NovelToon NovelToon
Cinta Di Kehidupan Kedua

Cinta Di Kehidupan Kedua

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Dijodohkan Orang Tua / Cintamanis / Reinkarnasi / Cintapertama / Mengubah Takdir
Popularitas:8.2k
Nilai: 5
Nama Author: Zakiya el Fahira

HAZEL SETEVIANO sangat mencintai pria yang di jodohkan dengannya RONAlDO ALEXANDER, karan rasa cintanya pada Ronald sangat besar, Hazel selalu bersikap posesive, dia akan marah jika ada wanita yang mendekati Ronald, hingga bertambah hari Ronald semakin di buat muak dengan sikap Hazel yang menurutnya sangat cemburuan, bahkan Hazel juga selalu bersikap sinis pada LUNA MAHENDRA yang jelas jelas sudah bersahabat dengan Ronald sejak duduk di bangku SMP, karna Hazel merasa kalau Luna sudah merebut perhatian Ronald darinya.

Dan suatu hari tibalah acara peresmian pertunangan Hazel dan Ronald yang di gelar di hotel mewah, dan malam itu senyum Hazel terus mengembang, tapi senyum itu lenyap seketika saat Ronald membatalkan pertunangannya di depan para tamu undangan.
Hazel yang merasakan sakit di hatinya dia hanya bisa menangis dan berlari keluar dari hotel, dan naasnya saat menyebrangi jalan raya, sebuah truk
menghantam tubuhnya hingga terpental ke sisi jalan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zakiya el Fahira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 2

Setelah usai makan malam, kini Hazel berada di kamar yang sudah di siapkan oleh Ibu Ronald.

Hazel menelisik setiap sudut kamar, semuanya masih sama seperti di kehidupan pertamanya, karna sudah sangat lelah Hazel segera merebahkan tubuhnya di atas ranjang.

''Nanti kalau sudah masuk kuliah, sebaiknya aku pindah ke asrama saja''

Keesokan paginya Hazel yang masih memakai piyama tidur, dia turun ke lantai bawah untuk sarapan, sudah menjadi kebiasaan Hazel saat di kehidupan pertamanya dia hanya cukup cuci muka saja untuk sarapan, kecuali jika akan bepergian.

''Sayang, bagaimana tidur kamu semalam, apa nyenyak?''

Hazel yang sudah sampai di tangga paling bawah seketika terdiam, dia lupa kalau saat ini dirinya kembali mengulang kehidupannya, dia menatap Ronald dan Ayahnya yang sudah duduk di meja makan, dan seketika wajahnya bersemu merah menahan malu, karna masih memakai piyama tidur bahkan hanya mencuci muka saja.

"Astaga,, kenapa aku bisa lupa" batin Hazel.

''Em, Bibi, Hazel mau mandi dulu, kalian sarapan saja duluan, tidak usah menungguku'' ucap Hazel dan segera berbalik hendak kembali naik ke lantai dua, namun Ibu Ronald buru buru mencegahnya.

''Sayang, mandinya nanti saja, sekarang sebaiknya kamu sarapan dulu, ingat kamu punya asam lambung, jadi gak boleh sampai telat makan'' tukas Ibu Ronald.

Hazel langsung menghela nafasnya, dia lupa kalau di kehidupan pertamanya Ibu Ronald tahu tentang dirinya yang memiliki asam lambung, dan tahu darimana, sudah tentu dari Ibunya, sebelum dirinya berangkat ke kota Lacoste, Ibu Ronald sudah menanyakan semua tentangnya pada Ibunya, termasuk asam lambung yang di milikinya.

Akhirnya Hazel hanya bisa pasrah duduk di kursi yang berhadapan dengan Ronald, dan segera meletakkan beberapa menu masakan ke atas piringnya lalu menyantapnya.

''Nald, kalau mau ke cafe, ajak Hazel, sekalian ajak dia jalan jalan'' tukas Ibu Ronald.

''Iya Bu''

Hazel langsung mendongak dan seketika dadanya kembali berdebar, saat pandangannya tak sengaja bertemu dengan sorot mata tajam milik Ronald yang sedang tersenyum.

Hazel ingat di kehidupan pertamanya, awal awal Ronald juga sering tersenyum padanya, yang membuatnya jatuh cinta semakin dalam, tapi perlahan Hazel tidak melihat senyum itu lagi, Hazel hanya melihat sorot mata Ronald yang sangat tajam ketika menatapnya.

''Tapi,,,''

''Tapi kenapa sayang?'' sela Ibu Ronald.

''Memangnya Kak Ronald tidak kuliah?

''Kebetulan aku hanya ada kelas sore, jadi masih ada waktu beberapa jam untuk jalan jalan'' sahut Ronald.

''Tuh sayang, sudah gih sana siap siap dulu'' ucap Ibu Ronald.

Hazel hanya bisa menganggukkan kepalanya dengan pasrah, dirinya tidak bisa menolak perkataan Ibu Ronald.

''Baiklah, kalau begitu Hazel mandi dulu''

Hazel segera bangkit dan pergi ke kamarnya di lantai dua, dia segera mandi dengan cepat karna tidak ingin membuat Ronald menunggu.

Di depan cermin Hazel tersenyum menatap penampilannnya saat ini, dia memakai kaos oversize yang di padukan dengan celana cutbray, dan mengikat rambutnya seperti ekor kuda, yang memperlihatkan leher jenjangnya yang sangat mulus dan putih, dan tak lupa menyentuh wajahnya dengan make up tipis.

''Ternyata senyaman ini jadi diri sendiri'' gumamnya.

Dulu di kehidupan pertamanya, Hazel rela merubah penampilannya dari yang selalu berpakaian casual, berganti memakai dress yang memperlihatkan lekuk tubuhnya, walaupun merasa risih sendiri Hazel tetap melakukannya demi bisa menarik perhatian Ronald, tak jarang Ronald menjadikan hoodi atau kemeja yang di pakainya untuk menutupi paha Hazel yang terekspos, dulu Hazel yang sudah di butakan oleh cinta berfikir kalau tindakan Ronald saat itu adalah bentuk perhatian untuknya, tapi kini dirinya sadar kalau saat itu Ronald melakukannya karna risih dengan penampilannya.

Setelah merasa sudah siap, Hazel segera mengambil tas selempangnya dan berjalan keluar.

Ronald yang duduk di ruang tengah bersama Ibunya di buat terkesima, saat melihat Hazel yang melangkah menuruni anak tangga, menurutnya Hazel terlihat cantik dengan pakaian casualnya.

Ibu Ronald menggelengkan kepalanya, saat melihat putranya yang tak berkedip ketika menatap Hazel.

''Tidak usah sampai seperti itu natapnya, Ibu tahu kalau Hazel cantik'' tukas Ibu Ronald.

Ronald langsung di buat salah tingkah mendengar perkataan Ibunya.

''Kamu sudah siap?'' Ronald bertanya tanpa melepas pandangannya dari Hazel.

''Sudah''

''Bu, kami pergi dulu'' pamit Ronald.

''Iya, kalian berdua hati hati'' tukas Ibu Ronald tersenyum.

Hazel dan Ronald berjalan dengan beriringan keluar dari dalam rumah, lalu keduanya masuk ke dalam mobil sport milik Ronald, dan Ronald segera menjalankan mobilnya.

Saat mobil yang di kemudikan oleh Ronald sudah sampai di tempat tujuan, Hazel yang masih duduk di jok mobil terdiam menatap lurus ke depan.

Di depan adalah cafe milik Ronald yang terkenal ramai pengunjung, Hazel tahu kalau selama ini Ronald untuk biaya kuliah kedokterannya, dia membayarnya menggunakan uang pribadinya dari hasil usaha cafenya, Ronald tidak sekalipun bergantung pada kekayaan orang tuanya, Ronald sudah belajar berdiri di kakinya sendiri sejak memasuki sekolah menengah ke atas, bahkan mobil sport milik Ronald juga dia beli dari uang hasil jerih payahnya sendiri.

Hazel mengetahui semua itu dari Ibu Ronald saat di kehidupan pertamanya, yang saat itu membuatnya semakin kagum pada sosok Ronald.

''Hazel, ayo turun''

Hazel tersentak dia tidak sadar kalau Ronald sudah membukakan pintu mobil untuknya, lalu dia bergegas turun dari mobil.

''Terimakasih Kak''

''Sama sama'' balas Ronald lalu menutup pintu mobilnya dan menguncinya.

''Ayo kita masuk ke dalam''

''Hem, iya''

Saat mengikuti Ronald melangkah masuk ke dalam cafe, saat itu juga Hazel teringat kalau sahabat perempuan Ronald bekerja sebagai barista di cafe ini.

Karna dari kalangan orang bawah, jadi Luna masuk di Universitas Pamela melalui jalur beasiswa, dan untuk memenuhi kebutuhannya sehari hari Luna harus bekerja sebagai barista di cafe milik Ronald.

Dulu di kehidupan pertamanya, Hazel berfikir kalau Luna bekerja di cafe milik Ronald hanya untuk menarik perhatiannya, tapi kini di kehidupan keduanya fikiran itu lenyap dan berganti rasa iba.

Kini Hazel sadar walau tidak mendapatkan perhatian dari Ronald seperti Luna, setidaknya hidupnya jauh lebih beruntung di banding Luna, karna Hazel lahir dari kalangan orang atas, tidak perlu banting tulang untuk memenuhi kebutuhuannya.

Saat masuk ke dalam cafe, Hazel melihat kursi di setiap cafe sudah mulai di penuhi pengunjung, selain minumannya yang enak enak, di cafe ini banyak pilihan berbagai menu makanan, dan soal rasa juga tidak di ragukan lagi.

Hazel menelisik ke setiap sudut cafe, untuk mencari keberadaan Luna tapi tidak mendapatinya, mungkin sedang berada di dapur pikirnya.

''Hazel, ayo ke ruanganku''

Hazel tersentak kaget, tiba tiba Ronald menggenggam tangannya dan menariknya pelan, Hazel yang masih tenggelam dari rasa terkejutnya, membiarkan Ronald yang menggenggam tangannya dan mengikutinya menaiki anak tangga.

Ronald membawa Hazel masuk ke dalam ruang kerjanya yang ada di lantai dua.

''Aku selesaikan dulu pekerjaanku sebentar, setelah itu kita jalan jalan'' ucap Ronald.

Kesadaran Hazel seketika kembali, dan dia buru buru melepaskan tangannya dari genggaman Ronald.

''I,, iya Kak, Kak Ronald sibuk saja'' ucap Hazel gugup.

Ronald lalu berucap dengan tersenyum. ''Kamu duduk saja di sini, aku tidak lama kok''

Hazel dengan patuh duduk di sofa panjang yang ada di dalam ruangan itu.

Ronald lalu melangkah ke arah meja kerjanya untuk mengambil buku menu, lalu membawanya ke sofa dan menyodorkannya ke hadapan Hazel.

''Hazel, kamu mau minum apa?, ini pilih saja'' tukas Ronald.

Hazel mengambil buku menu dan mulai memilih minuman yang di inginkannya, dan pilihannya jatuh pada vanilla latte.

''Aku mau minum vanilla latte aja Kak, tapi yang dingin'' ucap Hazel.

''Kalau makanannya?'' tanya Ronald.

Hazel menggelengkan kepalanya. ''Tidak kak, aku masih kenyang''

Ronald menganggukkan kepalanya. ''Baiklah, tunggu sebentar ya''

Ronald kembali ke meja kerjanya, lalu dia menekan sambungan intercom yang terhubung langsung ke bagian dapur cafe, dan meminta barista untuk membuatkan minuman vanilla latte dingin untuk di antarkan ke ruang kerjanya.

1
Noey Aprilia
jgn2 cma drama buat nyri prhtian..
luna kn ppb...😝😝
Wulan Sari
ceritanya menarik cip 👍 trimakasih salam sukses untuk Thor nya 💪 ❤️🙂🙏
Inez Putri
semga bagus crita,. tdk mengecewakan
Noey Aprilia
Laaahhhh.......
dia yg slah,tp msih ga trima.....
mna brani bgt bkin hazel luka,abs ni siap2 aja dpt hkumn dr ronald....
Wahyuningsih
kok lma2 q gedeg banget ama luna gk sdr diri menyebalkn, 💪💪💪💪💪 dlm upnya thor
EembuL
astagaaa sdh salah fitnah, miskin se miskin2nya tdk ada tobat2x.. kalau begini mah Ronald tdk usah dengar kata2 Hazel lgi. lgsg basmi si miskin sja 👊👊👊👊👊
Noey Aprilia
Pntsn lngsng nrima,trnyta udh d incar dr bocil.....btw....slmt y buat klian....
smga hazel ga nglmain kjdian d msa lalu....
Noey Aprilia
Nmanya jg pnyesalan,pst dtngnya d akhir....udh d hujat,d jauhi,trs bkln d pcat jg dr tmpt krjanya.....ksiaaannn.....😝😝😝
Samiatik
Thor bisa g si kalau up tu jgn lama2...
Noey Aprilia
Eng ing eng.....
dsr pe'a.....ga ada bkti,udh nduh smbrangn....mna d dpn orngnya pula....glirn tau yg sbnrnya...
malu woooyyyyy.....😛😛😛
EembuL
skakmat.. serangan jantung 😃😃😃😆😆😂😂😂😂👎👎👎👎👎👎👊👊👊👊
Liswati Angelina
aduh..... kena mental gak tuh 🤭🤭🤭
zhuyan 🙊🙊
hahaha malu tuh udah koar² 🤣🤣🤣🤣
Lippe
dih😒
Noey Aprilia
Pst luna mau ftnah hazel....trs blng sm ronald kl hazel jd bayi gula....
pdhl mh mngkn tu bpknya.....
Noey Aprilia
Jgn smp luna jd pngacau d acara'ny ronald sm hazel nnti,scra kl pkiran'nya udh ga nrmal kn sring brbuat yg aneh2...
MataPanda?_
semangat trus kak banyak"up y😄
Noey Aprilia
Diihhh....
luna kepo bgt....udh tau ronald ga ada prsaan apa2 sm dia,msih aja ngeyel....
knp ga brsha buat bka hti k ygblain aja..
Arka Zafran Putrae Cuity
kok tumben temen si Luna kagak iku thorr kemana dia😄😄
Noey Aprilia
Ksian sih sbnrnya sm luna,tp ksel jg...
emng dia spa smp cmburu gt,ronald aja biasa aja tuh sm dia....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!