seorang wanita kejam yang baru saja menyelesaikan tugasnya, tiba-tiba saja mengalami kecelakaan di jalan.
dia menatap kearah langit yang gelap disertai dengan gerimis yang mulai turun,bibirnya tersenyum dingin karna merasa semua ini seperti mimpi.
" ini lah akhir seorang wanita berdarah dingin,,bahkan aku tidak pernah merasakan kasih sayang seorang ibu harus berakhir seperti ini " gumamnya,dia menahan rasa sakit di seluruh tubuhnya.
nafasnya mulai tersengal-sengal,tapi wanita itu tetap menampilkan senyuman dinginnya.
" jika ada kehidupan kedua ,aku ingin merasakan kasih sayang seorang ibu,,itu saja yang aku harapkan " setelah mengatakan itu,wanita cantik yang terkenal haus darah akhirnya mengembuskan napas terakhir.
dan hujan deras turun melanda kota itu,disertai angin yang berhembus kencang.
bagaimana dengan kisah selanjutnya??
apakah keinginan nya di dengar oleh tuhan??
yuk baca cerita nya disini,,,jangan lupa like,komen, ya terimakasih
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Marwiyah Ningsih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
rencana Kasim dan persiapan Aluna
Di dalam ruangan,Aluna duduk dengan santainya,dia melirik Kasim yang ternyata sedang menatap nya.dia menaikkan alisnya saat melihat tatapan tidak biasa dari Kasim.
" jadi kamu ingin berbicara tentang apa ?? " pertanyaan Aluna membuat Kasim berdehem dia tersenyum penuh makna.
" jadi begini kamu tau sendirikan yang mulia saat ini keadaan nya tidak memungkinkan lagi untuk menjadi pemimpin negeri ini,jadi karna hanya kamu yang tersisa sebagai keturunan yang mulia sudah sepantasnya kamu menduduki singgasana nya " ucap kasim dengan menatap Aluna tajam.
Aluna sama sekali tidak bereaksi,dia ingin tau apa yang di inginkan oleh Kasim ini,dan Kasim yang melihat keterdiaman Aluna merasa heran.
" ehemmm..jika kamu memang tidak berminat menjadi pemimpin kerajaan ini kamu bisa mengandalkan ku,,maksudnya aku bisa mengurus istana dan mengatur para pejabat tapi itu pun harus dari persetujuan mu,,aku tau kamu masih anak kecil yang belum memahami tugas sebagai pemimpin, jadi biarkan aku yang berada di belakang mu " jelas Kasim,dia memicingkan matanya saat melihat Aluna mengangguk.
" baiklah aku setuju,,dan sebenarnya aku malah memikirkan masalah rakyat dan seluruh pejabat untuk itu kamu yang akan mengatur mereka semua,,juga kamu bisa menjadi penguasa kedua di negri ini,," Aluna mengucapkan nya dengan santai sembari tersenyum manis pada Kasim.
Kasim melotot, tangannya mengepal dia merasa amat senang mendengar ucapan Aluna,dan setelah itu dia mengangguk dengan semangat nya.
" baiklah kalau begitu yang mulia putri,,besok saya akan mempersiapkan acara pengangkatan anda,,dan saya menjamin tidak akan ada yang berani menentang keputusan saya,,karna saya adalah orang kepercayaan yang mulia Raja " ucap Kasim dengan yakin.
Aluna hanya berdehem dan dia berdiri meninggalkan Kasim yang masih terdiam disana,dan setelah melihat Aluna menghilang di belakang pintu,Kasim itu tertawa kecil sembari mengepalkan tangan nya.
" dasar bodoh,dia kira aku akan membutuhkan dia lagi setelah aku menjadi penguasa kedua di kerajaan ini,dia hanya anak kecil yang tidak tau apa-apa,,dan yang mulia raja maafkan saya,,tapi sudah lama saya bermimpi ingin menjadi kaisar " batin nya,karna tidak ingin ada yang curiga dia pergi meninggalkan ruangan itu.
***********
sementara di istana melati, Amanda yang baru saja membuka mata menatap di sekeliling nya,dia terdiam sejenak dan saat mengingat apa yang terjadi padanya,dia terduduk tapi dia meringis kesakitan,matanya terpaku saat melihat kakinya yang terasa kaku.
" apa yang terjadi pada kaki ku,,dan dimana ayahanda ? Mala...Mala...." teriaknya memanggil Mala pelayan nya.
Mala yang mendengar itu berlari mendekati Amanda,dia tersenyum saat melihat putri mahkota sudah sadar.
" yang mulia akhirnya anda sadar,,apa anda membutuhkan sesuatu?? " tanya Mala dengan lembut.
" dimana ayahanda,? Dan kenapa kaki ku tidak bisa di gerakkan ? " tanya Amanda balik,jantung nya sudah berdebar kencang takut yang dia pikirkan terjadi.
Mala tertegun,dia menatap Amanda dengan wajah takut-takut.
" kenapa kamu diam saja ha...? Aku bertanya kenapa kaki ku sulit di gerakkan ? " bentak Amanda yang terlihat tidak sabar.
Mala berlutut dia tidak berani mengatakan yang sejujurnya,dan itu membuat Amanda semakin marah,tapi tiba-tiba dia mendengar suara seseorang.
" kakak sudah sadar,,oh..jadi kakak belum tau yang sebenarnya?? Ehemmm..biar aku beritahu saat tabib memeriksa keadaan mu,,dia mengatakan tulang kaki mu retak dan kamu tidak akan bisa berjalan normal,, maksudnya kamu akan selamanya menjadi orang cacat " beritahu Aluna yang baru saja datang dengan pengawal nya Arjuna.
Duarrrrrrrrrrrrrrrrr
Amanda terkejut,matanya terbelalak dia menggeleng brutal,, perlahan-lahan air matanya mengalir deras,dia menatap kakinya dan kembali menatap pelayan nya.
" tidak..itu tidak mungkin,,,Mala..!!! Katakan yang sebenarnya apa yang dia ucapkan itu benar,,jawab sialan...?? Apa aku akan menjadi orang cacat " teriak nya,badannya sudah bergetar hebat.
" yang mulia putri mahkota hikkkssssssssss..itu benar,,,kaki anda tidak bisa di sembuhkan dan tabib mengatakan mustahil untuk menyembuhkan kaki anda " beritahu pelayan dengan isakan tangis nya.
Amanda terdiam kaku, tiba-tiba suara tangisan terdengar dan semakin lama semakin membesar,dia memukul kakinya dan meraung disana.
" aku tidak mau menjadi orang cacat,, hikkkssssssssss aku tidak mau... aaaahhhhhhkkkkkkkkkkkk aku tidak mungkin menjadi orang cacat....tidakkkkkkk " Raung nya, Mala terkejut mendengar teriakan histeris Amanda dia berdiri dan berusaha menenangkan nya,,tapi.
Brakkkkkkkkkkkkkkkk
Mala terjatuh akibat dorongan Amanda,dia meringis dan menatap Amanda yang melemparkan selimut dan bantal kesayangan nya.
" pergi..pergi kalian semua... hikkkssssssssss,,pergi sialan aku tidak ingin bertemu siapapun " teriak Amanda.
Aluna yang melihat itu tersenyum bahagia,tanpa berkata apa-apa lagi dia berbalik badan dan meninggalkan istana melati,,Arjuna yang sejak tadi melihat ekspresi nona nya merinding ketakutan,dia benar-benar tidak menyangka Aluna akan sekejam itu pada saudara nya.
" benar-benar putri kaisar yang mematikan" gumam Arjuna,dan itu dapat di dengar oleh Aluna tapi dia tidak perduli dengan ucapan pengawal nya.
Setelah aluna sampai di istana mawar,dia meminta Lilis dan Arjuna berbicara di ruangannya, Melihat mereka sudah ada di hadapannya dia menatap mereka dengan seriusnya.
" besok kemungkinan besar aku akan di umumkan sebagai pewaris tahta kerajaan ," ungkapnya dengan tersenyum dingin.
Lilis dan Arjuna terkejut,mereka saling memandang dengan tidak percaya,,secepat itu ? Fikir mereka berdua.
lalu Aluna melanjutkan ucapannya.
" aku ingin kalian menjalankan tugas kalian masing-masing,,dan karna aku tidak mempercayai siapapun di istana ini,,Arjuna aku memberikan mu tugas membeli budak yang bisa di percaya dan dia harus setia pada tuan nya,,untuk mu Lilis aku ingin kamu pergi menemui ibuku katakan padanya sebentar lagi aku akan menjemput nya ,,,dan jangan beritahu dia tentang apa yang aku perbuat di dalam istana ini !!! Apa kamu mengerti?? " ucap Aluna panjang lebar.
" saya mengerti nona,,saya berjanji akan menjaga rahasia anda,," jawab Lilis yang terlihat bersungguh-sungguh,melihat Aluna mengangguk dia pergi dari sana meninggalkan istana mawar,,dia akan bertemu dengan selir Diana dan itu membuat nya merasa bahagia.
apalagi saat Aluna mengatakan yang sebenarnya dialah yang sengaja membakar gudang dengan bertujuan membawa ibunya pergi dari istana ini.
" nona berapa budak yang harus saya bawa ? " setelah terdiam akhirnya Arjuna membuka suaranya,dia tidak ingin melakukan kesalahan dalam tugas nya.
" bawa 100 budak,,dan pilihlah yang benar-benar berguna dan bisa di andalkan!! Ini ambil uang nya,,dan jika kamu ingin membeli sesuatu jangan sungkan,, pergilah aku akan menunggu kedatangan kalian " Aluna memberikan keping emas pada Arjuna..
Sedangkan Arjuna tangannya bergetar memegang keping emas itu,karna ini pertama kalinya dia memegang emas seumur hidupnya.
" baik nona,,kalau begitu saya pergi dulu " melihat Aluna mengangguk dia pergi meninggalkan Aluna disana.
" rencana ku hampir sempurna,jika aku sudah menduduki singgasana itu aku akan menyingkirkan Kasim sialan itu,,,dia pasti mengira aku mudah di bodohi,,kita lihat saja beberapa hari ini aku akan membiarkan mu bersenang-senang dulu " kekeh Aluna yang terdengar menyeramkan.
Karna mengantuk dia akhirnya memutuskan untuk beristirahat di dalam kamarnya,, kemungkinan Arjuna dan Lilis akan kembali besok siang.
lanjut up lagi thor
Semangaat thoor💪💪💪❤