NovelToon NovelToon
Love By Accident

Love By Accident

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Action / Tamat
Popularitas:9.6M
Nilai: 4.8
Nama Author: iraurah

(***) Karna sebuah kecelakaan motor membuat gian harus merawat hilya dan tinggal bersama di masion miliknya.

kesibukan kedua orang tua hilya membuatnya menyetujui agar hilya tinggal bersama sang pelaku.

Akankah kecelakaan itu membawa benih benih cinta terhadap dirinya dan Gian sang pelaku dalam kecelakaan itu?

Instagraam: @iraurah

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon iraurah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 15 - Memelukmu

Gian pun menghampiri Hilya yang tengah berbaring di ranjang pasien.

"Apa kamu butuh sesuatu?" Tanya Gian yang masih berdiri di samping tempat tidur pasien.

"Tidak pak, saya mau istirahat saja"

"Baiklah kalau begitu istirahat yang nyenyak, aku akan tidur disofa. jika kamu butuh bantuan panggil saja aku"

Hilya pun hanya menganggukan kepalanya lalu meminjamkan mata dan tertidur. Sama halnya dengan Gian yang berbaring di sofa sambil memejamkan matanya, tak lama Gian pun ikut menyusul Hilya ke alam mimpinya.

Pukul 00.30

"TIDAKKKK..... JANGAN BAWA AKUUUU!!!!"

"PERGIII!!!!!! "

"LEPASKAN LEPASKAN AKUUUU....!!! " Teriakan Hilya terdengar di telinganya Gian, Gian yang terkejut akan teriakan Hilya pun bangun dan menghampirinya.

Terlihat Hilya masih memejamkan matanya, ternyata Hilya hanya mengigau, mungkin dia sedang mimpi buruk, tapi semakin kesini teriakannya semakin kencang.

"TOLONGGGG TOLONGGGG AKUUUU!! "

Gian pun langsung membangunkan Hilya sambil menepuk nepuk pipi gadis itu.

"Hilya Hilya hey bangun... Hilya" Ucap Gian sambil terus menepuk nepuk pipi gadis itu.

"Bagun Hilya, sadarlah ini hanya mimpi buruk" Ucapan Gian membuat Hilya bangun seketika, terlihat keringat dingin bercucuran di dahinya.

"Hah.. Hah... Hah... ini cuma mimpi buruk, syukurlah" Ujar Hilya sambil terengah engah mengatur nafasnya.

"Iya ini hanya mimpi buruk, tenanglah"

Gian terus menenangkan Hilya yang sedari tadi terus terlihat pucat dan berkeringat dingin, setelah dirasa Hilya mulai membaik Gian pun segera bertanya.

"Ada apa Hilya? kau memimpikan apa?"

"Aku memimpikan ada orang yang ingin membawa ku entah kemana, orang itu terlihat sangat menyeramkan. Aku benar benar takut"

"Sudah tenanglah itu hanya bunga tidur, sekarang kembali lanjutkan tidurmu ini masih dini hari"

Ttapi aku tidak bisa tidur, mimpi itu masih terbayang bayang"

"Tidak perlu memikirkan hal itu lagi, aku ada disini aku akan melihatmu sampai kau tidur oke?"

Hilya pun menganggukkan kepalanya, ia berusaha untuk tertidur.

30 menit berlalu tapi ia tetap saja belum terbawa ke alam bawah sadarnya.

Melihat Hilya yang uring uringan Gian pun memberanikan diri untuk berkata

"Apa kau mau kupeluk?"

Hilya pun langsung menoleh ke arah Gian, ia sedikit terkejut dengan pertanyaan Gian. tapi kali ini ia benar benar tidak bisa tidur, hatinya tidak tenang.

"Apa Bapak tidak keberatan?" Tanya Hilya berbicara dengan hati hati.

"Ya, aku tidak keberatan, siapa tau kau memang butuh pelukan untuk menenangkan kegelisahanmu"

Hilya pun terdiam sejenak, lalu mulai membuka suara "Baiklah, tolong bantu aku"

Gian pun langsung naik ke atas tempat tidur pasien, dan berbaring sambil memeluk Hilya dengan lembut seakan akan ia tidak mau menyakitinya.

"Tidurlah, aku akan memelukmu"

DEG

DEG

DEG

Jatung Hilya berdegup sangat kencang saat Gian memeluknya dengan lembut.

Ada apa ini? Ada apa dengan hatiku? Hei hati tolong jangan berlebihan, bagaimana jika dia mendengarnya? .batin Hilya

Kenapa hatiku berdegup dengan kencang saat memeluknya? Hah... Mungkin karna aku sudah lama tidak memeluk seorang wanita jadi aku merasa sedikit gugup. batin Gian

Mereka pun memejamkan matanya dan tidur dengan posisi saling Memeluk. Wangi tubuh Gian seperti menghipnotis indra penciuman hilya, begitu menenangkan batinnya. Ia pun akhirnya tertidur kembali ke alam mimpinya, kali ini ia tidak mimpi buruk justru sebaliknya. Pelukan Gian benar benar membuatnya tenang.

1
Halimah
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
pretty girl's
luar biasa
Nia septiani
gak usah mencela .kalo ga suka jangan di baca ya kak.kasian autornya dh cape2 mikir nulis trs di cela
Nia septiani
iya yah kak kalo aslinya mah ngtu . tp sayang kalo di novel kan ini suka suka autor nya mau bgimana tempatnya hehe sabar sabar
Endach Sukma
knpa gk kakek sekalian manggilnya, nanggung lah klo cma bapak....
Maya Ratnasari
kalo usia 19 th, itu biasanya baru lulus SMA atau udah kuliah tingkat awal.
apa iya lulusan SMA atau masih kuliah gitu udah jadi manajer??
Maya Ratnasari
logika nya, UGD adalah unit gawat darurat, setidaknya memiliki kriteria: mudah dijangkau, aksesnya cepat, tempat strategis.

kebayang yah kalo letaknya susah, pasiennya bisa koit 10x, hehhehe
Rhenii RA
Mansion bukan masion
Sri Paputungan
luar biasa
Azhure
duduk di kursi roda dengan pakaian seperti ini dengan posisi kaki sakit? aduuuhhh ga bahaya taaahh?🤭🤭🤭
Azhure
laaaahhh matanya di pinjamkan, buta atuh jadinya thor 😂😂😂
Azhure
sedikit patah dan lumayan parah? gmn maksudnya 😭😭😭
Azhure
wah ini indikasi hilang ingatan keknya, prasaan td manggil mamah, kok tb² jd manggil ibu 🤭🤭🤭
mommy raina
ceritanya menarik, meski terdapat beberapa kata yg kurang tepat
mommy raina
koreksi sdikit y thor, hubungan mereka itu adalah sbg atasan dan bawahan thor, kalau rekan bisnis itu artinya si angel jg punya perusahaan sendiri dan mereka bekerja sama. dan yg benar itu sekretaris, bukan sekertaris.
Heny Widyasworo
Luar biasa
Liiee
banyak kok UGD di lantai 2,,,
Tarty Chunjileechanheesllu
👍👍👍
Elena Sirregar
ada perkataan yg tak sesuai misal Gian menolong Haila duduk diatas kerusi: Gian menduduki Haila ke atas kerusi. seharusnya mendudukan Haila diatas kerusi. sebab dia menolong seseorang untuk duduk.
Nur Syah
wowwwww hilya benar2 cantik
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!