NovelToon NovelToon
Terjerat Cinta Berondong

Terjerat Cinta Berondong

Status: sedang berlangsung
Genre:Berondong / Selingkuh / Cinta Seiring Waktu / Romansa / Pihak Ketiga / Beda Usia
Popularitas:42k
Nilai: 5
Nama Author: Red_Purple

Alana Xaviera merasa seperti sosok yang terasing ketika pacarnya, Zergan Alexander, selalu terjebak dalam kesibukan pekerjaan.

‎Kecewa dan lapar akan perhatian, dia membuat keputusan nekad yang akan mengubah segalanya - menjadikan Zen Regantara, pria berusia tiga tahun lebih muda yang dia temui karena insiden tidak sengaja sebagai pacar cadangan.

‎"Jadi, statusku ini apa?" tanya Zen.

‎"Pacar cadangan." jawab Alana, tegas.

‎Awalnya semua berjalan normal, hingga ketika konflik antara hati dan pikiran Alana memuncak, dia harus membuat pilihan sulit.


‎‎📍Membaca novel ini mampu meningkatkan imun dan menggoyahkan iman 😁 bukan area bocil, bijak-bijaklah dalam membaca 🫣


Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Red_Purple, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 15 : TCB

David dan Amara merasa sangat gembira mendengar jawaban Zergan. Mereka bisa melihat kesungguhan diwajah Zergan saat mengatakannya.

‎‎"Tapi tolong rahasiakan ini dulu dari Alana, Om, Tante. Saya ingin memberikan kejutan untuk Alana saat melamarnya nanti," ucap Zergan.

‎‎Baik David maupun Amara tidak ada yang keberatan, mereka mengangguk setuju dan sama sekali tidak mempermasalahkan tentang itu.

‎‎"Tentu, kami menyerahkan semuanya padamu, Zergan." ucap David. "Tolong bahagiakan putri kami."

‎‎"Saya pasti akan membahagiakan Alana, Om." Zergan menatap jam dipergelangan tangannya. "Sudah jam setengah sepuluh malam tapi Alana belum juga pulang, sebaiknya saya coba cari keluar. Saya khawatir terjadi sesuatu dengannya,"

‎‎Amara mengangguk setuju, "Tante akan coba telefon semua teman-temannya. Nanti kalau dapat kabar, Tante pasti langsung kabarin kamu."

‎-

‎-

‎-

‎Alana merasa dirinya seperti terjebak di ruang yang gelap tanpa jendela. Rasa jenuh itu tumbuh perlahan-lahan ketika Zergan jarang menemui ataupun sekedar untuk memberikan kabar. Sampai dia tidak lagi tahu di mana batas antara cinta dan kebosanan. Hingga akhirnya, kehadiran Zen telah merubah segalanya.

‎‎Malam itu, entah terbawa emosi atau kekecewaan yang mendalam saat dia meminta Zen untuk menjadi pacar cadangannya, dan hari berikutnya Zen benar-benar menerima tawarannya. Hampir setiap hari Zen mengajaknya keluar, membawanya ke tempat-tempat yang menyenangkan, dan tanpa sadar dia mulai terbiasa dengan kehadiran pria itu disampingnya.

‎‎Tapi, apa yang Zen katakan malam ini? Pria itu ingin mengakhiri hubungan dengannya? Alana menggelengkan kepalanya tak percaya, sikap Zen berubah setelah bertemu dengan Jessica. Mungkinkah Zen menaruh perasaan pada Jessica hingga ingin mengakhiri hubungan dengannya?

‎‎Alana memutuskan untuk keluar dari kamar setelah dia selesai membersihkan diri dan mengganti pakaiannya dengan pakaian milik kakak Zen. Langkah lebarnya membawanya kedepan kamar yang ada di lorong paling ujung, satu tangannya terangkat dan mengetuk pintu itu dengan keras.

‎‎"Zen, buka pintunya! Kita harus bicara." panggil Alana dengan suara keras, takut Zen tidak mendengar karena derasnya suara hujan diluar sana.

‎‎Didalam kamar, Zen yang sedang duduk santai di atas ranjang segera mengalihkan pandangannya dari layar ponselnya dan menatap pada pintu kamarnya yang tertutup rapat. Dia sudah menduga jika Alana pasti akan datang untuk mencarinya.

‎‎Zen meletakkan ponselnya diatas nakas, bergegas turun dari atas ranjang dan membuka pintu kamarnya. Tangan Alana yang hendak mengetuk pintu itu kembali akhirnya tertahan, menurunkan secara perlahan dengan tatapan tertuju pada wajah Zen yang masih menatapnya dengan tatapan dingin.

‎‎"Kita harus bicara." tekan Alana, menahan gemuruh didalam hatinya.

‎‎Zen mengangkat kedua alisnya, bersandar pada sisi pintu dengan kedua tangan yang dilipat di dada. "Aku dengarkan,"

‎‎"Sebenarnya ada apa denganmu, Zen?Sikapmu berubah sejak bertemu dengan Jessica, dan tiba-tiba kamu ingin mengakhiri hubungan denganku. Kamu menyukai Jessica?" tanya Alana dengan suara lantang.

‎‎Zen menghela napas berat, sebenarnya Alana ini benar-benar tidak paham atau hanya pura-pura tidak paham. Apa perlu dia menunjukkannya lebih terang-terangan supaya Alana tahu tentang perasaannya yang sebenarnya. Jika dia ingin lebih dari sekedar pacar cadangan bagi Alana, ingin menjadi milik Alana satu-satunya.

‎‎"Jessica cantik, energik, dan yang pasti dia lebih seksi dari kamu. Tentu saja aku menyukainya." ucap Zen, dia berusaha menahan tawanya begitu melihat ekspresi wajah Alana saat dia memuji Jessica.

‎‎"Lagipula, kita sudah punya kesepakatan jika hubungan kita ini hanya untuk sekedar kesenangan. Dan sekarang aku sudah bosan denganmu, aku ingin mengejar Jessica yang jelas-jelas menyukaiku dan tidak akan menjadikanku hanya sebagai pacar cadangan." ungkap Zen terang-terangan.

‎‎Kedua tangan Alana terkepal disisi dengan sorot mata campuran antara kesal dan perasaan bersalah. Jujur, hatinya yang dulu kering mulai terisi oleh kehadiran Zen, meskipun dia selalu menyembunyikannya di balik label pacar cadangan. Dan sekarang Zen malah mengatakan bosan dengannya.

‎‎"Meskipun cadangan, tapi kamu tetap masih pacarku. Jadi tidak seharusnya kamu memuji wanita lain didepanku!" bentak Alana, air mata mulai menggenang di kedua bola matanya.

‎‎"Pacar?" ulang Zen, dia menurunkan tangannya dan menarik tangan Alana.

‎‎Pintu kamar tertutup rapat dengan Zen yang membawa Alana masuk kedalam kamarnya, mendorong pelan tubuh wanita itu hingga jatuh terlentang di atas ranjang. Perlahan, Zen ikut naik dan mengungkung tubuh Alana.

‎‎"Sekali lagi aku akan bertanya. Statusku ini apa bagimu?" bisik Zen, dia bertanya dengan nada yang menyakitkan.

‎‎Alana membeku dibawah kungkungan Zen. Malam ini terasa terlalu tenang dengan pandangan Zen yang terlalu dalam. Pertanyaan itu seakan menjadi jawaban atas apa yang dia pikirkan, jika Zen menginginkan hubungan lebih dari sekedar pacar cadangan.

‎‎Ini salah, tapi Alana sadar jika dia mulai merasa nyaman dengan keberadaan Zen disisinya. Waktu dan perhatian yang Zen berikan, mampu merubah sesuatu yang dia sebut sebagai kesenangan menjadi benih-benih cinta.

‎‎Satu tangan Alana terangkat, menyentuh wajah Zen untuk pertama kalinya sejak mereka menjalin hubungan. Membiarkan tatapan mereka saling beradu dalam diam.

‎‎"Zen, aku..."

‎‎Hati Alana mulai bimbang, haruskah dia melupakan kebersamaannya dengan Zen dan kembali ke lengan Zergan yang dia cintai tapi selalu sibuk dengan pekerjaannya. Atau dia harus mengambil risiko untuk mengejar cinta yang sesungguhnya dengan Zen, pria yang membuat hatinya kembali hidup.

‎‎"Baiklah, aku tidak akan memaksa kamu untuk menjawabnya. Kita akhiri saja hubungan kita ini, Alana." ungkap Zen penuh kecewa yang tidak bisa dia sembunyikan lagi diwajahnya.

‎‎"Ah, Zen!" Alana menahan bahu Zen saat pria itu hendak bangun dari atas tubuhnya, mengangkat sedikit kepalanya. Dan dalam sekali gerakan bibirnya sudah menempel dibibir Zen.

‎‎-

‎-

‎-

‎‎Hujan deras masih mengguyur kota meski jam sudah menunjukkan hampir pukul dua belas malam. Zergan menepikan mobilnya ditepian jalan setelah dia mencari kesana-kemari tapi tetap tidak menemukan keberadaan Alana. Tante Amara juga sudah mengabarinya, jika wanita itu sudah menelfon semua teman-teman Alana tapi tidak ada satupun dari mereka yang melihat keberadaan kekasihnya itu.

‎‎"Alana, sebenarnya kamu dimana sayang?"

‎‎Zergan menyalakan kembali layar ponselnya dengan perasaan cemas yang terus mendera. Dia mencoba melakukan panggilan kembali pada nomor Alana, tapi yang terdengar hanya suara operator.

-

-

-

Bersambung....

1
Zuri
yg kamu lewatkan banyak Zergan. karena kamu hanya fokus pada dirimu sendiri🤧
Zuri
mantanmu itu lohh Lana🤧
Zuri
oohhh kok udahann /Grin//Grin/
Zuri
tangan sakit tak menghalangi untuk raba meraba, remas meremas🤣
Zuri
akhirnya ketemuuu🥹
Zuri
yg kamu sebut rendahan itu udah kamu coblos berkal kali loh🤧
D_wiwied
tebakanmu bener Al, zergan biang keroknya
Khusnul Khotimah
aduhh kenapa mbak Mina bilang KLO diajak kakaknya Zen.
s moga zergan tidak cari keberadaan zen
markona
ini jg mulut nya mba mina GK bisa semua sekali menyembunyikan sesuatu mulutnya rombeng bgt jangan jangan mba mina ini naksir bgt ke zergan, pecat aj Alana itu pembantu mu mulut GK bisa dijaga, heran dan km Alana pura pura aj GK tau masalah ini ke zergan apa lg NT klu zergan ingin cari tau tentang Zen ke km, disitu lah bisa km curiga,
lia juliati
biarin aja orng jahat kerna karna trus d bayar tunai
ALURRA KHAI BACHTIAR 💅
mana suasana nya mendukung lagi ya zen.berduan,hujan pula.hemmmmmm....
POV setan 😈"lanjutkan, jangan berhenti"


Emang ada yang kamu lewatkan gan degan alias zergan.yaitu tentang kemungkinan terkecil dari setiap kejadian.harusnya,kamu pastiin mayat nya zen.kalo blm lihat dengan mata,kepala,pundak dan kaki.jangan lgsg menyimpulkan Zen udah end.
Resa05
wah ngga sabar nih tungguin cerita selanjutnya
Bunda HB
ART ember mulut e apa2 bilang sama zearga .bilang aja gk tau.art nya pecat aja gk guna. 🤭🤭
ℕℹℕ⅁_ℕↂℕ⅁™
ingat zergan! siapa menanam, bakal memanenn, jika kamu menanam bunga lateng, jangan harap akan memanen mawar. jadi jangan salahkan zen sama Alana, jika akan mengirimmu masuk hotel prodeo wkwkw
ℕℹℕ⅁_ℕↂℕ⅁™
Awalnya aku cium-ciuman
Akhirnya aku peluk-pelukan
Tak sadar aku dirayu setan
Tak sadar aku ku kebablasan
Ku hamil duluan sudah tiga bulan
Gara-gara pacaran tidurnya berduaan
Ku hamil duluan sudah tiga bulan
Gara-gara pacaran suka gelap-gelapan

Dangdutann dulu gaes..Ben tambah semangat goyangnya 💃🤣
ℕℹℕ⅁_ℕↂℕ⅁™
yaeelahhh zen zen, sudah macam orang kelaparan saja 🤣 Tangan sakit tak menghalangi kegiatan jamah, menyesap dan meremat 🤦‍♀️ yang sakit tangannya penting itunya tak sakit, gass lahhh wkwkw
Khusnul Khotimah
baca bab ini q baca pelan pelan ikut berdebar jantungku....🤭
🔥Violetta🔥: 😁😁😁😁😁
total 1 replies
ℕℹℕ⅁_ℕↂℕ⅁™
Pertemuan yang kuimpikan
Kini jadi kenyataan
Pertemuan yang kudambakan
Ternyata bukan khayalan
Sakit karena perpisahan
Kini telah terobati
Kebahagiaan yang hilang
Kini kembali lagi...nyanyi sek Ben nggak oleng wkwkwkwk
ℕℹℕ⅁_ℕↂℕ⅁™: kita mah anak buahnya Mr crab yang mata duitan 🤣🤣
total 6 replies
ℕℹℕ⅁_ℕↂℕ⅁™
wah wah wah kamu meremehkan karina..zergan! demi anak, seorang ibu bisa melakukan apa saja. meskipun nyawa taruhannya..jadi jangan main2 dengan sosok yang di panggil ibu.
ALURRA KHAI BACHTIAR 💅
Mereka yang ketemu, aku yang deg-deg serrrrrr. Lana, cerita juga ya, kalo kamu positip.serius dech, doi pasti seneng banget.


Di episode ini aku hawatir sama Karina well.serius, zergan kek psikopat.halalin semua cara buat dapetin keinginannya.
🔥Violetta🔥: Minta didemo si Ntoon 😅😅
total 5 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!