NovelToon NovelToon
Dua Kursi

Dua Kursi

Status: sedang berlangsung
Genre:Poligami / Selingkuh / Pelakor / Ayah Darurat
Popularitas:7.1k
Nilai: 5
Nama Author: Tulisan pena R

Seorang gadis korban pemerkosaan sampai hamil sehingga dia mau tidak mau harus menikah dengan pria yang sudah beristri karena bayi yang dikandungnya membutuhkan sosok seorang ayah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tulisan pena R, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 15

TOK TOK TOK

Meera mengetuk pintu ruang kerja Dokter Evan.

"Mari silahkan masuk Dokter Meera, " Meera masuk ke ruangan Dokter Evan. Kemudian Meera menarik kursi dan duduk di depan Dokter Evan.

Dokter Evan berdiri dan mengambil air mineral dan memberikan kepada Dokter Meera.

"Apa aku menganggu Dok?" Tanya Dokter Meera.

"Oh, tidak kebetulan saya sudah free. Di minum dulu airnya Dok ,!" Dokter Evan mempersilahkan Dokter Meera meminum air yang di suguhkan. "Gimana operasi nya tadi?" Sambung Dokter Evan bertanya kepada Dokter Meera. Karena Dokter Evan tahu bahwa sebelumnya Dokter Meera ada jadwal operasi.

" Operasi nya berjalan lancar Dok ."  Jawab Meera sambil membuka segel air mineral.

"Tadi Mahira datang kesini,"

" Benarkah? Oh my God aku lupa jika ada jadwal kontrol . Pusing karena masalah datang silih berganti. Masalah Mahira belum kelar,kini ditambah masalah Dinda yang semakin hari semakin parah sampai membutuhkan penanganan dari psikiater." Curhat Meera sambil memijat pelipisnya.

Dokter Evan ikut iba atas permasalahan yang dialami temannya itu. Dokter Evan tahu bahwa Dokter Meera sosok wanita yang tangguh, dia pasti mampu menghadapi semua masalah. Dokter Evan hanya mampu memberikan support agar Dokter Meera sabar dan ikhlas menjalani nya.

"Aku turut prihatin dengan masalah yang menimpa mu. Ehmmmm boleh aku bertanya sesuatu yang lebih sensitif?" Dokter Meera mengangguk.

"Silahkan Dok, apa yang ingin Dokter tanyakan?"

"Ehmmmm.........Apakah suami mu pernah memukul mu?"

Dokter Meera mengerutkan dahinya dan langsung menggeleng. Dokter Evan Evan akhirnya tidak mau berterus terang kalau Dokter Evan melihat pipi Mahira memar bekas tamparan. Dokter Evan tidak mau menambah beban pikiran rekan kerjanya. Karena Dokter Evan tahu pasti Dokter Meera akan khawatir jika tahu kalau dia melihat pipi Mahira merah seperti bekas tamparan.

"Kalau boleh, boleh aku minta alamat Mahira yang sekarang?"

" Boleh Dok," akhirnya Dokter Meera menulis alamat Mahira di atas kertas dan memberikan nya kepada Dokter Evan.

\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=

Jam bertugas untuk hari ini telah usai. Waktunya Dokter Evan untuk pulang. Tapi Dokter Evan tidak mau langsung pulang.

Mobil Dokter Evan berhenti di toko buah. Dokter Evan membeli parcel buah. Setelah selesai bertransaksi Dokter Evan melanjutkan perjalanan nya mampir ke rumah Mahira. Sebagai seorang pria Dokter Evan sangat prihatin dengan kondisi Mahira.

Setelah sampai di alamat yang dituju, alamat yang diberikan Dokter Meera. Dokter Evan langsung memarkirkan mobilnya di depan rumah Mahira.

Dokter Evan melihat sekeliling rumah Mahira. Rumah yang sederhana yang menurutnya tidak layak. Rasa sakit menyeruak Dokter Evan teringat akan adik perempuannya. Bagaimana jika nasib Mahira di alami oleh adiknya Dokter Evan tidak sanggup membayangkan hal itu.

TOK        TOK         TOK

Dokter Evan mengetuk pintu rumah Mahira.  Tak berselang lama pintu pun terbuka. Mahira terkejut ternyata tamu nya adalah Dokter yang menangani kandungan nya .

"Dokter..."

Karena tidak ingin terjadi fitnah Mahira tidak mempersilahkan Dokter Evan masuk.

"Silahkan duduk Dok,! " Mereka akhirnya duduk di teras rumah Mahira. Dokter Evan melihat pipi Mahira yang lebam.

"Ra, maaf aku memanggilmu cukup dengan nama kalau di luar rumah sakit.!" Mahira mengangguk. Mahira masuk ke dalam rumah meninggalkan Dokter Evan di luar sendirian. Karena ingin ambil minum untuk tamunya . Walaupun tidak ada makanan untuk menjamu tamu nya, tapi setidaknya Mahira mau menjamu tamu nya walaupun hanya dengan air putih.

"Silahkan minum Dok,maaf hanya air putih!" Dokter Evan meminum nya demi menghormati tuan rumah.

"Ini Ra, Aku bawakan vitamin dan buah-buahan, dimakan ya!"

"Terimakasih banyak Dok. Ehmmm kalau boleh tahu Dokter tahu rumah saya darimana?"

"Maaf Ra, aku lancang aku minta alamat rumah mu dari Dokter Meera."

Mahira tipe orang yang pemalu, sedari tadi Mahira selalu menunduk.

***********

Di tempat lain

Di kantor Nando melamun , Nando melihat telapak tangannya yang sempat menampar Mahira. Baru pertama kalinya Nando menampar seorang perempuan. Rasa bersalah itu sudah pasti.

Kringgggggg....

Bunyi telepon di meja kerja Nando. Yang telah membuyarkan lamunan Nando. Rupanya sang sekertaris yang menelpon.

"Maaf Tuan,  Mister Serhan ingin bertemu dengan Tuan."  Suara sang sekretaris yang memberi tahukan kedatangan Mister Serhan.

"Okey , persilahkan beliau masuk. "

Akhirnya sekretaris nya masuk mengantar Mister Serhan ke ruangan Nando.

"Hello Mister, how are you? Let's sit down Mister!"

"I am fine Nando," Mereka pun saling berjabat tangan kemudian Mister Serhan pun duduk. Beberapa menit kemudian sang sekretaris mengantar minum untuk tamu bos nya.

"Nando saya datang kesini  untuk berpamitan, saya harus kembali ke Perancis, ada sedikit masalah disana. Dan untuk kebun teh tolong kamu kelola dahulu."

"Okey Mister, saya akan berusaha sebaik mungkin untuk mengelola kebun teh Mister selama Mister di Perancis."

Nando pun berdiri menghampiri Mister Serhan. Mereka berpelukan, karena setelah transaksi kemarin mereka bukan hanya sekedar menjadi klien tetapi mereka sudah berteman dengan baik. Mereka yang punya hobby sama , sama-sama suka ma***k,  jadi pantas saja mereka langsung cocok untuk menjalin pertemanan.

"Sebelum saya pulang nanti, bagaimana jika malamnya kita minum lagi.?"

"Okey..."

"Aku sudah mencari wanita untuk menemani kita." Ucap Mister Serhan.

"Oh ,itu pasti sangat menyenangkan Mister." Mereka saling bercanda dan tertawa bersama.

Di tempat lain

Dokter Evan dan Mahira terkejut ternyata ada yang datang wajah blasteran juga sama seperti Mahira.

Mahira mencoba memutar memory nya. Akhirnya Mahira ingat jika pernah bertemu pria blasteran itu di kebun teh.

David keluar dari mobil dengan membawa berbagai buah dan bunga yang cantik dan masih segar.

Mahira berdiri karena pria blasteran itu datang ke arah Mahira.

"Kak..." Sapa Mahira

"Maaf membuat mu terkejut. Daddy ku bilang kamu sudah pindah kesini." David berusaha menjelaskan ke Mahira bagaimana bisa dia sampai disini. Tatapan beralih ke Dokter Evan.

Belum selesai dengan suasana canggung mereka. Tiba-tiba terdengar suara motor mendekat ke arah mereka dan berhenti di belakang mobil Dokter Evan.

Mahira menatap dengan heran  ternyata teman nya yang bernama satria yang datang.

Dokter Evan terkejut dengan kedatangan satria begitu juga dengan Satria dia juga terkejut melihat Dokter Evan disana.

"Lho Om Evan ngapain disini?" Tanya Satria kepada Dokter Evan.

"Nah, kamu juga ngapain kamu kesini? " Dokter Evan bukannya menjawab pertanyaan Satria, malah memberikan pertanyaan balik kepada Satria.

"Mahira itu temanku Om." Jawab Satria Santai.

"Mahira teman kamu? " Tanya Dokter Evan. Untuk memastikan pendengarannya.

"Benar Om, Mahira itu teman sekolah ku.'

Ketiga pria ini bingung. Apalagi dengan Mahira jangan ditanya lagi. Mahira tak kalah bingung nya dengan mereka. Kenapa mereka semua bisa berkumpul disini.

Akhirnya Mahira menyuruh mereka masuk kedalam. Dan menyuruh mereka duduk dengan beralaskan tikar , mereka duduk dalam diam hanya mata mereka yang saling bicara. Mereka saling menatap bergantian, seolah minta kejelasan.

Mahira sedang di dapur menyiapkan minuman untuk menjamu tamunya yang tak terduga.

1
Ais
duh emang monster merra ini sdh bodoh masuk kedokteran nyogok eh alisha dibunuh sm dia hebat ya puluhan tahun jejak kematian alisha ngak terendus sm polisi trus klo nando tau gmn psikopatnya merra dimasa lalu gmn ya???
Ais
duh nando nando kapan kamu pulih dr ingatan kamu biar kamu tau siapa merra yg sesungguhnya karena puluhan tahun hidup kamu itu penuh dgn kebohongan saja nando dan pst setelah kamu tau kebenaran soal merra kamu ngak akan pikir panjang soal siapa wanita yg akhirnya akan kamu pilih untuk menemani kamu smp tua dan mati
4U2C
memang seharusnya kamu pergi jauh MAHIRA,,buat apa kamu bertahan walaupun kamu diperkosa NANDO itu juga tidak menjamin NANDO mahu bertanggungjawap atas anakmu MAHIRA,,cuma MEERA yang baik sama kamu tapi hati MEERA tersiksa,,lebih baik kamu pergi saja dari kelurga NANDO.
Ais
jangan”wanita yg sengaja nabrak nando ada wanita dr masa lalu nando yg tau sepak terjang obsesi merra buat menghalalkan segala cara agar bs bersama dgn nando
Ais
kapan kejahatan si merra ini terungkap puluhan tahun nando dibohongi dan dimanipulatif kehidupannya sm si merra smp dpt 2 anak disatu sisi kasihan sm nando ini karena sdh hidup dan menikahi wanita yg pny kelainan jiwa macam merra ini mengerikan
Ais
dih labil si merra ini pantesan dia ba memanfaatkan amnesianya nando selama puluhan tahun demi obsesinya untuk memiliki nando smp dpt dua anak tp ingat merra hukum karma sedang berjalan menghampiri kamu apa yg pernah kamu rebut dgn paksa dr alm ibunya mahira akan berbalik kembali pd pemiliknya walaupun ibu mahira sdh meninggal dunia tp nando pst akan kembali pd wanita yg dia cintai ingat merra jika amnesia nando sdh sembuh pst nando akan sngt muak benci dan jijik pd kelakuan kamu merra yg menghalalkan segala cara demi untuk memisahkan alm ibu mahira dgn nando dan skr kamu pun melakukan hal yg sm pd madu kamu yg ngak lain adalah anak dr perempuan yg kamu benci dimasa lalu
Ais
ayolah merra keluarkan jiwa iblismu yg sebenarnya biar amnesia nando cepat sembuh dan biar nando tau klo selama ini dia telah menikahi wanita iblis ambisius dan jahat macam kamu merra biar pernikahan kalian selesai alias cerai dan nando akan kembali kepelukan wanita yg seharusnya dipilih nando dr dl yaitu alm alisha tp karena alisha sdh meninggal maka smua digantikan sm mahira yg mmg tidak tau apa”soal hubungan masa lalu antara ibu kandung mahira nando dan kamu merra dan ingat merra klo anal perempuan kamu ngatain mahira pelakor maka pelakor sebenarnya adalah ibunya sndr yaitu kamu merra karena kmu menghalalkan segala cara untuk mendapatlam nando disisi kamu dan membiarkan alisha sakit hati dan akhirny memilih pergi tanpa dapat penjelasan apa”dr nando yg sedang amnesia
A
Lanjut thor
Para Mitha
ceritanya bagus... cuma agak kesel kerna Mahira nya terlalu bodoh...
sakit hati ku baca nya...
semoga ending nya Mahira dgn laki² lain yg lebih menyayangi nya dgn tulus...
semangat Kaka.. karyamu bagus..
Anto D Cotto
menarik
Anto D Cotto
lanjut crazy up Thor
Ais
gmn ya reaksi nando klo sebenarnya wkt muda dia amnesia dan melupakan calon istrinya alisha dan ternyata mahira adalah anak kandung alisha dgn pria bule dan gmn reaksi nando klo sebenarnya amerra wanita yg katanya dia cintak sebenarnya adalah duri dlm hubungan nando dan alisha ibu kandung mahira ternyata amerra tidak sebaik yg dilihat di justru sngt jahat klo nando sembuh dr amnesianya apakah akn ttp mencintai amerra atau justru membenci amerra???
MifadiruMzn
bagian ini kek nya typo kak, ada kata "sambil menenteng tas kerjanya dan juga tas kerjanya" typo gak sih. dua kata berulang ulang
{A}lixn
Lumayan
Ida Rohani
next thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!