NovelToon NovelToon
Kisah Cinta Dua Perwira Angkatan Laut

Kisah Cinta Dua Perwira Angkatan Laut

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama
Popularitas:667
Nilai: 5
Nama Author: Wisye Titiheru

Diwarnai dengan keegoisan karena didik keras sedari kecil, bukan hanya diterima tempat pendidikan ketika mereka bersekolah di akademi militer. Apakah cinta Agatha dan Jefry bisa mengalahkan sifat ego mereka???

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wisye Titiheru, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Melahirkan

Agatha dan Jefry sudah di Surabaya, Agatha akan melahirkan di kota ini, keinginan dari suaminya agar anak - anak punya data tempat kelahiran sama dengan papinya. Semua data kehamilan Agatha sudah diserahkan kepada dokter kandungan baru yang akan menolong dia melahirkan.

Hari ini Agatha mengontrol kesehatannya dan janin didalam tubuhnya. Dan Agatha dan Jefry masih menyembunyikan jenis kelamin anaknya dia mau ketika lahir nanti menjadi kejutan buat mereka.

"Kesehatan dan perkembangan janin baik dan sudah berada di posisi yang pas. Dokter mau sesar atau normal?"

"Aku normal saja dokter."

"Keinginan istri saya normal, namun jika ada kendala yang tidak kita ketahui tiba - tiba tindakan sesar pun bisa dokter demi keselamatan istri dan anak saya." Dokter Roberto melihat kearah Agatha.

"Saya setuju dengan keinginan suami saya dok."

Orangtua Agatha dari Atambua sudah tiba, dirumah mertua Agatha malam ini terasa ramai sekali. Semua berkumpul, kedua kakak ipar Agatha bersama suami dan anak - anak mereka juga ada. Untung rumah kediaman mertua Agatha sudah direnovasi oleh ketiga anak - anaknya. Menjadi nyaman.

Mereka berkumpul karena malam, akan merayakan ulang tahun Mayor Jefry Xaverius Wibowo suami Agatha yang ke tiga puluh satu tahun. Agatha sendiri sudah menyiapkan hadiah khusus buat suaminya.

Tepat pukul nol nol. Kedua kakak perempuan Jefry datang membawa kue ulang tahun bergambar super hero kesukan Jefry Batman. Jefry tersenyum sampai ketawa. Kedua kakaknya pun tertawa. Agatha mencurigai pasti ada makna dari tokoh itu.

"Ayo tiup lilinnya, berdoa dulu dek." Jefry mengandeng tangan istrinya dan berdoa.

"Amin"

"Apa wish kamu dek?"

"Istriku melahirkan dengan selamat dan melahirkan anak yang sehat juga dengan selamat."

"Amin.... Amin.... Amin."

Jefry pun meniup lilin ulang tahun dengan angka tiga puluh satu. Sementara Agatha sudah mulai terasa tidak enak pada tubuhnya terlebih perutnya mules, kemudian sakit. Namun dia mencoba untuk bertahan.

Kedua kakak perempuan mau mencium Jefry namun di tahan olehnya.

"Kenapa dek??"

"Yang berhak, cium adek mu mba adalah istriku." Agatha menahan sakit kembali, namun dia tersenyum. Dia mencium suaminya.

"Sayang are you oke?" Jefry berbisik ditelinga istrinya. Agatha sudah mengeluarkan air matanya.

"Sakit mas, perut ade." Waktu kedua kakaknya Jefry melihat kebawa, kaki Agatha sudah basah.

"Adek, bawa Agatha ke rumah sakit. Air ketuban sudah pecah." Karena menahan rasa sakit Agatha sempat tidak sadarkan diri alias pingsan.

"Sayang, jangan tidur lihat mas. Agatha Anastasya lihat mas?" Mobil yang dikendarai oleh ipar tertua Jefry yang berisi Agatha, jefry dan kedua kakak perempuannya sudah melaju menuju rumah sakit yang dituju. Sementara dimobil satunya berisi kedua pasang orangtua dengan koper perlengkapan melahirkan Agatha yang memang sudah disiapkan.

Sampai di IGD, dokter Roberto sudah bersiap. Jefry langsung mengendong istrinya. Hasil pemeriksaan Agatha sudah pembukaan lengkap. Siap untuk melahirkan.

"Dokter Agatha apakah kamu kuat untuk persalinan normal?"

"Siap dokter."

"Bagus jalan lahirnya juga siap. Posisi bayi juga sudah siap keluar, kepala bayi sudah dipintu keluar." Jefry menemani Agatha dikamar bersalin. Mereka berdua berdoa.

"Anak hebat mami, ayo bersiap bantu mami agar kamu bisa melihat mami dan papi sayang."

Semua sudah bersiap. Dokter memandu. Agatha sudah memegang tangan Suaminya dengan kuat. Dan saat dia mengambil nafas dan mengeluarkan seperti cara orang melahirkan, terdengar suara tangisan bayi bergema diruangan bersalin.

"Terima kasih Tuhan." Agatha dan Jefry sama - sama mengucapkan syukurnya kepada Tuhan.

Jefry mencium istrinya, dia melihat perjuangan istrinya air matanya jatuh.

"Anaknya laki - laki sehat dan lengkap. Panjangnya lima puluh sentimeter dengan berat dua koma sembilan kilogram."

"Terima kasih sayang ini kado terindah dari mu sayang, anak laki - laki Ezra Nathanael Wibowo, yang artinya Tuhan memberi, menolong dan melindungi."

Agatha dan bayi Nael akan dipindahkan ke ruangan yang sudah disiapkan oleh orangtua dan kakak - kakak Jefry. Mereka baru tahu nama panggilannya Nael namun belum tahu nama lengkapnya. Agatha begitu terharu melihat ruangan yang indah dalam menyambutnya dan anaknya.

"Terima kasih mama, papa dan kakak - kakak." Semua memeluk Agatha.

"Sayang, mama tahu kamu kuat, kamu seorang tentara, namun kamu juga perlu dimanjakan kenapa ngak berbaring aja waktu dibawa kesini."

"Kalau berbaring, Agatha ngak bisa mengendong buah cinta Agatha dan Jefry ma." Mertuanya mencium Agatha sangat lama dan meneteskan air mata. Jefry berdoa dan didalam dia dia menyebutkan nama anaknya Ezra Nathanael Wibowo. Begitu doa selesai kedua papanya menangis ternyata cucu mereka gabungan dari nama kedua opanya. Ezra nama papanya Jefry dan Natan nama papanya Agatha wibowo adalah marga keluarga.

"Ezra Nathanael Wibowo, hadiah terindah dari Tuhan dihari ulang tahunku ini tiga puluh satu tahun, aku resmi jadi papinya Nael. Terima kasih mamainya Nael. I love you."

"Love you more sayang."

"Aaaaaaaa meleleh deh. Mas pengen dimanjain seperti adek." Suami mba Sisca kakak tertua Jefry yang seorang akutan dan bekerja di salah satu Bank swasta dengan jabatan seorang manager. Dikaruniai satu anak perempuan sudah usia delapan tahun Agatha Anastasya ini nama pemberian Jefry yang mengidolakan seorang atlit voli putri jadi waktu mba nya melahirkan langsung dia beri nama itu yang ternyata adalah cewek yang dia sukai. Dan kakaknya tidak menyangka bahwa adiknya akan menikah dengan atlit itu, sedangkan suaminya adalah pejabat di pemerintah daerah.

Sedangkan kakak keduanya adalah seorang hakim sesuai namanya Debora, suaminya adalah seorang pengusaha sukses. Dikaruniai dua anak kembar laki - laki dan perempuan Alex dan Alexa yang sudah berusia lima belas tahun. Mba Debora lebih dahulu menikah.

Agatha sudah jalan mengendong Nael, padahal suaminya masih mau Agatha istirahat.

"Sayang, ngak dengar - dengaran ya."

"Ngak bisa mas kalau hanya baring - baring."

"Sudah kuat???"

"Iya mas, sudah kuat."

"Malam sudah bisa layani mas dong." Jefry mendekap Agatha dan anaknya bersandar ditembok. Lalu dia mencium Agatha dengan mesra.

"Adek lihat papi mu mesum nih."

"Karena papi begitu kamu hadir didunia temani papi dan mami sayang."

"Mas, jangan ngaco ya. Ade masih berdarah."

"Pakai pengamankan bisa?"

"Ngak enak mas, ngak ada sensasinya."

"Agatha Anastasya????"

"Iya ampun mas , ampun." Jefry langsung mengendong Agatha dan Nael menjadi satu dan dibawa ke tempat tidur. Diatur posisi kedua orang yang sangat dia cintai dan berbaring bersama mereka.

"Nael, kita berdua harus menjaga mami ya." Nael yang lagi minum susu dari sumbernya langsung melepas dan melihat kearah papinya. Langsung mereka berdua main. Sedangkan Agatha tertidur.

Jefry mengendong anaknya di bujuk tidur kemudian diletakkan di ranjangnya, dia ke arah istrinya dan merapikan posisi tidurnya. Dokter Robert dan dokter anak datang keruangan memeriksa istri dan anak Jefry. Dan mereka sudah di ijinkan pulang.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!