NovelToon NovelToon
Zona Berondong

Zona Berondong

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Cintamanis / Berondong / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Cahya Senja

Semoga terhibur. Jangan lupa jejak ya.

Season 1

Memimpikan pasangan yang lebih dewasa, namun selalu terjebak cinta dengan pria berusia muda.

Dia adalah Rina Malinda. Menjalin kasih dengan pria yang lebih muda bukanlah impiannya, namun rasa nyaman yang didapatkan membuatnya susah berpaling dari pesona pria muda yang berhasil masuk ke hatinya.

Restu Andika. Pintar, tampan, humoris dengan segala kesempurnaannya membuat siapa pun termasuk Rina susah menolak pesonanya.

Sempat putus dan harus menghadapi berbagai cobaan, akhirnya hubungan mereka berlabuh dalam ikatan pernikahan.

Season 2
Lima tahun melalui mahligai pernikahan, Dika dan Rina belum juga dianugerahi momongan, bagaimana mereka menghadapi situasi ini?

Andre, pemuda yang selalu berdiri di belakang Dika setelah Dedi menempuh study kini berubah menjadi sosok yang tak kalah keras dengan bosnya.

Bagaimana ia melunakkan hatinya yang keras saat ia justru jatuh hati dengan Hana, wanita berbahaya dan harus dihancurkan olehnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cahya Senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mertua

"Mammaaaaa!!!!"

"Ya ampun, kok nggak ada yang bangunin aku sih, udah setengah tujuh."

Seorang gadis melempar selimutnya dengan asal. Dia kemudian segera berlari ke kamar mandi untuk melakukan ritual mandi kilatnya.

"Aaaaaaaaa!!"

Jeritnya begitu melengking sehingga membuat sang Mama yang baru saja membuka pintu kamarnya terpaksa harus menutup rapat kedua telinganya.

"Mama...!"

"Iya sayang," jawab sang mama sambil masuk dan duduk di atas ranjang Putri kesayangannya.

"Mama kok bisa santai gitu sih, ini udah siang Ma, aku bisa telat ke sekolah," kata gadis itu sambil merapikan seragam yang baru dikenakannya, mengoleskan lotion di tangan dan kakinya, mengoleskan deodoran di ketiaknya, menyisir rambutnya, dan memakai pelembab serta bedak di wajahnya. Semua dilakukan secara random hingga membuat sang mama yang melihatnya hanya mampu geleng-geleng kepala.

"Mama ih, bantuin ngapain gitu kek," kata gadis itu sambil melakukan semuanya secara random dan acak-acakan.

"Rina sayang, kamu mau ke sekolah ngapain?" tanya sang mama kepada putrinya. Ya dia adalah Rina, Putri semata wayang yang begitu dikasihinya.

Mendengar pertanyaan sang mama, Rina segera menghentikan semua aktivitasnya.

"Mama lupa apa gimana sih, Rina ke sekolah ya mau sekolah lah, mau belajar Ma," jawab Rina yang memandang mamanya dengan heran.

"Ini hari apa?" tanya Mama Ririn santai.

"Hari...," Rina nampak berfikir keras.

"Ya ampuuunn!" Rina menepuk jidatnya kuat.

"Kenapa? Udah ingat hari?" tanya Mama meledek.

"Hehehe, tanggal merah ya Ma," ucap Rina lengkap dengan cengirannya.

"Karena udah mandi, udah wangi, dilanjut rapi-rapinya abis itu sarapan ya."

"Ogah ah Ma, Rina mau rebahan cantik hari ini," ucap Rina sambil mengganti seragam bagian atasnya.

"Cewek kok kayak kebo," cibir Mama Ririn.

"Biar kata kebo tapi cantik kan," jawab Rina tak mau kalah.

"Kebo cantiknya kayak gimana sih?"

"Ih Mamaaaaa, kok anaknya dikatain kebo sih," gerutu Rina tak terima.

"Loh, yang tadi ngakuin kalau dirinya kebo cantik siapa?"

"Tauk ah!"

"Cepet turun pokoknya, pakai baju yang cantik terus nanti nemenin Mama keluar ya abis sarapan."

"Mau ke mana emangnya Ma?" tanya Rina penasaran.

"Mau ke rumah mertua," jawab Mama santai sambil bangkit dari ranjang putrinya.

"Mamaaa!!" lagi-lagi Rina berteriak.

Reflek Mama Ririn menutup telinganya rapat dengan kedua tangannya. "Apa sih teriak-teriak! Mama masih di sini belum keluar!" omel Mama Ririn.

"Ya Mama kalau ngomong suka asal sih!" ucap Rina dengan bersungut-sungut.

"Asal gimana?!" tanya Mama Ririn tak terima.

"Ya itu tadi, itu..., ngajakin Rina ke rumah mertua," jawab Rina dengan nada suara kian merendah.

"Ehm," Mama berdehem karena baru paham dengan pikiran anaknya. "Jadi belum siap nih ke rumah mertua?" ledek sang mama.

"Maaaa," rengek Rina.

"Iya sayang," jawab Mama yang dengan susah payah menyembunyikan senyum dari bibirnya.

"Lagian Rina masih baru banget jadian sama mas Rio, masa iya mau nyamperin ke sana," ucap Rina dengan pipi bersemu merah.

"Ehm," lagi-lagi Mama Ririn berdehem untuk menyamarkan senyum geli di bibirnya. "Jadi namanya Rio?" lanjut mama kemudian.

Rina hanya mengangguk malu.

"Mbftbhahahahaha!"

Tak mampu lagi Mama Ririn menyembunyikan tawanya. Mengerjai Sang Putri semata wayang pagi ini rasanya sangat menyenangkan.

"Ma?" Rina yang tak paham dengan tingkah sang mama pun menatapnya dengan heran. "Mama, apanya yang lucu Ma...?" tanya Rina dengan wajah innocent.

"Bentar bentar bentar, hahaha," susah payah dihentikan namun tawa itu tak kunjung berhenti juga. Mama Ririn hingga harus memegangi perut karena kencangnya dia tertawa.

Cklek

"Pagi-pagi kayak gini tema apa sih yang bikin 2 bidadari papa bisa heboh kayak gini," kata papa yang tiba-tiba muncul di kamar Rina.

"Anak kita udah gede Pa, hikhikhikhi," kata Mama Ririn yang belum juga mampu benar-benar menetralkan tawanya.

"Mama," rengek Rina lirih.

Sedangkan papa Reno menatap heran istrinya.

"Bentar, bentar," kata Mama sambil menarik nafas dalam dan menghembuskannya beberapa kali untuk menetralkan tawanya yang dengan lancang tak mau berhenti dari tadi.

"Ehm, ehm, gini Papa Reno sayang, princess Rina tadi heboh, gara-gara Mama minta dia nemenin ke rumah mertua," ucap Mama Ririn sambil mengatur nafasnya, karena lagi-lagi tawa lancang itu hendak menguar begitu saja.

Sementara Rina yang belum paham dengan situasi saat ini segera meraih bantal dan menutup wajahnya yang mulai memanas.

"Iya terus?" tanya papa dengan suara beratnya.

"Ya kan lucu aja Pa, Mama kan pengen ke rumah mertua, orang Mama punya mertua kan ya, tapi dianya nyangkanya Mama pengen ngajakin ke rumah pacarnya dia, hwahahaha!".

)

Dan setelah susah payah ditahan akhirnya keluar sudah tawa itu dengan kurang ajar nya.

papa pun nampak tersenyum geli menatap putrinya yang sibuk menyembunyikan tubuhnya di balik selimut.

"Yuk Ma, papa antar ke rumah mertua," kata sang papa sambil ikut tertawa geli dan meraih pinggang sang istri untuk keluar meninggalkan kamar putrinya.

Sementara Rina yang kepalang malu kali ini benar-benar ingin memiliki jurus menghilang.

"Tinggal bilang mau ke rumah nenek aja apa susahnya sih Ma, ya ampun!" lirih Rina yang menggerutu dari balik selimut.

"Lagian kok bisa-bisanya sih aku mikir kMama mau ngajakin ke rumah Rio, kan kenal aja belum, ya ampun!" geram Rina pada kebodohannya yang dilakukan pagi ini.

"Aaarrrggghhh!" pekik Rina tertahan sambil menendang-nendang kan kakinya di atas kasurnya.

"Ya ampun Rina, bego bego bego bego bego. Hhwwwaaaaaaaa!!!" Rina berteriak sekeras-kerasnya di atas bantal. Tidak mungkin dia jika harus membiarkan suara cetar nya menguar sepagi ini. Bukannya tenang malah tetangga pada datang.

"Sayang, pagi ini ke rumah mertua mama dulu aja ya, ke rumah mertua Rina nya kapan-kapan. Yuk turun yuk sarapan!" teriak sang Mama dari meja makan yang masih bisa didengar oleh Rina.

"Aaakkhhh, aku lapar, tapi malu mau keluar," ucap Rina sambil memegangi selimutnya.

"Aaahhhhh, sebel sebel sebel sebel!" ucap Rina sambil kembali menjatuhkan tubuhnya di atas kasur dan menendang-nendang ke udara.

Saat terlampiaskan sudah kekesalannya, tiba-tiba ia teringat sesuatu.

"Mas Rio kok nggak ngasih kabar ya dari sore kemarin," kata Rina sambil bangkit untuk meraih ponsel pintarnya.

"Padahal semalam dia juga bikin story, dan setengah jam yang lalu dia juga udah online. kok nggak ada hubungin aku sih," gumamnya nya mengutak-atik ponsel pintarnya.

Rina kemudian mendial nomor kekasihnya itu, namun hingga beberapa kali, sama sekali panggilannya tak ada yang terjawab. Akhirnya Rina memutuskan untuk segera menyusul mama dan papanya di meja makan. Namun dia tak lupa untuk mengganti pakaiannya terlebih dahulu.

Drrtt ddrrttt ddrrtt

Mendengar getaran khas tanda panggilan masuk dari ponsel pintarnya, Rina segera menggeser tombol hijau dan menjawabnya tanpa melihat siapa orang yang tengah melakukan panggilan dengannya.

"Halo Mas," ucap Rina antusias.

"Mas? Sejak kapan kamu manggil aku Mas?" jawab seseorang di seberang sana.

Mendengar hal itu Rina tampak membulatkan matanya. Dia kemudian mengecek nama dari sang pemanggil.

"Eh, maaf," ucapnya kemudian setelah Rina melihat nama Dika yang tertera pada layar ponsel pintarnya, bukannya Rio seperti yang ia harapkan.

"Lagi nungguin telepon dari cowok kamu ya?" tanya Dika.

"Iya," jawab Rina dengan nyengir seolah Dika kini berada di hadapannya.

"Cie, yang baru jadian. Bagi pajak jadian dong," goda Dika.

"Tck, bocah! Kamu ngapain sepagi ini telepon?" tanya Rina to the point.

Dika nampak menghela nafas, dan Rina dapat mendengar itu dengan jelas. Sekian detik menunggu Dika tak juga membuka suara. Rina mulai tak sabar.

"Dika, are you okay?"

TBC.

Alhamdulillah, selesai juga part ini dear.

Makasih ya yang udah bersedia mampir.

Semoga suka sama ceritanya.

Jangan lupa dukung author dengan meninggalkan jejak pada setiap kunjungan kalian.

Happy reading, love you all.

1
Hadimulya Mulya
yg buat crita tau gk sih prinsip bisnis,ngarang z ngarang,tapi z di buat kayak crita sungguhan gtu Lo biar critanya kayak alur crita kenyataan
Hadimulya Mulya
crita gk bermoral,apa gunanya org tua klo gtu,takut nya ada yg mencontok nya
Devia Ratna
loh loh cepet banget
王贝瑞: Mampir juga kak ke Biru si ketos bad boy dan Love My Stepbrother 😄
total 1 replies
Devia Ratna
kok dikit sih kak partnya
Devia Ratna
hana hamil
Devia Ratna
kenape lagi kau rio
Devia Ratna
ujian apalagi ni andre hana
Devia Ratna
kaaaakkkk kemana ajaaaa
mbak i
iya 😥
FatimahArsyad
beneran tamat ya senja,,, dikit bgt hana sama andre bahagia,tp yg penting sah,,,
syumkia
looohhhhh Kak Senja kok sdh end' aj.....
kurang bnyakkkkkkkk extrapart ya❤️❤️❤️❤️❤️❤️
nuraeinieni
tp bgmn dady dan ryska,,,ada kah cerita mereka happy ending jg.
nuraeinieni
akhirx up jg,,,,,rindu dgn cerita rina dan dika.
evi priastuti
kak , tolong lanjut ke cerita arga dan senja , kangen mereka
sheila
alhamdulilah....Dedi n ristanya kapan thor
ᵉˡ̳༆yuli@_sm 💜💜💜💜
yahh kog end.... hmmm gk rela
🔵MENTARY
Happy Ending Kk
Tinggal Nunggu Kisah Dedi ama Rista
Ry Benci Pakpol Mampir
🔵MENTARY
Alhamdulillah akhirnya Andre dan Hana
Menikah jg
nur arifin
loh loh. kok belum rela
Aisyah Khumairah
Seru author
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!