NovelToon NovelToon
Ilove 100 Kg

Ilove 100 Kg

Status: sedang berlangsung
Genre:Trauma masa lalu / Karir / Persahabatan / Fantasi / Cinta Seiring Waktu / Cewek Gendut
Popularitas:64
Nilai: 5
Nama Author: bidadari

- Berawal dari benci -

Akhh!
"Lo, kalau jalan pakai mata! "
"Maaf, kak "
"Ck, cewek gendut kaya lo mending pergi deh dari sini! "
" Baik ka! "
"Gendut amat sih! "


- berakhir di pelaminan -

"Apa nikah sama dia?, what! "
" Dewa bangun! "
" Akh, mama dewa ngga bisa nikah sama dia! "
" Harus bisa! "



- love 100 kg -

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bidadari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bagian 15 harus berusaha!

"Ayo, cepet push up lagi ra semangat!.. Tiga menit lagi kok! " Seru alex sembari memegang 𝘚𝘵𝘰𝘱𝘸𝘢𝘵𝘤𝘩 di tangannya. Melihat aura push up yang dimana harus melawan berat badan tubuhnya. Sendiri membuat alex dan lainnya, tersenyum miris melihat peluh yang mengucur di dahi gadis itu. Belum lagi dengan cara push up gadis itu yang membuat mereka iba,

"Istirahat dulu, aja ra kalau lo benar-benar capek!. Ngga baik lo kekang tubuh lo! " Saran bunga sembari berjalan. Menyerahkan air mineral botol ke aura, yang sudah ngos-ngosan. "Makasih ya nga! " Bunga mengangguk kepalanya. Lalu ia mencepol rambutnya tinggi-tinggi di jepitnya dengan jedai, lalu melakukan pemanasan. "Okay, start nya dari sini! " Teriak Agatha seraya menggarisi. Lapangan dengan kapur yang entah ia dapat dari mana.

Bunga segera, mendekati Agatha di sebelah nya sudah ada ilona yang ancang-ancang, aura mengangkat pandangannya ke arah ketiga gadis tersebut. " Mereka mau ngapain? "Tanya aura dengan bersusah payah. Bangkit dari duduknya, " Lomba lari! " Singkat dewa

Aura mangut-mangut ia, mendekati start lomba lari tersebut antara ilona dan bunga. Yang sudah siap-siap, "kalau, kalah apa nih taruhannya? " Tanya alex membuat ilona menoleh ke bunga. "Kalau bunga kalah, gue mau bunga sama Irsyad jadian! " Pinta ilona dengan suara keras. Membuat bunga menggeleng tidak setuju, "ngga enak aja lo! " Dengkus bunga tidak terima, membuat semuanya terkekeh mendengarnya.

"Terserah, dong! " Sahut ilona bangga. Sembari mengedip kan satu mata ke Irsyad, bunga menoleh ke dewa lalu, ia berkata "kalau, lo sampe kalah lo harus pacaran sama ernest prakasa kakel kita! " Senyuman devil terbit di wajah. Bunga membuat ilona mengangkat dagunya tinggi-tinggi, " Siapa takut!, gue siap mengalah kan ratu renang! " Ucapnya dengan penuh percaya diri. "Percaya diri sekali anda! " Cebik bunga

"Udah, jangan ribut ini bukan lomba ribut melainkan lomba. Lari! " Agatha segera menengahi kedua sahabatnya, bunga mengambil napas dalam-dalam. Lalu menajamkan pandangannya,

"Ready!, go! "

Srett!

Bendera, warna merah di kibaskan ke udara. Kedua gadis tersebut melesat jauh sejauh ini ilona yang memimpin membuat, semuanya meringis apalagi melihat bunga yang seperti tidak bersahabat kalau lari. "Kalah, dah lo nga.. Kalah! " Cakap alex kala, melihat bunga yang sudah sempoyongan kalau lari, bunga bukan skil nya. Agatha menggigit jemarinya melihat kedua gadis tersebut, sedang berlari membuat jiwanya melayang.

Aura pun, ikut melihat bagaimana bunga mempercepat langkahnya. Namun kesusul oleh ilona yang secepat macan kalau larinya,

"Bunga, ngga jago lari? " Tanya aura dengan tatapan penuh penasaran, " Seperti yang, lo liat kalau jalan emang udah bagus. Tuh anak tapi kalau lari dah, jangan tanya! " Sahut agatha dengan suara mengejek.

"Gue menang! " Pekik ilona penuh kemenangan. Saat dirinya duluan yang mencapai garis start di ujung sana bunga, berdecak sebal melihat kelakuan ilona yang bahkan sengaja meledeknya. " Gue menang! "

"Ya, selamat ya! " Bunga tepuk tangan walaupun dia marahnya. Bohongan itu membuat ilona tersenyum puas mengalahkan bunga,

Bunga, melirik ke Agatha dan aura, " Sekarang mendingan lo battle berdua!. Agatha sama aura! " Seru bunga sembari, mengambil botol minum dari tangan Irsyad. "Ngga ah!, gue ngga bakal bisa lawan agatha" Tolak aura dengan suara penuh tidak percaya diri. Agatha langsung menepuk bahu, aura " Lo, ngga usah ngga pede gitu!. Gue sama kok kaya lo ngga bisa lari kita jalani pelan-pelan aja! " Ujar Agatha menatap aura penuh perhatian,

"Iya, ra gue juga ngga jago tapi. Menangkan intinya yakin! " Ilona menambahkan, membuat aura menoleh ke bunga. Yang sedang membuka cepolan rambutnya, " Kalau, lo berusaha lo pasti bisa!. Kalah itu bukan berarti lo gagal tapi artinya lo harus berusaha !, sampe lo menang! " Nasihat bunga dengan suara lembut aura tersenyum mendengar. Lalu mengangguk kan kepalanya, air matanya hampir saja jatuh karena menemui teman baru yang sangat. Baik dengannya sungguh ia merasa beruntung,

"Ayo, jadi ngga nih? " Seru alex

"Jadi! Lah ayo! " Agatha menarik pergelangan tangan aura. Membuat aura salah tingkah akhirnya ia menyamakan langkahnya dengan langakah Agatha,

" Satu... Dua.. Tiga! "

Aura, dengan susah payah untuk mengejar Agatha yang sudah. Berada di depan sana Agatha tersenyum melihat kegigihan aura,

"Ayo, tha!.. Ayo ra! "

"Ayo ra! "

"Ra ayo! "

"Ck!, payah! " Cebik dewa sembari mengambil ponselnya yang berada di kantung celananya.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!