zahra seorang wanita cantik yang sederhana menikah dengan alif. mereka menikah bukan dari hasil perjodohan namun mereka menikah karena mereka saling mencintai.
zahra pikir suami nya ialah suami yang setia, padahal ia menyembunyikan sesuatu dari nya.
bagaimana kelanjutan rumah tangga zahra dan alif, apakah zahra masih mau mempertahankan rumah tangganya demi anak nya atau lebih memilih pergi?
selamat membaca
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon isy_yuli, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 15
Alif berlari menuju rumah kontrakan nya. ia bergegas untuk membicarakan semuanya kepada istri nya. setelah sampai di kontrakan, alif berdiri diam ia masih mengatur nafas nya karena berlari. ia buka pintu dengan pelan, satu yang ia dapat keheningan.
pikiran alif sudah menerka nerka, tapi semuanya ia tepis pasti istri dan anak nya berada di kamar.
"sayang, lilis. sayang mas akan menceritakan semuanya. mas minta maaf " ucap alif sambil memasuki rumahnya. tapi nihil tidak ada yang menjawab. ia gegas menuju ke kamarnya.
Dan yah , di kamar merka tampak kosong. alif masih berfikir positif. alif langsung menoleh ke arah lemari. ia menuju lemari untuk mengecek baju istri nya. ketika lemari terbuka jeddar....
Baju istri beserta anak nya sudah tidak ada di lemari. alif langsung luruh seketika. pandangan alif langsung kosong. sungguh ini mimpi terburuk buat alif. ia tidak menyangka kalau zahra akan bersikap nekat seperti ini.
"tidak.. ini tidak mungkin.. mas mohon jangan pernah ninggalin mas sayang. mas sayang sama kalian... ampunni mas yang bodoh ini" lirih alif dengan isak tangisnya yang memilu.
"jangan pergi.. yah kamu pasti ingin menyendiri. mas akan susul kalian. pasti kalian ada di rumah ibu dan bapak di kampung. tunggu mas sayang... " ucap alif ia lalu bergegas mengganti pakaian karena ia masih menggunakan baju pengantin.
.
di rumah bu marni, ratih sangat kesal karena dari tadi alif yang berstatus menjadi suami nya tidak muncul datang.
"ini gimana sih konsepnya masak baru akad ditinggalin begitu saja" gurutu ratih. dengan tangan terkepalnya.
maya yang melihat mbak ipar baru nya menggerutu berniat menghampiri nya.
"kenapa mbak? kok kayak gitu muka nya " tanya maya sambil mengambil cemilan di kulkas.
"itu mas mu mana. kok gak balik balik kata ibu cuman sebentar" jawab ratih
"ya mungkin masih bujuk mbak zahra. udahlah tenang saja. pasti bentar lagi mas alif akan kesini " ucap santai maya.
Ibu Marni yang kebetulan lewat. melihat menantu dan anaknya berbincang ikut menghampiri. karena ia bosan suami nya ijin ke teman nya.
"bicara apaan kok kayak seru ? " tanya bu Marni
"ini loh bu. mbak ratih nanyak mas alif kok gak balik balik" jawab maya sambil memakan cemilan yang berada di tangan nya.
"bu. ayo kita ke kontrakan mas alif. kita jemput. masak baru nikah mas alif gak tidur di sini " kata ratih
"udahlah mungkin bentar lagi alif akan ke sini, percayalah" ucap santai. ratih mencibirkan mulut nya
"ayolah bu temenin ratih. nanti ratih akan belikan ibu emas deh " bujuk ratih. bu Marni langsung menegakkan tubuh nya melihat menantu baru nya dengan mata berbinar.
"yang bener kamu. ok lah ayok.... tapi transfer dulu biar ibu yang beli nanti" ucap antusias bu marni
"dasar mertua mata duitan.. hampir menipis lama lama uang tabungan ku ini " batin Ratih yang sudah jengkel. tapi mau gimana lagi demi menjemput suami nya yang berada di kontrakan nya.
Ia lalu mengambil ponsel nya, untuk mengirim uang nya.
Ting
Bu Marni langsung melihat transferan yang dikirim oleh Ratih. tertera 5jt. bu marni bersorak hore di dalam hati.
"ayolah gas. kita jemput alif. walaupun gak jemput pasti alif akan kesini ia tahu kok bagaimana bersikap kepada istri nya. " ucap bu marni
lalu mereka berjalan kaki untuk pergi menuju rumah kontrakan alif . mereka juga harus melewati warung mak, disana masih ada ibu ibu tadi juga ia melihat alif yang berlari.
"eh marni itu bini muda nya alif ya? " tanya ibu 1
"bukan urusan kalian " ketus bu marni ia langsung mengandeng tangan Ratih untuk menjauh dari ibu ibu
"padahal zahra baik lohhh. cantikan zahra juga ya " ucap ibu 3
"ya bener bu. lebihan zahra " ucap ibu 2
Ratih masih bisa mendengar ucapan ibu ibu karena suara nya cukup nyaring. dia mendengus.
"apa katanya zahra lebih cantik, hello buta tuh ibu ibu gak liat apa kalau aku lebih cantik lebih sexy kayak gini. huh " batin kesal Ratih.
bu Marni dan Ratih terus melangkah ke arah rumah kontrakan di depan sudah terlihat alif yang henda menaiki motornya. buru buru mereka berlari menghampiri alif.
"alifff... " teriak bu Marni.
alif yang mendengar teriakan ibu nya menoleh ke arah samping ia mendesah kenapa ibu dan Ratih harus ke sini. alif langsung merubah ekspresi nya menjadi dingin.
"kamu mau kemana mas? kita baru saja nikah loh mas" tanya Ratih dengan suara yang sok lembut. namun sayang alif tidak menanggapi pertanyaan dari istri kedua nya. Ratih mengepalkan tangan nya karena alif yang menjadi suami nya tidak menjawab pertanyaannya
"kamu mau ke mama lif? " tanya bu Marni karena alif tidak menjawab pertanyaan Ratih tadi
"mau nyusul istri dan anak ku bu" jawab dingin alif sambil menghidupkan motor nya.
"emangnya kemana si miskin itu. kabur? alah dramanya sok kabur" cibir bu Marni memutar bola mata nya dengan malas.
"stop bu. jangan pernah hina istri ku lagi. dan jangan lupa semua ini salah ibu. jika zahra sampai gak mau maafin alif. alif akan sangat marah sama ibu. camkan itu" tegas alif dengan suara dingin nya membuat bu Marni mematung.
Sedangkan disisi Ratih. ia sangat cemburu kenapa harus Zahra zahra dan zahra. sekarang dia kan jadi istrinya juga. dia juga rela menjadi istri kedua nya kurang berkorban apa lagi.
"mas tapi kita baru nikah loh, setidak nya kamu temenin aku dulu. mbak zahra pasti ngerti kok" sedih Ratih, lebih tepatnya sok sedih.
alif hanya melirik dengan tajam perempuan yang baru ia nikahi secara siri.
"saya gak peduli, pernikahan itu kemauan ibu ku. dan asal kalian tau jika istri dan anak ku tidak kembali kepelukan saya , saya akan berbuat sesuatu pada kalian " tekan alif. lalu alif melakukan motornya menuju ke kampung halaman sang istri.
di perjalanan alif mengingat semua kenangan indah bersama istri dan anak nya. ia menyesal kenapa ia tidak tegas dan kenapa ia terlau bodoh. dan sekarang zahra sudah ninggalin dia baru ia menyadari.
Alif bertekad untuk memperbaiki semuanya.
"mas mohon beri satu kali kesempatan untuk mas , zahra" gumam alif sambil fokus ke depan untuk menyetir.
selama di perjalan alif menjadi gusar ia takut mertuanya akan marah dan kecewa terhadap nya. pasti zahra sudah menceritakan semuanya, tapi ia sudah bertekad untuk memperbaiki semuan. ia berdoa selama di perjalanan agar Ratih memberi kesempatan.
kl aku mah ogah banget sih. pak yusuf yg selengki pun gk kena karma. ttp hidup tenang.
hrse mereka kena calcel culture biar mnderita lahir batin hidupnya. kl lngsung metong enak men.
aku ae janda masih menjaga martabat kok. amit amit. apapun alasannya pelakor ttp salah. kecuali pak yusuf dah duda la wong masih laki orang dng bangganya jd istri ke dua. murah sekali harga dirinya.
aku saja janda punya harga diri kok, drpd jd istri ke 2 mending jd janda terhormat.
jangan kan di jadikan istri ke 2, di dekati lelaki yg sdh punya pacar saja aku tak mau kok.
krn prinsip ku kuat, jadilah janda terhormat jng ngambil laki wanita lain. itu harga mati.
bagus zahra gk mau dekat ma elies, dafi pun sama cuek ma elies. bgitu bangga ya elies di jadikan istri ke dua smp punya anak.