ucapnya lagi.

" Baiklah kamu boleh pergi. Dan ingat jangan sampai Inggrid tau atau suami nya. Dan ya Serly awasi anak itu. " Ucap nyonya Yasmin lagi.

" Baik nyonya ,saya permisi. " Ucap anak buah Yasmin sambil menunduk dan melangkah pergi dari ruang rahasia tersebut.

" Kamu di mana nak. Oma kangen sama kamu. Maafkan Oma tidak cepat mencari keberadaan mu. Oma terlalu percaya dengan Inggrid hingga lupa mencarimu Nadila. ," Ucap Yasmin m, Yasmin merutuki kebodohan yang dilakukan nya.

" Kalau dulu Oma mencari mu setelah kecelakaan itu. Mungkin kamu sekarang ada disini nak. Mungkin sekarang kamu tidak terlunta lunta diluar sana . Bahkan mungkin kamu tidak akan mengalami kejay naaas itu cucuku. " Lagi lagi Yasmin menumpahkan segala rasa sedihnya dan segala rasa penyesalan yang mendalam.

" Oma janji setelah Oma bertemu dengan mu. kan oma kembali kan semua hak mu tanpa terkecuali. " Ucapnya sambil menghapus air mata lalu bergegas keluar dari ruang rahasia itu setelah puas dengan tangisan .

" Aku akan mencari mu cucuku ,tunggu tidak akan lama lagi kita akan bertemu. Zahra maafkan ibu nak. Terlambat Saya menyadari hal ini?"

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!