NovelToon NovelToon
One Night With Mr. Mafia

One Night With Mr. Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Obsesi / Beda Usia / One Night Stand / Percintaan Konglomerat / Mafia / Roman-Angst Mafia
Popularitas:37.6k
Nilai: 5
Nama Author: Senja

​"Tugasku adalah menjagamu, Leana. Bukan mencintaimu."

​Leana Frederick tahu, ia seharusnya berhenti. Mengejar Jimmy sama saja dengan menabrak tembok es yang tak akan pernah cair.

Bagi Jimmy, Leana adalah titipan berharga dari seorang sahabat, bukan wanita yang boleh disentuh.

Hingga satu malam yang menghancurkan batasan itu. Satu malam yang mengubah perlindungan menjadi sebuah obsesi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 15

Pagi yang seharusnya tenang itu berubah menjadi badai dalam sekejap bagi Jimmy. Saat tangannya meraba sofa tempat mereka terlelap semalam, Lea tidak ada.

Jimmy tersentak bangun. Rasa nyeri di lengannya akibat luka semalam langsung berdenyut hebat, tapi ia tidak peduli. Matanya menyisir seluruh ruangan.

"Lea?" panggilnya dengan suara serak khas orang baru bangun tidur.

Tidak ada jawaban sama sekali.

Jimmy bergegas ke kamar mandi dan mendobrak pintunya, mengira Leana sedang berlama-lama di bawah shower seperti biasanya. Tapi yang ia temukan hanyalah keheningan dan handuk yang terlipat rapi.

"Kemana dia pagi-pagi begini?" Jimmy mulai merasakan debaran aneh di dada, rasa panik yang belum pernah ia rasakan bahkan saat ia dikepung musuh di pelabuhan tua semalam.

"Sial," umpatnya. Ia berlari ke arah pintu depan, bahkan tidak sempat mengenakan kemeja, hanya kaos hitam yang semalam ia pakai.

Di depan pintu, dua anak buahnya berdiri tegap. Jimmy mencengkeram kerah salah satu dari mereka.

"Dimana gadisku!" bentaknya dengan mata berkilat tajam.

"S—sir... Nona Lea pergi pagi-pagi sekali, sekitar jam lima," jawab pengawal itu dengan gemetar.

"Pergi? Sendirian? Kenapa kalian tidak menghentikannya?!"

"Nona membawa koper, Sir. Nona bilang anda sudah memberinya izin untuk pulang ke kediaman sir Diego. Nona terlihat sangat marah, matanya sembab, jadi kami tidak berani membantah."

Jimmy melepaskan cengkeramannya, tubuhnya terasa lemas. Ia memaki dirinya sendiri. Bagaimana bisa ia tidur begitu lelap? Sementara ia mengabaikan Lea?

Luka dan rasa lelah semalam benar-benar membuatnya kehilangan kewaspadaan. Terlebih lagi, perkataan menyebalkannya tentang dirinya yang tidak ingin menikah pasti telah menghancurkan hati Lea.

Ponselnya bergetar di saku. Sebuah laporan masuk dari tim pengawas rute pergerakan Lea.

"Sir, nona muda baru saja memasuki gerbang mansion Diego Frederick. Beliau langsung mengunci diri di kamarnya."

Jimmy langsung menyambar kunci mobilnya. Ia mengabaikan rasa perih di lengannya yang kini mulai mengeluarkan darah lagi karena gerakan kasarnya. Ia memacu mobilnya seperti orang kesetanan menuju mansion kediaman Diego Frederick.

Sesampainya disana, Jimmy tidak mempedulikan tatapan heran pelayan-pelayan. Ia langsung berlari menuju lantai atas, ke kamar Lea.

"Lea! Buka pintunya!" Jimmy menggedor pintu dengan keras.

"Aku tahu kau di dalam! Buka atau aku akan merobohkan pintu ini!"

"Pergi, Jimmy! Kembali saja ke pelabuhan!" teriak Leana dari dalam. Suaranya tidak lagi manja, melainkan dingin dan penuh luka.

"Kita perlu bicara, Lea! Apa yang kau lakukan dengan membawa koper ini kembali ke sini?!"

"Bukan urusanmu! Kau hanya pengawal, ingat? Tugasmu di apartemen sudah selesai karena aku merasa tidak aman lagi di sana bersama pria sepertimu!"

Jimmy tidak tahan lagi. Dengan satu tendangan keras, pintu kamar itu terbuka paksa. Pria itu berdiri di ambang pintu dengan napas memburu, wajahnya tampak kacau dengan noda darah yang mulai mengering di lengan bajunya.

Lea menoleh dengan tatapannya tajam seperti silet. Ia tidak lari, ia tidak menghambur ke pelukan Jimmy seperti biasanya. Ia justru melipat tangan di dada dengan angkuh.

"Berani sekali kau mendobrak pintu kamarku di rumah ayahku sendiri," desis Lea dingin.

Jimmy melangkah maju, lalu mencengkeram bahu Leana, memaksa gadis itu menatapnya. "Kau pikir kau bisa pergi begitu saja setelah apa yang terjadi semalam? Kau pikir aku akan membiarkanmu tinggal di sini tanpa pengawasanku?!"

"Lepaskan!" Lea menyentak bahunya dengan kasar. "Kau sendiri yang bilang kalau kau tidak ingin menikah. Kau bilang kau tidak butuh komitmen. Kau bilang duniaku dan duniamu berbeda. Baiklah, aku mengerti. Terima kasih sudah membangunkan aku dari mimpiku."

"Lea, aku bicara begitu untuk melindungi mu! Aku tidak ingin kau menjadi target musuh karena hubungan kita!" Jimmy mencoba bicara dengan lembut.

"Melindungiku? Atau melindungi kebebasanmu?" Leana tertawa hambar, air mata jatuh di pipinya tapi ia segera menghapusnya dengan kasar. "Kau pengecut, Jim. Kau mau tubuhku, kau mau obsesimu terpenuhi, tapi kau tidak punya nyali untuk menjadikanku milikmu seutuhnya di depan dunia."

"Aku milikmu, Lea! Aku selalu menjagamu!"

"Menjagaku sebagai apa? Sebagai barang berharga milik Diego Frederick? Aku tidak butuh itu!" Lea menatap Jimmy dengan sorot mata yang membuat jantung pria itu seolah berhenti berdetak. "Semalam aku menyadari sesuatu. Aku tidak bisa membuang waktuku untuk pria yang bahkan takut pada sebuah janji."

Jimmy terdiam, lidahnya kelu. Ia ingin merengkuh Lea, ingin menciumnya sampai gadis itu lupa pada amarahnya, tapi kaki Lea tetap terpaku di tempatnya.

"Lalu apa rencanamu sekarang? Mengurung diri di sini?" tanya Jimmy.

Lea menarik napas panjang seraya merapikan rambutnya yang berantakan. Kemudian, ia menatap Jimmy dengan senyum yang paling menyakitkan yang belum pernah Jimmy lihat.

"Kakek William meneleponku tadi subuh. Dia sudah menyiapkan calon suami untukku. Seorang pria dari keluarga kolega bisnis kakek di Belanda. Pria yang berani memberikan namanya untukku tanpa perlu merasa terbebani," ucap Lea.

"Apa kau bilang?" tanya Jimny dengan kedua tangan mengepal.

"Aku sudah setuju untuk menemuinya minggu depan," lanjut Lea sembari melangkah mendekati Jimmy hanya untuk membisikkan kata-kata yang menghancurkan seluruh dunia pria itu. "Aku akan menikah dengannya, Jim. Aku akan memberikan apa yang sangat kau takuti itu kepada pria lain. Jadi, sekarang pergilah. Tugasmu menjagaku secara pribadi sudah berakhir."

Jimmy terpaku, matanya melebar karena terkejut dan amarah yang meledak di dalam dadanya. Ia merasa seolah-olah baru saja ditembak tepat di jantungnya oleh gadis yang paling ia inginkan.

"Kau tidak akan pernah menikah dengan siapa pun, Lea!"

"Coba saja hentikan aku, Paman," balas Lea dingin sebelum berbalik memunggungi Jimmy dan keluar.

1
Ayachi
gadis polos matamuu diegooo, dia nurunin sifat beringasmu
Senja: 🤣🤣🤣🤣😭
total 1 replies
Keysha Aurelie
keterlakuan kamu Jim parah banget kelakuan mu yang tidak bisa di banggakan itu🤣
apaan coba lagi lagi gak bisa menahan keinginanmu untuk menanam saham itu🤣🤣
ingat Lea terburu buru ada kelas pagi 😭
ini malah berharap kecambahnya tumbuh 🤣🤣
Keysha Aurelie: eh keterlaluan😂
total 1 replies
Lilik24
jangan sampe benihmu sudah tumbuh duluan sedangkan kamu belum kembali Jim
kiya
masih sempat nabur benih ya jim sblm ke kampus, weleh2...
Senja: /Facepalm/
total 1 replies
h-6
dasar pria tua mecum 🌚
h-6: 🌚🌚🌚 BANGET 🌚🌚🌚
total 2 replies
Nice1808
Benih premium jim bukan benih expired🤣Lea akn slalu mrnunggu mu jim jadi cepatlah selamatkan Ibumu dr tangan Daren💪
h-6
sumpah al ngakak bab ini 😭
Sri Wulandari
wkwkwk
Keysha Aurelie
James?
udah ganti sekarang bukan Jimmy lagi

Diego pria itu sudah menyentuh putrimu lebih dari satu kali
kecanduan dia pengen terus🤣
Senja: Wkek nama aslinya james, jimmy nama panggilan dari Diego tp nanti tetap jimmy🤭
total 1 replies
Keysha Aurelie
Halah halah Jim Jim gayamu mau membawa Lea ke ranjang hebat sekali kau ni
hadapi dulu calon mertua mu itu hahaha🤣🤣🤣
rasanya pengen tertawa ,menertawakan Wil Wil arogan itu
Tuan Wil mau nikah lagi anda?
bentar nanti di carikan sama pembuat cerita ini 😂
Marya Dina
nah lhoo jim di todong pertanyaan itu ma calon bamer mu.
.jawab jim😁😁
Kinara Widya
hayo lu Jim....🤣🤣🤣....tapi kayanya Diego sudah mengetahui lah...cuman pura2 saja nanya ...mau lihat reaksi jimmi
TRI SRI SULANJARI
jangan bohong jim katakan saja....siapa tahu langsung di nikahkan meski kena pukulan dulu........🤩😍😍👍
comelciripa
🤣🤣🤣perkara wes dicaplok🤭
Lilik24
diego sudah kecolongan itupun krn ulah calon mantu dr william.....jimmy selalu berusaha menahan diri walaupun selelu digoda lea tp krn obat jadilah
Nice1808
mampus kau jim diego dah curiga dan penasaran, jujur jim klo kau telah makan singa betina nya🤣🤣🤣🤣
Nice1808
ngeri william yg dipndang kasta dan kedudukan🤣dan jimmy gk takut atauoun mundur👍👍
mars
mati aku kata james🤣🤣🤣🤣🤣 jawab aja blm Diego,blm hamil maksudnya🤣🤣🤣🤣
Senja: Hahaha😭
total 1 replies
mars
hasil didikan mu tuh diego😀
Lilik24
udah cepetlah halalin Jim
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!