NovelToon NovelToon
Dong Fangxuan

Dong Fangxuan

Status: tamat
Genre:Action / Tamat / Fantasi Timur / Iblis / Epik Petualangan / Perperangan / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Tumbal
Popularitas:464.2k
Nilai: 4.8
Nama Author: lienmachan

Walaupun identitasnya adalah seorang Tuan Muda dari keluarga Dong yang terkenal di dunia kultivator, tapi Fangxuan menjalani kehidupan yang begitu sulit karena tidak memiliki jiwa martial seperti murid sekte yang lainnya.

Hidupnya terlunta-lunta seperti pengemis jalanan. Fangxuan juga sering dihina, diremehkan, bahkan dianggap sampah oleh keluarganya sendiri.

Mereka malu memiliki penerus yang tidak mempunyai bakat apapun. Padahal, keluarganya adalah keluarga terhebat nomor satu di kota Donghae.

Karena malu terhadap gunjingan orang, tetua sekte Tombak Api mengutus seorang guru untuk melenyapkan nyawa Fangxuan dengan cara membuangnya ke lembah Kematian Jianmeng.

Namun, nasib baik masih berpihak padanya. Fangxuan diselamatkan oleh seorang Petapa tua. Bukan hanya itu, Petapa tua tersebut juga mengangkatnya sebagai murid satu-satunya dan mewariskan seluruh ilmu kanuragan yang dimilikinya.

"Aku akan membalas mereka semua yang selama ini menindas ku. Tunggulah ajal kalian!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lienmachan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 15

Bab 15~Makhluk dalam kegelapan

Kota Donghae, di mana para kultivator saat ini sedang mengikuti ujian kesetaraan murid.

Bukan hanya murid sekte Tombak Api saja yang mengikuti ujian murid tersebut, melainkan seluruh sekte di wilayah timur.

Mereka berbondong-bondong datang ke kota Donghae hanya untuk mengikuti ujian kesetaraan murid. Bukan hanya mendapat pusaka sakti paviliun Mò lì, para murid yang lolos ujian akan diangkat menjadi kultivator senior dengan lencana bintang sembilan.

Guru Jin sebagai salah satu juri segera mengumumkan tentang ujian kesetaraan murid tersebut.

"Baiklah, karena para murid sudah berkumpul semua, mari kita mulai saja ujian kesetaraan ini. Silahkan masuk ke dalam formasi tujuh bintang ini!" ujarnya seraya mengulurkan tangan, mempersilahkan para murid untuk masuk ke dalam formasi yang sudah dibuat oleh tetua sekte tombak api.

Mereka yang sudah bersiap langsung memasuki area formasi yang telah dibuat. Setelah semuanya siap, baru tetua sekte langsung menutup formasi agar tidak ada gangguan dari luar.

Tidak ada yang tahu apa yang terjadi di dalam formasi tujuh bintang tersebut. Bahkan, para tetua sekalipun sebab formasi tujuh bintang sudah dirancang khusus dan disegel menggunakan kekuatan gabungan tujuh tetua terhebat dari berbagai sekte yang ada di wilayah timur.

Dong Fangcai dan Dong Fanghui juga turut serta karena ingin menjadi yang terhebat. Bukan hanya mereka berdua, tapi semua putra-putri keluarga Dong ikut dalam ujian kesetaraan ini.

Waktu yang diperlukan cukup lama hingga tujuh hari lamanya, dan mereka takkan kembali sebelum waktu yang ditentukan.

Tak sia-sia Dong Fanglei dan Liu Xiyue berharap-harap cemas, menunggu hasil akhir dari ujian kesetaraan murid ini, sebab putra dan putrinya keluar sebagai murid berbakat.

"Selamat Tetua ketiga, putra dan putrimu memang pantas disebut sebagai jenius muda dari kota Donghae, sebab keduanya memiliki bakat khusus. Tidak seperti__"

Tetua pertama Dong Jun menyela. "Adik kelima, yang tidak ada jangan diungkit lagi, itu akan menyakiti hati adik ipar."

Liu Xiyue nampak tersenyum pahit mendengar ucapan mereka. Walaupun perkataan Dong Jun seperti sedang mengasihani, tapi nada bicaranya itu terdengar sedang mengejek. Sebab itu wanita tersebut memilih pergi untuk berdoa.

Di depan sebuah altar dihiasi persembahan, Liu Xiyue menyalakan dupa lalu berdoa untuk mendiang putranya. Hatinya begitu sakit ketika mengingat bagaimana Fangxuan mati.

Guru Jin mengatakan padanya jika Fangxuan mati karena terjatuh ke lembah Jianmeng ketika berlatih. Pria tua itu juga mengatakan pada semua orang bahwa Fangxuan sebelumnya mencuri buku jurus rahasia sekte tombak api dan mempelajarinya diam-diam.

Sehingga semua orang kini justru mengutuknya, bukan mengasihaninya.

Liu Xiyue menggenggam sebuah giok berlambang kepala naga yang dijadikan kalung olehnya. Rencananya kalung itu akan diberikan pada putranya sebagai hadiah ulang tahun ke enam belas.

"Ya Dewa, kembalikan putraku dalam wujud apapun. Aku ingin ia membalas semua penghinaan juga penyiksaan keluarga Dong pada kami sedari dulu." Liu Xiyue menunduk dengan mata berlinang, lalu wajahnya tiba-tiba mendongak sembari berteriak. "Xuan'er, kembalilah!"

"Fangxuan ... Fangxuan!"

Mata Fangxuan terbuka lebar dengan tangan terulur. "IBUUUUUUU!" Pemuda itu berteriak histeris.

Kedua Chan terkejut melihat Fangxuan berteriak menyerukan ibunya. "Kau sudah sadar?!"

Kepala Fangxuan merotasi, menggiring netra elang itu untuk melirik kedua temannya. "Aku kenapa?"

Chan Lee bertanya. "Kau tidak ingat? Kau tiba-tiba pingsan ketika melawan monster martial tadi."

"Monster martial?"

Meninggalkan hutan penyerap jiwa, mereka dihadapkan dengan terowongan yang gelap gulita. Terowongan yang panjangnya tidak diketahui itu menembus ke bawah Gunung Lun, Gunung terbesar di ruang dimensi.

Entah apa yang ada di dalamnya, karena keadaan di dalam sana pun tak terlihat sama sekali saking gelapnya.

Menurut kabar yang beredar, tak ada yang keluar hidup-hidup dari terowongan tersebut. Apa mungkin di dalam sana ada banyak monster martial tingkat tinggi? Atau mungkin siluman terkuat? Mungkin juga, Iblis?

*Entahlah*!

Karena tak pernah ada orang yang selamat dari tempat itu, maka makhluk di dalamnya pun masih menjadi sebuah misteri besar.

Lalu, kenapa pihak kekaisaran berani memberikan tantangan dengan menggunakan tempat berbahaya seperti itu?

*Tidak*!

Sebenarnya bukan pihak kekaisaran yang menyiapkan kompetisi ini. Lebih tepatnya ini adalah rencana dari para tetua tengkorak iblis untuk mendapatkan kesatria terkuat di seluruh daratan benua Chángjǐnglù, juga menekan perguruan lain agar tunduk terhadap sekte Tengkorak iblis.

Mengapa mereka berani mengadakan kompetisi tanpa sepengetahuan kekaisaran?

Jawabannya, para tetua sengaja melakukan hal itu untuk mengungkap misteri yang ada dibalik Terowongan Gunung Lun, dengan menjadikan mereka sebagai bahan percobaan. Untuk masalah kekaisaran, biarkan menjadi urusan belakangan. Yang terpenting bagi mereka yaitu terungkapnya misteri di setiap tahapan yang ada di dalam ruang dimensi.

*Sangat licik*.

Memang, para tetua itu sangat licik, terutama tetua sekte tengkorak Iblis dan tetua sekte bulan merah. Para pria tua itu sangat kejam, serta gila akan kekuasaan.

Ada niat jahat di balik kompetisi yang diadakan ini. Mereka ingin menjadikan para kesatria sebagai alat untuk menguasai Istana kekaisaran, serta menekan sekte lain agar tunduk terhadap sekte tengkorak iblis dan sekte bulan merah.

**GROOOOOAAAAARRRRR**

Terdengar auman keras setelah bumi berhenti bergetar. Suara yang memekakkan telinga itu membuat para peserta bergidik sembari menutup telinganya.

Semua peserta kompetisi yang berada di dalam terowongan tampak panik dan gelisah. Pasalnya, pintu yang sebelumnya mereka lewati kini telah hilang seperti tak pernah ada sebelumnya. Bahkan, dinding-dinding terowongan berubah menjadi lebih lembab dari sebelumnya.

Mereka saling menatap satu sama lain. "Bagaimana ini? Haruskah kita melanjutkan perjalanan?!"

Tiba-tiba, dari arah berlawanan terdengar suara gemuruh seperti hewan terbang ke arah mereka.

***Ciiiiiiitt ... ciiiiiiiiiiiitttttt*** ....

Ratusan bahkan ribuan kelelawar mengepakkan sayapnya terbang dengan sangat cepat. Sepertinya mereka hendak menyerang.

"Aaaarrggghhh, apa itu?!" pekik semua orang terkejut ketika melihat segerombolan kelelawar dalam bentuk menyeramkan.

"Whoooaaaa!" Mereka berusaha menghindar dari serangan kelelawar tersebut namun tetap saja tak bisa karena ruangan yang cukup sempit.

Tak ada jalan lain selain menyerang untuk mempertahankan diri. Namun, kelelawar-kelelawar tersebut bukan binatang biasa, mereka termasuk monster martial tingkat tiga dan memiliki jurus penyerangan sangat kuat sehingga membuat kewalahan para peserta.

Fangxuan dan yang lainnya berusaha menangkis serangan-serangan monster martial tingkat tiga itu, namun nyatanya mereka tak habis-habis walaupun sebagian sudah mati.

Kelelawar termasuk hewan nokturnal yang bisa melihat dalam kegelapan, jadi ia lebih agresif di dalam terowongan yang gelap gulita seperti ini.

Para peserta yang tergigit oleh kelelawar tersebut berubah menjadi tengkorak setelah darahnya dihisap habis.

Tiba-tiba, seekor kelelawar besar datang entah dari mana dan menyerang para peserta dengan brutal. Bahkan, kelelawar besar itu menangkap para gadis.

Tentu saja Fangxuan tidak tinggal diam. Ia mengeluarkan jurus-jurusnya untuk menyerang dan menghentikan kelelawar tersebut.

**SLASH ... SLASH ... DUAAAARRR**

Ledakan terjadi ketika tangan Fangxuan memukul perut kelelawar tersebut. Kelelawar itupun menggelepar di tanah sebelum menghilang. Namun, tak lama kemudian tubuh Fangxuan ambruk dengan mata tertutup.

...**Bersambung** .......

1
Abiyyu Sultan
sepertinya anda kurang ngopi🤭🤭
Atang Priatna
nanti bikin tokoh namanya thor lu eblek .
Atang Priatna
thor xi tong itu 2marga xi yuqi pebulutangkis cinakan, tong phu, tong eng tunama cina contohnya thor ma,af bukan menggurui
Machan: othor mah nggak tau itu nama pebulutangkis🙏 nama tokoh dan tempat serta nama" lain yang aneh dibaca itu hasil dari translet indo-china mulai dari bunga, hewan, daun, dsb. makanya mungkin terkesan aneh untuk dibaca karena itu hasil imajinasi othor sendiri.

makasih lho atas kritik dan sarannya🙏☺️
total 1 replies
Atang Priatna
marga nama cina mungkin ribuan tanya thor dugele
Atang Priatna
sialan sianjing, ntar ada sibagong, sibabi dan lain2 sialan ini autho kesusahan amat tuk mencari nama2 dengan identik cina hahah lihat atuh novel khopingho jiplak ajah nama2nya.
Machan: aduh, othor mah memang sengaja nyari nama yang beda aja bukan kesusahan cari nama soalnya nama China bisa Gugel😳
total 1 replies
Atang Priatna
tdk elok ini cerita dialog ci mc dengan cikembar nyelilip ada nama xi alan kelihatan ini novel saduran x ya
Machan: maksudnya sanduran itu apa ya?
total 1 replies
Atang Priatna
hahah cerita novel ini banyak loncat2 dan bodohnya si mcnya kok kalah oleh cikmbar gimana thor
Machan: bukan loncat" kak, memang sengaja kasih plot twist dan kekuatan MC belum keluar aja☺️
total 1 replies
Jaka tingkir
athor kenapa gax apdet lagi ceritanya ditunggu malah hilang/Right Bah!/
Sarah Arami
seru
Machan: 🥰 makasih bintang 5 nya, kak Sarah🤗
total 1 replies
Anton Setiawan
Hukuman yg di inginkan Chu Qian dong kalo begitu...
Machan: begitulah😅😅
total 1 replies
Anton Setiawan
Walaupun di awal sulit di cerna jalan ceritanya, tp belakangan assik jg ceritanya..
Machan: makasih bintang 5 nya, kak Anton🥰
makasih juga saweran giftnya🤗 sehat dan bahagia selalu untukmu🙏
total 1 replies
Yanka Raga
Bantaaaii 😡
Himawan Wawan
Luar biasa
Machan: terima kasih bintang 5 nya, Om Wawan🥰🤗
total 1 replies
Umar Muhdhar
3
Machan: 😜😜😜😜😜
total 1 replies
Umar Muhdhar
q
Umar Muhdhar
b
Umar Muhdhar
4
Umar Muhdhar
h
Umar Muhdhar
e
Umar Muhdhar
t
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!