hanya kisah sederhana tak ada yang istimewa kehidupan yang di barengi suka dan duka memang begitu adanya..
bukan kisah baru hanya kisah lanjutan..
kehidupan yang di iringi dengan kasih sayang akan membawa pada kebahagiaan , tak peduli sulit nya ujian yang datang menyapa akan terlewati dengan sempurna .
cinta keluarga adalah salah satu obat untuk semua luka .
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon fellaini kim, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bagian 14
selamat menikmati dan maaf kalau typo
Author pov
keringat becucuran Ares terduduk di lantai dia terus menekan lukanya sambil terus mengiris otaknya sedang berpikir siapa dalang dari semua ini , kini dia merasa lemas mungkin efek darah yang keluar dan lumayan banyak lalu ponsel nya berdering .
Mommy Calling..
" halo mom.. ada apa? "
" hai sayang kamu dimana? mommy ingin memberitau mu , nanti malam kita semua akan makan bersama di rumah grandpa . "
" aku di rumah sakit ada sedikit pekerjaan , iya nanti malam aku menyusul ke sana . " Ares menarik nafas mencoba menahan sakit
" semangat ya prince mommy akan menunggu mu di sana . "
" iya mom aku merindukan mu dan saat ini aku sedang takut . "
" mommy juga merindukan mu..apa yang sedang kau takutkan sayang? , mommy selalu bersama mu kalau begitu cepatlah pulang . "
" iya aku akan segera pulang , aku menyayangi mu mom . "
Pip
suara Kalina membuat Ares merasa lebih baik tenaga nya terkumpul kembali dia bukan takut mati toh semua orang tak ada yang abadi , dia hanya takut ketika saat terakhirnya di tak bisa bertemu dengan ibunya dan mengucapkan maaf .
" Aressssss.." seseorang berteriak histeris ketika melihat nya
" maaf merepotkan . " Ares berucap pelan
" ap-a yang terjadi? kenapa sampai begini? " Jinan membawa kain handuk dan membantu menahan darah yang keluar
" nanti aku ceritakan bantu aku mengobatinya dulu , dan setelah itu kita pergi ke orang otopsi . "
" kau gila keadaan mu cukup parah ! aku akan memberikan surat izin pada kepala dokter Han , ayo bangun kita obati luka mu . " ujar Jinan dengan panik
" tidak perlu aku akan masuk ke sana . "
" dasar kepala batu ! bangs*t sekali orang yang melakukan ini pada mu , kalau daddy mu tau aku jamin dia tak bisa bernapas lagi . "
" rahasiakan ini dari mereka ku mohon..terutama mommy aku tak ingin membuat nya khawatir . "
Jinan segera memapah Ares sambil terus menekan lukanya agar tak terjadi lebih banyak pendarahan dia di bawa keruang operasi , Jinan membantu nya karena ares tak mau di tangani oleh yang lain setelah memberishkan darah pria itu menyuntikan cairan agar tak infeksi setelah itu Jinan menjait robekan nya .
" kau yakin akan ikut? lebih baik istirahat saja aku takut jaitan nya terbuka karena banyak bergerak . " Jinan melepas sarung tangan operasi kecil nya berhasil
" iya aku yakin maaf bisakah kau ambilkan baju untuk ku? " pinta Ares
Jinan pun mengambil baju untuk Ares dan membantu memakaikan nya jika sudah menyangkut pekerjaan ares sangat propesional , setelah selesai mereka segera pergi keruang pembedahan jenazah dan memulai pemerikasaan memang si tampan wu agak tergangu dengan luka nya .
Mansion wu
semua orang sudah berkumpul terkecuali Ares setelah makan malam Gavin akan segera ke apartemen krystal suasana begitu riuh , para ibu sedang membatu menyajikan makanan dan anak-anak berkumpul ruang keluarga .
" kenapa kau diam saja? batrai mu habis ya? " Leon duduk di samping adik nya
" ish sana jangan ganggu aku ! " omel Kanaya
" apa nya yang menganggu? hanya duduk di sini sensi sekali kau ! " protes Leon
" papaaa kaka menyebalkan . " adu Kanaya
" jangan ganggu adik mu boy . " Mark mengusak rambut leon dia baru selesai berganti baju
" aku tidak mengganggu nya ayah memang dia saja yang senstif . " ucap Leon
" kak yena minta kutek nya lagi dong . " Alena menghampiri si kaka cantik
" boleh kemari biar kaka yang pakaian kan , kanaya dari pada cemberut gitu ayo kemari . " ajak Yena
" iya kak . "
Kanaya pun bergabung bersama sedangkan Ansel dan Vinson sedang beradu game online di ponsel nya .
" harusnya tadi kau langsung tembak saja Ansel ! " omel Vinson
" bagaimana ingin ku tembak jika kau menghalangi nya Xavier ! " jawab Ansel
" Leonnnn buka game mu dan bantu aku ! " teriak Vinson
Mark menggeleng melihat para remaja itu dia pergi ke ruang tamu dan bergabung dengan yang lain
" apa pekerjaan lancar nak? " tuan Wu menatap Gavin
" semua nya lancar grandpa dan mungkin setelah nanti makan malam aku pamit sebentar . " ucap Gavin
" mau kemana kamu? " sang ayah yang bertanya
" ada yang ingin Krystal bahas dad , tentang kerja sama dengan tuan jung . "
" jangan sampai kelelahan boy . " ujar Leo
" iya papa aku mengerti . "
" kenapa tak sekalian kamu ajak dia? perkenalkan pada yang lain . " ujar Kris
" apa dia calon menantu keluarga wu? " timpal tuan wu
" wah ada calon pengantin . " goda Mark
" kami teman grandpa dad saja yang berlebihan . "
suara mobil terdengar kini Ares telah sampai benar apa yang di katakan Jinan luka nya kembali terbuka bahkan baju baru itu sudah di penuhi darah lagi , kini tubuhnya sangat lemas wajah tampan itu bahkan terlihat pucat belum lagi efek kelelahan karena proses identifikasi yang lama .
bahkan dia sempat oleng saat membawa mobil karena kehilangan fokus kepala nya pusing Ares mencoba berjalan walaupun tertatih dia meraih pintuu , dan baru selangkah masuk tubuhnya limbung dan terjerembab terkapar di depan pintu sambil meremas perut nya sontak tuan Wu , Kris , Leo , Gavin dan Mark menoleh dan sangat terkejut .
" Aresss.." kris berlari dengan panik menghampiri putranya yang terbaring
" akhh..sakit dad . " mata Ares terpejam
" apa yang terjadi pada cucuku ! " tuan wu juga berlari
kumpulan pria tampan itu juga ikut berlari melihat keadaan si pangeran wu
" ya ampuun darah ! " pekik Mark
Leo segera berlari mengambil handuk kecil untuk menahan luka nya
" apa yang terjadi Ares? " Gavin berjongkok menggenggam tangan adik nya yang sudah berlumur darah
" tempelkan ini pada lukanya . " Leo memberikan handuk kecil
Kris dengan segera menutup luka itu bahkan perban nya sudah sangat basah bahkan kini Ares tak bisa mendengar jelas suara di sekitar nya
" brengs*k akan ku penggal kepala orang yang membuat putra ku begini ! " aura murka Kris langsung muncul
lalu Kris menggendong Ares untuk di bawa ke kamar tuan Wu menyuruh memanggil dokter anak2 yang sedang asik bercanda terdiam seketika , mereka terperengah melihat keadaan saudaranya Kanaya terpaku hatinya berdebar melihat mata tajam itu terpejam .
" kakaaaa.." Alena berlari menyusul ke kamar
begitu dengan para remaja tanggung yang sedang bermain ponsel wajah mereka kini menjadi panik bahkan Kalina yang baru tiba di dapur berteriak histeris , kris membaringkan Ares yang sudah tak sadarkan diri belum lagi isak tangis terdengar dari istri dan putri bungsu nya .
" Ares ap-a yang terjadi sayang? ayo bangun hikss..jangan membuat mom takut . " tangan kalina bergetar menyentuh wajah anak nya
" kaka kenapa dad? " Alena juga menangis
" tenanglah sayang kaka akan baik2 saja . " kris memeluk dan mencium kening Alena
" hiksss mom bilang bangun Ares wu ! " Kalina semakin terisak
Gavin mengambil alih Alena karena ayah nya harus menenangkan ibunya
" kak Ares.." Alena menangis keras di pelukan Gavin
" dia akan baik-baik saja princes..kita keluar dulu ya . "
dia membawa adik bungsu nya keluar dan Kris menghampiri Kalina
" sayang tenanglah.." Kris mendekap istrinya
" bagaimana aku tenang putra ku terluka Kris wu ! siapa yang melukainya , apa salah anak kuuuu.." ujar kalina
wajah nya semakin murka di tambah wanita-wanita kesayangan dia menangis lalu tak lama kemudian dokter datang langsung menangani nya , setelah selesai di obati dokter keluar semua orang telah menunggu untuk tau keadaan Ares Kalina kembali masuk bersama nyonya wu termasuk Kaira dan Diana .
" bagaimana dengan putra ku? " tanya Kris
" lukanya sudah saya jait kembali untuk beberapa hari ke depan jangan melakukan aktivitas , karena luka itu cukup dalam tuan Kris . " jawab dokter
" tapi dia baik-baik saja kan? " Yena juga bertanya
" iya tuan muda baik-baik saja , kalau begitu saya permisi . "
Leo mengantarkan dokter ke depan lalu Yena , Alena , Kanaya pergi melihat juga jadi para pria menunggu di ruang keluarga
" syukurlah aku benar-benar panik , sebenarnya apa yang terjadi . " Mark menghela napas lega
" mungkin kaka terluka di tempat kerja dad . " ucap Ansel
" kaka mu bukan yang orang ceroboh Ansel . " ujar Kris
" jika ini ternyata kecelakaan yang di sengaja akan papa cari orang itu ! , dan setelah nya ku kuliti dia hidup-hidup berani membuat Ares terluka ! " amuk tuan Wu
" dad..grandpa tenanglah kita belum tau apa yang terjadi . " ucap Gavin
di kamar nyonya Wu menangis dia sangat khawatir Kalina sudah tenang mata cantik itu terlihat sembab
" Ares akan baik-baik saja mama , dia anak yang kuat " Diana mengusap bahu mertua nya
" kenapa jagoan ku bisa terluka begini . " nyonya Wu mengusap rambut Ares
" mungkin dia terluka di tempat kerja ma . " sambung Kaira
" kalian semua menginap saja di sini . " pinta nyonya Wu
mereka pun mengangguk nyonya Wu menyuruh semuanya makan malam terlebih dahulu dan membiarkan Ares istirahat .
" lion cepatlah bangun . " Yena mengusap pipi Ares lalu pergi ke luar
" aku sayang kaka . " Alena juga mengecup pipi kaka tampan nya
" jangan begini aku takut cepatlah sembuh maaf atas sikap ku tadi siang . " Kanaya berucap dalam hati
mereka pun pergi ke ruang makan di sana wajah pria2 terlihat tak santai apalagi Kris aura mengerikan sudah mengelilingi nya , tak berselang lama mata tajam itu secara perlahan terbuka dia mengerjap dan mengamati sekitar .
" ah sial aku pasti membuat semua orang khawatir terutama mommy , kenapa pake acara pingsan segala sih ! akan ku cari si pencundang itu dan ku hacurkan tubuh nya . " Ares mengomel pada dirinya sendiri
Ares di buat kesal oleh kejadian tadi lalu pria itu bangun secara hati-hati dan terududuk di pinggir ranjang , tubuhnya lumayan membaik dari pada tadi dia harus meminta maaf pada mommy nya Ares begitu menyayangi Kalina bahkan bucin sang ibu .
setelah makan malam selesai tuan Wu menyuruh semua cucunya pergi ke kamar untuk segera istirahat atau mengerjakan tugas , dan orang-orang dewasa kembali berkumpul di ruang keluarga mencoba menerka2 apa yang terjadi .
" mom.." panggil seseorang
semua orang menengok kini seorang pria tampan sedang tersenyum tipis
" sayangggg.." Kalina berlari menghampiri putranya lalu memeluk dengan erat
" maaf membuat mommy menangis , aku baik-baik saja . " ujar Ares
" kamu membuat mommy takut ! " tangis Kalina kembali terdengar
" ayo duduk di sini jagaon . " ucap sang kakek
Kalina membantu nya berjalan lalu mereka duduk semua orang butuh penjelesan .
" aku terjatuh di tempat kerja dan pisau bedah melukai ku . " uja Ares
" ya ampun boy kamu membuat semua orang jantungan . " Kaira mengusap lengan Ares
" maaf mama aku membuat kalian khawatir . "
" sungguh kamu terjatuh? " tanya Diana
" iya bunda aku terburu-buru dan akhirnya begini . "
" jangan ceroboh lagi ya sayang grandma takut . " timpal nyonya Wu
Ares tak mau menambah ke khawatiran seluruh keluarganya masalah ini biar dia yang tangani Kris menatap lekat putranya sedang berbohong , lalu dering ponsel terdengar itu milik Gavin si sulung pamit sebentar untuk menjawab panggilan .
Krystal Calling..
" halo..kenapa belum datang juga? " tanya Krystal
" sepertinya aku tidak bisa , adik ku terluka nanti saja bahas di kantor . "
" sudah ku bilang ini penting..lagian kenapa adik mu merepotkan sih ! "
" jangan berbicara seperti itu ! memang nya kenapa kalau dia merepotkan bahkan aku tak keberatan ! , dengar Krystal jangan kelewat batas kita ini memang teman tapi bukan berarti kau bebas berbicara sesuka hati . "
" memang nya kenyataan nya begitu ! ini tentang kerja sama dengan tuan jung , kau ingin semuanya gagal? dan perusahaan akan merugi Gavin wu ! "
" aku tak peduli bahkan jika harus merugi sekalipun hanya kehilangan satu perusahaan tak masalah , di banding aku harus kehilangan adik ku ! mereka segalanya untuk ku Krystal sudah aku sedang sibuk . "
Pip
Gavin langsung menutup panggilan nya tak mungkin dia pergi di saat seperti ini malam pun terus berjalan semua orang sudah berada di kamar masing2 , tapi Ares masih terjaga dia menikmati sekaleng minuman dingin Kalina tadi sempat memaksa istirahat tapi dia meyakinkan bahwa sudah baik2 saja .
" kenapa belum tidur? kau tidak boleh banyak bergerak ." tanya seseorang
" aku belum ngantuk..duduk tidak membuat banyak pergerakan dad . " ujar Ares
" kau berbohong tentang luka mu . " Kris ikut bergabung
" kenapa dad yakin sekali? "
" kau bisa membohongi semua orang tapi tidak dengan ku ! jangan pikir dad tidak tau , si sialan mana yang membuat mu begini? " tanya Kris
" ya dad benar tadi di rumah sakit ada yang mendorong ku dari belakang sehingga membuat pisau yang sedang ku genggam melukai ku , tapi mengapa dad bisa tau jika luka ini di sengaja? memang ada bedanya ya? " tanya Ares
" tentu saja aku tau karena dad sering membuat luka itu pada orang2 tak berguna di luar sana menyayat kulit seseorang sangat menyenangkan , ayo berburu akan dad ajarkan bagaimana cara nya membuat buruan mu mati secara perlahan . " si raja iblis Kris wu mulai bangun
" sepertinya itu menarik dan aku suka , kau benar2 gila dad . " timpal Ares
" aku masih lebih manusiawi di banding si baj*ngan Arthur ! dia jauh lebih tak berotak menghabisi orang tanpa belas kasihan , bahkan dad kaget melihat tatapan mu sama persis dengan dia dan membuat ku takut ! " ujar Kris
Ares mengerinyit siapa Arthur? kenapa bisa terlihat mirip?
" siapa Arthur? "
" hanya seorang manusia sint*ng dia hampir membuat dad kehilangan mommy mu ! ah sudahlah jangan membahas si brengs*k itu , pergilah tidur untuk kasus ini biar dad yang tangani sudah lama tidak berburu . "
Kris pun pergi kini Ares sedang di landa penasaran siapa Arthur? sekejam apa dia? rasanya ingin sekali dia bertemu dengan sosok yang diceritakan ayah nya , bahkan dia bisa belajar bagaimana cara membuat musuh nya tak berkutik agar bisa melindungi seluruh keluarganya Ares berpikir dimana dia bisa bertemu dengan sosok Arthur .
hai love jumpa lagi dengan aku agar kalian lebih jelas sugar family akan up di hari sabtu ya
sama kaya sugar daddy biar bisa nemenin minggu malam nya
semangat untuk hari ini
sampai bertemu di next episod
love u pulll
ah dimana ada awal pasti ada akhir.. alhamdullilah happy ending..
terimakasih yaa untuk novelnya..
ditunggu up buku barunya
love u author 😘😘😘❤❤❤
btw apapun itu terimakasih juga kak Fellaini Kim udah bikin novel sebagus ini ...
ada kata2 yang aku SS tadi hehe 🤗 karena bagus banget 🙏 buat pengingat diri sendiri.
sekali lagi terima kasih kak.. semangat berkarya ❤️❤️❤️👏👏