NovelToon NovelToon
The Punchline

The Punchline

Status: sedang berlangsung
Genre:Beda Usia / Cintapertama
Popularitas:9.8k
Nilai: 5
Nama Author: Ra H Fadillah

​"Sepuluh tahun lalu, Victor menyebut cinta Achell sebagai 'lelucon'. Sekarang, Achell kembali untuk memastikan Victor merasakan betapa pahitnya akhir dari lelucon itu. Sebuah kisah tentang penyesalan yang terlambat, cinta yang mati rasa, dan harga mahal dari sebuah keangkuhan."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ra H Fadillah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14: Pelukan dari Masa Lalu

Langkah Achell terhenti tepat di depan pintu besar lobi asrama. Sosok pria dengan mantel panjang berwarna cokelat berdiri membelakangi mereka, menatap hamparan taman dengan gaya yang santai namun elegan. Saat mendengar langkah kaki, pria itu berbalik.

​Wajahnya mirip dengan ibu Achell, namun dengan garis rahang yang lebih lembut dan mata yang penuh binar jahil.

​"Hai, gadis kecilku yang manis. Lama tidak bertemu," ucap pria itu dengan suara bariton yang hangat.

​Achell mematung. Napasnya tertahan di tenggorokan. "Uncle... Jake?"

​Begitu nama itu terucap, pertahanan Achell runtuh seketika. Ia melepaskan pegangan kopernya begitu saja dan berlari sekencang mungkin, menghambur ke pelukan paman kandungnya. Achell menenggelamkan wajahnya di dada Jake, menumpahkan segala tangis, rasa malu karena kejadian semalam, dan kerinduan yang telah ia pendam selama bertahun-tahun.

​"Hei, hei... kenapa menangis sehebat ini?" Jake mengelus rambut Achell, membiarkan kemeja mahalnya basah oleh air mata keponakannya.

​Achell melepaskan pelukan itu sejenak, lalu dengan tangan gemetar ia memukul bahu Jake berkali-kali. "Jahat! Uncle jahat! Tiga tahun... tiga tahun aku di asrama ini, dan baru sekarang Uncle datang menjengukku! Ke mana saja kau selama ini?!"

​Jake menangkap tangan kecil Achell dan mengecup keningnya dengan penuh sesal. "Maafkan Uncle, sayang. Maafkan aku. Uncle benar-benar sangat sibuk dengan ekspansi dermaga di luar negeri. Pengerjaannya kacau jika tidak diawasi langsung."

​Achell menghapus air matanya dengan kasar, bibirnya mengerucut sinis. "Hanya itu alasanmu? Selalu bisnis. Kau sama saja seperti mereka," ucap Achell merujuk pada kedua orang tuanya.

​Jake menghela napas, ia merangkul bahu Achell dan menatapnya dalam. "Bicara soal mereka... ada berita untukmu. Mereka akan datang ke acara kelulusanmu nanti, Achell."

​Achell mengernyitkan dahi, tampak bingung. "Siapa? Siapa yang kau maksud?"

​"Orang tuamu," jawab Jake lembut.

​Achell tertawa hambar, sebuah tawa yang sarat akan kekecewaan. "Aku tidak berharap mereka datang atau tidak. Aku sudah terbiasa sendirian. Yang penting bagiku adalah kau hadir di sini sekarang, Uncle. Aku sangat senang hanya dengan melihatmu."

​Sementara itu, di belakang mereka, Sophie dan Julian berdiri mematung seperti patung selamat datang. Mereka tertegun melihat sosok Jake De Alfa.

​Sophie menyenggol lengan Julian dengan sikunya, matanya tidak berkedip menatap Jake. "Julian... lihat itu. Ternyata di dunia ini ada orang yang tingkat ketampanannya hampir menyaingi Tuan Edward yang menyebalkan itu," bisik Sophie sangat pelan.

​Julian terkekeh rendah, mencoba menyesuaikan kacamatanya. "Ya, aku akui, dia memang tampan. Khas pria-pria keluarga De Alfa."

​Sophie mendekatkan bibirnya ke telinga Julian, berbisik lagi, "Dia tampan tapi, ya... dia bukan tipeku.

Terlalu banyak aura 'orang kaya sibuk' yang terpancar."

​Julian tertawa lepas mendengar komentar jujur sahabatnya itu. "Ahahaha! Pede sekali kau, Sophie! Memangnya dia mau menjadi tipemu?"

​"Ssst! Jangan keras-keras!" Sophie mencubit lengan Julian.

​Jake yang menyadari keberadaan teman-teman Achell, langsung menebar senyum menawan. "Dan siapa dua anak muda hebat ini? Teman-teman yang menjaga keponakanku yang cengeng ini?"

​Achell segera menghapus sisa air matanya dan memperkenalkan mereka. "Ini Sophie, sahabatku yang paling berisik. Dan ini Julian, dia yang selalu membantuku belajar."

​Jake menjabat tangan mereka satu per satu. "Terima kasih sudah menemani Achell. Sekarang, bagaimana kalau kita tinggalkan tempat membosankan ini? Uncle bawa mobil besar, kita bisa makan siang dulu sebelum kalian pulang ke rumah masing-masing."

​"Tunggu, Uncle," Achell teringat sesuatu. "Bagaimana dengan... Victor? Dia mengirim pesan bahwa supirnya sedang menjemputku."

​Wajah Jake sedikit berubah saat nama sahabatnya disebut, seolah ia sudah mendengar sesuatu tentang kejadian semalam. "Biarkan saja. Aku sudah mengirim pesan padanya bahwa kau bersamaku. Hari ini, kau adalah milik keluarga De Alfa kembali."

​Achell merasa separuh beban di pundaknya terangkat. Saat mereka berjalan menuju mobil mewah Jake, sebuah Rolls-Royce hitam masuk ke halaman asrama. Itu adalah mobil Victor.

​Achell melihat mobil itu, lalu ia melihat Jake di sampingnya. Untuk pertama kalinya, ia tidak menoleh lagi. Ia masuk ke dalam mobil Jake dengan kepala tegak.

​Dari kejauhan, di dalam mobil hitamnya, Victor Louis Edward terdiam melihat Achell tertawa bersama Jake. Ada rasa sesak yang aneh saat menyadari bahwa bukan hanya dirinya yang bisa menjadi "pahlawan" bagi Achell.

1
brawijaya Viloid
pergi yg jah chell jgn menoleh kebelakang
brawijaya Viloid
kan dh kubilang 🥺
brawijaya Viloid
ya iyalah kan paman kandungnya
brawijaya Viloid
bwner tuu
brawijaya Viloid
victor bodoh
brawijaya Viloid
bagus nii sakit bgt bcnya
brawijaya Viloid
waw
shabiru Al
akhirnya ngaku juga achell cinta sama victor
shabiru Al
sama sama keras kepala angkuh dan berego tinggi,,, kapan bisa bersama keburu victornya makin tua 🤭
shabiru Al
eleehhh sanksi saja terus,, dan akan berubah sesuai keadaan.. klo begini kapan selesainya....
shabiru Al
siapa marco,, kenapa begitu detail tahu kisah victor dan achell ?
panjul man09
/Cry//Cry//Cry//Cry/
Hanja
🤍🫶🏻
panjul man09
author memang 👍 diawal ,pemeran victor kami benci, tapi saat ini victor bisa menarik simpatik dan dukungan untuk mendapatkan achell 😄
Ra H Fadillah: "Terima kasih banyak atas komentarnya! 💕 Kalau suka cerita ini, jangan lewatkan novel baruku ‘Breathing Without You’—kisah cinta yang retak dan penyesalan yang menyayat hati."
total 1 replies
christian Defit Karamoy
mantap thor👍
christian Defit Karamoy: siap kak jangan lupa mampir ya kak🙏
total 3 replies
panjul man09
sosok victor yg dulu dan yg sekarang sangat kontras
panjul man09
untuk bisa sepenuhnya lepas dari victor ,achell harus menikah dgn orang lain .
panjul man09
untuk laki2 usia 32 bukan tua tapi matang , kenapa di cerita ini victor selalu disebut tua.
Anny
jgn kau hukum Victor begitu keras Gabriel aku merasa kau terlalu kejam dan tidak punya hati untuk seukuran perempuan yg pernah mencintai dan memujanya dahulu
Anny
Menurut aku yaa disini tg paling tersiksa adalah Victor karena kesalahan dia yg tidak terlalu berat dimasa lalu harus menerima hukuman yg berkali kali lipat GK adil bgt bagi dia
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!