NovelToon NovelToon
Naga Tersembunyi Di Kota Jiangcheng

Naga Tersembunyi Di Kota Jiangcheng

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Dikelilingi wanita cantik / Epik Petualangan
Popularitas:3.6k
Nilai: 5
Nama Author: Syahriandi Purba

Tiga tahun lalu, Ye Chen, pewaris tunggal klan misterius terkuat di Yanjing sekaligus penguasa Kuil Naga Langit (Tianlong Dian)—organisasi militer, finansial, dan medis paling ditakuti di dunia—diserang oleh pengkhianat internal hingga mengalami luka dalam yang melumpuhkan meridiannya. Dalam kondisi sekarat dan hilang ingatan sementara di pinggiran Kota Jiangcheng, ia diselamatkan oleh seorang gadis berhati lembut bernama Su Qingxue.

Demi membalas budi sekaligus memulihkan kekuatannya secara diam-diam sesuai petunjuk mendiang kakeknya, Ye Chen bersedia masuk ke Keluarga Su (keluarga kelas tiga di Jiangcheng) sebagai menantu numpang hidup. Selama tiga tahun pernikahan di atas kertas, Ye Chen menyembunyikan taringnya: ia memasak, mencuci pakaian, dan menerima segala hinaan dari ibu mertua yang matre, ipar yang sombong, serta kerabat Keluarga Su yang memandangnya tak lebih dari sampah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Syahriandi Purba, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14: Pemecatan Manajer Sales & Mobil Tiga Juta Yuan

Suasana di dalam Showroom Porsche Center Jiangcheng mendadak sunyi senyap hingga suara jarum jatuh pun bisa terdengar.

Seluruh pramuniaga yang tadinya tertawa mencemooh kini menatap kertas struk yang menjulur keluar dari mesin POS di tangan Xiao Lin dengan mata melotot lebar!

"T-tiga juta seratus lima puluh ribu yuan... berhasil ditransaksikan dalam satu kali gesek tanpa kata sandi?!"

Xiao Lin sendiri begitu terkejut hingga tangannya gemetar memegang kartu hitam berlapis emas milik Ye Chen. Dengan komisi penjualan sebesar tiga persen dari mobil termewah di showroom itu, berarti dalam satu detik saja ia baru saja mendapatkan komisi hampir seratus ribu yuan!

Sementara itu, Wang Chao berdiri mematung dengan mulut menganga lebar. Ia menyerbu ke meja kasir, merampas struk pembayaran itu dari tangan Xiao Lin, dan membacanya berulang-ulang hingga matanya hampir berdarah.

Transaksi Lunas: 3.150.000,00 RMB. Bank Penerbit: Konsorsium Bank Sentral Internasional (Black Gold Sovereign).

"Tidak mungkin! Bagaimana mungkin menantu sampah yang menumpang makan di Keluarga Su punya uang tiga juta yuan di kartunya?!" jerit Wang Chao histeris, lalu tiba-tiba menunjuk wajah Su Qingxue dan Ye Chen. "Aku tahu! Ini pasti uang proyek Grup Shengshi milik perusahaan Keluarga Su yang kalian gelapkan untuk membeli mobil pribadi, bukan?! Atau jangan-jangan kartu ini adalah kartu curian!"

Sebelum Ye Chen sempat menjawab, Liu Lanfang yang baru tersadar dari keterkejutannya justru langsung membusungkan dada dan menampar meja kasir dengan bangga!

"Enak saja kau menuduh kartu curian!" semprot Liu Lanfang dengan suara melengking. "Kau tidak dengar tadi malam Grup Shengshi sudah mentransfer dana awal proyek ke rekening putriku?! Pasti putriku Qingxue yang diam-diam memberikan kartu anggaran proyek kepada Ye Chen sebelum berangkat tadi pagi supaya Ye Chen tidak kehilangan muka di depanmu! Putriku ini Direktur Utama proyek seratus juta yuan, membeli mobil seharga tiga juta yuan itu cuma seperti membeli permen karet!"

Su Qingxue tertegun dan buru-buru menarik lengan ibunya. "Bu! Aku sama sekali tidak memberikan kartu proyek kepada Ye Chen! Kartu proyek perusahaan ada di dalam dompetku dan belum kupakai satu sen pun!"

Su Qingxue menoleh ke arah Ye Chen dengan kening berkerut penuh kebingungan. "Ye Chen... jujur padaku, dari mana kau mendapatkan kartu hitam dengan saldo lebih dari tiga juta yuan ini?"

Ye Chen sudah menyiapkan jawaban yang masuk akal agar Su Qingxue tidak panik. Ia menyimpan kembali kartu hitamnya ke saku dengan tenang, lalu berkata lembut:

"Qingxue, kau ingat semalam aku keluar sebentar saat makan malam? Kebetulan di dekat rumah sakit aku bertemu dengan seorang kakek tua dari keluarga kaya yang mengalami serangan jantung mendadak di tepi jalan. Aku menggunakan teknik pijat akupunktur warisan kakekku dulu untuk menolongnya, dan keluarganya memberikan kartu berisi uang hadiah ini sebagai tanda terima kasih."

Mendengar penjelasan itu, Su Qingxue dan Liu Lanfang saling berpandangan.

"Oooh! Jadi kau kebetulan menolong orang kaya yang kena serangan jantung di jalan?!" seru Liu Lanfang sambil menepuk tangannya, langsung percaya seratus persen karena penjelasan itu jauh lebih masuk akal di kepalanya daripada membayangkan Ye Chen adalah seorang miliarder. "Wah, dasar manusia beruntung! Cuma memijat-mijat orang tua di jalan saja bisa dapat uang kaget jutaan yuan! Tapi ingat ya, Ye Chen, karena kau ini menantu Keluarga Su, semua uang hadiah yang kau dapatkan itu adalah harta milik putriku Qingxue!"

"Tentu saja, Bu. Mobil ini memang kubeli khusus atas nama Qingxue," jawab Ye Chen sambil tersenyum tipis, lalu beralih menatap Wang Chao yang wajahnya sudah sepucat abu rokok.

"Manajer Wang," suara Ye Chen berubah dingin. "Mobil sudah lunas kubayar secara tunai. Sekarang, bukankah sudah waktunya kau memenuhi janjimu untuk merangkak mengelilingi showroom ini sambil menggonggong tiga kali?"

Wajah Wang Chao berubah merah padam hingga ke leher. Di hadapan seluruh bawahan sales yang biasa ia perintah-perintah dengan sombong, mana sudi ia merangkak dan menggonggong seperti anjing?!

"Ye Chen! Kau jangan keterlaluan!" bentak Wang Chao sambil mundur selangkah dengan mata melotot. "Kau cuma beruntung mendapatkan uang sedekah dari orang tua yang kau tolong di jalan! Aku adalah Manajer Penjualan di Showroom Porsche ini, dan pamanku adalah Wakil Direktur di Grup Otomotif Hongda! Kau pikir aku takut padamu?! Satpam! Usir mereka keluar! Hari ini aku batalkan transaksi mobil ini secara sepihak!"

Tepat saat Wang Chao berteriak memanggil satpam, suara langkah kaki tergesa-gesa terdengar dari tangga lantai dua kantor manajemen showroom.

Seorang pria paruh baya berperut buncit yang mengenakan setelan jas mewah—Presiden Direktur Grup Otomotif Hongda, Bos Zhou—berlari menuruni tangga hingga napasnya tersengal-sengal dan hampir terjatuh!

Satu menit yang lalu, sistem peringatan pusat di kantornya berbunyi nyaring karena mesin POS showroom baru saja mendeteksi gesekan Kartu Sovereign Emas Hitam milik Grup Finansial Tianlong—induk perusahaan yang menguasai seluruh jaringan perbankan dan otomotif di Provinsi Jiangnan! Bahkan Panglima Long Wu sendiri langsung menelepon Bos Zhou tiga puluh detik yang lalu!

"Paman... eh, Pak Direktur Zhou! Kebetulan sekali Anda turun!" Wang Chao langsung berlari menghampiri Bos Zhou sambil menunjuk Ye Chen. "Pak Direktur, ada orang miskin yang membuat keributan di showroom kita dan menghina saya—"

PLAK!!

Sebelum Wang Chao sempat menyelesaikan kalimatnya, Bos Zhou langsung mengayunkan telapak tangannya sekuat tenaga dan menampar wajah Wang Chao hingga pria itu terpental menabrak meja pajangan brosur!

"Brengsek kau, Wang Chao! Kau mau membuatku mati berdiri?!" raung Bos Zhou dengan keringat dingin mengucur deras di sekujur tubuhnya. Ia menendang perut Wang Chao yang tersungkur di lantai. "Berani-beraninya kau menghina tamu terhormat pemegang Kartu Sovereign tertinggi dan mengancam membatalkan transaksi?! Mulai detik ini kau dipecat! Dan aku akan memastikan seluruh showroom di Provinsi Jiangnan memblokir namamu selamanya!"

Setelah menendang Wang Chao, Bos Zhou langsung berlari menghampiri Ye Chen dan Su Qingxue sambil membungkuk sembilan puluh derajat dengan wajah pucat pasi.

"Tuan Ye! Nona Su! Maafkan saya karena gagal mendidik anjing bawahan saya di showroom ini!" ucap Bos Zhou dengan suara gemetar hebat. "Sebagai permintaan maaf dari Grup Otomotif Hongda, seluruh biaya pajak, pengurusan pelat nomor khusus VIP, dan perawatan seumur hidup untuk Porsche Cayenne Turbo GT ini kami gratiskan sepenuhnya! Dan mulai hari ini, Nona Xiao Lin resmi saya angkat menjadi Manajer Penjualan baru menggantikan Wang Chao!"

Xiao Lin menutup mulutnya dengan mata berkaca-kaca karena bahagia, sementara Wang Chao yang tersungkur di lantai memegangi pipinya yang bengkak dengan tatapan kosong penuh penyesalan. Hanya karena kesombongan mulutnya selama lima menit, ia kehilangan karier, gaji ratusan ribu yuan, dan masa depannya di Kota Jiangcheng!

Sepuluh menit kemudian, di bawah tatapan iri dan hormat seluruh staf showroom, Su Qingxue mengemudikan Porsche Cayenne Turbo GT putih mutiara yang gagah itu keluar dari showroom, dengan Ye Chen duduk tenang di kursi penumpang depan dan Liu Lanfang yang sibuk memotret setir berlogo Porsche dari kursi belakang untuk dipamerkan ke grup WeChat kerabatnya.

1
Fajar Fathur rizky
cepat bantai klan murong sampai ke akar akarnya
Fajar Fathur rizky
cepat bantai klan murong sampai ke akar akarnya
yos helmi
🤭🤭🤭🤭🤭
yos helmi
😄😄😄😄😄
yos helmi
🙏🙏🙏🙏🙏
yos helmi
🤣🤣🤣🤣
yos helmi
💪💪💪💪
yos helmi
👍👍👍👍
Fajar Fathur rizky
cepat hancur keluarga murong
Fajar Fathur rizky
cepat bantai keluarga zhao
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!