NovelToon NovelToon
Immortal Phoenix Emperor

Immortal Phoenix Emperor

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Fantasi Timur / Perperangan / Romansa Fantasi / Mengubah Takdir
Popularitas:3.3k
Nilai: 5
Nama Author: AnginBiru

Seorang Kaisar Abadi yang sedang melewati rangkaian Ujian Langit, mengalami kegagalan karena diserang oleh Pasukan Berjubah. Dirinya yang mengalami luka cukup parah sebab gagal melewati Ujian Langit, serta merasa geram terhadap Pasukan Berjubah. Menggunakan sebuah Teknik Terlarang untuk melawan Pasukan Berjubah hingga menyebabkan tubuh dan jiwanya hancur.

Lima Ribu Tahun kemudian, Ia terlahir kembali sebagai seorang Tuan Muda dari Klan Xiao. Namun sayangnya, Ia terlahir dengan kondisi lautan energi yang tersegel sehingga membuat dirinya tidak bisa berkultivasi.

Tetapi, kondisi yang kurang baik tersebut tidak membuat dirinya menyerah. Ia akan berusaha keras untuk mendapatkan kembali seluruh kekuatannya seperti di masa lalu, demi membalaskan dendamnya serta melindungi orang yang ia cintai!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon AnginBiru, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ch. 24 - Jejak Bayangan Phoenix

Keringat dingin seketika membasahi bagian punggung serta tangan Xiao Yun. Kondisi pada ketiga Harimau Api Miasma yang tak terpengaruh oleh Racun Jantung Darah dan Teknik Telapak Apinya, membuat detak jantungnya berdetak lebih kencang. Semua upayanya telah gagal, kekuatan yang ia miliki saat ini belum cukup kuat untuk membantu dirinya. Pikirannya pun mulai menjeritkan satu perintah tegas -- LARI!

Langkah kaki Xiao Yun langsung mengikuti perintah mutlak otaknya untuk berlari sejauh mungkin dari cengkraman tiga Spirit Beast tingkat Empat. Namun, amarah yang menyelimuti bola mata ketiga Harimau Api Miasma tersebut. Tidak membiarkan usaha menyelamatkan diri yang dilakukan oleh Xiao Yun berjalan dengan mudah. Mereka mengejar tubuh kecil Xiao Yun seraya melancarkan beberapa serangan secara bergantian. Napas Api Beracun menjadi salah satu serangan paling berbaya yang mereka lakukan. Sifat korosi yang terkandung pada serangan tersebut merupakan ancaman nyata terhadap nyawa Xiao Yun. Terkena sedikit saja, maka hidupnya akan berada di ambang kematian.

"Sudah kubilang bahwa mereka sangat berbahaya bagimu! Kenapa kau tak mendengarkanku?! Kau bahkan tidak membawa Xiao Zi bersamamu!" Yan kembali berteriak memarahi Xiao Yun. Hatinya merasa sangat geram karena Xiao Yun selalu bersikap keras kepala dan konyol di momen berbahaya. Walaupun, ini bukan tindakan ceroboh kali pertama yang dilakukan oleh Xiao Yun.

"Aku hanya ingin mencoba saja. Aku tidak menyangka kalau mereka bisa bertahan dari efek Racun Jantung Darah dan Teknik Telapak Api!" seru Xiao Yun sambil memakai kembali jubah birunya yang baru. Dengan napas yang terengah-engah, dirinya terus berlari dari kejaran tiga Harimau Api Miasma hingga menuju bagian luar Kawasan Lumpur Berapi. Cemas, takut serta tertekan menjadi hantu yang tak henti-henti membayangi ketenangan dirinya. Pikirannya yang kacau membuat kesadarannya lengah terhadap kondisi di sekitar dan menuntun langkah kakinya kepada sebuah tebing curam.

"Di depanmu, Yun!!" Xiao Yun langsung menghentikan langkahnya. Matanya seketika terbuka lebar ketika melihat tebing curam di hadapannya dengan kumpulan batu-batuan runcing pada bagian bawah tebing tersebut. "Hampir saja aku terjatuh." gumamnya

Sementara itu, tiga Harimau Api Miasma yang terus mengejar Xiao Yun. Kini keberadaan mereka telah muncul dari balik pohon-pohon besar. Xiao Yun pun segera memutar tubuhnya saat mendengar deraman membunuh yang dikeluarkan ketiga Spirit Beast tersebut. Keinginan menghabisi nyawa Xiao Yun terlukis jelas pada tatapan mata serta gigi-gigi tajam mereka yang saling beradu. Mereka sadar kalau Xiao Yun sudah tidak bisa lari atau menghindar lagi dari cengkraman mereka. Kecerdasan yang mereka miliki membuat Xiao Yun sontak mendecak lidahnya. Sorot matanya menjadi berat, raut mukanya tampak keruh sebab memikirkan solusi untuk menyelamatkan dirinya dari jurang kematian. "Haruskah aku menghancurkan Lencana milik Ayah?" hatinya berbisik ragu

"Tidak.. Itu bukan solusi terbaik. Ayah akan membutuhkan waktu cukup lama hingga sampai ke tempat ini." Napas Xiao Yun tertahan sesaat. Pikirannya melayang, menimbang setiap solusi terbaik yang berada di dalam kepalanya. Ia tidak memiliki banyak waktu untuk terus tenggelam dalam kondisi keraguan. Kesadarannya pun seketika tersentak saat melihat keberadaan Yan di sisi kanannya. Kilas balik tentang ucapan Yan saat dirinya melakukan Latihan Bertarung langsung memenuhi ingatannya. "Hei, Yan. Kau pernah berkata, kalau aku masih bisa menggunakan Teknik Bertarung yang kumiliki di kehidupan sebelumnya, bukan?" tanya Xiao Yun dengan nada berat

Yan segera menganggukkan kepalanya. "Iya. Aku pernah berkata seperti itu. Tetapi, dari seluruh Teknik Bertarung milikmu saat di kehidupan sebelumnya. Hanya Teknik Telapak Api saja yang sesuai dengan tingkat kultivasimu saat ini, Yun."

Xiao Yun segera menghela napasnya yang tertahan dalam embusan panjang dan tenang. Penjelasan singkat dari Yan, perlahan menegakkan punggungnya yang sempat tertunduk lemas. Senyum menyeringai mulai terukir jelas di bibirnya. Kilauan pada mata birunya yang sejenak menghilang karena tekanan dominasi tiga Harimau Api Miasma. Sekarang kembali berkilat terang. "Kau salah, Yan. Masih ada satu Teknik Bertarung yang dapat kugunakan."

Yan sontak tertegun. "Apa maksudmu?!"

"Kau akan tahu nanti. Sekarang, masuklah ke dalam tubuhku terlebih dahulu." jawab Xiao Yun dengan penuh ketenangan

Tanpa bertanya lagi, Yan segera mematuhi perintah Xiao Yun untuk masuk ke dalam tubuhnya. Setelah itu, Xiao Yun langsung mengambil satu langkah ke depan dengan penuh aliran energi murni. Cincin ruangnya mengeluarkan dua bilah pedang baru yang tergenggam kuat di kedua tangannya. Posisi tubuhnya telah mengambil sikap menyerang. Hal yang sama juga dilakukan oleh salah satu Harimau Api Miasma. Bola api energi dengan kandungan racun mematikan tampak sudah terbentuk sempurna di depan mulutnya yang terbuka lebar. Momentum tersebut merupakan bentuk awal dari Napas Api Beracun, sebelum akhirnya dilepaskan dalam embusan napas yang keras menuju tempat Xiao Yun. "Huh! Serangan yang sama tidak akan berhasil!"

WUSH! BOOM!!

Serangan Napas Api Beracun kembali menunjukkan kekuatannya dengan menciptakan ledakan besar yang mengguncang Hutan Spirit Beast. Namun tubuh Xiao Yun, berhasil menghindar di detik-detik terakhir sebelum ledakan Napas Api Beracun menghancurkan tebing tempatnya berpijak. Lalu, keberadaan Xiao Yun kembali muncul tepat di bagian belakang ketiga Spirit Beast tersebut. Pencapaian yang ia raih setelah berhasil melepaskan diri dari serangan Harimau Api Miasma membuat senyum lebarnya semakin melekat di wajahnya. Xiao Yun merasa sangat puas dan bangga. Aksi mengagumkan yang dilakukannya membuat Yan kembali keluar dengan tatapan mata yang terbuka lebar.

"Gerakan tadi.. Bukankah itu Teknik Jejak Bayangan Phoenix?!" bola mata Yan hampir keluar dari rongganya sebab tidak percaya

Jejak Bayangan Phoenix merupakan salah satu Teknik Bertarung yang diklasifikasikan sebagai Teknik langkah kaki. Dengan aliran energi murni yang terpusat pada bagian telapak kaki. Teknik ini memberikan kesempatan kepada penggunanya untuk bergerak lebih cepat atau bahkan membuat gerakan yang lebih hebat dibandingkan saat bergerak tanpa bantuan energi murni. Teknik Jejak Bayangan Phoenix milik Xiao Yun terbagi menjadi dua tahap gerakan, yakni Jejak Bayangan dan Jejak Ilusi. Dan Xiao Yun, menggunakan Tahap Pertama dari Teknik tersebut untuk menghindari serangan Harimau Api Miasma sebelumnya. "Kau sudah bisa memakai Teknik itu?!"

Yan masih terlihat terkejut. Keputusan tepat dan cepat dari Xiao Yun kali ini bukanlah hal yang termasuk ke dalam dugaannya. "Iya, aku sudah bisa melakukannya. Tetapi, kondisi fisikku saat ini belum mampu mengeluarkan seluruh potensi Jejak Bayangan Phoenix. Jadi, aku hanya bisa melakukan Tahap Pertama saja." seru Xiao Yun

"Tidak apa-apa, Yun. Tahap pertama dari Jejak Bayangan Phoenix seharusnya sudah cukup untuk mengalahkan Harimau-harimau ini, bukan?"

"Tentu saja!" Pertanyaan dari Yan seketika memantik api semangat di dalam diri Xiao Yun. Tatapan matanya terlihat lurus dan tajam, posisi tubuhnya telah mengambil sikap menyerang dengan kumpulan energi murni yang terpusat pada telapak kakinya. Kini, ia akan menggunakan kembali Teknik Jejak Bayangan Phoenix. Namun bukan untuk menghindari serangan Harimau Api Miasma yang datang kepada dirinya seperti beberapa saat lalu. Melainkan bertujuan membunuh mereka dengan gerakan yang sulit untuk diikuti oleh bola mata.

"Jejak Bayangan Phoenix, Tahap Pertama -- Jejak Bayangan!"

WUSH!

Seluruh tubuh Xiao Yun langsung berubah menjadi bayangan hitam, lalu melesat cepat menuju ketiga Harimau Api Miasma tersebut. Kemudian menyerang bagian tubuh mereka secara bergantian dengan dua pedangnya yang terselimuti Racun Jantung Darah. Suara keras rintihan kesakitan serta terkejut dari serangan telak Xiao Yun terhadap tubuh Harimau-harimau tersebut segera menggema luas ke setiap sudut Hutan Spirit Beast. Di bawah tekanan kemampuan bertarung Xiao Yun, bola mata mereka tampak kebingungan mengikuti sebuah bayangan hitam yang selalu muncul di titik buta dan menghilang layaknya embusan angin. Mereka mencoba menebak pola serangan Xiao Yun agar bisa melakukan serangan balik menggunakan cakar kaki mereka yang tajam.

Akan tetapi, kelincahan dari Tahap Pertama -- Jejak Bayangan menyulitkan mereka untuk melakukan serangan balik. Walaupun keberadaan Xiao Yun sesekali dapat terlihat jelas oleh mata mereka, sebab kondisi fisiknya yang masih terlalu lemah untuk mengeluarkan seluruh potensi Jejak Bayangan Phoenix. Namun, reaksi ketiga Harimau Api Miasma cukup lambat sehingga Xiao Yun dapat membaca serta menghindari serangan mereka. Dan kini, situasinya telah berada di genggaman tangan Tuan Muda Klan Xiao tersebut. Dua bilah pedangnya terus-menerus menyerang Harimau Api Miasma dengan menggabungkan Teknik Telapak Api serta Jejak Bayangan Phoenix. Bayangan-bayangan dirinya tak henti bermunculan pada setiap sisi tubuh Harimau Api Miasma.

"Meskipun kondisiku tidak unggul dalam hal jumlah dan kekuatan. Tetapi, kemampuan serta pengalaman bertarungku sebagai seseorang yang pernah berdiri di puncak. Tidak bisa dipandang sebelah mata!!"

TSAH! TSAH!

Serangan pedang Xiao Yun semakin kuat seiring berjalannya pertarungan. Gerakannya yang sangat terukur dan sulit dibaca, membuat ketiga Harimau Api Miasma hanya bisa mengerang kesakitan atau menyerang udara yang tidak bisa tersentuh. Satu demi satu, goresan tebasan pedang yang mengandung Racun Jantung Darah disertai luka bakar dari Teknik Telapak Api mulai memberi reaksi terhadap kondisi tubuh mereka. Gumpalan darah berwarna hitam pekat tampak keluar mengalir dari beberapa bagian tubuh Harimau-harimau tersebut. Xiao Yun pun langsung menghentikan sejenak serangannya ketika melihat kondisi tiga Harimau Api Miasma yang sudah tak dapat berdiri dengan tegap.

Penggunaan energi murni dalam jumlah banyak secara terus-menerus juga mempengaruhi kondisi fisik Xiao Yun. Pedang besinya tampak berusaha menopang berat tubuhnya yang terasa akan hilang kendali. "Haah.. Haah.. Tubuhku sudah mencapai batasnya. Aku harus segera mengalahkan mereka dengan satu gerakan mematikan!"

DRAP! WUSH!

Tubuh Xiao Yun kembali berubah menjadi bayangan hitam. Lalu, gerakan pedangnya yang terukur seketika merobek kejam bagian leher ketiga Harimau tersebut. Darah yang sangat segar pun langsung mengalir deras dari luka dalam tebasan pedang Xiao Yun. Setelah itu, tubuh tiga Spirit Beast tingkat Empat di hadapannya perlahan jatuh ke permukaan tanah dengan tatapan kosong. Rongga dada mereka sudah tidak menunjukkan tanda proses kerja paru-paru dan denyut jantung. Serangan Xiao Yun yang tak terhentikan telah berhasil membalikkan keadaan dan mengalahkan tiga Harimau Api Miasma tingkat Empat.

Ini merupakan pencapaian yang sangat luar biasa bagi seorang kultivator tahap Pemurnian Energi Lapisan Ketujuh seperti dirinya. Namun, tetap ada resiko dari penggunaan Teknik Jejak Bayangan Phoenix yang menjadi faktor utama keberhasilannya.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!