NovelToon NovelToon
Sistem Perdagangan Dunia Paralel

Sistem Perdagangan Dunia Paralel

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Crazy Rich/Konglomerat / Fantasi / Fantasi Wanita / Balas Dendam / Mengubah Takdir
Popularitas:9.6k
Nilai: 5
Nama Author: SiPemula

Alina Grace tumbuh sebagai putri keluarga Kalingga. Hidup dalam kemewahan, pendidikan terbaik, dan masa depan yang tampak sempurna.

Namun semua itu runtuh seketika begitu kebenaran terungkap.

Ia bukanlah anak kandung keluarga Kalingga

Tanpa belas kasihan, Alina dikembalikan ke desa asalnya, sebuah tempat yang seharusnya menjadi rumah, tetapi justru menyisakan kehampaan karena kedua orang tua kandungnya telah lama meninggal dunia.

Dari istana menuju ladang, dari kemewahan menuju kesunyian, Alina dipaksa memulai hidup dari nol.

Di tengah keterpurukan, sebuah Sistem Perdagangan Dunia Pararel terbangun dalam dirinya.

Sistem misterius yang menghubungkan berbagai dunia, membuka peluang dagang yang tak pernah dibayangkan manusia biasa.

Dengan kecerdasan, kerja keras, dan tekad yang ditempa penderitaan, Alina perlahan bangkit, mengubah hasil bumi desa menjadi komoditas bernilai luar biasa.

Dari gadis yang dibuang, ia menjelma menjadi pemain kunci dalam perdagangan lintas dunia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SiPemula, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menemukan Keberadaan Gudang Misterius

Perjalanan Alina menuju gudang misterius milik orangtuanya berjalan lancar, tapi ia belum sampai di tempat gudang itu berada.

“Gudang ini tidak berada di tempat biasa, melainkan dibangun jauh ke dalam hutan,” gumam Alina.

Beruntung jalanan hutan bisa dilalui kendaraaan, meski tampak jelas jika jalanan itu cukup lama tidak dilewati kendaraan besar maupun kecil.

Hampir setengah jam melewati jalanan hutan. Alina tidak lagi bisa melanjutkan perjalanan dengan motornya, sebab jalanan di depan adalah tanjakan, dan itu bukan tanjakan biasa yang bisa dilalui kendaraan.

Terpaksa ia menyembunyikan motornya di tempat yang tersembunyi, dan setelah memastikan motornya aman, baru Alina melanjutkan perjalanan dengan jalan kaki.

Setrika melakukan latihan fisik selama beberapa hari terakhir, kekuatan Alina dan daya tahan tubuhnya meningkat, begitu juga dengan kecepatannya saat bergerak.

Terus saja berjalan di tengah cuaca mendung dan membuat suasana menjadi sejuk dengan sedikit angin. Dikejauhan sana sepasang mata indah Alina menangkap keberadaan sebuah bangunan besar, dan bangunan itu benar-benar di bangun di tengah hutan, sama sekali tidak ada kehidupan di sekelilingnya.

Langkah kaki Alina terasa lebih ringan begitu melihat keberadaan bangunan yang mungkin adalah tujuannya.

“Sistem, apa itu bangunan gudang yang merupakan warisan orangtuaku?” tanya Alina secara langsung, dikarenakan saat ini tak ada orang lain di sekitarnya.

[Ding!]

[Bangunan di depan teridentifikasi sebagai gudang warisan orangtua Nona.]

[Nona tidak salah tempat. Itu memang bangunan gudang yang sedang Nona cari.]

Mendengar itu Alina merasa lega, sebab perjalanan jauhnya tidak berakhir sia-sia.

Ia menemukan gudang misterius, tapi saat ini ia masih belum bisa memastikan sebenarnya apa yang ada di dalam gudang itu.

Jalanan yang mengarah ke gudang dipenuhi semak-semak, membuat Alina harus ekstra hati-hati saat berjalan, takutnya ada sesuatu yang melilit ataupun menggigit kakinya.

Belati yang dibawa sebagai senjata telah dikeluarkan, dan sesekali Alina mengayunkannya untuk membersihkan jalan.

“Perjalanan yang benar-benar tidak mudah, tapi kabar baiknya aku sudah berada di tempat ini!” ucap Alina sambil menatap pintu gudang yang menjulang tinggi, tapi walau sudah dibangunin bertahun-tahun lalu, bangunan gudang yang jauh dari kehidupan manusia sama selai tidak mengalami kerusakan.

Melihat sekeliling gudang sebelum mencoba memasukinya. Alina sama sekali tidak menemukan jejak manusi selain jejak baru miliknya sendiri.

Dari apa yang terlihat, jelas sekali tidak pernah ada orang lain yang mendekati bangunan gudang selain dirinya saat ini.

“Ternyata gudang ini dilengkapi panel surya kualitas terbaik di masanya,” gumam Alina melihat bangunan kecil di sebelah gudang.

Bangunan itu berisikan alat kelistrikan, dan itu artinya di bagian dalam gudang seharusnya terdapat aliran listrik, apalagi semua peralatan listrik di rumah kecil terlihat dalam kondisi baik.

Cukup melihat sekeliling, Alina cepat mengeluarkan kunci, dan selain kunci biasa, ternyata ada kunci lainnya yang hanya bisa dibuka menggunakan kombinasi angka, dimana Alina tau pasti kombinasi angka untuk membuka kunci.

Dalam kurun waktu kurang dari datu menit seluruh kunci bida dibuka oleh Alina, dan kini ia tinggal membuka pintu kecel, bukan pintu besar yang ukurannya setara pintu gerbang sebuah istana.

Kreeek!!

Pintu kecil terbuka dengan sedikit usaha, dan begitu pintu terbuka, secara otomatis lampu-lampu di dalam gudang semuanya saja menyala, membuat suasana di dalam gudang terang benderang, dan Alina pun tak kesulitan melihat apa saja yang ada di dalam gudang itu.

“Gudang ini sangat luas, setara dengan luas lapangan sepakbola,” gumam Alina, dimana ternyata gudang itu terdiri dari beberapa lantai, terlihat dari adanya tangga ke atas, menunjukkan jika masih ada ruangan lain di atasnya.

Pintu kecil tertutup secara otomatis begitu Alina masuk ke dalam gudang, dimana hal pertama yang dilihatnya Alina begitu masuk ke dalam gudang adalah tumpukan benih tanaman alami yang tersimpan di beberapa rak besi.

Benih itu masih berupa biji yang tersimpan dalam wadah, mirip seperti wadah yang dipergunakan Alina saat melakukan perdagangan Dunia Paralel.

Awalnya Alina hanya mengira itu adalah benih yang sengaja dikumpulkan oleh orangtuanya untuk dijual kembali ke para petani, atau bisa saja akan digunakan sendiri.

Tetapi Alina melihat petunjuk yang sangat jelas tentang beberapa Dunia, termasuk Dunia yang pernah melakukan perdagangan dengannya.

“Jadi ini merupakan benih yang seharusnya dijual oleh orangtuaku?!” ucap pelan Alina, dan kini ia benar-benar yakin kalau Sistem yang bersamanya saat ini diwariskan dari orangtuanya, dan kenapa Sistem tidak jatuh ke tangan Elena, itu karena gadis itu bukanlah anak kandung orangtuanya.

Mengetahui kemungkinan Sistem termasuk dalam warisan orangtuanya, Alina semakin senang dengan adanya Sistem, dan dia berjanji pada dirinya sendiri akan selalu bekerjasama dengan Sistem.

Terus melihat-lihat isi dari lantai pertama gudang. Alina dibuat takjub sekaligus tercengang melihat persediaan benih alami yang jumlahnya sangat banyak, dan jika semua itu dijual, ratusan ribu atau bahkan jutaan Poin Sistem akan menjadi miliknya.

Itu baru apa yang ada di lantai pertama, belum lagi yang ada di lantai atas.

Penasaran dengan apa yang ada di lantai atas. Alina cepat pergi menaiki tangga menuju lantai selanjutnya, dan dia kembali dipertemukan dengan kunci khusus, tapi ia sudah tau pasti bagaimana cara membuka kunci itu.

Tanpa perlu banyak usaha, pintu berhasil dibuka, dan di dekat pintu yang terbuka, Alina langsung melihat tangga mengarah ke atas, menunjukkan lantai selanjutnya yang belum ia buka, tapi fokusnya kini tertuju ke lantai dua, dimana pemandangan di lantai dua seketika membuat Alina seolah berada di rumah, tapi perabotan di tempat itu anehnya sangat modern, bahkan mungkin lebih modern dari apa yang ada di zaman sekarang.

[Ding!]

[Nona, barang-barang di ruangan ini merupakan sesuatu yang didapatkan dari salah satu Dunia Paralel, dimana dunia itu mirip dengan Bumi, tapi disana semuanya sudah lebih canggih, hanya saja di waktu lalu atau sekarang, dunia itu masih saja kekurangan benih tanaman alami.]

Mendengar itu Alina mengangguk mengerti, tapi ia tiba-tiba saja ingin bertanya pada Sistem.

“Oh iya Sistem, apa kamu benar-benar salah satu warisan dari orangtuaku?”tanya Alina.

[Ding!]

[Sistem bukan sekedar warisan dari orangtua Nona, tapi Sistem sudah diwariskan turun temurun dari leluhur keluarga Nona, terutama keluarga Ayah Nona.]

Alina menganggukkan kepala mengerti. “Jadi seperti itu, dan apa itu artinya nanti aku bisa mewariskan kamu pada anakku?”

[Ding!]

[Selama keturunan Nona memiliki kelayakan mendapatkan kekuatan Sistem, itu artinya Sistem tidak akan berpindah tangan ke orang lain!]

“Kalau begitu, aku akan membuat entah itu putra ataupun putriku di masa depan, mereka layak mewarisi kekuatan Sistem!” ucap Alina dengan tekad yang sangat kuat.

1
Tatang
keren
Andira Rahmawati
aaahhhh..lanjut thorrr..💪💪💪💪
Lala Kusumah
wow bang Raka mulai posesif ya nih 🤭🤭😂😂
Lala Kusumah
ciut juga tuh nyali pas ketemu Raka ya 😂😂😂🤭🤭
Lala Kusumah
hajar mereka Alina 💪💪💪
Murni Dewita
💪💪💪💪
Lala Kusumah
wow Raka selalu ada buat Alina ya, kereeeeeennn 👍👍👍
SiPemula: harus itu Hahahaha😄
total 1 replies
Rayyanah Rayya
alur x bagus, penulisan x juga bgus, ga bosen baca x
SiPemula: terimakasih! jangan bosan membacanya!
total 1 replies
Lala Kusumah
lanjuuuuuuuuut, semangat sehat ya 💪💪😍
SiPemula: siap, lanjut dan terimakasih🙏
total 1 replies
Murni Dewita
double up thor
SiPemula: siap kak...
total 1 replies
Lala Kusumah
wah siapa Raka sebenarnya ya, penasaran 🤔🤔🤔
Lala Kusumah: ish....
total 2 replies
Dewiendahsetiowati
siapa Raka sebenarnya hingga Hendrawan takut ketika melihatnya,jadi penasaran
SiPemula: nanti akan terungkap semua
total 1 replies
Murni Dewita
double up thor
SiPemula: ok siap.... 👍
total 1 replies
Rizki Rahmawan
selamat sore menjelang malam semua sehat selalu semangat semuanya 😄😄🙏🙏
SiPemula: sehat selalu juga gan.... 👍
total 1 replies
Murni Dewita
double up thor dan tetap semangat
SiPemula: siap, double mulai hari ini
total 1 replies
Lala Kusumah
wow....
SiPemula: hehehe
total 1 replies
Lala Kusumah
kereeeeeennn Alina 👍👍👍😍😍😍
SiPemula: makasih kak👍
total 1 replies
Murni Dewita
double up thor
SiPemula: siap kak
total 1 replies
Moh Rifti
lanjut 👍👍😍👍👍👍
SiPemula: siap....
total 1 replies
Dewiendahsetiowati
hadir thor
SiPemula: ok kak...
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!