Arini tak menyadari jika dirinya telah menjalin hubungan dengan laki laki beristri dan saat Arini tau jika laki laki yang iya cintai dan yang telah menghamilinya merupakan pria beristri Arini pun memilih untuk pergi dan menjauh.
Terlebih saat tau dirinya hanya akan di jadikan alat untuk bisa memberikan keturunan untuk istri laki laki itu Arini pun memutuskan merahasiakan semuanya dan itu juga yang menjadi landasan untuk Arini memilih pergi dari laki laki yang sudah menipunya habis habisan.
" kamu boleh pergi dari ku tapi jangan pernah bawa anak ku karena aku menginginkan anak itu " ucap laki laki yang dengan sengaja menghamili Arini demi bisa memiliki anak.
Apakah Arini bisa benar benar lepas dari laki laki itu atau kah Arini harus benar benar memberikan anak yang selama ini iya rahasiakan dan sembunyikan demi bisa lepas dari laki laki yang ternyata masih memiliki istri yang sah ?
Dan bagaimana sebenarnya hubungan laki laki yang menghamili Arini dengan istri sahnya ?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon R-kha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Akhirnya Terbongkar
Kabar dimana Galuh memiliki hubungan dengan wanita lain hingga memiliki anak dari hasil hubungan itu pun sampai di telinga keluarga besar Galuh terutama ibunya yang begitu mengharapkan cucu dari Galuh putra laki laki satu satunya.
" cepat hubungi Galuh dan minta dia datang ke rumah " ucap seorang wanita paruh baya yang terlihat masih cantik di usianya yang tak muda lagi pada anak perempuannya yang masih tinggal bersama dengan nya.
" iya Bun tapi Anjani mohon jangan memaksakan kehendak bunda pada mas Galuh " ucap Anjani pada ibunya yang bernama Devina.
" kita lihat nanti " ucap Bu Devina yang sejujurnya sangat tak sabar untuk melihat cucu yang iya tunggu setelah sekian lama.
" tapi Bun, jika memang hal itu benar apa yang akan bunda lakukan ?" tanya Anjani sambil menunggu sambungan teleponnya di angkat oleh Galuh kakanya.
" apa bunda akan meminta mas Galuh menceraikan mba Malika dan memilih wanita yang bisa memberikan bunda cucu ?" tanya Anjani yang sangat tau jika ibunya begitu sangat menyayangi Malika.
" bunda tidak tau, yang bunda tau saat ini bunda ingin bisa melihat cucu bunda itu saja " ucap Bu Devina yang belum bisa menjawab pertanyaan putrinya.
" halo mas, mas dimana ?" tanya Anjani saat sambungan teleponnya baru saja di angkat oleh Galuh.
" nanti mas hubungi lagi " ucap Galuh yang langsung menutup sambungan teleponnya hingga membuat Anjani bingung apa yang sedang terjadi pada kakaknya saat ini.
" kenapa ?" tanya Bu Devina saat melihat Anjani sudah kembali meletakkan handphone miliknya di atas meja.
" sepertinya mas Galuh sedang sibuk " ucap Anjani yang sebenarnya penasaran dengan apa yang terjadi pada kakaknya.
Galuh meletakkan handphone nya di atas dashboard mobil miliknya dan mulai melajukan mobilnya menuju rumahnya sedangkan Malika hanya diam menunggu apa yang ingin Galuh sampaikan setelah mendengar penjelasan dari dokter tadi.
" mas kenapa kamu diam saja ?" tanya Malika yang tak bisa di diamkan seperti ini oleh Galuh suaminya, tapi Galuh tetap saja bungkam seribu bahasa.
" kamu boleh marah sama aku mas tapi jangan diamkan aku seperti ini " ucap Malika yang mana baru kali ini Galuh mendiamkannya seperti ini.
Brakkk
Galuh membanting keras pintu mobilnya tanpa memperdulikan Malika yang sejak tadi berusaha mengajaknya berbicara dan Malika pun hanya bisa menghela nafas dan mencoba memahami kemarahan yang Galuh tunjukan saat ini.
" mas kamu boleh marah padaku tapi setidaknya dengarkan dulu penjelasan ku " ucap Malika yang mencoba meyakinkan Galuh dengan alasan yang akan iya sampaikan saat ini.
" apa yang ingin kamu jelaskan ?" tanya Galuh yang baru saja menyimpan gelas kosong bekas dirinya untuk menghilangkan amarah yang sejak tadi terus menggerogoti hati dan pikirannya.
" bukan kah semuanya sudah sangat jelas dimana kamu memang enggan untuk memiliki anak jadi apalagi yang ingin kamu jelaskan sama mas ?" tanya Galuh yang tak ingin sampai amarah menguasai hati dan pikirannya hingga membuat dirinya kehilangan kesabaran dan kehilangan kendali atas dirinya.
" tapi apa yang kamu pikirkan tidak lah benar" ucap Malika membela diri.
" bukan kah mas sangat tau bagaimana perjuangan Malika untuk bisa memiliki bentuk tubuh yang indah seperti ini "ucap Malika yang berpikir dengan menjelaskan semua ini pada Galuh akan membuat Galuh luluh dan mengerti alasan dirinya.
" mas tau dan mas sangat tau " ucap Galuh yang masih berusaha mengendalikan amarahnya.
" tapi apa tak sekalipun kamu memikirkan keinginan mas dan keinginan keluarga mas selama ini ?" tanya Galuh yang sadar mana yang Malika prioritaskan dalam hidupnya.
" apa mungkin yang Arini katakan itu benar jika kamu tak menyukai anak anak hingga kamu melakukan hal itu selama bertahun-tahun !" ucap Galuh kesal.
" lebih baik kamu renungkan apa yang sudah kamu lakukan di belakang mas selama ini dan biarkan mas memikirkan apa yang terbaik untuk mas dan kamu !!"
✍️✍️✍️ Apa jadinya jika Bu Devina tau apa yang di lakukan Malika selama ini pada putranya dan setelah bertemu dan bertatap muka dengan Arini dan Ghina ?
Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi update nya
Jangan lupa like dan tinggalkan jejak biar R-kha lebih semangat lagi update nya
Love you moreee 😘😘😘