NovelToon NovelToon
Supreme Imortal System

Supreme Imortal System

Status: tamat
Genre:Fantasi Timur / Action / Sistem / Reinkarnasi / Budidaya dan Peningkatan / Kelahiran kembali menjadi kuat / Tamat
Popularitas:11.2k
Nilai: 5
Nama Author: Agen one

Pensiun sebagai pembunuh nomor satu karena penyakit mematikan, Kenzo bereinkarnasi ke dalam novel kultivasi buatannya sendiri. Berbekal 'Sistem Sampah' yang ia modifikasi menjadi senjata maut dan pengetahuan sebagai sang pencipta, Kenzo siap membantai siapa pun yang berani mengusik waktu santainya bersama sang putri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agen one, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 13: Belanja Keluarga di Kota Awan Merah

​Pagi itu, suasana di kediaman Kenzo terasa berbeda. Tidak ada lagi latihan tembak-menembak. Sebagai gantinya, Kenzo sedang sibuk memasang tali tuntun pada harimau penjaganya yang sekarang ia beri nama Xiao Mao (Kucing Kecil).

​"Ayah, apa Xiao Mao tidak akan menakuti orang-orang di kota?" tanya Lin-er yang sudah rapi dengan pita merah di rambutnya.

​"Kalau mereka takut, itu masalah mereka, bukan masalah kita." jawab Kenzo datar sambil memasukkan beberapa kantong Batu Spiritual hasil rampokan gudang kemarin ke dalam sakunya.

​Ling Yue keluar dari gubuk dengan penampilan yang memukau. Ia menggunakan poin simpanannya sendiri untuk membeli gaun sutra berwarna biru langit yang memeluk tubuhnya dengan sempurna. "Kenzo, jika kau memalukanku di kota dengan sikap tiranmu itu, aku akan mengunci kulkasmu selama seminggu."

​Kenzo melirik Ling Yue sejenak, matanya terpaku satu detik lebih lama dari biasanya. "Kau terlihat... fungsional. Ayo berangkat."

​Kota Awan Merah adalah pusat perdagangan terbesar di wilayah tersebut. Keramaian orang, teriakan pedagang, dan kereta kuda terbang memenuhi jalanan. Kedatangan keluarga ini langsung menarik perhatian.

​Seorang pria dengan tatapan kosong (Kenzo), seorang wanita cantik yang auranya lebih murni dari permaisuri (Ling Yue), seorang anak kecil yang ceria (Lin-er), dan seekor harimau raksasa level 2 yang berjalan jinak di belakang mereka.

​"Lihat itu! Apa mereka dari sekte besar?" bisik para penduduk.

"Wanita itu... apakah dia seorang Dewi?"

​Kenzo mengabaikan semua bisikan itu. Tujuannya hanya satu: mengisi kulkas.

​"Selamat datang, Tuan! Apakah Anda mencari pedang pusaka atau pil pemurni?" tanya seorang pemilik toko besar dengan ramah namun gemetar melihat Xiao Mao.

​Kenzo menatap rak-rak toko itu dengan bosan. "Aku butuh daging segar sebanyak seratus kilogram, susu sapi spiritual, buah-buahan manis, dan es krim jika kau punya."

​Pemilik toko itu melongo. "E-es krim? Tuan, ini toko perlengkapan kultivasi, bukan pasar swalayan..."

​"Sistem—maksudku, Ling Yue, beli toko ini." ucap Kenzo tanpa ekspresi.

​"Jangan bodoh!" Ling Yue mencubit lengan Kenzo. "Kita ke pasar tradisional saja, di sana lebih lengkap untuk urusan perut."

​Di pasar, Kenzo menjadi pemandangan yang aneh. Ia menawar harga cabai dengan logika seorang pembunuh bayaran.

"Penjual, cabai ini layu. Kau ingin aku membayar harga penuh untuk komoditas yang hampir mati? Berikan diskon 50% atau aku akan menganalisis efisiensi struktur tokomu... dari sisi destruktif."

​"A-ampun Tuan! Ambil saja gratis!" teriak pedagang yang ketakutan.

​"Kenzo! Berhenti mengintimidasi rakyat kecil!" Ling Yue menarik kerah baju Kenzo, sementara Lin-er asyik memborong manisan tanghulu.

​Tiba-tiba, suasana pasar menjadi tegang. Sekelompok pemuda berseragam merah dengan lambang api di dada mereka muncul—mereka adalah anggota Sekte api membara, penguasa kota ini.

​"Heh, wanita cantik!" salah satu pemuda yang tampak seperti anak pejabat maju dan menghalangi jalan Ling Yue. "Sangat jarang melihat kecantikan sepertimu di kota terpencil ini. Bagaimana kalau kau ikut ke kediamanku untuk berdiskusi tentang kultivasi?"

​Ling Yue menghela napas, menatap Kenzo. "Lihat? Ini alasan kenapa aku malas ke tempat ramai."

​Kenzo yang sedang memegang kantong besar berisi brokoli perlahan menoleh. Tatapannya yang malas berubah menjadi tajam dan dingin, jenis tatapan yang biasanya ia berikan sebelum peluru Qi menembus dahi seseorang.

​"Aku sedang mencoba menjadi warga sipil yang normal," ucap Kenzo pelan, suaranya seperti gesekan pisau pada tulang. "Istriku sedang lelah, dan anakku sedang makan es krim. Jika kau tidak pergi dalam tiga detik, aku akan mengubahmu menjadi bahan pupuk untuk kebun anggurku."

​"Hah! Kau pikir kau siapa, rakyat jelata—"

​Belum sempat pemuda itu menyelesaikan kalimatnya, Kenzo sudah berada di depannya. Tidak ada senjata, hanya tangan kosong. Dengan gerakan yang terlalu cepat untuk mata manusia, Kenzo menekan titik saraf di leher pemuda itu.

​Krak!

​Pemuda itu jatuh berlutut, tubuhnya kaku, tidak bisa bicara, hanya matanya yang melotot ketakutan.

​"Dua detik." gumam Kenzo.

​Teman-teman pemuda itu hendak menyerang, namun Xiao Mao, sang harimau, mengeluarkan raungan yang membuat seluruh pasar bergetar. Tekanan Qi level 2 yang haus darah membuat mereka langsung lari kocar-kacir sambil menggendong pemimpin mereka yang lumpuh.

​Kenzo kembali mengambil kantong brokolinya. "Ayo pulang. Kota ini terlalu berisik."

​Ling Yue menatap Kenzo, ada sedikit binar di matanya yang ia coba sembunyikan. "Kau memanggilku istri tadi?"

​Kenzo terdiam sejenak, lalu berjalan duluan dengan langkah cepat. "Itu hanya taktik negosiasi untuk mempercepat situasi. Jangan terlalu percaya diri, Sistem."

​"Namaku Ling Yue, tiran!" teriak wanita itu sambil tersenyum lebar, mengikuti Kenzo dengan Lin-er yang melompat-lompat senang.

1
I'm Nao
trauma sudah beliau 😬😬😅😅
I'm Nao
tolong bersabar ini ujian 🤗🤗🤗
I'm Nao
"turut mengheningkan cipta" kata si bodoh 😅😅😅
I'm Nao
hormat komandan!!!! pejuang kita akhirnya dapat ber istirahat dengan tenang 😬😬😬😬
I'm Nao
ekhem ini adalah sesuatu yang berada di luar logika sistem dan kamu masih terlalu kecil nak 😉😉😉
I'm Nao
houuuuu mengerikan 😬😬😬
I'm Nao
......kering pun kering wak 😅😅😅😅
I'm Nao: rillll
total 2 replies
I'm Nao
.....😐😐😐...........Allllamak😮😮😮
I'm Nao
😐😐😮😮😮😮😮😮😮
I'm Nao
anjay mulai berguna......



sebentar😅😅
I'm Nao: wkwkwkwkwkwkw
total 2 replies
I'm Nao
🤣🤣🤣🤣
I'm Nao
🤣🤣🤣
I'm Nao
anjirlah mau di smackdown juga wkwkwk 🤣🤣🤣🤣🤣
Agen One: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
𝙃𝙖𝙟𝙚𝙗𝙨𝙞𝙨𝙚𝙞
/Skull/
𝙃𝙖𝙟𝙚𝙗𝙨𝙞𝙨𝙚𝙞
ngakak🤣🤣🤣
𝙃𝙖𝙟𝙚𝙗𝙨𝙞𝙨𝙚𝙞
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
𝙃𝙖𝙟𝙚𝙗𝙨𝙞𝙨𝙚𝙞
satu kali tembak langsung modaaarr
𝙃𝙖𝙟𝙚𝙗𝙨𝙞𝙨𝙚𝙞
Sistem nya tidak berkutik/CoolGuy/
𝙃𝙖𝙟𝙚𝙗𝙨𝙞𝙨𝙚𝙞
Bagus dan menarik. semangat teruzzzz
𝙃𝙖𝙟𝙚𝙗𝙨𝙞𝙨𝙚𝙞
/Doge/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!