NovelToon NovelToon
Reincarnation Of The Ancient Ruler

Reincarnation Of The Ancient Ruler

Status: sedang berlangsung
Genre:Action
Popularitas:625
Nilai: 5
Nama Author: blueberrys

Dahulu kala, seorang Kaisar Kuno yang agung berhasil menyatukan empat kekaisaran dan menaklukkan dewa penguasa demi melindungi keseimbangan dunia. Namun, di puncak kejayaannya, ia dikhianati dan ditikam dari belakang oleh murid kesayangannya sendiri yang bekerja sama dengan sekte iblis, hingga raganya jatuh ke dalam lembah kegelapan. Sepuluh ribu tahun berlalu, sang Kaisar bereinkarnasi menjadi Shang Zhi, seorang bocah miskin yang hidup menderita di jalanan. Tragedi kembali menghampirinya saat ibunya tewas, memicu takdir baru ketika ia diselamatkan oleh seorang master misterius.



Perjalanan Shang Zhi menuju Perguruan Tian Long membawanya bertemu dengan Yun Xi, seorang gadis periang yang perlahan menumbuhkan benih romansa di tengah kerasnya pengembaraan. Namun, bahaya selalu mengintai saat kelompok perompak menyerang dan memaksa segel misterius dalam tubuh Shang Zhi bangkit, mengubahnya menjadi sosok buas yang tak kenal ampun demi melindungi orang yang dicintainya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon blueberrys, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Gerbang naga langit (Tian long)

Bayangan seorang pria yang berdiri di puncak gunung dengan pisau menancap di dada kembali terlintas. Suara asing bergema di kepalanya: "Sepuluh ribu tahun... pengkhianatan ini harus dibayar dengan darah."

Angin pegunungan yang dingin menusuk hingga ke tulang, namun Shang Zhi tetap melangkah dengan tenang. Di sampingnya, Yun Xi berjalan dengan sedikit ragu, sesekali membenahi jubahnya yang terkena debu perjalanan. Di depan mereka, menjulang dua pilar batu raksasa yang diukir menyerupai naga yang saling melilit, seolah-olah sedang menjaga tangga menuju langit. Itulah Gerbang Naga Langit, pintu masuk menuju Perguruan Tian Long, salah satu sekte kultivasi terkuat di Benua Empat Penjuru.

"Shang Zhi, apakah kau yakin kita akan diterima?" bisik Yun Xi, suaranya sedikit gemetar. Mata indahnya menatap ribuan anak tangga yang disesaki oleh calon murid dari berbagai penjuru.

Shang Zhi menoleh, memberikan senyum tipis yang menenangkan. "Guru mengirimku ke sini bukan tanpa alasan. Dan kau... kau memiliki bakat yang luar biasa, Yun Xi. Jangan biarkan keraguan memadamkan apimu."

Meskipun kata-katanya penuh percaya diri, Shang Zhi tahu bahwa situasi mereka tidaklah mudah. Penampilannya saat ini jauh dari kata mengesankan. Ia hanya mengenakan jubah abu-abu kasar yang sudah kusam, sisa-sisa perjalanannya melintasi hutan dan lembah. Berbeda dengan para pemuda di sekitar mereka yang mengenakan sutra mahal, membawa pedang berhias permata, dan dikelilingi oleh pengawal pribadi.

"Lihat itu," suara tawa meremehkan terdengar dari arah belakang. "Sepertinya sekte kita mulai kekurangan murid sampai-sampai pengemis jalanan pun berani mengantre di sini."

Seorang pemuda tampan dengan jubah biru terang melangkah maju. Ia memegang kipas lipat dari tulang gading dan menatap Shang Zhi dengan pandangan jijik. Di belakangnya, beberapa pengikutnya ikut tertawa sinis. Pemuda itu adalah Lu Feng, putra dari keluarga bangsawan Kota Awan yang terkenal kaya dan berpengaruh.

Shang Zhi tidak bergeming. Ia hanya menatap datar ke depan, seolah-olah Lu Feng hanyalah hembusan angin yang tak berarti. Namun, Yun Xi tidak bisa tinggal diam. Wajahnya memerah karena marah.

"Dia bukan pengemis! Dia adalah..."

"Sudahlah, Yun Xi," potong Shang Zhi dengan suara rendah. "Anjing yang menggonggong tidak perlu diberi makan. Kita di sini untuk belajar, bukan untuk meladeni badut."

Mendengar kata "badut", tawa para pengikut Lu Feng terhenti seketika. Wajah Lu Feng menjadi gelap. Sebagai putra bangsawan, tidak pernah ada yang berani menghinanya seperti itu, apalagi oleh seseorang yang terlihat seperti gelandangan.

"Kau... beraninya kau!" Lu Feng menutup kipasnya dengan hentakan keras. Ia melangkah mendekat, memancarkan aura Bone tempering tahap akhir yang cukup kuat untuk membuat murid-murid baru di sekitarnya merasa sesak. "Kau tahu siapa aku? Aku bisa membuatmu menghilang dari pegunungan ini bahkan sebelum ujian dimulai!"

Tepat saat ketegangan memuncak, sebuah suara yang menggelegar seperti guntur terdengar dari puncak gerbang.

"Tenang! Perguruan Tian Long adalah tempat untuk menempa jiwa, bukan pasar untuk bertikai!"

Sesosok pria paruh baya dengan jubah putih bersih turun dari langit, mendarat dengan ringan di atas pilar naga. Ia adalah salah satu instruktur luar sekte. Tekanan energinya yang berada di ranah Spiritual Core seketika memadamkan aura Lu Feng.

"Ujian masuk akan segera dimulai. Siapkan fisik dan mental kalian. Di sini, status bangsawan atau rakyat jelata tidak ada artinya. Hanya bakat dan kemauan yang akan menentukan nasib kalian!"

Lu Feng mendengus kesal. Ia memberikan tatapan mengancam terakhir kepada Shang Zhi sebelum melangkah pergi. "Tunggu saja saat ujian nanti. Aku akan memastikan kau merangkak keluar dari sini."

Setelah suasana sedikit tenang, Shang Zhi menghela napas panjang. Ia menatap telapak tangannya. Di balik kulitnya yang terlihat biasa saja, ia bisa merasakan energi kuno yang berdenyut lambat, jimat yang diberikan Zhou Xuan untuk menutupi kekuatannya yang sebenarnya. Jika ia melepaskan sedikit saja kekuatannya sekarang, gerbang naga ini mungkin akan runtuh, namun ia harus tetap rendah hati. Baginya, Tian Long adalah tempat untuk memulai kembali, tempat untuk membangun fondasi yang kuat sebelum ia benar-benar bangkit.

"Mari kita naik," ajak Shang Zhi kepada Yun Xi.

Mereka mulai menapaki ribuan anak tangga. Setiap langkah terasa semakin berat karena formasi gravitasi yang sengaja dipasang di tangga tersebut untuk menguji ketahanan fisik para calon murid. Banyak dari mereka yang mulai kelelahan, berkeringat deras, bahkan ada yang jatuh pingsan.

Namun, bagi Shang Zhi ( kaisar kuno terdahulu)yang pernah mendaki puncak gunung tertinggi di benua saat raga kaisarnya hancur, tangga ini hanyalah latihan kecil. Ia berjalan dengan ritme yang konstan, sesekali memberikan tangannya untuk membantu Yun Xi yang mulai kesulitan.

Di tengah perjalanan, Shang Zhi melihat seorang murid bertubuh tambun yang duduk terengah-engah di pinggir tangga. Wajahnya pucat pasi dan ia tampak hampir menyerah.

"Hei, ambil ini," Shang Zhi memberikan sebotol air kecil yang sudah ia campur dengan sedikit pil energi penyembuh.

Murid gemuk itu menatap Shang Zhi dengan bingung, namun segera meminumnya. Tak lama kemudian, wajahnya kembali cerah. "Terima kasih, kawan! Namaku Han Da, tapi panggil saja Han. Kau menyelamatkanku! Aku pikir aku akan menjadi hiasan tangga di sini."

Shang Zhi tersenyum tipis. "Sama-sama. Aku Shang Zhi. Jangan menyerah, puncaknya sudah dekat."

Sikap ramah Shang Zhi kepada Han membuat Yun Xi tersenyum. Ia tahu, di balik sikap dingin dan misterius Shang Zhi, pria itu memiliki hati yang sangat tulus. Inilah salah satu alasan mengapa Yun Xi mulai menaruh perasaan lebih padanya sejak perjalanan mereka di hutan.

Sesampainya di puncak tangga, mereka disambut oleh sebuah lapangan luas yang terbuat dari batu giok putih. Di tengah lapangan, berdiri sebuah prasasti batu setinggi lima meter yang memancarkan cahaya biru redup.

"Ujian pertama: Pengukuran Akar Spiritual," teriak sang instruktur. "Satu per satu, letakkan tangan kalian pada Prasasti Pengukur Jiwa. Hasilnya akan menentukan apakah kalian layak menjadi murid luar, murid dalam, atau harus pulang ke rumah!"

Satu per satu calon murid maju. Sebagian besar hanya menghasilkan cahaya kuning redup (Bakat Rendah), beberapa menghasilkan cahaya hijau (Bakat Menengah). Hingga akhirnya, giliran Lu Feng tiba.

Lu Feng melangkah dengan penuh percaya diri. Saat tangannya menyentuh batu itu, prasasti bersinar dengan cahaya biru yang sangat terang (Bakat Tinggi). Para instruktur mengangguk puas. Lu Feng menoleh ke arah Shang Zhi dengan senyum kemenangan yang sangat arogan.

"Sekarang, giliran si pengemis," ejek Lu Feng.

Shang Zhi melangkah maju. Saat ia berdiri di depan prasasti, ia bisa merasakan jiwanya yang agung mulai merespons energi batu tersebut. Segel di punggungnya terasa panas. Shang Zhi tahu, jika ia membiarkan kekuatannya mengalir secara alami, batu ini akan hancur berkeping-keping dan rahasianya akan terbongkar.

Tenang... tekan energinya... biarkan hanya sebagian kecil yang lewat, batin Shang Zhi.

Ia menyentuh batu itu. Sesaat, seluruh lapangan menjadi sunyi. Prasasti itu bergetar hebat, mengeluarkan suara berdengung yang sangat rendah. Cahaya ungu sempat berkelebat sedetik warna yang melambangkan Bakat Legendaris namun dengan cepat Shang Zhi menekan jiwanya, hingga cahaya itu meredup dan berubah menjadi cahaya hijau pekat (Bakat Menengah-Atas).

"Shang Zhi, Bakat Menengah! Lulus sebagai murid luar!" teriak instruktur.

Lu Feng tertawa terbahak-bahak. "Hanya menengah? Bakat sampah sepertimu bermimpi ingin menandingiku?"

Namun, Shang Zhi tidak peduli. Ia hanya menoleh ke arah Yun Xi yang sedang bersiap. Saat Yun Xi menyentuh batu itu, cahaya biru terang muncul, hampir setara dengan Lu Feng. Yun Xi lulus dengan Bakat Tinggi.

Shang Zhi menghembuskan napas lega. Setidaknya mereka berdua masuk ke sekte yang sama. Namun, ia menyadari satu hal: di tempat yang penuh dengan intrik dan persaingan ini, bakat "menengah" yang ia tunjukkan akan membuatnya menjadi sasaran empuk perundungan.

"Selamat datang di Sekte Tian Long," suara instruktur mengakhiri hari itu. "Mulai besok, kehidupan kalian yang sebenarnya akan dimulai. Dan ingat, di sini, yang kuat memakan yang lemah."

Shang Zhi menatap langit yang mulai jingga. Langkah pertamanya telah dimulai. Ia akan menjadi murid luar yang paling tenang, sampai tiba saatnya sang naga harus menunjukkan taringnya yang sebenarnya..

...Bersambung.......

1
urrr🍈
aduh... sedihnya sampe sini🥹🥲
pinguin: author bilek : kasi senang aja dulu🤭
total 1 replies
urrr🍈
dalam bgt kata-katanya
urrr🍈
suka bgt sama cara penyampaiannya /Smile/
Adi tt
done
Adi tt
oke done
Adi tt
💪🤣🤣
book of novel
Bang, kalo boleh bertanya. Ini bab sudah berapa kali revisi?
pinguin: gapapa bg sama² berusaha, semangat 💪
total 3 replies
Adi tt
semangat BG di tunggu ch selanjutnya 💪
pinguin: okee makasi yaa
total 1 replies
Adi tt
lanjut bg semangat💪
pinguin: di tunggu yaaa
total 1 replies
Adi tt
done
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!