NovelToon NovelToon
Pacar Suamiku!

Pacar Suamiku!

Status: tamat
Genre:Patahhati / Nikahkontrak / Kriminal dan Bidadari / Tamat
Popularitas:5.6M
Nilai: 4.8
Nama Author: Lemari Kertas

Nilam rela meninggalkan panggung hiburan demi Indra, suaminya yang seorang manager di sebuah pusat perbelanjaan terkenal. Sayangnya, memasuki usia dua tahun pernikahan, sang suami berulah dengan berselingkuh. Suaminya punya kekasih!

Nilam yang kecewa kepada suaminya memutuskan untuk kembali lagi ke panggung hiburan yang membesarkan namanya dulu. Namun, dia belum mampu melepaskan Indra. Di tengah badai rumah tangga itu, datang lelaki tampan misterius bernama Tommy Orlando. Terbesit untuk balas dendam dengan memanfaatkan Tommy agar membuat Indra cemburu.

Siapa yang menyangka bahwa lelaki itu adalah seorang pengusaha sukses dengan masalalu kelam, mantan pemakai narkoba. Mampukah Tommy meraih hati Nilam yang terlanjur sakit hati dengan lelaki dan bisakah Nilam membuat Tommy percaya bahwa masih ada cinta yang tulus di dunia ini untuk lelaki dengan masa lalu kelam seperti dirinya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lemari Kertas, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perkenalan

Tepuk tangan kembali membahana di seluruh penjuru ruangan luas dan megah itu setelah Tommy selesai memberikan pidato singkat di atas panggung. Wajahnya yang tampan masih saja membius para artis-artis yang ikut hadir hari itu. Banyak orang terkesima kepadanya. Sebagian lagi berebutan ingin mengambil gambar dengan Tommy ketika dia telah turun.

"Maaf, Tuan kami sedang tidak bisa melayani permintaan berfoto bersama." Asistennya dan beberapa orang layaknya pengawal segera menghalangi beberapa awak media juga artis-artis baru naik daun yang mengerubungi.

"Biarkan saja, Des," sergah Tommy cepat.

Desta, asisten setia Tommy segera menoleh dan mengerutkan dahi, dia paling tahu bahwa selama ini Tommy paling tak suka keramaian apalagi diminta untuk berfoto bersama. Sebenarnya, Desta juga bingung, karena selama ini, Tommy tak pernah mau muncul di depan orang-orang, baru kali ini dia mengusulkan diru sendiri untuk berada di atas panggung dan menampilkan wajahnya.

Entahlah, semenjak pagi tadi, tuan muda itu memang sedikit aneh. Dia seolah ingin menunjukkan dirinya untuk sesuatu yang Desta sendiri tak paham apa itu.

Jadi sekarang, dia hanya bisa membiarkan Tommy meladeni permintaan berfoto bersama. Di kursinya sendiri, Nilam memandang bingung. Kenapa para artis itu sekarang bak seorang fans fanatik?

"Lam Lam, ayo kita ke sana! Kita foto bareng juga yuk!" Yuki begitu bersemangat, menyeret lengan Nilam yang tak bisa berbuat apa-apa selain menuruti kehendak menagernya itu.

"Mbak, ya ampun, kenapa aku diseret-seret begini sih? Haduh. Mau ngapain lagi ke sana kayak semut sedang ngerubungin gula tau gak sih?!" Nilam protes karena langkahnya sekarang jadi sangat cepat mengimbangi Yuki yang mendadak genit setelah melihat pemilik dari tempat ini.

"Memang itu papi gula, Lam! Sugardady masa kini!"

Ingin sekali Nilam menoyor kening Yuki yang sudah blingsatan kegenitan seperti remaja baru puber itu. Mereka tiba di antara kerumunan para artis yang mendadak jadi fans Tommy Orlando. Yuki juga sudah berfoto bersama Tommy, berbagai pose.

Nilam sendirian yang membeku di tempatnya sementara Tommy sedari tadi menatapnya dengan penuh misteri. Tatapan itu membuat Nilam risih.

Dia pasti bukan pria baik-baik!

Kekecewaan Nilam kepada suaminya sendiri jadi terbawa-bawa ke pria-pria lain. Nilam hanya menatap sebal Tommy yang sedang menatapnya dengan satu alisnya yang terangkat.

"Hei, kamu, ayo ke sini."

Tommy melambai ke arahnya. Nilam menoleh ke kanan kiri depan belakang, siapa tahu ada orang lain yang sedang dipanggil oleh Tommy untuk mendekat ke arahnya. Ternyata tak ada, hanya dia satu-satunya orang paling terbelakang saat ini.

"Mari, Nona, tuan muda jarang sekali begini. Anda sedang ketiban rejeki." Desta segera menghampiri Nilam, membawanya menuju Tommy.

"Eh, tapi ..."

"Tak perlu sungkan, Nona. Ini kesempatan langka, setelah ini akan kecil kemungkinan untuk bisa bertemu tuan Tommy lagi."

Hei! Siapa yang mau berfoto dengannya??!

Meski dalam hati menolak keras, tapi nyatanya Nilam ikut saja saat Desta membawanya tepat di samping Tommy sekarang. Tanpa ragu, Tommy merangkul bahu Nilam, membuat Nilam sedikit terperanjat tapi mau tak mau harus tersenyum di depan kamera. Image nya harus murah senyum karena sebentar lagi dia akan kembali jadi artis.

Entah berapa foto yang diambil oleh fotografer, yang jelas Yuki pun memandang Nilam dengan rasa senang karena di mata Yuki, kedua orang itu tampak begitu serasi.

Setelah selesai berfoto, Nilam segera kembali ke tempat semula, bersama Yuki dia berusaha menenangkan dirinya. Dia menatap Tommy dengan pandangan kesal sedangkan yang dipandang hanya menatapnya dengan kerlingan jahil.

"Dia kemari, Lam!" bisik Yuki menarik-narik bagian belakang dress Nilam. "Dia mendekatimu!" pekik Yuki lagi.

Nilam jengah, rasanya mau segera pergi saja. Sebenarnya dia tak ada masalah dengan Tommy, tapi mengingat kejadian di antara mereka pagi tadi dan beberapa saat yang lalu di depan toilet, Nilam jadi kesal sendiri. Apalagi, Tommy sudah lancang menyebut tentang pengintaiannya semalaman. Walau juga dia paham bahwa lelaki itu adalah pemilik hotel megah itu. Tapi kan itu juga privasinya.

"Tommy." Dia menjulurkan kelima jemari di depan Nilam.

Nilam masih membeku, tak tahu harus bagaimana. Tetapi Yuki bergerak cepat, di raihnya lengan Nilam lalu dibuatnya Nilam membalas jabat tangan Tommy barusan.

"Nilam Asmarani."

Tommy mengangguk, kemudian melepaskan jabat tangan mereka lalu pergi begitu saja. Nilam dan Yuki berpandangan lalu Yuki berseru.

"Ya ampun, Nilam, percayalah, dia naksir dirimu!"

Nilam meraih tisu lalu menempelkannya ke kening Yuki yang dirasanya mulai halu. Jadilah Yuki seperti vampir cina yang berjalan loncat-loncat menyusul Nilam. Nilam geleng-geleng kepala, selain sudah membuatnya kesal, pengaruh Tommy juga jadi membuat otak Yuki jadi sedikit bergeser.

1
Iris Yasmin
ikut deg deg an
rie
kok ga ketemu ka di fi**o. nama othornya dsnaa apa kak?
Zea
Keren 👏🏻👏🏻👏🏻
Titien Prawiro
Nilam hatinya masih ragu. blm mantep
Titien Prawiro
Nilam hatinya masih ragu. blm mantep
Lisna Wati
nilam keren bangeet
Yoona
Maaf izin ya kak 🙏
Yuk semuanya, mampir di novel ku judulnya REAL WORLD FILTER. di tunggu kehadiran semuanya buat dan mampir di novel ku💜✨
Ninik Srikatmini
good job lam.. 👍👍👍srh minggat aja benalu itu
Ninik Srikatmini
marissa kok bar bar ya beda dgn nilam yg lmh lembut
Ninik Srikatmini
mampus kalian suami durjana & pelakor luknut
Ninik Srikatmini
sikat aja madu lucknut mu lam..
Ninik Srikatmini
hmmm babang tomy jodohmu kali lam.. 😃
Cheng Nyo
Luar biasa
Aan Mamanya Kiran
/Heart//Heart//Heart//Heart//Heart/
Ida Rodiah
Luar biasa
Uthie
keep dulu 🙏
Gita Anggi
nilam terlalu lama berpikirnya, ceraiiin cepat indranya biar tau rasa.
ALNAZTRA ILMU
sudah vote jugak
ALNAZTRA ILMU
cerita yang keren..
ALNAZTRA ILMU
saya jenis jarang komen..tapi selalu beri like..ada jugak kebiasaan saya baca setengah saja,terus pindah lagi ke cerita lain..saya berpuas hati baca cerita MU thorr..sederhana dan tidak terlalu mengada ...pemeran utama punya sifat yg baik sederhana..cerita digarap tidak terlalu halu..logik lah..tidak bertele2..

bahagian dimana nilam tidak langsung bercerai tu adalah sesuatu yang jarang ..kebanyakan novel hampir sama ceritanya...Tapi yang cerita yg ini keren ..banyak lagi sebenarnya mau komen .tapi tidak tau mau terangkan macam mana😅😅😅..apapun,saya akan cari cerita2 yg dibuat oleh authornya.
tq
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!