NovelToon NovelToon
Dilamar Tuan Ibrahim

Dilamar Tuan Ibrahim

Status: tamat
Genre:CEO / Romantis / Cinta pada Pandangan Pertama / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:4.5M
Nilai: 4.8
Nama Author: Pa'tam

Jatuh cinta pandangan pertama bisa saja terjadi.
Dan katanya pacaran setelah menikah sangat indah.
Benarkah?
Simak yuk dan temukan jawabannya disini.

Seperti biasa cerita ini hanya fiktif, jangan dikaitkan dengan dunia nyata, oke!!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pa'tam, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 15

Viora duduk di sofa kamar itu. Ibra pun duduk disamping Viora. Ibra merangkul tubuh Viora, Viora menoleh dan menatap lekat wajah tampan Ibra.

Tanpa sadar Viora mengelus rahang kokoh yang ditumbuhi bulu-bulu halus disana. Ibra tersenyum lalu membalas mengelus pipi mulus Viora.

"Kamu cantik sekali, sayang," puji Ibra.

"Sudah berapa perempuan yang Abang puji seperti itu?" tanya Viora.

"Dua dengan kamu," jawab Ibra. Viora mengernyitkan dahinya.

"Yang pertama adalah bunda, yang kedua adalah kamu sayang," kata Ibra lagi.

"Gadis waktu itu cantik juga ya, siapa namanya?" tanya Viora.

"Arumi, dia teman kecilku. Abi ingin aku menikah dengannya," jawab Ibra.

"Lalu, kenapa bisa menikah denganku?" tanya Viora.

"Karena aku hanya mencintaimu," jawab Ibra.

"Apa dia mencintai Abang?" tanya Viora.

"Tidak tau, tapi saat aku menolak perjodohan, dia sepertinya terluka," jawab Ibra jujur.

Ibra tidak mau menyembunyikan sesuatu dari istrinya. Lebih baik berterus terang daripada disembunyikan yang akhirnya masih juga ketahuan.

"Kasihan ya, pasti dia terluka," kata Viora.

"Aku hanya menganggap nya sebagai adik, tidak lebih," kata Ibra.

"Sejak kapan Abang menyukaiku?" tanya Viora.

"Sejak pertama melihatmu," jawab Ibra.

"Dilampu merah itu?" tanya Viora. Ibra menggeleng.

"Waktu pesta pernikahan, aku lihat kamu disana," jawab Ibra.

Ibra mulai mengeluarkan pakaiannya, dan juga koper. Dengan telaten Viora melipat pakaian tersebut. Dari pakaian formal hingga non formal.

Rencananya mereka akan pulang nanti sore. Mereka saat ini sedang beristirahat siang. Setelah sholat Zuhur tentunya.

Ibra berbaring disamping Viora, kemudian memeluk nya erat. Viora berbalik membelakangi Ibra. Ibra semakin memeluknya dengan erat.

"Aku mencintaimu," bisik Ibra.

Viora tidak menjawab, Ibra tidak marah, justru dia mengerti. Semua butuh proses, apalagi kalau menyangkut hati dan perasaan.

Yang penting sekarang, mereka berdua sudah punya status yang jelas. Tidak peduli apapun omongan orang.

"Sayang!" panggil Ibra. Tapi tidak ada sahutan.

Ibra mengintip sedikit, ternyata Viora sudah tertidur. Padahal sebelumnya Viora sangat jarang tidur siang. Karena pekerjaan membuatnya jarang tidur siang.

Begitu juga Ibra, tapi kali ini berbeda. Sepertinya Ibra lebih mudah untuk tidur siang saat bersama Viora.

Sementara disisi lain...

Imelda masih mencari cara untuk menghabisi Viora. Imelda menelepon orang suruhannya. Dan orang suruhannya belum menemukan Viora.

"Bagaimana sih kerja kalian...?" Imelda meninggikan suaranya.

Orang suruhannya sampai mengusap telinganya. Dan menjauhkan sedikit ponselnya dari telinganya.

"Maaf Nyonya, kami benar-benar tidak menemukan perempuan itu," kata si A.

"Kerja saja gak becus," kata Imelda setelah mematikan sambungan teleponnya.

"Siapa perempuan itu sebenarnya? mengapa Ibra mengaku kalau itu istrinya?" Imelda berpikir keras untuk mencari tau tentang Viora.

Imelda menyewa seorang hacker untuk mencari tau tentang Viora, tapi hasilnya nihil.

"Bagaimana bisa?" tanya Imelda.

Saat ini ia berbicara lewat telepon. Karena hacker yang dibayarnya tidak bisa mendapatkan apa-apa.

"Saya rasa dia dilindungi, nyonya," ucap hacker tersebut.

"Hmmm, baiklah. Aku tidak bisa untuk membayar mu," kata Imelda.

"Tidak apa-apa, nyonya. Tapi jangan salahkan saya bila perusahaan anda bangkrut," ancam hacker tersebut.

Hacker yang Imelda bayar adalah hacker terbaik di negara nya. Tapi masih belum bisa mengalahkan Viora dan yang lainnya. Berarti hacker tersebut masih dibawah Viora.

"Kamu mengancamku?" tanya Imelda.

Tuut ... Tuut ... Tut, panggilan pun terputus.

"Sial, berani sekali dia mengancamku," Imelda tidak punya pilihan lain selain mentransfer sejumlah uang kepada hacker tersebut.

Imelda menghela nafas panjang. Lalu memanggil asistennya. Asistennya masuk tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu.

Asisten tau apa yang diinginkan oleh bosnya itu. Jadi diapun mengunci ruangan tersebut.

.

Viora menggeliat dan keningnya mengernyit saat ponselnya berkedip-kedip pertanda ada orang yang ingin menembus sistemnya.

Viora tersenyum miring, dilihatnya suaminya masih tertidur. Ternyata hacker tadi masih penasaran dan mencoba kembali untuk menembus sistem pertahanan milik Viora.

Viora mengambil laptop miliknya, dan membukanya. Ia membalas dan mengembalikan serangan tersebut. Orang diseberang sana mulai kualahan saat Viora menyerangnya balik.

"Satu, dua, tiga." Baru saja Viora menghitung sampai tiga. Komputer milik orang itu langsung eror.

Orang itu gelagapan karena komputer mahal miliknya layarnya gelap. Viora tersenyum dan itu kepergok oleh Ibra yang ternyata sudah bangun.

"Kenapa sayang?" tanya Ibra.

"Membereskan tikus," jawab Viora santai.

Ibra melihat laptop Viora sudah padam. Viora pun menceritakan bahwa ada orang yang ingin mencaritahu tentang dirinya. Ibra pun mengangguk mengerti.

Ibra masuk kedalam kamar mandi, dan membiarkan pintunya terbuka. Viora yang melihat itu langsung menutup pintunya.

Viora tersenyum, karena ia mendapatkan data identitas orang tersebut. Tadi saat ia membalas serangan tersebut, Viora sempat mencaritahu tentang orang itu.

Viora yakin kalau hacker itu hanya orang suruhan. Viora langsung menebak pelaku nya adalah Imelda.

"Apa aku beri pelajaran sedikit?" gumam Viora.

"Sepertinya menarik kalau main-main dengannya," batin Viora.

Viora kembali menghidupkan laptopnya, lalu mengobrak-abrik perusahaan milik Imelda. Tidak butuh waktu lama, Viora sudah berhasil mengunci keuangan serta data-data perusahaan tersebut.

Imelda yang saat ini sedang asyik, tidak menyadari kalau perusahaannya sudah diobrak-abrik oleh Viora.

Ibra yang keluar dari kamar mandi dengan pakaian lengkap tidak tau kelakuan istrinya. Karena dia mandi cukup lama tadi. Sekitar 30 menit.

Sementara Viora mengobrak-abrik perusahaan Imelda tidak sampai 30 menit. Karena perusahaan itu tidak mempunyai sistem pertahanan yang kuat. Jadi dengan sangat mudah bagi Viora menembusnya.

"Sayang, kamu mau mandi?" tanya Ibra.

"Aku tidak punya pakaian ganti bang," jawab Viora.

"Pinjam punya bunda saja ya, soalnya punya bunda banyak yang belum dipakai. Cuma beli dan beli saja," kata Ibra.

"Baiklah," jawab Viora.

Ibra pun segera menemui bundanya, dan meminta pakaian untuk Viora. Dengan senang hati Azizah memberikan nya. Karena ada beberapa pasang pakaian milik Azizah yang belum dipakai sama sekali.

Ibra kembali kekamarnya, dan melihat Viora sudah selesai mandi. Viora hanya memakai bathrobe saja untuk menutupi tubuhnya.

Kemudian Viora masuk keruang ganti. Ternyata pakaian Azizah pas ke Viora. Karena tinggi mereka hampir sama, hanya beda beberapa centi saja.

"Bagaimana sayang?" tanya Ibra.

Viora tidak menjawab, tapi ia segera keluar dari ruangan itu. Ibra tertegun sejenak, memang diakui kalau Viora itu sangat cantik.

"Kalau begini, mana bisa tahan aku untuk tidak menyentuhnya," batin Ibra.

Pelan-pelan ia akan mendapatkan Viora, tapi Viora juga harus ikhlas, bukan karena terpaksa ataupun dipaksa.

Jadi Ibra harus sabar menunggu, bisa saja kalau ia mau minta haknya. Tapi ia tidak ingin memaksa Viora.

"Dapat memeluknya saja aku sudah senang," batin Ibra.

Viora memperhatikan suaminya yang seperti sedang berpikir. Tapi Viora tidak mau menggangunya.

1
04581
tetap semangat kak dan sehat selalu 💪
irma hidayat
selalu semangat berkarya thor
Alyanceyoumee: Assalamualaikum. Thor permisi, ikut promo ya🙏.

Kaka, Jika ada waktu luang, boleh coba baca karya ku yang berjudul "PARTING SMILE" ya, siapa tau Kaka suka.

Berkisah tentang penyanyi religi yang terjerat pernikahan kontrak dan cinta masa lalunya yang sangat rumit. Ditambah dia tipe yang gengsian dan menyebalkan, hiih dah lah.

di tunggu ya ☺️🙏
total 1 replies
Karo Karo
🫰🏻🫰🏻🫰🏻🫰🏻🫰🏻🫰🏻🫰🏻
Muammanatul Khoir
Uuhhh ... Aku BAPER Thorrr🤣
Memyr 67
𝖽𝖺𝗋𝗆𝖾𝗇𝖽𝗋𝖺 𝖽𝖺𝗇 𝖽𝗂𝗏𝖺 𝗆𝗎𝗇𝖼𝗎𝗅 𝖽𝗂 𝗆𝖺𝗇𝖺 𝗅𝖺𝗀𝗂 𝗇𝗂, 𝖽𝗂 𝗇𝗈𝗏𝖾𝗅 𝗁𝖾𝗇𝖽𝖾𝗋𝗌𝗈𝗇 𝖿𝖺𝗆𝗂𝗅𝗒?
Pa'tam: Kalau berkenan bacanya, cerita keluarga Henderson sudah ada 12 series, sampai cicitnya.
total 3 replies
Memyr 67
𝗇𝖺𝗒𝖺𝗋𝖺 𝗂𝗍𝗎 𝖺𝗇𝖺𝗄𝗇𝗒𝖺 𝗌𝗂𝖺𝗉𝖺 𝗒𝖺? 𝖺𝗄𝗎 𝖻𝗂𝗇𝗀𝗎𝗇𝗀. 𝗄𝖾𝖻𝖺𝗇𝗒𝖺𝗄𝖺𝗇 𝗍𝗈𝗄𝗈𝗁𝗇𝗒𝖺 𝗇𝗂
Memyr 67
𝗄𝖺𝗅𝖺𝗎 𝗄𝖺𝗒𝖺 𝖽𝖾𝗇𝗀𝖺𝗇 𝖼𝖺𝗋𝖺 𝗅𝗂𝖼𝗂𝗄 𝗆𝖾𝗆𝖺𝗇𝗀 𝖻𝗈𝖽𝗈𝗁. 𝗍𝗎 𝗃𝗎𝗋𝖺𝗀𝖺𝗇 𝗄𝖺𝗆𝖻𝗂𝗇𝗀, 𝗇𝗀𝗀𝖺𝗄 𝗍𝖺𝗎 𝗌𝗂𝖺𝗉𝖺 𝗀𝗁𝖺𝖿𝗎𝗋, 𝗄𝖾𝗇𝖺𝗉𝖺 𝗃𝗎𝗀𝖺 𝗇𝖺𝗇𝗒𝖺 𝗀𝗁𝖺𝖿𝗎𝗋, 𝗄𝗈𝗄 𝗇𝗀𝗀𝖺𝗄 𝗄𝖾𝗇𝖺𝗅 𝖽𝗂𝖺?
Memyr 67
𝗃𝖺𝗆 6.30 𝗆𝖾𝗇𝗀𝖺𝗃𝖺𝗄 𝗆𝖺𝗄𝖺𝗇 𝗆𝖺𝗅𝖺𝗆?
Memyr 67
𝗌𝖺𝗇𝗍𝗈 𝗇𝗀𝗀𝖺𝗄 𝗌𝖺𝖽𝖺𝗋 𝖽𝗂𝗋𝗂. 𝖻𝗎𝗄𝖺𝗇 𝖽𝗂𝖺 𝗒𝗀 𝗍𝗂𝖽𝖺𝗄 𝗆𝗋𝗇𝗀𝗃𝖺𝖻𝗂𝗌𝗂 𝗉𝗋𝗂𝗇𝖼𝖾 𝗂𝗏𝖺𝗇𝖽𝖾𝗋, 𝗍𝖺𝗉𝗂 𝗉𝗋𝗂𝗇𝖼𝖾 𝗒𝗀 𝖻𝖾𝗋𝗁𝖺𝗌𝗂𝗅 𝗅𝗈𝗅𝗈𝗌 𝗌𝖾𝗐𝖺𝗄𝗍𝗎 𝗆𝖺𝗎 𝖽𝗂𝗁𝖺𝖻𝗂𝗌𝗂.
Memyr 67
𝗌𝖺𝗍𝗎 𝗅𝖺𝗀𝗂 𝖽𝖺𝗋𝗂 𝗄𝖾𝗆𝖻𝖺𝗋 17, k𝖾𝗍𝖾𝗆𝗎 𝗃𝗈𝖽𝗈𝗁
Memyr 67
𝖻𝖾𝗇𝖾𝗋 𝗄𝖺𝗇? 𝗌𝖺𝗋𝗍𝗂𝗄𝖺 𝖻𝗈𝖽𝗈𝗁. 𝗒𝗀 𝗄𝖺𝗒𝖺 𝗌𝖺𝗁𝖺𝖻𝖺𝗍𝗇𝗒𝖺, 𝗆𝖺𝗅𝖺𝗁𝖺𝗇 𝗆𝖾𝗇𝖼𝖾𝗅𝖺𝗄𝖺𝗂 𝗌𝖺𝗁𝖺𝖻𝖺𝗍𝗇𝗒𝖺 𝖽𝖺𝗇 𝗆𝖾𝗇𝗀𝗀𝗈𝖽𝖺 𝗌𝗎𝖺𝗆𝗂𝗇𝗒𝖺 𝗒𝗀 𝗄𝖾𝗋𝖾
Memyr 67
𝗌𝖺𝗋𝗍𝗂𝗄𝖺 𝗆𝖾𝗋𝖺𝗌𝖺 𝖽𝗂𝗋𝗂 𝗍𝖾𝗋𝗅𝖺𝗅𝗎 𝗁𝖾𝖻𝖺𝗍, 𝖼𝗎𝗆𝖺 𝗆𝖺𝗆𝗉𝗎 𝗃𝖺𝖽𝗂 𝖺𝗌𝗂𝗌𝗍𝖾𝗇 𝖼𝖾𝗈 𝗌𝖺𝗃𝖺. 𝗆𝖺𝗎 𝗆𝖾𝗇𝗃𝖺𝗍𝗎𝗁𝗄𝖺𝗇 𝗏𝗂𝗈𝗋𝖺? 𝗅𝖺𝗐𝖺𝗇 𝗍𝗎 𝗉𝗎𝗅𝗎𝗁𝖺𝗇 𝗁𝖺𝖼𝗄𝖾𝗋 𝗍𝗈𝗉 𝗄𝗅𝖺𝗇 𝗁𝖾𝗇𝖽𝖾𝗋𝗌𝗈𝗇.
Memyr 67
𝖺𝗋𝗎𝗆𝗂 𝗍𝖾𝗋𝗅𝖺𝗅𝗎 𝗉𝗈𝗅𝗈𝗌. 𝗍𝗂𝖽𝖺𝗄 𝗍𝖺𝗎 𝖽𝗂𝗇𝗂𝗄𝖺𝗁𝗂 𝗁𝖺𝖼𝗄𝖾𝗋 𝗒𝗀 𝖼𝗎𝗆𝖺 𝖻𝗂𝗌𝖺 𝖽𝗂𝗍𝖺𝗇𝖽𝗂𝗇𝗀𝗂 𝗌𝖾𝗉𝗎𝗉𝗎 𝗌𝖾𝗉𝗎𝗉𝗎𝗇𝗒𝖺
Memyr 67
𝗏𝗂𝗈𝗋𝖺 𝗄𝖾 𝗐𝖺𝗋𝗎𝗇𝗀 𝗂𝗄𝖺𝗇 𝖻𝖺𝗄𝖺𝗋 𝗅𝖾𝗀𝖾𝗇𝖽?
Memyr 67
𝗋𝖺𝗓𝗂𝗒𝖺, 𝗉𝗋𝖾𝗆𝗉𝗎𝖺𝗇 𝖻𝗈𝖽𝗈𝗁. 𝗆𝖾𝗇𝗀𝗎𝗌𝗂𝗄 𝗌𝗎𝖺𝗆𝗂 𝗏𝗂𝗈𝗋𝖺, 𝗌𝗂𝖺𝗉 𝗁𝖺𝗇𝖼𝗎𝗋 𝗈𝗅𝖾𝗁 𝗏𝗂𝗈𝗋𝖺 𝖺𝗍𝖺𝗎 𝗄𝗅𝖺𝗇 𝗁𝖾𝗇𝖽𝖾𝗋𝗌𝗈𝗇 𝗒𝗀 𝗅𝖺𝗂𝗇.
Memyr 67
𝗌𝖺𝗇𝗍𝗋𝗂𝗐𝖺𝗍𝗂 𝗄𝖾𝖻𝗅𝗂𝗇𝗀𝖾𝗋, 𝗄𝖾𝗇𝖺𝗉𝖺 𝗃𝗎𝗀𝖺 𝗇𝖺𝗆𝖺𝗇𝗒𝖺 𝗅𝖺𝗂𝗅𝖺? 𝖽𝗂 𝗌𝗂𝗇𝖾𝗍𝗋𝗈𝗇 𝗉𝖾𝗌𝖺𝗇𝗍𝗋𝖾𝗇 𝖽𝖺𝗇 𝗋𝗈𝖼𝗄 𝗇 𝗋𝗈𝗅𝗅, 𝗅𝖺𝗂𝗅𝖺 𝗃𝗎𝗀𝖺 𝗇𝖺𝗆𝖺 𝗌𝖺𝗇𝗍𝗋𝗂𝗐𝖺𝗍𝗂 𝗒𝗀 𝗄𝖾𝖻𝗅𝗂𝗇𝗀𝖾𝗋.
Nafisatun Najah
bisa2nya mempunyai rencana seperti itu, hhh hhh aduhh ngakak😂😂😂😂😂 sampe keram
Nafisatun Najah
hhh hhh ngakak😂😂😂😂😂 nakal banget sihh jailun2
Nafisatun Najah
salah sendiri anda salah dalam mencari lawan, karena lawan anda tidak sepadan dengan anda, makanya jangan coba2 bermain 2 kalau tidak mau dipermain kan kan jadi nya perilaku anda di kembali kan olèh lawan
Nafisatun Najah
kurang ajar hhhhhh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!