Alvin yang memiliki profesi sebagai seorang dokter di jodohkan oleh orang tuanya dengan seorang gadis yang masih menduduki bangku SMA.
gadis itu bernama Zea. Zea memiliki sifat yang sangat polos, bahkan teramat polos.
sedangkan Alvin yang memiliki sifat dingin, dan sangat cuek
lambat laun, cinta tumbuh di antara mereka. akan kah keduanya tetap bersama? atau akan pisah?
kepo dengan kisahnya? tetap disini, dan ikuti ceritanya!!!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rizki Nabila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab : 15 mandi bareng
"Astaga! Tubuh saya kenapa ini?" Alvin menatap Zea tajam
"Zea!!!" Teriak Alvin
"Ampun, Om! Zea gak sengaja". Zea lari terbirit-birit keluar dari kamar itu.
"Astaga! Bocil itu hanya menyusahkan ku saja". Ucap Alvin
Alvin segera masuk ke kamar mandi. Tiba- tiba Zea nyelonong masuk begitu saja ke kamar mandi.
"Oh, astaga! Pemandangan macam apa ini?" Teriak Zea
"Hei! Saya lagi mandi, kamu ngapain masuk? "
"Ih! Zea kan mau mandi juga".
"Iya tapi kan bisa nanti. Saya lagi buru-buru".
"Zea juga buru-buru loh Om".
"Ih! Om gak malu banget ya?" Cibir Zea
"Namanya juga lagi mandi bego!"
"Sudah-sudah! Keluar sana kamu". Usir Alvin
"Eh iya! Tapi di lihat-lihat, badan Om cantik banget ya?" Ucap Zea merasa kagum pada tubuh Alvin
Tangan Zea terus merayap ke tubuh Alvin.
"Hey! Mau ngapain kamu?" tanya Alvin
"Oh, astaga! bocil ini".batin Alvin merasa geram
sungguh susah sekali menasehati bocil seperti Zea ini
Terlihat Alvin mulai terbawa suasana
Kalo barang di depan mata gini, siapa yang nolak coba? hihihi
"Gak ada! Cuman liat-liat aja". Sahut Zea
"Kita mandi bareng aja ya Om?" Tanya Zea yang mulai ingin membuka bajunya namun di tepis oleh Alvin
"Eits! Mau ngapain?" tanya Alvin sinis
"Mau buka baju. Kenapa? Om mau liat badan Zea juga gak?" Tanya Zea
"Gila kamu yah bocil!" murka Alvin
"Dah lah Om! Zea mau mandi".
Zea membuka baju nya dan bersiap ingin mandi
Alvin terpelongo melihat tubuh polos Zea
"Astaga! Kuatkan iman ku tuhan!" Batin Alvin
"Nih bocil mancing atau gimana sih?" Batin Alvin lagi
"Tahan Vin! Kamar mandi ini, bukan hotel". Batin Alvin sambil mengelus dada nya
Keduanya pun mandi bareng di bawah guyuran air shower.
Bdw iman Alvin masih kuat, jadi masih aman si Zea wkwkw
Saat sudah selesai menjalan kan ritual mandinya, keduanya turun ke bawah untuk sarapan.
Om!" Panggil Zea di sela mengunyah "nya
"Hem!"
"Zea boleh ikut ke rumah sakit gak?" Tanya Zea ragu
"Mau ngapain?"
"Mau liat-liat aja". Jawab Zea
"Nggak-nggak! Nanti bisa kacau semua kalo kamu ikut".
"Is, Om! Zea gak ganggu kok suer!" Ucap Zea sambil mengangkat kedua jarinya ke atas
"Ajak aja deh, Vin! Biar Zea sekalian belajar". Ucap mama
"Ya udah!" Jawab Alvin
*****
" Nanti kalo udah sampai, kamu jangan ganggu saya, paham?" Peringat Alvin
Zea hanya mengangguk
Saat sudah sampai dirumah sakit, setelah panjang lebar Alvin menjelaskan kepada Zea, namun semua itu gak beguna.
"Hai, Om! Oh astaga! Ganteng banget". Ucap Zea saat ada dokter yang lewat
"Zea! Jaga sopan santun mu!" Bisik Alvin di telinga Zea
"Maaf ,Om! "
"Pagi dokter Alvin!" Sapa seorang perawat saat pas-pas an lewat dengan mereka
"Pagi! "Jawab Alvin ramah
"ih, sama orang baik.sama Zea jahat! ga adil banget deh!" batin Zea
"Ganjen amat! Lakik orang nih woy!" Gerutu Zea
Lalu mereka terus berjalan menyusuri koridor rumah sakit.
Dan sampai lah keduanya di ruangan Alvin.
"Kamu disini, jangan kemana-mana!" Pesan Alvin
"Om mau kemana?" Tanya Zea
"Saya ada jadwal operasi. Jadi kamu diam disitu!" Pesan Alvin lagi
Karena bosen sendirian di ruangan, Zea pun memilih tuk keluar dari ruangan itu
Karena terus berjalan tak tau arah, akhirnya Zea ke sasar.
"Duh! Zea dimana nih? "Ucapnya sambil melihat sekeliling
bersambung...
secara SMP ajah udah ada pembahasannya reproduksi
ekhh malah ending padah asik.lycu ceritanya.